NovelToon NovelToon
Transmigrasi Kayla

Transmigrasi Kayla

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Transmigrasi / Bad Boy / Trauma masa lalu / CEO / Mengubah Takdir / Chicklit
Popularitas:39.8k
Nilai: 5
Nama Author: nand

Prolog

Ini mencerita kan kisah Kayla putri purnama dan Karel Albert purnama yang bertransmigrasi ke dalam novel "Bucinnya anak SMA ".
Kayla menjadi tokoh antagonis yang akan mati dengan tragis ,sedangkan sang adik menjadi tokoh figuran yang miskin mempunyai hidup yang kelam dan sahabat dari tokoh utama pria.

Adik laki-laki yang sangat menyebalkan nya merupakan pembully di sekolah.dan setiap hari pasti ada peringatan dari guru bk,tentu saja Kayla yang selalu menyelesaikan nya.
Berbeda dengan sifat sang adik yang hiperaktif ,Keyla adalah orang yang cuek dan dingin kecuali bersama adiknya.
Adiknya yang mempunyai trauma membuat Kayla memanjakan nya ,apapun yang Karel mau pasti terpenuhi.namun ,karena Karel seorang pembully.seorang siswa yang pernah menjadi korban mencoba balas dendam kepada mereka berdua dan dengan tragis nya Kayla dan Karel meninggal tertabrak mobil saat ingin pergi ke Alfamart.
Dan entah sial kenapa Kayla terjebak di dalam tubuh antagonis kejam bersama sang adik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nand, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bully

****BRAKK****!

Terdengar suara meja yang melayang, membentur tembok dengan keras akibat tendangan dirinya.

"Ini kan tempat duduk lo berdua." Farka menatap remeh meja yang sudah tidak berdaya itu.

"Gimana? Ini akibatnya kalo lo berurusan sama gw."

"Sepertinya, ini masih belum cukup deh."

BRUKK!

Farka kembali menendang kedua kursi, yang di yakini tempat duduk kedua gadis itu, dengan keras. Membuat orang-orang menjerit, takut akibat perbuatannya.

Tidak hanya itu. Farka bahkan membanting kedua kursi itu, ke lantai dengan kerasnya.

Bahkan isi kedua tas gadis tersebut berhamburan kemana-mana. Bahkan Farka bisa melihat apa yang kedua gadis itu bawa di dalam tas nya, saat melihat merek skincare itu.

Memutarkan bola matanya malas."Dasar cewek"

Farka menatap sekelilingnya, bibirnya seketika terbentuk seperti bulan sabit yang miring(menyeringai). Dirinya merasa puas saat orang-orang yang melihat aksinya itu, menjerit dan menatap takut dirinya. Persis seperti kehidupan nya dulu.

"mereka harus tau, iblis yang sesungguhnya."

****BRAKK****

Terdengar suara pintu yang terbuka. Di tendang dengan kerasnya, muncul sekumpulan pria yang sialnya adalah sahabat tubuh yang di tempatinya ini.

Farka memutarkan bola matanya malas, pasti setelah ini mereka semua akan mengomelinya. Seperti hari-hari sebelumnya. Bahkan Farka saja heran, apa mereka tidak ada pekerjaan. Selain mengurusi hidupnya.

"FARKA ANJING! LO NGAPAIN ANAK ORANG LAGI!" triak Erka, frustasi.

Oh ayolah, Erka sudah menyerah dengan kepribadian baru sahabatnya ini. Kenapa kelakuannya makin kesini makin kesana. Tolong siapapun, Erka ingin menjual sahabatnya yang menjelma'an iblis ini.

"GW ABIS ULANGAN FISIKA TOLOL, LO JANGAN NAMBAH BEBAN KEPALA GW ANJING!" ingin sekali Erka memutilasi sahabatnya itu, dia baru saja sampai di kantin dan ingin mendinginkan kepalanya.

