NovelToon NovelToon
Love My Stepbrother.

Love My Stepbrother.

Status: tamat
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Bad Boy / Tamat
Popularitas:55.5k
Nilai: 5
Nama Author: Shn_Bryy

S2 dari cerita BIRU SI KETOS BAD BOY.

Menceritakan tentang kedua anak yang lahir satu ayah namun berbeda rahim (ibu). Mereka berdua tumbuh dari keluarga angkat yang sangat menyayangi.
Dalam perjalanan kisah keduanya dibumbui dengan persahabatan yang tulus. Senja seorang gadis yang tomboy masuk ke dunia anak geng motor, dia bahkan menjadi ketua dari teman-teman cowoknya. Semua itu karena waktu sekolah dasar, melihat Omnya yang sangat disanjung dan disegani oleh banyak orang. Dia mengikuti jejak Biru menjadi ketua geng motor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shn_Bryy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 7

Pram mengacungkan tangannya berkata ingin ikut berpartisipasi, si anggota osis dengan senang hati menerima itu. Mereka menyuruh Pram dan Senja untuk ikut lomba bernyanyi, sedangkan Bima dan yang lain basket. Untuk matematika serta bahasa Inggris, mereka telah menyiapkan dari kelas sebelah.

“Nggak! Gue matematika aja, suara gue jelek,” tolak Senja.

“Semua udah di list, jadi nggak bisa diubah. Selamat latihan okay. Nanti kita kasih kabar lagi, kalo begitu saya pamit Bu,” ujar para osis berpamitan pada guru.

Raut wajah Senja terlihat kesal, dia tidak suka jika bernyanyi didepan banyak orang. Dirinya lebih memilih ikut matematika atau olahraga bersama keempat sahabatnya. 1 jam berlalu, hari juga semakin sore, bel pulang berbunyi semua murid mulai berkeluaran. Saat keluar kelas, Pram menghentikan langkah anak-anak populer tersebut. Dia tersenyum manis didepan Senja, namun gadis itu sama sekali tidak menanggapi.

Dirumah, Pram bercerita kepada Mamanya jika dia menyukai seorang perempuan dikelas. Pram tidak menyebutkan siapa nama perempuan tersebut, sang Mama merasa penasaran, pasalnya sang anak baru saja masuk kesekolah namun dia sudah jatuh cinta pada salah satu teman kelasnya. Didalam kamarnya, wajah Senja terus ada dipikirannya. Dia melihat ke arah cermin, menyisir rambutnya dengan rapih.

“Apa gue kurang ganteng ya? Sampe tuh cewek nggak tertarik sama sekali ke gue. Padahal siswi lain pada suka, tapi kenapa dia nggak?”

Malam hari pun tiba. Senja pergi lebih awal ke basecamp—nya agar tidak diketahui oleh Biru. Selain itu, dia juga merasa tidak betah karena dirumahnya sudah ada Laura bersama sang Papa. Dia bahkan tidak menyapa balik perempuan yang terlihat masih berusia 25 tahun itu, entah apa yang ada didalam benak Pak Arya, ingin menikahi perempuan yang usianya sangat berbeda jauh dengannya.

“Lah bego! Katanya balik sekolah mau jenguk nyokapnya Bintang, gimana sih!” ungkap Daffa.

“Ya udah sekarang aja. Mampir dulu tapi buat beli buah-buahan,” sahut Senja. Mereka bersiap dengan motornya untuk pergi kerumah sakit. Setelah mampir membeli buah keempat sahabat tersebut melanjutkan perjalannya. Tinggal beberapa meter lagi, tiba-tiba saja seorang lelaki menghentikannya.

Senja membuka helm, turun dari motor. Wajahnya datar, dia kesal karena jalannya dihalangi oleh lelaki tersebut. “Nyari mati? Untung nggak kita tabrak!”

Lelaki itu tidak berbicara sama sekali. Dia mengulas senyum kepada Senja lalu pergi begitu saja tanpa meminta maaf. Jika Senja tidak segera mengerem motornya bisa jadi laki-laki itu tertabrak olehnya. Melihat teman ceweknya kesal, Bima langsung mengajaknya lagi melanjutkan perjalanan. Sesampainya di rumah sakit, Bintang terlihat tengah duduk diluar sambil menyantap makanan. Kedatangan para sahabatnya membuat Bintang senang, apalagi disaat dirinya melihat wajah cantik Senja.

