NovelToon NovelToon
Terjebak Bersama Sumpah Cinta

Terjebak Bersama Sumpah Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:965.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: heni

Pernikahan yang Syahila dan Rendra lakukan hanya pernikahan kesepakatan. Demi menunaikan keinginan terakhir ibu Rendra. Syahila terpaksa menerima pernikahan ini demi kesembuhan ayahnya yang terbaring dirumah sakit.

Setelah bertemu Syahila, ibu Rendra meminta Rendra berjanji tidak akan menceraikan Syahila walau dia sudah meninggal. Padahal Rendra sudah memiliki kekasih yang masih kuliah di luar negri.

Apakah Rendra akan memperjuangkan cintanya atau menunaikan janjinya pada ibu?


******************

mohon bimbingan kalian semua..
kritik dan saran kalian suatu masukan berharga 🥰😊😊😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon heni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Makan Bersama Bos

Di halaman rumah Rendra berbaris para pembantu menyambut Syahila. Mata Syahila langsung mencari sosok Rendra, Rendra muncul di belakang syahila.

"Mencari ku nona?" Tanya Rendra.

Syahila hanya tersenyum.

"Semuanya perkenalkan ini salah satu keluarga saya, yang saya percaya menjaga lantai atas, jadi kalian harus mematuhi perintah nya " kata Rendra.

"Namanya Syahila, dia akan tinggal di rumah ini sebagai asisten pribadi saya dan di luar dia bekerja sebagai orang kepercayaan saya memgawasi salah satu toko saya. Apa kalian faham?" Sambung Rendra.

"Faham tuan," sahut asisten bersamaan.

"Itu pak rojak sopir pribadi kamu dan yang akan kamu pakai itu mobil ibu, apa kamu keberatan?" Tanya Rendra, menatap Syahila.

"Tentu tidak pak," sahut Syahila.

"Silahkan semua kembali bekerja," kata Rendra. Semua asisten pun kembali pada tugas mereka sebelum nya.

"Bi Anik " kata Effan.

"Bi, tolong kamu bawa barang barang

nona ke atas " pinta Effan.

"Baik tuan " jawab Anik.

Mereka semua melangkahkan kaki memasuki kerumah Rendra. Syahila gugup dan deg degan, dia bingung, apa yang harus dia lakukan di rumah Rendra. Kini mereka menaiki tangga menuju ruangan atas.

"Di atas hanya ada 4 ruangan, ruang kerjaku, kamarku, kamar rahasia dan kamar mu." Terang Rendra.

"Kamu tak boleh memasuki kamar rahasiaku, karena itu jauh jauh hari ku persiapkan untuk istriku, oh maaf, maksudku istri yang aku nikahi karena cinta," kata Rendra.

"Baik, aku mengerti, aku akan menjaga batasan ku " jawab Syahila.

"Satu lagi bangunkan aku tiap pagi, siapkan pakaian kerja ku " kata Rendra.

"Siap!" Sahut Syahila

"Silahakan ke kamarmu, aku ingin keruang kerja, Fan ikuti aku," kata Rendra.

Rendra dan Effan masuk ruangan kerja, sedang Syahila memasuki kamar yang sudah disiapkan buat nya.

Syahila menghabiskan waktu nya di kamar. Hanya keluar di saat waktu makan, atau saat di panggil Rendra.

Alarm membangunkan Syahila, dilihat nya sudah jam setengah 5 pagi, dia pun bangkit dari tempat tidur nya, untuk mandi dan menunaikan sholat subuh. Selesai, dia segera menuju kamar Rendra. Syahila ragu, apakah masuk atau tidak, namun ini perintah Rendra agar membangunkan nya di saat subuh.

Syahila mengetuk pintu berulang kali, namun tak ada jawaban, dia pun masuk kedalam kamar Rendra.

Hanya lampu temaran yang menyala di kamar itu, Syahila meraba dinding untuk mencari saklar lampu, setelah menemukan ia pun mengetik saklar itu, lampu terang pun menyala.

Rendra kaget. Dia berusa menyesuaikan propil matanya dengan lampu terang.

" Maaf kak, sudah pagi," sapa Syahila.

"Oh, baiklah, terimakasih sudah membangunkan ku, " Rendra berjalan ke arah kamar mandi.