Dan tiba-tiba ada seorang siswa yang menghampiri nya. Mengatakan kalo temannya membuat masalah lagi. Mau tidak mau, Erka harus menelan ludahnya. Untuk sementara, dan pergi menemui sahabatnya.

Dava terkekeh geli, "santai lah, Er heboh amat, jam istirahat masih lama kali. Kalau lo mau, kita bisa bolos."

"Dodol, sesat lo!" ucap Teo, tapi tidak di pungkiri bahwa dia juga sependapat dengan temannya itu.

"Biasanya juga begitu." Pikirnya.

Sedangkan Devano jangan di tanya, dia hanya berdiam diri di melihat pertengkaran sahabatnya. Di pikir ulang pun Erka ada benarnya juga, Farka yang sekarang sangat berbeda, seperti bukan sosok sahabat nya yang dulu.

Mau berpikir seperti itu pun, sangat tidak masuk akal. Intinya Devano tidak peduli, toh yang penting dia tidak kenapa-napa.

Sekarang pandangan Devano teralihkan, oleh sosok perempuan, yang sedang menatap mereka khawatir.

"Yullia." Gumamnya.

"Apa yang dia lakukan di sini." Pikirnya, tapi meskipun begitu Devano tersenyum tipis, pasti Yullia kesini mencarinyakan.

Berbeda dengan nevano, Gara pemuda yang tidak di pisahkan dengan pujaan hatinya, yaitu buku. Tidak terganggu dengan perselisihan temannya itu. Matanya yang tajam sedari tadi terus menatap buku, membukanya lembar demi lembar.

"LO DENGER GW KAN!" ucap Erka.

"Berisik! Gw denger anjing." Pasalnya temannya itu, dari tadi terus berteriak tidak jelas.

"Psss udah woi, udah di luar ada ketos sama pak Bani." Triak siswa lain.

"Mana -mana?" ucap temannya.

"Itu nah."

"Iya, iya gawat pasti mereka ke ruang BK lagi kan." Bisiknya.

"Ya mau gimana lagi, mereka kan suka cari masalah."

"ADA APA LAGI INI! " triak orang tua yang tak lain adalah guru BK, dengan membawa penggaris panjang sekitar 1meter di tangannya. Dia baru saja menerima laporan dari OSIS, kalau kelas ini membuat masalah lagi.

"FARKA KAMU LAGI!" triak pak Bani.

Farka mengangkat alisnya mendengar teriakan pak Bani, guru BK yang selalu membuat telinganya pengang selain Erka, jangan lupakan wajah merahnya dengan kepalanya yang gundul.

"Apa?" tanyanya.

"Apa yang kamu perbuat kali ini Farka." Ucapnya lelah, ingin sekali dia mengundurkan diri jadi guru BK sekarang juga. Apa boleh buat, dirinya masih membutuhkan uang untuk membiayai anak dan istrinya.

"Gak liat tuh, gw abis apa." tunjuknya.

Seketika wajah Pak Bani memerah mengeluarkan asap dari kedua telinganya,saat melihat keadaan kelas yang jauh dari kata rapi di tambah dengan dua siswinya yang kotor, seperti habis di siram kotoran.

"KAMU NGEBULLY LAGI,IYAA!!"

"Bukan gw yang ngebully, tapi dua cewek itu yang ngebully."

"ALASAN KAMU YA!"

Farka menghela nafas panjang, "terserah bapak deh, mau bela diri juga bakal salah."

"YA, IALAH SALAH. SELAIN NGEBULLY KAMU JUGA NGERUSAK FASILITAS SEKOLAH!"

Farka mengangguk, benar juga. Tubuh yang di tempatinya ini kan bukan orang berada, bagaimana kalo pihak sekolah meminta nya ganti rugi.

"ck, sialan harusnya tadi gw pikir -pikir dulu sebelum bertindak." Pikirnya.

"Bapak hikss...hukum dia pak, dia udah buat saya begini hiksss." Ucap salah satu gadis itu yang bernama Resti, sambil menangis tersedu-sedu. Farka tidak main-main membalas perbuatannya.

