Dua sahabat antara Davit dan Ari ,mereka dari SMA dan kuliah selalu bersama,tapi saat mereka sudah bekerja dan menikah keduanya tidak saling berkomunikasi lagi,karena kesibukan masing masing.
Sampai suatu hari Ari bertemu Davit di mal,Davit lalu mengajaknya main ke rumahnya,Davit pun mengenalkan Desi istrinya.
Karena Ari sering main ke rumah Davit,terjadilah hal yang tidak baik,rupanya Ari menyukai Desi istri Davit.
Akan kah Desi juga menyukai Ari ,dan Ari apa akan tega menghancurkan rumah tangga Davit sahabatnya sendiri,,kita lanjut baca ajak yukk...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ari Telfon Istrinya Langsung
Ari merasa senang karena ternyata Davit mengangkatnya sebagai asisten pribadinya.
Ari langsung telfon ke istrinya,dan bilang kalau sudah di terima kerja,Sari mendengarnya sangat senang karena Ari bilang kerjaan nya menjadi asisten pribadi Direktur utama.
"Gimana istrimu,,apa dia senang mendengar kamu sudah di terima kerja,,?"
"Istriku senang banget Vit,,makasih ya Vit kamu mau menerimaku untuk kerja di perusahaan mu,,"
"Iya sama sama,Aku menerimamu kerja di sini juga bukan hanya kamu itu temanku,tapi karena kamu pintar juga,,"
Davit lalu menyuruh Ari untuk tandatangan ni surat kontrak kerja.
"Ini isi semuanya,ini hanya formalitas,selagi kerjamu nanti benar Aku ngga akan pecat kamu,,"
"Baik Aku akan tandatangani,,"
"Kamu tinggal di mana sekarang Ri,?"
"Aku tinggal di kontrakan pamanku,tapi kalau Aku sudah di terima kerja,Aku mau ikut gabung ngontrak sama Andi temanku yang tadi,"Davit mengangguk.
"Kamu besok sudah mulai kerja loh Ri,jadi kamu ngga bisa pulang dulu ke Cirebon,"
"Iya ngga papa,yang penting Aku kerja,nanti pulang nya akhir bulan aja,sekalian bawa uang gajih,,"
"Kamu ngga kangen sama Anak istrimu,,?
"Kangen sih pasti,tapi mau gimana lagi,ya Aku tahan lah,,sekarang kan bisa Vc,,"
"Ya soal kangen kamu bisa tahan karena bisa VC,,kalau adikmu itu gimana,bisa tahan ngga,,"Davit sambil tersenyum.
"Tau deh nanti Vit,,"Davit sekarang tertawa karena melihat wajah Ari yang bingung masalah andiknya.
Sore pun datang ,keduanya mengobrol sampai sore,dan keduanya sekarang akan pulang ke rumah masing masing.
"Ayo aku antar RI,,"
"Ngga usah Vit,Aku naik angkutan umum saja"
"Udah ayo Aku antar,ngga usah sungkan gitu,"Akhirnya Ari pun mau untuk di antar Davit,sekitar setengah jam sampai.
"Makasih ya Vit,,"
"Iya sama sama,sampai jumpa besok yah,"
"Baik,,"
Mobil Davit langsung jalan,Ari masuk ke gang menuju kontrakan pamanya.
Ari langsung menceritakan kalau dirinya di terima kerja,dan besok langsung kerjanya.
"Besok Ari juga mau ngontrak gabung sama teman Bi,,Paman,,"
"Ya sudah ngga papa kalau kamu ngontrak sendiri,selamat yah kamu sudah di terima kerja,"
"Iya Paman terimakasih,,"setelah bicara banyak Paman dan bibi istirahat duluan.
Jam 9 malam Ari sudah mau tidur,tadi Ari habis Vc an sama istri dan anaknya,saat mata mau terpejam Ari ingat Andi.
"Halo Ndi,,maaf ganggu udah tidur yah,?"
"Belum,,ngga ganggu kok,ada apa,,kamu ngga papa kan ngga di terima kerja,"Ari tersenyum.
"Aku diterima kerja Ndi,,ternyata aku di kerjain Davit,,"
"Syukurlah kalau kamu di terima kerja,"
"Iya,,Ndi aku jadi ikut gabung di kontrakan mu boleh kan,,?"
"Boleh,,kapan mau gabungnya,,?"
."Besok pulang kerja Aku akan langsung ke situ,kamu kirim alamatnya saja ya,,"
"Ok,,besok aku kirimkan,omong omong kamu kerja di kantor mana,bareng Aku juga kan,?"
"Ngga,,Aku di kantor yang tadi,Aku kerja jadi asisten pribadinya Davit,"
"Wah keren banget kamu,,selamat yah RI,"
"Iya,,ya udah yah aku mau istirahat,"Andi jawab iya.
Davit sedang makan malam bersama Istrinya,Davit juga cerita ke istrinya kalau temanya yang tadi siang ketemu di mal ternyata melamar kerja di perusahaan nya.
"Trus Mas terima dia kerja di kantor,?"
"Iya,,Mas terima dan Mas kasih dia kerjaan sebagai asisten Mas,,"
"Oh gitu,,"
Selesai makan Davit menuju ruang kerja yang ada di rumahnya,sedang Desi ke kamar untuk perawatan wajahnya.
"Mas,,jangan malam malam yah,Desi tunggu di kamar,,"
"Iya sayang,,Mas ngga lama,,"
Davit di rumah kerjanya langsung memeriksa berkas yang tadi di bawanya dari kantor,saat sedang sibuk,hpnya berbunyi.
"Ya Hallo,,"
"Halo Masss,,,Aku kangen,,kapan mas datang ke Bandung,,"
"Sabar ,Aku masih sibuk di sini,"
"Tapi Mas sudah dua Minggu ngga datang loh,,"
"Ya udah Minggu besok Aku datang,udah dulu sekarang Aku lagi sibuk,"telfon pun di matikan.
***Aduh Davit cari masalah nih rupanya....
Jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih***...
kelihatan sekali dari novel buatannya
"kan novel lain banyak juga yang istri selingkuh, jadi authornya semua tukang selingkuh dink"?
makai pakai otak
ini aku jelaskan
*novelis sejati saat membuat konflik istri atau pemeran utama wanita selingkuh, dia akan melaknat perselingkuhan itu, membuat istri dapat balasan setimpal, menyesal, menderita, berjuang dapat kesempatan, dan suami tegas tidak mudah memaafkan
dan ini
*novelis tukang selingkuh, tidak bermoral, dia membuat novel pemeran utama atau istri selingkuh tapi dia membela dan membenarkan perbuatan itu dan semudah itu dimaafkan, ini jelas karya wanita murahan tidak bermoral