Sedang Syahila merapikan tempat tidur rendra, dia melihat lihat letak lemari tapi tak menemukan nya.

"Kak Rend, di mana letak baju-baju anda?" Teriak Syahila.

"Pintu samping kamar mandi," sahut Rendra.

Syahila membuka ruangan itu,

"Oh … ternyata di sini rupanya," gumam Syahila, Syahila pun mengambil setelan jas, dasi dan sepatu, dia bawa ke luar dan diletakannya di sofa di dekat kasur.

Rendra keluar dari kamar mandi dengan mengenakan handuk melilit di pinggang nya.

"Kamu boleh keluar," seru Rendra.

Syahila pun keluar dari kamar Rendra. Dia berjeger disisi pagar tangga, memandangi rumah Rendra dari atas.

"Syahila!" Teriak Rendra,

Syahila segera kembali masuk ke kamar Rendra.

"Pasangkan dasi ku," pinta Rendra,

Tanpa bicara Syahila pun melakukan apa yang diminta Rendra. Rendra memandangi Syahila lekat. Namun Syahila fokos pada dasi Rendra.

"Maaf kak, aku tidak pandai memasang Dasi, aku hanya melihat toturial nya lewat internet," ucap Syahila.

Rendra pergi ke arah cermin.

"Lumayan, kamu hanya perlu berlatih setiap hari " kata Rendra.

"Ayo kita sarapan, aku harus bekerja, kamu pun juga harus mulai bekerja hari ini," seru Rendra.

Syahila dan Rendra turun ber iringan menuju meja makan. Hanya Syahila dan Rendra yang sarapan di meja itu.

Tidak lama Effan datang menjemput Rendra. Selesai sarapan Rendra meminggalkan Syahila tanpa bicara.

"Permisi nona, kami pergi," kata Effan. Effan dan Rendra berjalan ke luar, menuju mobil mereka.

Syahila kembali ke kamar nya untuk bersiap siap menjalani les privat nya, sebelum bekerja di toko perhiasan. Setelah selesai Syahila pergi bersama pak Rojak.

Setiap selesai tempat privat, syahila selalu mampir di ruko ayahnya, untuk melepas rindu dan melihat langsung keadaan ayahnya.

Sebulan sudah Syahila menjalani lesnya, pagi ini dia benar-benar bekerja di toko perhiasan. Pagi ini hari pertama Syahila bekerja, sesampai toko Syahila di sambut beberapa karyawan yang akan menjadi rekan kerja nya.

Pak Ming adalah manajer di toko itu, dia menyambut Syahila dan mengenalkannya pada semua pekerja.

" Syahila, ini ke amanan kita Fito dan Josua,

itu rekan kerja mu

Dani.

Lia.

Darma." kata Pak Ming.

Mereka semua saling memperkenalkan diri.

"Tugas mu bisa melayani pembeli jika mereka sibuk, namun jika kamu tidak sibuk, kamu hanya mengawasi mereka, ada kejanggalan lapor padaku, atau kamu lapor langsung pada pak Rendra," terang pak Ming

"Siap bekerja?" Tanya Ming.

"Siap pak," sahut Syahila.

Syahila duduk di tempat yang disediakan untuknya, Toko mulai buka, para pekerja mulai sibuk melayani para pembeli. Syahila mulai melakukan pekerjaannya sepanjang hari. Tidak terasa seharian dia bekerja.

Seharian melayani dan mengawasi di toko memang menguras tenaga, apalagi memakai sepatu hils membuat kaki sangat pegal.

________

3 bulan berlalu. Hari-hari Syahila tidak berubah, dia tetap dengan segala rutinitasnya dan tiap pulang kerja menemui ayah nya.

Setiap hari bersama Syahila, sedikit demi sedikit membuat Rendra lupa pada Zha, timgkah lucu Syahila membuat Rendra gemas pada.Syahila, hari ini Rendra menyelesaikan tugas nya di rumah, dia berangkat ke kantor lebih siang dari biasanya dan dia masih bergerilya di depan laptop dan berkas di ruang kerja.

Selesai ganti baju Syahila melihat ruangan kerja Rendra masih terbuka. Syahila ingin mengunci ruangan kerja Rendra, namun saat meraih gagang pintu dia terkejut melihat Renda sibuk di dalam sana.

"Kak Rend," sapa Syahila.

