NovelToon NovelToon
Pria Biasa Menjadi Penguasa

Pria Biasa Menjadi Penguasa

Status: tamat
Genre:Anak Lelaki/Pria Miskin / Balas Dendam / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Pa'tam

Hanya seorang penjual ikan disiang hari. dan pengantar barang dimalam hari itulah pekerjaan pria yang bernama Satria.
Di caci maki sudah menjadi makanannya sehari-hari. Bahkan lebih parahnya lagi dia di khianati oleh istrinya sendiri dan hampir dibunuh oleh selingkuhan istrinya tersebut.
Tapi nasib merubah hidupnya sejak dia menolong seorang kakek tua misterius yang memberinya sebuah kalung pusaka naga.
Dan itu merubah hidupnya menjadi seorang penguasa.
Akhirnya Satria bertekad untuk membalas orang yang sudah merendahkan nya.
Penasaran dengan kisahnya? Baca yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pa'tam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

*

*

*

Ronald dan Lusiana pun mulai makan siang. Keduanya saling suap-suapan dan terlihat sangat mesra. Tidak ada orang lain selain mereka. Jadi mereka bisa berbuat apa saja diruangan itu.

"Sayang, kapan kita menikah?" tanya Lusiana saat keduanya selesai makan.

"Tidak lama lagi sayang, penghalang kita sudah tidak ada, jadi kita bisa bebas sekarang," jawab Ronald.

Ronald mendekat dan memeluk Lusiana. Sehingga kejadian yang seharusnya dilakukan oleh pasangan suami istri pun mereka lakukan.

Setelah beberapa menit keduanya pun selesai. Dan segera pergi dari ruangan tersebut.

Ronald mengembangkan senyum manisnya, tidak sia-sia dia merebut Lusiana dari Satria. Keduanya pun kembali keperusahaan. Karena mobil Lusiana ada disana.

"Aku langsung pulang," kata Lusiana. Ronald pun mengangguk.

Tidak lupa Ronald memberikan uang yang banyak untuk Lusiana. Sehingga wanita itu merasa sangat senang.

Ronald masuk kedalam gedung perusahaan miliknya, setelah Lusiana pergi.

Setiap kali mereka melakukan itu, Ronald pasti akan membayar mahal untuk Lusiana. Toh Lusiana sebentar lagi akan menjadi istrinya.

Ditempat lain...

Satria sudah mulai bekerja mengantarkan pesanan pelanggan. Setelah selesai makan siang, Satria langsung pergi bekerja.

Seperti biasa Satria mengendarai motornya mengantarkan pesanan untuk pelanggannya disebuah rumah. Satria hafal betul rumah tersebut, tapi ia tidak peduli.

Satria memarkirkan motornya saat tiba didepan rumah tersebut. Satria pun menekan bel.

Tidak berapa lama keluarlah seorang wanita 40an tahun dengan pakaian menggoda iman. Mungkin kalau orang lain akan tergoda, tapi tidak dengan Satria.

"Kamu tidak tergoda?" tanya wanita itu menggoda Satria.

Satria meletakkan barang tersebut lalu segera pergi. Mual kalau lama-lama dia disini.

Melihat hal itu, wanita itu pun ikut keluar dan dan menarik-narik Satria yang sedang duduk diatas motornya.

"Tolong... Tolong...!" teriak wanita itu.

Ya wanita itu adalah Serina yang memang sengaja ingin menjebak Satria. Namun Satria bukan lagi pria bodoh dan lugu.

Orang-orang yang sudah dibayar oleh Serina pun berdatangan. Ada sekitar 10 orang yang bayar oleh Serina. Satria tidak panik, dia hanya bersikap biasa saja.

"Dasar pria c**ul...!" bentak pria 1.

"Kita hajar saja," kata pria 2.

"Iya daripada mencemarkan nama baik tempat ini...!" teriak pria 3.

"Bapak-bapak mau uang?" tanya Satria.

