NovelToon NovelToon
Pembalasan Alena

Pembalasan Alena

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:527.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nurul Senggrong

Alena merupakan putri dari pasangan Abimanyu dan Zahra. Abimanyu merupakan pengusaha yang sangat sukses. Kekayaannya tidak main-main. Mungkin sampai tujuh turunan kekayaan itu tidak akan habis.

Alena merupakan anak tunggal. Dia selalu dimanja dan dilimpahi kasih sayang yang berlimpah. Meski begitu tidak membuat Alena menjadi sombong.

Kehidupan Alena berubah seratus delapan puluh derajat semenjak tragedi yang menimpah keluarganya.

Kedua orang tua Alena terbunuh saat mereka sedang merayakan ulang tahun Alena yang ke tujuh belas tahun. Keduanya di tembak di depan matanya.

Alena sendiri berhasil selamat dari kejaran pembunuh, karena loncat kedalam jurang. Beruntung nyawanya masih bisa terselamatkan.

Bagaiamana Alena melanjutkan hidupnya?

Akankah ia berhasil membalas orang yang sudah membunuh kedua orang tuanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Senggrong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengubah identitas

Akhirnya Alena sudah diperbolehkan untuk pulang. Seperti yang sudah disepakati sebelumnya, Alena akan tinggal bersama Aditya dan Cahya.

Adit sedang bertugas. Cahya membawa Alena pulang menggunakan motor yang ia punya.

"Pegangan yang erat. Jalannnya masih belum diaspal , " ucap Cahya sebelum menyalakan motornya.

Alena mengikuti arahan dari Cahya. Jalan yang mereka lalui menang tidak bagus. Untungnya Cahya sudah mengingatkan jadi ia tidak sampai terpental.

Sepanjang perjalanan Alena disuguhi pemandangan yang menyegarkan mata. Alam di daerah itu masih asri. Rumah penduduk pun masih jarang.

Akhirnya setelah lima bekas menit perjalanan, mereka pun tiba di sebuah rumah minimalis yang hanya terdiri dari satu lantai.

"Ini rumah kami. Mungkin tidak sebesar rumah kamu yang ada di kota, " ucap Cahya saat mereka tiba di rumah.

"Punya tempat untuk tinggal saja sudah alhamdulillah kak. Terimakasih... "

"Terima kasih saja terus . Lama-lama kakak bosan dengarnya, " gurau Cahya. Keduanya terkekeh bersama

"Ayo masuk kedalam, " ajak Cahya .

Cahya membuka pintu rumah dan masuk terlebih dahulu. Kemudian Alena mengikutinya dari belakang. Cahya mengajak Alena ke kamar kosong yang berada di belakang. letaknya dekat dapur.

Cahya memang sengaja menempatkan Alena di kamar tersebut, karena selain kamar yang ia tempati, kamar itu juga memiliki kamar mandi di dalamnya. Sedangkan kamar yang satu lagi dijadikan tempat untuk musholah mini.

" Ini kamarnya. Maaf jika kamarnya agak sempit."

"Ini sudah lebih dari cukup Kak."

Cahya masuk terlebih dahulu di ikuti Alena. Tas yang sedari tadi ia bawa , ia letakkan di atas ranjang. Ada beberapa pakaian di dalamnya.

"Itu ada kamar mandi yang bisa kamu gunakan.Jadi kamu tidak perlu bingung mau mandi dimana. Kalau mau sholat berjamaah bisa sholat di kamar sebelah," ucap Cahya memberitahu.

"Baik."

"Kalau begitu kaka keluar dulu.Kamu bisa istirahat."

"Ok."

Cahya keluar dari kamar itu dan berjalan kekamarnya yang ada di depan. Alena membaringkan tubuhnya di atas ranjang.

Sejak saat itu Alena tinggal bersama Cahya dan juga Adit. Meski begitu Alena jarang bertemu dengan Adit.

Adit sering pulang malam dan berangkat di pagi hari. Kadang juga berhari-hari tidak pulang ke rumah. Alena bersyukur untuk itu , sebab ia masih sungkan saat berhadapan dengannya.

"Kamu tidak bosan berdiam diri terus di dalam rumah? " tanya Cahya heran. Pasalnya selama ini Alena tidak pernah keluar dari rumah

"Ya, bosan lah Kak."

"Kok nggak keluar? "

"Aku takut ada yang mengenaliku, " jawab Alena dengan jujur.

Apa yang dikatakan Alena bukan tanpa alasan. Sejak berita kematiannya viral di media sosial, banyak yang mengenalinya. Alena tidak ingin jika keberadaannya di ketahui oleh pihak musuh.

"Kalau begitu, bagaimanan kalau kamu menyamar saja, " usul Cahya dengan mata berbinar.

"Menyamar? "

"Hemm...kamu pasti pernah nonton film kan Ra? "

Kini Alena di panggil dengan sebutan Rara. Dia sudah sepakat untuk menyembunyikan identitasnya. Nama itu diambil dari nama tengahnya yang tak lain Aurora.

"Tentu saja. Apa hubungannya? "

"Biasanya tuh orang-orang akan merubah penampilannya agar tidak dikenali. "

Alena pun akhirnya faham. Dia menyetujuinya usul Cahya.

Alena meminta Cahya untuk memotong rambut panjangnya. Rambut panjangnya ia potong pendek. Setelah itu wajahnya ia tempel dengan tahi lalat palsu di bawah mata. Kemudian Cahya menambah aksesoris berupa kaca mata.

