"Andai waktu dapat di putar kembali,Aku ingin Kau tak pergi dari hidup Ku Von,,"
Vonny menatap Ku lama,,
"Tapi itu hal yang tidak ku ingin kan di dalam hidup Ku Juno!!
"Jika boleh memutar waktu Aku tidak ingin mengenal Mu apa lagi sampai jatuh hati pada Mu.
Kau yang membuang Ku,dan sekarang Kau yang mengemis pada Ku untuk kembali.
Tidak Kau ingat sakit nya Aku saat menghadapi sikap Mu yang semau nya???
Kata-kata itu yang jelas teringat di ingatan ku.Saat Vonny bertemu dengan ku kembali.
Aku akui Aku dahulu memang begitu jahat pada nya.Aku telah menyia-nyiakan gadis yang sangat mencinta i Ku.
Hingga akhir nya Aku sadar jika Memang Dia yang terbaik hadir di dalam hidup Ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adena_ghina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7
Hari sudah menunjukan jam sembilan malam,kenapa Juno belum juga mengabari ku.Dimana dia sekarang??
Semua pesan ku tak satu pun di balas oleh nya.
Apakah Ia benar-benar sibuk??
Tadi sore Ia sudah mengingatkan ku untuk tidak menelpon nya.Karena kata nya Ia lagi sibuk.
Apakah benar Ia tidak memegang handphone dari sore tadi.
Aku pun mengirimi Ia sebuah pesan lagi.
"Sayang,,belum pulang??"
Aku lihat tak ada tanda online dari nya.Mungkin Ia benar-benar sibuk saat ini.
Aku pun iseng membuka story' melihat-lihat story' yang ada di kontak handphone ku.Terlihat oleh ku story' Angga teman kantor Juno.
Kebetulan Aku berteman dengan nya.Terlihat di sana Angga lagi berkumpul bersama teman-teman nya.
Apakah Angga tidak ikut lembur??
Aku pun langsung mengirimi Angga sebuah pesan.
"Hai Angga,,apakah Juno ada bersama kalian??"
Pesan itu langsung di balas oleh nya.
"Hai von,,Juno tidak ada di sini bersama ku."
Aku pun mengirimi Ia sebuah pesan lagi.
"Apakah kamu tidak ikut lembur??"
"Lembur???siapa yang lembur von??Di kantor kami tidak pernah ada lembur.
Deg,,
Perasaan ku langsung tidak enak.
"Jadi di kantor kalian tidak ada lembur ngga??"
"Tidak ada von,,memang nya kenapa??"
"Tidak ada,,makasih Angga."
Aku pun mengakhiri chat an terakhir ku.
Apakah Juno membohongi ku??Kemana Ia sebenar nya.
Aku pun mencoba menelpon Dia lagi.
Tuut,,,tuuut,,
Masih tak ada jawaban dari Nya.
Aku mencoba sekali lagi,,,
Tetap sama dan tidak ada jawaban.
Aku melihat pesan ku,belum juga di baca nya.
Kamu dimana Juno???
******
Aku dan Bu Anita memasuki gedung acara.Terlihat banyak pejabat di acara ini.Ternyata teman nya Bu Anita adalah anak seorang pejabat di kota ini.
Terlihat banyak wartawan juga di sekitar sini yang meliputi acara.
Aku dan Bu Anita berjalan beriringan layak nya seperti pasangan.Awal nya Aku agak risih untuk pergi dengan bu Anita,secara Ia adalah atasan ku.
Tapi Bu Anita menyuruh ku untuk santai saja.
"Anggap Aku seperti teman mu Juno."
Begitu lah yang di ucap kan Bu Anita pada ku.
"Anita,,,"Terdengar suara teriakan seseorang memanggil Bu Anita.
"Hai Jul,,apa kabar??"Ucap Bu Anita pada nya.
"Baik,Kamu apa kabar nya??"Tanya teman nya lagi.
"Aku juga baik.Aku balik ke kota ini lagi Jul."Ucap nya bercerita.
"Oh ya,,bagus itu.Jadi kita banyak waktu untuk meet up nanti."Ucap teman nya.
"Ngomomg-ngomong ini yang baru ya??"Tanya teman nya menanyakan ku.
"Hei,,ini teman ku.Juno.Jun,ini Julie sahabat ku."Ucap Bu Anita padaku.
"Hai Bu Julie,,"Aku menyalami nya.
"Boleh juga kamu Juno,,tampan."Ucap nya memuji ku.
Aku pun tersenyum mendengar nya.Memang banyak yang bilang jika wajah ku tampan.Di kantor pun Aku sering jadi bahan pembicaraan karyawati di kantor.