Kesepuluh pria tersebut saling pandang, kemudian mereka mengangguk.

Satria pun memberikan uang kepada semua pria tersebut, lalu menyuruh orang tersebut untuk melakukan apa saja pada Serina.

Dengan senang hati mereka pun melakukannya. Serina pun berteriak-teriak, tapi tidak ada seorangpun yang peduli.

Sedangkan Satria segera meninggalkan tempat tersebut sambil tertawa jahat.

Setelah kepergian Satria, mereka pun sudah selesai dengan pekerjaan mereka. Sementara Serina sudah terkapar di tanah dalam keadaan memprihatinkan. Serina hanya bisa menangis sambil memeluk tubuhnya sendiri.

Lusiana datang dan melihat keadaan Mamanya sedang duduk di tanah dengan pandangan kosong. Niatnya ingin mengerjai Satria tapi malah dia yang kena.

"Ma, apa yang terjadi?" tanya Lusiana.

Serina terdiam, sedetik kemudian Serina menangis. Kemudian tertawa, begitulah seterusnya, kadang mengamuk.

Lusiana pun menelpon Papanya dan menyuruhnya pulang. Sementara sang Papa sedang memadu kasih dengan istri barunya.

Pamit ada urusan penting di luar kota, tau-tau punya selingkuhan ditempat lain.

Victor pun segera pulang setelah mendengar kabar dari anaknya.

Sedangkan Satria sudah kembali ketempat kerjanya. Kali ini ia istirahat sejenak sambil menunggu pesanan lagi.

Saat Satria sedang menunggu untuk mengantarkan pesanan. Datang beberapa orang tidak dikenal menghampiri Satria.

"Ada apa ya?" tanya Satria.

"Kamu belum bayar hutang sama bos kami," jawab salah satu dari mereka.

"Maaf, saya tidak punya hutang," kata Satria.

"Banyak bacot...! Bentak pria itu.

Tanpa ba bi bu mereka pun menyerang Satria. Sedangkan Satria sendiri tidak tau salahnya apa.

Satu orang meninju wajah Satria, entah insting dari mana Satria dengan mudah menghindar sehingga pukulan itu tidak mengenai sasaran.

Kemudian yang lain juga menendang perut Satria, tapi dengan mudah Satria menangkap kaki tersebut dan memelintirnya.

Satria heran dengan dirinya sendiri. Kemudian pria ke 3 pun memutar tubuhnya dan menendang Satria, dengan gesit Satria menghindari serangan tersebut.

Satria belum melakukan perlawanan, karena dia sendiri juga tidak tau mengapa bisa dengan mudah menghindari serangan tersebut.

Satria mengayunkan kakinya menendang salah satu dari mereka. Orang itu terlempar beberapa meter kebelakang. Satria kembali heran.

"Apa aku sekuat itu?" pikirnya.

Satria kembali meninju wajah salah satu dari mereka dan pukulan itu tidak meleset sama sekali. Sehingga hidung pria itu mengeluarkan darah.

Satria belum habis pikir, mengapa orang-orang itu tiba-tiba menyerangnya. Satria kini melakukan perlawanan. Kini ia sudah tau kalau dia juga bisa ahli beladiri.

Dalam sekejap semua orang itu dapat dikalahkan oleh Satria.

Dengan menahan sakit, semua penjahat pun lari, ada yang pincang ada yang tertatih-tatih dan macam-macam lagi. Satria tersenyum karena tanpa ia duga ternyata bisa beladiri.

"Aku akan mengasah kemampuanku," gumam Satria.

Tidak berapa lama Satria pun kembali dipanggil untuk mengantarkan pesanan pelanggan. Dengan senang hati Satria melakukannya.

Satria pun berangkat untuk mengantar pesanan pelanggan dengan alamat yang sudah tertera. Sepanjang perjalanan Satria tidak mengalami hambatan. Hingga akhirnya sampai ketempat tujuan.

"Paket...." Satria menoleh kiri kanan tapi tidak ada sahutan.