Meskipun Resti dan Diana suka membully Farka, dia tidak pernah melakukannya dengan tindakan yang berlebihan. karena mau bagaimana pun Farka tetap anggota inti geng black Lion, dan sahabat dari ketua Black Lion Devano yang menyeramkan.

"Ngadu lo!" tanya Farka .

"FARKAA...KAMU APAIN MEREKA!" bentak nya.

"Gw gak ngapa-ngapain, gw cuman buat mendisiplinkan mereka aja."

"DENGAN CARA BEGINI IYA!"

"Salah lagi gw." Ucap Farka.

"FARKA IKUT BAPAK, DAN KALIAN BERDUA PERGI BERSIHKAN DIRI. SETELAH ITU MENYUSUL KE RUANG BK!" Triak pak Beni tidak mau di bantah.

Farka hanya bisa pasrah, malas sekali berurusan dengan BK ini. Tapi, dia tetap saja pergi mengikuti pak beni. Sepetinya dia akan mendapatkan masalah.

"Gibran bapak serahkan sisanya sama kamu." Lanjut nya, sambil melangkah pergi.

Ketua OSIS itu mengangguk, "kalian semua kembali ke kelas kalian masing-masing, kalau tidak siap-siap di jemur di lapangan." Ucap Gibran. Dengan tatapan tajamnya, membuat mereka semua berhamburan keluar.

"Dan untuk kelas XII MIPA 3 jangan lupa bersihkan kekacauan ini, sebelum bel masuk berbunyi."

"Satu lagi, untuk Devano, Erka, Teo, Dava kalian di hukum berlari 10 putaran di lapangan."

"KENAPA KITA KENA HUKUM JUGA!" triak Erka tidak terima, ayolah dia sedang lapar ini. Perasaan dia tidak membuat masalah hari ini.

"Kalian membolos di tambah tauran dengan sekolah sebelah kemarin." Lanjut nya, sambil melangkah pergi meninggalkan kelas XII MIPA 3 yang bermasalah itu.

"AGHHK... ANJING!" Triak Erka.

"ck berisik! Cuman lari doang kan, mudah." Ucap Dava.

Teo mengangguk, "Itung-itung olahraga lah bro."

Gara menutup bukunya dan menatap Devano "Bagaimana?"

"Kita bolos, beritahu Farka kalo kita bolos di rooftops!" ucap Devano.

"Yeeeeeey...huhh. Gw sayang lo Devvv." Triak Erka bersorak heboh.

"Gw pengen makan mie ayam, sama bakso hari ini." Ucapnya, mendapatkan anggukan dari sahabatnya.

1
Hikam Sairi
👣👣
adelia
ditunggu thor
nand: lagi direview yah:)
total 1 replies
adelia
ceritanya bagus
Ummi Rizki
gak mudheng ceritanya....
Aegis
mampir dulu, ninggalin jejak.
☀️rr.ss❄️
me
Sania Mahira
cowok bodoh,percuma kaya sok dingin,klau gx bs bedain mana bener mna salah,sesempurnanya seseorang yg bisa nelaah sbuah kjadian jgn asal emosi,slalu kyk gt pmran utama,egois./Left Bah!/
Keane
ceritanya bagus,, semangat kak author untuk rajin up🤗🥰
nand: Hehe makasih👉👈
total 1 replies
Ig : Author_fanie.liem
Jejak d tinggalkan
jgn lpa mampir di PSM ya
Pesona Sang Majjkan
Makasih
nand: iya kak🙏👍
total 1 replies
muti
smngt Thor
Agatha cute📴
Gak Isa nafas, gak ada jedanya Thor /Facepalm/
Ucu Borneo.
nice...
IndraAsya
next
nand
Sip otw kak😃
Alizeee
kak aku mampir, jangan lupa feedback ya 😃
IndraAsya
👣👣👣
Wawan
Hadir .... Semangat ✍️
DanaBrekker
lanjutkan, tetap semangat kak!
nand: makasih ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!