Mereka kadang ada yang terang-terangan mengatakan jika mereka menyukai ku.Tapi Aku dengan lembut menolak mereka dengan mengatakan jika Aku sudah mempunyai pacar.
Walaupun Aku cuek kepada Vonny,tapi Aku sangat menyayangi nya.Aku tidak ingin menyakiti nya.
Aku sudah sangat beruntung memiliki nya.
"Terima kasih Bu,,"Ucap ku sambil tersenyum pada nya.
"Udah deh Jul,,gak bisa lihat yang bening sedikit."Ucap Bu Anita sambil tersenyum.
"Ya kan sttus Kita sama nit,lagi pencarian.Siapa tahu Juno suka type yang seperti Aku."Ucap Bu Julie lagi sambil tertawa.
Gila,,Dia terang-terangan berkata begitu di depan ku.Seperti Aku ini adalah seorang anak kecil yang jadi bahan olokan mereka berdua.
"Jangan di dengar ya Jun,,Dia memang suka bercanda.
Aku pun mengangguk dan tertawa.
Tak lama kemudian Aku dan Bu Anita bersalaman dengan pengantin.Setelah itu Kami pulang ke rumah.
"Bu,,Ibu pulang duluan tidak apa.Saya naik ojek saja."Ucap ku pada nya.
"Ohh tidak usah Jun,,Kamu bawa mobil saya saja.Besok pagi saya bisa bareng David."Ucap nya pada ku.
David adalah kepala logistik di kantor kami.Dia satu mess dengan Bu Anita.
"Baik lah bu,,mari saya antar ibu pulang."Ucap ku lagi.
Kami pun meninggalkan tempat acara dan langsung menuju ke Mess Bu Anita.
Sekitar setengah jam an Kami pun tiba.
"Jun,,tidak mau mampir dulu??"Tawar bu Anita pada ku.
"Tidak Bu,,sudah malam.Saya langsung pulang saja buk."Ucap ku pada nya.
"Baik lah hati-hati di jalan ya.Terima kasih karena sudah mau menemani saya."Ucap nya pada ku.
"Iya Bu,saya permisi dulu."Ucap ku sambil berlalu dari Bu Anita.
Aku melajukan mobil dengan cepat,Aku ingin cepat tiba di rumah dan cepat menghubungi Vonny.Ia pasti sudah menghubungi ku dari tadi.
Ponsel sengaja Aku silent kan.karena Aku tidak enak bila Bu Anita mendengar ponsel ku berbunyi terus menerus.
Sesampai di kost an,Aku langsung melihat ponsel ku.
lima belas panggilan tak terjawab.
Vonny pasti marah besar.
Aku pun menelpon nya.
Vonny pun cepat mengangkat nya,seperti nya Ia sudah menunggu ku dari tadi.
"Sayang,,,Kemana saja Kamu??"Ucap nya pada ku.
Terlihat dari nada suara nya Ia marah padaku.
"Kan Aku sudah bilang jika Aku sedang sibuk."Ucap ku berbohong.
"Kamu sibuk apa??"Tanya Vonny lagi pada ku.
"Kan Aku sudah bilang jika Aku lembur Von,tolong Kamu mengerti Aku."Ucap ku ketus pada nya.
"Kamu berbohong sayang,,,"Ucap nya pada ku.
"Bohong apa???Kamu tidak mempercayai Ku??"Tanya nya pada ku.
"Angga mengatakan jika tidak pernah ada lembur di kantor mu."Ucap Vounny lagi.
Sial,,,
Aku lupa jika Vonny menyimpan kontak Angga.
Angga dan Vonny pernah satu fakultas waktu di kampus dulu.Maka nya Angga tau jika Vonny banyak yang menyukai nya.
"Aku ada kerjaan tambahan."Ucap ku berbohong lagi.
"Kerja tambahan apa??"tanya Vonny lagi pada ku.
"Ada lah nanti jika bertemu Aku cerita kan.Aku ingin istirahat."Ucap ku pada nya.
"Baik lah,,selamat istirahat.Maaf jika Aku mencurigai mu."Ucap nya lagi.
"Tidak apa,Aku istirahat dulu.bye."Ucap ku sambil mematikan telepon.
Ternyata Vonny mempercayai ku,alasan ku bisa diterima oleh nya.Dan Ia mempercayai ku.
Yang harus Aku pikir kan sekarang adalah menyiapkan kata-kata,Jika Vonny menanyakan tentang pekerjaan tambahan tadi.
Aku harus bisa membuat Ia percaya pada ku.
Aku tidak mau jika Ia tahu Aku membohongi nya barusan
*****
MATI AJA KELEN BERDUA