"Paket...." Ulang Satria.

Barulah keluar seorang gadis cantik dengan rambut panjang terurai.

"Saya mengantar paket pesanan anda Nona," ucap Satria.

Gadis itu tidak menjawab, ia pun langsung mengambil paket tersebut. Satria tidak masalah yang penting paketnya sudah sampai dan sudah mendapatkan tanda terima dari pelanggannya.

Kemudian Satria pun pergi dari tempat itu. Diperjalanan menuju tempat kerjanya, Satria bertemu dengan seorang anak yang sedang memungut sampah.

Satria pun menghentikan motornya dipinggir jalan. Satria kemudian menghampiri anak itu.

"Lagi apa dek?" tanya Satria.

"Lagi cari makanan bang, sudah 2 hari tidak makan," jawab anak itu.

Satria yang memang tidak tega pun memberikan roti yang dibawanya. Satria memang sering membawa roti atau yang lainnya kalau sewaktu-waktu tidak sempat untuk makan.

Satria pun memberikan roti tersebut pada anak itu. Satria menunggui anak itu makan dengan lahap walau hanya sepotong roti. kemudian Satria memberikan minuman yang selalu ia bawa.

"Pelan-pelan makannya, nanti tersedak," ucap Satria. Anak itu mengangguk.

Satria mengelus rambut anak lelaki itu. Setelah selesai makan, Satria memberi anak itu uang. Tentu saja anak itu sangat senang. Dan berlari pulang ke rumahnya. Satria hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Satria juga senang bisa membantu orang lain.

"Kasihan sekali," gumam Satria.

Kemudian iapun kembali menaiki motornya. Dan melanjutkan perjalanan menuju tempat kerjanya. Satria sangat senang dengan pekerjaan ini.

Sementara Serina dibawa kerumah sakit oleh Lusiana. Karena kondisi kejiwaannya terganggu. Sebelum parah Lusiana pun segera membawa Mamanya kerumah sakit.

*

*

*

1
Ali Rahman
terlalu naif si satria padahal punya kekayaan ngapain masih jadi kurir cuih
Priskha
dasar ikan lohan....
Priskha
kalau tdk suka dg karya ini ya ndak usah dibaca dong para pemirsa, gitu aja kok repot...Klian pikir buat novel itu gampang apa, bisanya cuma mencaci maki, coba klian bikin novel sendiri aja....hargai dong karya org lain....semangat thor💪💪💪💪aq padamu 👍👍👍👍
Priskha
wach ternyata klg tukang selingkuh 🤭🤭🤭🤭🤭
Priskha
ceritanya bagus kok thor
Pa'tam: Hehe, terima kasih.
total 1 replies
Marhadi
ini Satria laki. apa waria udah mau dibunuh diam saja
Rajo kaciak
klu cerita dr author ini , g ragu deh , karya2 nya luar biasa
Rajo kaciak
satria dalam menghabisi musuhnya kurang brutal dan kurang sadis😄😄
Rajo kaciak
alaaah , kamu itu thor. ,selalu merendahh😄😄😄
Nuri_cha: Halo Kak, mungkin berkenan juga mampir di novelku

Aku baru saja menulis novel terbaru. SIAPA AKU DI SISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Langsung klik bio-ku. Semoga sesuai dengan genre Kakak.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Rajo kaciak
semangat thor💪💪💪💪
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
yang penting semangat/Doge/
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
baguslah saatnya balas dendam dengan dua setan/Casual/
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
wow/Determined/
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
baguslah karena di kalung itu ada keajaiban nya
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
wow kehadiran raja naga nih/Angry/
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
mungkin kalung itu ada keajaiban nya semoga satria cepat kaya
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
ck! nyata istri nya ngomong begitu/Smug/
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
oh pura-pura miskin nyata dia orang kaya
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
jadi ceritanya nanti akan balas dendam?
✐⃝☯︎JK ❤️⃟Wᵃf
"kesialan" mungkin?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!