Bagaimana jika sosok lembut dan ramah seperti Glow Magnolia Wilson bertemu dengan Zeppelin Blaze Ruiz — seorang ketua geng motor brutal yang memiliki sikap skeptis dan sangat dingin.
Sebuah insiden mempertemukan mereka berdua di mana Glow yang berprofesi sebagai seorang dokter harus menolong Blaze yang tertembak di tengah jalan akibat dari perang antar geng di Madrid.
Bagaimana kisahnya? Apakah Glow mampu merubah kebrutalan Blaze yang sudah berada di ambang batas tertinggi? Yuk simak kisahnya … Jangan lupa follow ig author @zarin.violetta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7
Glow keluar ruangan sidang setelah hukumannya sudah ditetapkan yaitu pemotongan gaji saja. Hal itu membuat dirinya lemas karena selama ini ia tak mengandalkan kekayaan keluarganya untuk hidup mandiri di Madrid.
Meskipun begitu, tak masalah baginya hidup dengan setengah gaji satu bulan ini. Hanya saja, ia tetap merasa kesal dengan apa yang dilakukan Blaze padanya yang menurutnya disengaja.
Glow masih bersyukur bahwa dirinya tak sampai di skorsing, apalagi banyak pasien yang harus diawasinya. Dalam seminggu ini saja, Glow ada jadwal operasi dengan banyak pasien.
"Hei, bagaimana?" tanya Buena yang merupakan dokter anestesi -- rekan Glow di rumah sakit.
"Gajiku hanya dipotong saja. Itu tak masalah bagiku karena itu memang kesalahanku," jawab Glow tak semangat.
"Semangatlah, Sayang. Oh ya, malam ini aku tak bisa makan malam bersamamu karena aku akan berkencan dengan tunanganku," ucap Buena sembari berjalan bersama Glow.
"Ya, tak masalah. Aku akan makan malam sendirian seperti biasanya," jawab Glow.
"Mengapa kau tak menerima ajakan Dokter Dario atau Dokter Enriqo yang setahun ini bersaing mengejarmu? Setidaknya kau tak akan malam sendirian dan makananmu pasti gratis. Lumayan, bukan?" ucap Buena.
"Berhentilah mengatakan hal itu setiap hari. Aku bosan mendengarnya," jawab Glow.
"Setelah ini kita akan ada operasi. Bersiaplah," lanjut Glow pada Buena.
"Ya ya ya ... Semangaaatt!!" sahut Buena memberi semangat pada Glow yang tampak lemas tak semangat akibat Blaze.
*
*
Dua minggu kemudian ...
Blaze dan anggota gengnya tampak sedang memarkir mobil sport mewah mereka di sebuah cafe yang terlihat ramai malam itu. Cafe itu salah satu tempat tongkrongan Blaze dan teman-temannya.
Malam ini mereka tak membawa motor besarnya, melainkan mobil sportnya seperti Lamborghini dan Ferrari dan diparkir di pinggir jalan hingga menjadi pusat perhatian di sekitar tempat itu.
Anggota geng Blaze sangat dikenal di Madrid karena mereka lah yang paling berkuasa di sana. Faktor yang mempengaruhi juga adalah karena mereka berasal dari keluarga borjuis serta pejabat di Spanyol.
Dan kehadiran mereka pun membuat cafe elit itu menjadi ramai dengan para pengunjung di mana pengunjungnya didominasi dengan para wanita seksi untuk menarik perhatian geng Blaze yang notabene bukanlah orang sembarangan.
Cafe itu juga memiliki bar outdoor serta diskoti out door yang terlihat langsung dari arah jalan hingga membuat suasananya semakin meriah.
"Buena? Kau gila? Kita akan berpesta di sini?" tanya Glow ketika ia tahu bahwa perayaan traktiran ulang tahun Buena akan dilakukan di tempat ramai itu.
"Ya, ini akan seru. Ayolah, tunanganku sudah menunggu di dalam," jawab Buena dan menarik tangan Glow keluar dari mobilnya.
Di saat semua teman dokternya memakai gaun seksi malam itu, berbeda dengan Glow yang justru hanya memakai kemeja putih dan celana hitam berbahan kulit. Rambutnya hanya digelung ke atas memakai jepit rambut biasa.
Penampilannya memang sederhana, tapi auranya tetap terlihat bersinar dan menjadi pemandangan indah bagi mata pria yang menatap lekat ke arah wajah bonekanya itu termasuk Blaze yang berpapasan dengan Glow ketika wanita itu baru saja naik tangga.
Langkah keduanya sama-sama terhenti ketika mereka berpapasan.
"Apakah ada pasien gawat darurat di sini hingga dokter ceroboh ini kemari?" ucap Blaze menyindir.
Glow yang sejak waktu itu masih menimbun kekesalannya pada Blaze, menatap tajam Blaze yang tampak menyeruput wine nya dengan santai di depan Glow.
BUG!!
PYAR!!
Glow meninju keras pipi Blaze hingga gelas yang dipegangnya jatuh ke atas lantai. Hal itu membuat orang-orang di sana tampak langsung membeku karena orang yang paling disegani di sana dipukul oleh Glow yang notabene pendatang baru di tempat itu.
semangat thor...