"Iya Sya," jawab Rendra.

"Anda tidak ke kantor?" Tanya Syahila

"Mungkin 1 jam lagi, banyak berkas yang belum selasai "

"Oh, maaf, tadi nya saya ingin mengunci ruangan, baiklah saya berangkat kerja duluan kak,"

"Selamat bekerja," seru Rendra.

"Hei Sya, kamu makin cantik dalam balutan seragam itu," seru Rendra.

"Emm, saya harus berterimakasih atau apa? Seragam ini aturan dari toko anda kak," Syahila tersenyum karena Rendra memuji nya.

"Hem, aku baru sadar, kamu memang cantik, hey ... sudah sana bekerja," seru Rendra.

Syahila pergi meninggalkan Rendra.

Syahila sangat di sukai rekan-rekan kerjanya. Apalagi Darma yang sering mengajak Syahila pergi, namun selalu Syahila tolak. Karena dia berstatus istri.

Toko nampak sepi, para pekerja pun mengisi waktu saling bercanda.

"Hey Sya, cincin mu, cincin apa ini?" Tanya Lia.

"Rahasia," jawab Syahila.

"Ini bukan cincin sembarangan, ini berlian lho " seru Dani.

Syahila tersenyum.

"Wah ... pegawai Puspa jawerly ini sangat smart " kata Syahila.

"Cincin apa itu Sya?" Tanya Dani,

"Kasih tau ngga ya ...?" Canda Syahila.

"Eh bos besar datang " seru Darma.

Mereka semua sigap menyambut kedatangan bos besar mereka.

Rendra langsung masuk keruangan manajer Ming di ikuti Effan. Rendra berlalu santai seolah tidak mengenal Syahila. Mereka mengobrol bersama di ruangan Ming, membahas perkembangan Toko.

"Kulihat tadi mereka asyik bergosip, apakah berdampak pada toko kita?" Tanya Rendra.

"Tidak pak, mereka profesional, mereka hanya bercanda saat toko sepi, mereka menanyakan cincin yang di pakai Syahila, pegawai baru kita, mereka membicarakan cincin Syahila, secara itu bukan cincin kaleng-kaleng," sahut pak Ming.

"Untung cincin ku sudah ku lepas sejak ibu meninggal," gumam hati Rendra.

"Hemm ... apa kata Syahila pak ming ? " tanya Rendra.

"Dia tidak menjawab apa-apa pak," sahut pak Ming.

"Baiklah, aku cek laporan toko kita dulu," sahut Rendra.

"Bapak mau minum apa?" Tanya pak Ming.

"Tidak usah ... sepertinya ini jam makan siang sudah dekat. Kita makan sama-sama pak di resto lantai atas " kata Rendra

"Kita?" Ming heran.

"Iya, kita semua, dan semua pekerja, ajak makan siang bersama " sambung Effan.

"Oh baik pak, saya akan menyampaikan ke mereka " Jawab Ming.

Ming segera keluar menemui semua perkerja.

"Hei, kalian semua bersiap, kita makan siang bersama bos." seru Ming.

Setelah Rendra keluar, di ikuti Effan, mereka semua mengikuti Rendra. Sedang Fito dan Josoa sedang mengunci toko.

Mereka semua langsung duduk di kursi masing-masing. Rendra sesekali memandangi syahila. Sedang Syahila begitu asyik dengan rekan kerja nya.

"Hem, bagus Syahila kamu bisa menikmati hidup mu. Kamu bisa ber adaptasi dengan ku.

Kamu smart, tidak menunjukan hubungan kita diluar rumah," guman hati Rendra.

Rendra terus memandangi Syahila yang asyik makan.

"Apa yang akan terjadi pada pernikahan kita Syahila? Aku sangat ingin melepasmu, tapi aku terjebak dengan dengan janjiku kepada ibu, aku sudah berjanji tidak akan menceraikanmu hanya karena ibu tidak ada. Tapi aku ingin melepaskan ikatan kita, agar kita bisa melanjutkan hidup kita masing-masing," kata hati Rendra.

Effan melihat Rendra yang terus memandangi Syahila, Effan menduga Rendra cemburu pada laki-laki yang dekat Syahila. Effan sengaja menjatuh pisau makan nya.

"Triingggg!!!"

"Oh, saya sungguh minta maaf," kata Effan.