Siapapun yang dulu mengenal Alena, kini akan pangling saat melihatnya. Cahya sangat takjub dengan hasilnya.

"Kalau begini, tidak akan ada lagi yang mengenalimu. "

Alena yang penasaran langsung meminta cermin pada cahya. Penampilannya benar-benar seperti orang asing. Sekarang ia tidak perlu takut lagi untuk keluar dari rumah.

"Terima kasih Kak. "

"Mau bantuin masak nggak? Sebentar lagi Mas Aditya pulang."

"Boleh, tapi aku akan nggak bisa masak? "

"Siapa juga yang minta kamu untuk masak. Bisa-bisa dapurnya hangus."

"Kakak ih .... "

"Aku benar kan? " Alena pun mengangguk.

Mulai saat ini belajar mandiri. dimulai dari yang mudah dari mencuci piring dan baju sendiri. Meskipun remeh, namun bagi seseorang yang biasa dilayani seperti Rara cukup sulit.

Lebih dari sepuluh piring yang berhasil Rara pecahkan. Sekarang tidak perlu dipertanyakan lagi. Rara sudah mahir dalam hal bersih-bersih dan mencuci.

Setiap pagi Rara bertugas untuk bersih-bersih. Sedangkan Cahya bertugas untuk memasak. Namun ada satu hal yang sangat Rara inginkan. Dia ingin berlatih bela diri bersama Adit dan teman-temannya.

"Bang, Rara boleh minta sesuatu nggak? "tanyanya saat mereka sedang bersantai. Kebetulan hari ini aditya tidak sedang bertugas.

"Apaan? " tanya Adit jutek.

"Jutek amat, Bang! "

"Satu_"

"Ajarin Rara bela diri dong, Bang. "

"Buat apa? "

"... "

Cahya yang tadinya asyik dengan ponselnya pun langsung menatapnya. Meski sudah menebaknya, namun dia masih penasaran dengan jawaban Rara.

"Untuk saat ini aku masih banyak tugas. Kalau tidak halangan seminggu lagi , Aku akan dipindah tugaskan ke daerah lain."

"Loh, kok Mas baru bilang sih! " protes Cahya tak terima.

"Maaf, mau bagaimana lagi. Mas juga baru diberi informasi kemarin oleh atasan . Hampir saja kelupaan, " ucap Adit sambil menunjukkan raut wajah menyesal. Cahya hanya bisa menghela nafas pasrah.

"Kali ini mas akan di pindahkan kemana?"

"Kalimantan."

"What!!! "

"Terus aku gimana dong?" gumam Rara dengan lirih.

Adit dan Cahya saling pandang. Namun setelah itu Adit tersenyum. Dia menggenggam tangan sang istri dengan lembut. kemudian mengalihkan pandangannya pada Rara.

"Kamu yakin mau belajar ilmu bela diri? "

"Insya Alloh yakin! "

"Kalau begitu kamu bisa langsung berguru pada ahlinya. Aku punya tempat yang cocok untuk kamu tinggali. "

"Dimana? "

"Kamu akan tahu nanti. Lebih baik sekarang kamu istirahat. Kami pun akan kembali ke kamar. Ayo sayang, " ajak Adit pada sang istri.

Cahya pun menurut. Setelah berpamitan pada Rara, sepasang suami istri itu masuk ke dalam rumah dengan bergandengan tangan.

Rara kembali menatap ke depan. Kepalanya tiba-tiba sakit. Banyak sekali yang menjadi pemikirannya.

1
miss blue 💙💙💙
cerita nya bagus, walau si singkat tapi gak berasa di buru buru. 👍👍👍
miss blue 💙💙💙
buku ke 3, perjalanan masih panjang 😅😅😅
Dwi Setyaningrum
kok Alena thor panggilannya kan Rara kan Alena lg nyamar
Nurul Senggrong: Terima kasih koreksinya kak🙏🙏🙏
total 1 replies
fathian
luar biasa
lee zha
bagusss biar alurnya agak lambat tapi masih okey kog... semangat teruss /Determined//Determined//Determined/
Osie
yup benar tuh tingkatannya..anak gadisku hanya sampai sabuk coklat penuh diusianya 11thn..terus gak lanjut krn kudu pindah
Atoen Bumz Bums
kurang kejam sama musuh
Atoen Bumz Bums
sayang x gak dimatiin
Atoen Bumz Bums: musuhnya
total 1 replies
MashMellow🍭
ermmm rasanya bila urusan kerja biarlah diluar, percuma saja solat, dalm ketiganya ada Syaiton
Atoen Bumz Bums
Hari terakhir tidur sekeluarga y
Puch🍒❄
aduh maaf ya dh su'udzon sm km aa bian🥹
Puch🍒❄
mau naya thor✋, tersenyum dalam hati itu gimna yak😂
Puch🍒❄
mata memerah mau nangis kah atau lg typo nihh?
YAM
Luar biasa
Sandisalbiah
syukur deh misi mereka sukses.. Abimanyau dan Zahra berhasil di selamatkan.. di tunggu misi selanjutanya buat menghancurkan Aryan..
Sandisalbiah
Vania terobsesi pd Arka
Sandisalbiah
modus Arka...
Sandisalbiah
kebalik Arka.. Alana yg menemui kamu..
Patrish
kaum berduit sih mudah banget mau nikah di mana saja oke... lha kami para kaum akar rumput... mesti mikir 1000 kali buat ngadakan perhelatan.. itu saja di rumah sendiri...
Laya Anita
Bagus ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!