Mereka izin masuk kedalam melihat Mama temannya. Setelah selesai menjenguk, Senja dkk kembali keluar mengobrol bersama. Bima memberitahu Bintang jika beberapa hari lagi mereka akan ikut berpartisipasi dalam lomba basket. Cowok disampingnya hanya manggut mendengarkan perkataan sang teman.

“Woy Bin, tahu nggak tadi disekolah ada murid baru, cowok. Kayaknya dia suka deh sama nih makhluk halus,” ujar Leo menyenggol lengan Senja.

“Leo, Leontong! As* lu, jatuhkan lolipop gue,” seru Senja cemberut, dia melihat permen lolipopnya yang jatuh ke lantai akibat senggolan Leo. Sedangkan teman cowoknya tertawa, dia meminta maaf dan berjanji akan mengganti lolipop tersebut dengan sebuah coklat.

Bintang yang mendengar jika murid baru menyukai Senja wajahnya langsung berubah. “Sen, gue boleh ngomong berdua nggak sama lu?”

“Ngomong aja Bin,” jawabnya.

“Gue perlu bicara berdua sama lu.”

Teman-teman yang lain merasa penasaran dengan apa yang akan Bintang bicarakan bersama Senja. Mengapa cowok itu ingin berbicara berdua saja tanpa adanya ketiga teman lainnya. Senja mengangguk, mereka berdua pun pergi ke kantin rumah sakit meninggalkan Daffa, Leo dan Bima. Tanpa berbasa-basi, Bintang langsung menyatakan perasaannya kepada Senja. Matanya begitu serius menatap gadis yang ada didepan. Sedangkan Senja sendiri menelan ludahnya tak percaya akan ucapan Bintang barusan. Padahal dia sudah menganggap cowok itu sebagai sahabat, bahkan saudara sendiri tidak lebih.

Dia menghela napasnya menatap balik mata Bintang. Lalu berkata jika dirinya tidak memiliki perasaan apapun terhadapnya. “Sorry Bin, gue udah anggap lu sebagai saudara sendiri. Sama kayak ketiga teman kita lainnya. Dan gue berharap sih nggak ada cinta diantara kita, kecuali cinta dan sayang sebatas saudara atau sahabat.”

“Gue paham, intinya gue udah bilang tentang perasaan gue ke lu. Makasih Sen udah selalu ada buat gue selama ini.”

“Santai Bin, seperti yang gue bilang tadi kalo lu udah kayak saudara gue sendiri,” jawabnya sembari tersenyum manis.

Keduanya kembali ke teman lainnya. Wajah-wajah penasaran Daffa, Leo dan Bima membuat Senja mengerutkan keningnya. Malam semakin larut, semua pamit pulang. Namun setelah berada diluar, mereka malah berencana balik ke camp. Padahal jam telah menunjukkan pukul 23.15.

Biru yang baru datang langsung menanyakan keberadaan Senja kepada Pak Arya. Akan tetapi lelaki tua itu tidak mengetahui anaknya kemana. Karena sejak sore tadi dirinya tengah sibuk mengobrol berdua bersama Laura. Biru pamit untuk mencari gadis remaja tersebut, di perjalanan dia menggelengkan kepalanya tak percaya dengan Laura yang bersikap centil. Bahkan perempuan itu tidak lupa menggoda Biru dengan mengedipkan matanya sebelah.

“Bisa-bisanya Pak Arya kesemsem sama tuh ulat keket. Kalo gue sih ogah banget,” gerutu Biru.

Beberapa saat kemudian dia sampai ditempat Senja dan anak-anak lain berkumpul. Nampak gadis remaja yang dicarinya sedang makan bersama, para cowok-cowok juga terlihat ramah, Biru menghela napasnya. Karena dia hanya percaya kepada Bintang, Daffa, Leo, dan Bima saja, tidak dengan yang lain. Namun setelah melihat secara langsung betapa Senja bahagianya bersama mereka, Biru akhirnya merasa lega. Dia melangkahkan kakinya pelan, orang-orang yang tadinya tertawa kini terdiam.