Rendra tersadar dari lamunannya dan melanjutkan makan nya.

Selesai makan semua kembali diam karena canggung dengan bos besar mereka.

"Terimakasih pak atas traktiran makan siang ini " kata pak Ming.

Rendra hanya menjawab dengan senyum.

"Oh ya ... apa kalian enak kerja di sini?" Tanya Rendra pada semua pegawai pak Ming.

"Enak dan nyaman pak ..." sahut Darrma.

"Perlindungan dan perlakuan kalian pada kami the best sahut," Dani.

Sedang yang lain mengangguk dan senyum.

"Kamu Syahila?" Tanya Rendra.

"Ini pengalaman baru saya kerja pak, tapi ini pengalaman terbaik bagi saya, punya rekan kerja yang baik, manajer yang baik dan ramah,

juga bos besar seperti anda yang super baik sekali pada kami," kata Syahila.

"Hem ... baiklah, saya pamit silahkan lanjut bekerja semuanya," kata Rendra. Effan segera mengikuti Rendra.

"Fiuh ..." hela nafas Syahila. Setelah melihat Rendra dan Effan pergi jauh.

"Kenapa Sya?" Tanya Darma

"Eemmm, aku kira bos besar kita galak, ternyata dia manis," kata Syahila.

Mereka semua tertawa, lalu melanjutkan aktivitas lain di jam istirahat yang tersisa sedikit lagi.

1
pipi gemoy
👍🏼🙏🏼🌹🌹🌹🌹🌹
pipi gemoy
si Rendra emang labil😤
pipi gemoy
Rendra sutradara sekaligus produser 👍🏼👏🏼👻🌹
pipi gemoy
orkay mahar nya 100
Rendra sama dengan menjatuhkan harga diri nya sendiri 👻
itu sih tips buat OB 😂
Rini Endah Sanusi
Luar biasa
Arin
kok jdi gni sich critnya😒
Enung Samsiah
waktu pertama nikahi syila mahar cuma 100 ribu, tpi sama zey 100 grm, bikin nyesek bacanya,,,
Enung Samsiah
pasti hamil
Enung Samsiah
jngn sampai ibunya za ibunya syahila ya tor,,,
Masdayani Sidauruk
kok semua jd icip2
ᗰIՏՏ ᘜᗩᑭTᗴK ᵖⁱⁿⁿ: 🙈🙈🙈 jd malu aku, 4 karya pertama aku dialog tagnya seru mulu, krn aku blm faham apa itu seru berseru🤭🤭🤭🤭🤭

makasih kk
total 1 replies
Enung Samsiah
ooh,,, iya jdi asisten ya perjnjiannya tpi knpa aku sedih syahila jd asisten,,,
Enung Samsiah
iiiihhhh,,,, massa sirendra itu mas kawin cuma 100ribu,,,,kan bos tega bngettt, minimal mas 10 gemuk gitu,,, aaaahhhh sebbeelll
Enung Samsiah
ini critnya mirip sm ISTRI RAHASIA,, nnti d rahasia kan 😌😌
ᗰIՏՏ ᘜᗩᑭTᗴK ᵖⁱⁿⁿ: 😅😅😅😅 4 novelku kacaunya minta ampun, pengen hapus tp kata temen aku biarin aja, biar ada kenangan awal2 nulid
total 1 replies
Enung Samsiah
ini masih lurus-lurus aja ntah kejutan apa slnjutnya untuk rumahtangga syahila,, jngn yg kejam kejam tor,, kasihn syahilanya
Rosmery Napitu
lebih mulia hati seorang Casanova Denny dari pada wanita iblis zhey
Rosmery Napitu
pengen tak uyel " tuh si Zhey....
Dewy Sakha
keren banget karyanya min👍👍
Anonim
Novel yg aneh kok mudah sekali si Rendra ini ganti2 pasangan
Shuhairi Nafsir
Syahira kamu kabur aje jauh supaya dirimu aman nga disakiti oleh zharima. biarkan nanti Rendra buncin dan kapok menyesal kerana membuangkan sebutir berlian
Ruk Mini
drama bgt thorr...kezelll bgt..jln y panjangggggg.. gregetttzzzz gemes zzz...tpi happy ending..ok lh teronati ..tq y Thorr terhibur bgt..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!