Aku terlahir dari keluarga yang bahagia, tetapi setelah mama meninggal aku selalu mendapatkan perlakuan yang kasar dari papa, bahkan papa membuang ku dan sudah tidak mau mengurusiku lagi, dan sekarang aku tidak bisa lagi kembali ke rumah, apa salahku, apa yang membuat papaku menjadi kejam seperti ini?
Mama?
Hiks....
Hiks....
Hiks....
Seandainya mama masih ada, aku tidak akan seperti ini
Papa sudah tidak sayang lagi denganku, aku jelas-jelas anak kandungnya, tapi dia lebih memilih perempuan yang tidak jelas itu daripada aku
Apa yang harus aku lakukan? aku sudah tidak punya siapa-siapa lagi disini
Arggghhhhhhh hidupku hancur bagaikan kaca yang jatuh ke lantai dan pecah berkeping-keping
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tia M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gadis Buangan - Part 7
Setelah menunggu sekitaran 1 Jam 30 Menit akhirnya dokter yang menangani operasi Andreta keluar dari ruangan, Daniel dan Bibi yang melihat dokter sudah keluar dari ruangan akhirnya menemui dokter untuk mengetahui perkembangannya
"Bagaimana kondisi Andreta dok? apakah operasinya berjalan dengan baik?" Tanya Daniel dengan hati kacau
"Operasinya berjalan dengan lancar Tuan Daniel, kita tinggal menunggu saja perkembangan berikutnya, jika nyonya Andreta sudah ada perkembangan yang baik, kita akan pindahkan ke ruangan, tapi satu catatan dari saya, jangan membuat nyonya Andreta terlalu banyak berpikir atau terlalu lelah dalam bekerja, itu akan sangat berpengaruh untuk keadaan nyonya Andreta" Jelas dokter
"Thank you God, iya baik dok saya mengerti"
"Baik kalau begitu saya permisi dulu"
"Silahkan dok"
Dokter meninggalkan Daniel dan Bibi yang berada di ruang tunggu, tiba-tiba ponsel Daniel berbunyi
Drtt...
Drtt...
Drtt...
Panggilan dari Jelita sekretarisnya
"Ya katakan"
"Semua sudah berkumpul di ruang rapat"
"Baik saya akan segera kesana"
Daniel mengakhiri panggilan dari Jelita dan berpamitan kepada Bibi
"Bi, jika nanti ada perkembangan dari Andreta, mohon Telepon aku ya, aku akan ke kantor sebentar karena ada rapat penting"
"Baik tuan, Bibi akan menghubungi tuan jika ada perkembangan"
"Terima kasih bi, aku pamit dulu"
"Hati-hati tuan"
"Iya"
Daniel meninggalkan Bibi di ruang tunggu sembari untuk ke kantor karena ada yang harus di bahas
***
45 Menit kemudian Daniel sampai di tempat parkir kantornya, bergegas turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam kantor
"Selamat siang pak" Salam salah satu karyawan
"Selamat siang juga, saya permisi dulu"
"Iya Pak"
Daniel langsung bergegas masuk ke dalam ruangan rapat, di dalam ruangan rapat semua sudah berkumpul, suasana semakin tegang, karena Daniel akan membahas soal pembatalan kerja sama dengan perusahan asing
"Saya tidak akan banyak bicara lagi, jika tidak ada lagi yang ingin bekerja disini, di kantor ini silahkan keluar dari ruangan ini, bereskan semua barang-barang dan angkat kaki dari kantor ini, saya akan membayar semua apa yang kalian kerjakan, anggap saja itu sumbangan untuk seorang pekerja yang mengkhianati kebaikkan saya" Kata Daniel yang sedang membaca dokumen di tangannya
Daniel yang dari awal sudah mengetahui siapa dalang dari semua ini masih tetap diam di tempatnya sampai ada yang akan mengakui kesalahanya semua karyawan masih terdiam di tempatnya, karena tidak biasanya sikap Daniel akan sedingin ini
Tapi tidak dengan Donny, ya Donny Elgio adalah orang suruhan Fasya yang masuk ke kantor Daniel untuk bisa menjalankan semua misi Fasya yaitu menghancurkan perusahan Lee
Daniel yang melihat kegelisahan yang terpancar di wajah Donny akhirnya angkat bicara
"Tuan Donny, bisakah anda menjelaskan semua ini?" Tanya Daniel dengan suara yang dingin
Donny hanya terdiam di tempat duduknya, karena tidak tahu apa yang harus dia lakukan
"Tuan Donny? Saya bertanya kepada anda, bisakah anda menjelaskan semua ini?"