“Om Biru ngapain ke sini?” tanya Senja.

“Jemput kamu lah, udah jam berapa ini masih belum pulang juga. Besok sekolah, suka bangun kesiangan tapi hobi kelayapan malam-malam.”

“Om ku tersayang, janji deh mulai sekarang nggak bakal bangun siang lagi. Tapi izinin Senja buat main ya? Ini belum tengah malam loh, kan dulu perjanjiannya kalo main malam harus pulang sebelum jam 01.00.”

“Peraturan berubah mulai sekarang. Jam sepuluh malam harus sudah ada dirumah. Ayo pulang! Bima, Daffa, Leo kalian juga balik, besok sekolah.”

“Iya Om kita balik kok, ya udah Sen gue cabut dulu sama yang lain,” jawab Leo. Di ikuti teman-temannya yang lain, mereka membubarkan diri masing-masing.

1
Ning Suswati
ayo dong sen, segera bertindak, kan ada om.biru yg bisa 2 x 12 jam yg membantu tuk menguak kebusukan jalang kung
Ning Suswati
isssss dah mau muntah aja tuabangke2, enek jadinya,
Ning Suswati
gimana sih senja, kan bisa kerja sama dg om nya tuk segera menyingkirkan maklampir, agar semua poto dan vidionya juga kirim ke HP om nya juga biar ada cadangan kalau se waktu2 ada masalah, gila aja laki tua ganjen sama jalang licik
Ning Suswati
segelah semua kelicikan laura diketauhi oleh laki2 tua gatal mau2nya dg jalang dijadikan isteri
Ning Suswati
saya g y senja gk punya bukti apa yg akan dilakukan laura pada anak suaminya
Ning Suswati
papanya senja apa gk kemasukan setan atau emang udah sangat gatal hingga mau aja sama ulat bulu, tua2 tapi gk punya otak, masa mau aja meladeni laura si ulat bulu,
Qaisaa Nazarudin
Nah ini cocok visualnya..👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
masa ia baru nikah udah langsung aja masuk kuliah..ckck
Qaisaa Nazarudin
Katanya cewek Bule kok mirip cewek korea,Dari sudut mana bule nya?🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Astaga ini bapaknya D bay malah ketawa temen2 nya di kerjain Bumil..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Gila keluarga Bintang..Untung ya dia Cowok,Jadi saat Nikahan gak ada keluarga juga gak masalah,Cukup sahabat2 nya saja..
Qaisaa Nazarudin
Biasanya kalo di novel2 lain itu mah,Udah tau ortu sakit,Anak2 nya bakal di Nikahkan,Sebelum mereka pergi..
Qaisaa Nazarudin
Oh Lea ceweknya Aldo? Oadahal Leo sempat kawatir kalo sampe Lea di apa apain sama gengnya Aldo..
Qaisaa Nazarudin
🤣🤣🤣🤣 Gak tau aja kamu kalo Senja tuh gak pernah mandi pagi..
Qaisaa Nazarudin
lah satu kantin makan,Masa iya cuman seratus ribu doang,murah amat,emangnya ini jaman apaan?? masih jaman jajan RP100 satu hari ya..🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Baru kali ini ku tau anak Sultan uang jajan nya pas pasan,Biasanya nya kan para Sultan pake kartu hitam atau gold..,🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
KENAPA SASA GAK MINTAK KERJA AJA,HARUS BANGET JADI BENALU...
Qaisaa Nazarudin
Sebenarnya ada masalah apa Farid sama Bintang ya?? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
HERAN AKU DENGAN OERUBAHAN SI BINTANG,SEORANG YG DINGIN,CUEK DAN TEGAS,MOST WANTED LAGI,KOK MAU2 AJA DI ATUR2 SAMA SI CEWEK CUPU,IGEB
Qaisaa Nazarudin
Lagian Bintang ngapain tiba2 nerima cinta Cantika, Sendiri cari masalah,Sendiri yg kalut..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!