"Ma..maaf Pak, sa..saya tidak bermaksud untuk mengacaukan semua ini saya hanya mengikuti perintah nyonya Fasya " Jelas Donny
"Silahkan anda bereskan semua barang-barang anda dan keluar dari kantor saya, saya tidak butuh karyawan yang pengecut seperti anda, bisa saja saya masukkan anda bersama rekan-rekan anda ke kantor Polisi" Berdiri dari duduknya dan berjalan hendak akan keluar untuk ke ruangannya
Donny menahan tangan Daniel karena Donny merasa bersalah sudah mengacaukan semua ini
"Maafkan saya pak, saya mohon jangan pecat saya, karena saya punya keluarga yang harus saya nafkahi"
"Jangan banyak alasan, jika anda tahu masih ada keluarga anda yang harus anda nafkahi, kenapa anda harus melakukan pekerjaan yang keji itu? Fasya hanya akan memperbudakmu karena cinta, kamu tahu sendiri kalau saya tidak menyukai orang yang seperti itu" Sambil melepaskan tangannya dan berjalan keluar ruangan rapat menuju ruangannya
Sesampainya di ruangan Daniel duduk di sofa sambil memijit pangkal hidungnya
"Fasya, Fasya, dan Fasya, nama yang dulunya selalu aku bangga-banggain tetapi sekarang nama itu sudah merusak semuanya, sungguh keterlaluan sikap kamu Fasya, aku pikir kamu akan menjadi wanita yang baik-baik, tetapi kenyataannya kamu semakin menggila dengan cinta" Batin Daniel
Tokk...
Tokk...
Tokk...
Donny mengetuk pintu ruangan Daniel
"Masuk"
Daniel terkejut saat melihat Donny masuk ke dalam ruangannya
"Mau apa lagi kamu kesini?" Sambil berpindah tempat
"Sekali lagi maafkan saya Pak, saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi, tapi saya mohon jangan pecat saya"
Daniel masih duduk di tempatnya dan belum berbicara apa-apa, pandangannya masih tertuju kepada Donny
Tidak lama kemudian, Daniel angkat bicara
"Baik saya tidak akan memecat kamu, dan ucapan kamu tadi akan saya pegang, jika kamu melanggarnya saya tidak akan segan-segan membunuh kamu"
"Baik Pak, terima kasih banyak atas bantuannya"
"Dan ingat satu hal, tetaplah menjadi seperti orang suruhan Fasya, jika kamu bertemu dengan dia, jangan pernah bicarakan soal ini kepadanya"
"Saya mengerti Pak, kalau begitu saya permisi dulu"
"Iya"
Walaupun hatinya sudah di sakiti tetapi Daniel masih punya hati nurani, mengingat beberapa tahun yang lalu sebelum keluarga Lee mempunyai harga yang cukup banyak mereka hanyalah orang bawahan dari kakeknya, sampai harta dan warisan kakeknya jatuh ke tangan papa nya Daniel, karena selama kakeknya Daniel masih hidup yang selalu mengurusinya itu adalah papa dan mamanya Daniel
Daniel akhirnya memutuskan untuk kembali ke rumah sakit karena Bibi masih menunggunya disana, Daniel keluar dari ruangannya dan melihat Jelita yang berada di tempatnya
"Jel?"
"Iya pak?" jawab Jelita
"Jika ada yang mencari saya, katakan saja saya sedang sibuk ya tapi jika itu hal yang sangat penting atau mendadak hubungi saya saja, soalnya saya harus kembali kerumah sakit karena Andreta sedang di rawat" Jelasnya
"Baik Pak saya mengerti, jika saya punya kesempatan saya akan mampir ke rumah sakit"
"Iya terima kasih
Daniel melangkahkan kakinya keluar dari kantor berjalan menuju mobilnya dan bergegas kembali ke rumah sakit
Haii-Haii semuanya jangan lupa untuk baca yaa, dan juga jangan lupa untuk meninggalkan sejak dengan cara Like, comment dan juga rate nya yaa + Vote author juga, thank'u. Tuhan Memberkati
Mohon untuk memberikan kritikan, saran, masukan dan apabila ada kesalahan dalam penulisan kata di atas mohon untuk di maafkan, Karena author juga manusia hehehe, Enjoyyy
Salam Kasih
Tia M
Jangan lupa mampir di novelku yang lain yaa
BEST FRIEND
AKU MERINDUKANMU AYAH
GOD'S TIME IS SURELY THE BEST
tinggalkan jejak di sana, aku tunggu 💜💜
Happy reading semuanya, semoga hari ini menyenangkan🤗🤗
Thank'u