Kafara adalah gadis yang sangat cantik jelita namun karena dia mempunyai kemampuan spiritual, matanya yang tak biasa membuat dia bisa melihat makhluk halus.
Tak itu saja Kafara sangat terganggu dengan hal itu, setiap hari dia selalu di dekati banyak makhluk halus yang membuatnya sangat tak nyaman dan tersiksa. Banyak orang mengira kalau dia adalah anak gila.
Suatu hari dia bertemu seorang pria tampan dia sangat tak menyukai Kafara karena dia merasa kalau Kafara adalah gadis yang gila.
Pria tersebut bernama Dokter Armand, dia adalah dokter Hewan dan membuka praktek kecil di dekat rumahnya.
Ada beberapa kejadian tak terduga di daerah itu banyak warga mengalami kejadian ganjil.
Namun Kafara yang mengetahui mencoba diam, dan suatu hari dia semakin tak bisa mengendalikan kekuatan matanya, maka dari itu dia mencoba berdamai, memanfaatkan kemampuan matanya itu untuk membantu orang sekitarnya.
Bagaimana lika-liku perjalanan Kafara yuuk baca Novelku let's go...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pungkies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 7 "Di Sekolah 4"
Membuat salah satu siswi itu merinding bulu roma nya, tak itu saja siswi itu pun merekam video Mafa bergumam sendirian tepat depan kaca , dia sangat takut namun juga bahagia karena bisa mendapat video bagus yang bisa di jadikan bahan gunjingan satu sekolahan.
Dengan begitu akan menjadi orang tranding topik membuatnya itu haus pujian, juga bisa menyebarkan video Mafa yang ganjil dan aneh
"Astagaaa!!..kenapa bisa pas?, bulu roma ku merinding, tapi aku sangat senang bisa dapat video pas." Batin dari siswi itu yang merekam Kafa yang bergumam sendirian di depan kaca toilet, dengan asyiknya.
Hantu yang penunggu kamar mandi melihat gadis perekam video geram dan mendekati .
Kebetulan karena gadis itu tidak mengetahui penampakkan hantu kamar mandi, makanya ia pun mengabaikan,setelah selesai merekam dia pun pergi hendak menyebarkan video dari Mafa.
Namun saat ia berjalan menyusuri jalanan , hantu kamar mandi pun meniup ponsel dari gadis itu, alhasil ponselnya itu jatuh kedalam lubang sempit, dan berlumpur, tidak itu saja di atas celah ada beberapa besi penghalang jadi bisa di pastikan ponselnya tidak akan bisa di ambil kecuali besi penghalang di singkirkan.
"Aduh !!!, apa yang terjadi kenapa bisa terjatuh dengan tiba-tiba?" gumamnya dia pun masih mengamati tempat jatuhnya ponsel dengan sangat kebingungan.
Karena ada banyak hal berharga yang ada di ponsel tersebut, membuatnya tak merelakan kalau ponselnya jatuh dengan tiba-tiba.
Dia pun tetap berdiri mematung melihatnya terahir kali, dimana ponselnya itu terjatuh .
"Aduh... gimana ini ya aku pusing sekali apa yang harus aku lakukan?" gumamnya sambil mondar-mondir di dekat celah sempit yang ada besi penghalangnya.
Sang Hantu kamar mandi menyeringai pada gadis itu, dia pun menatap penuh kebencian.
Setelah tahu gadis itu tak bisa mengambilnya meninggalkan lalu menghampiri Mafa.
"Kau itu berhutang padaku ingat!!...aku sudah menyelamatkanmu." hantu kamar mandi pun memberitahu kejadian tadi kepada gadis itu berdiri melayang-layang di udara di dekatnya sekarang.
"Hemmm, benarkah biarkan saja kenapa kau? menyelamatkanku." gumamnya agak kesal.
"Kau, harusnya berterimakasih aku sangat baik ,dan aku tak suka dengan gadis seperti itu, aku sangat membencinya." ujar dari Hantu penunggu kamar mandi pada Mafa sebal.
"Lalu kenapa kau terjebak di kamar mandi?" Tanya dari Mafa pada Hantu Kamar mandi.
"Kau tahu, aku dulu waktu sekolah sangatlah nakal sekali suatu hari aku terjebak di dalam kamar mandi."Ujar Hantu kamar mandi nada berat dan bersedih dia mengingat masa lalu nya saat ia masih hidup.
"Siapakah pelakunya?" tanya kepada hantu kamar mandi itu dengan penampakan wujud dari Hantu kamar mandi, yang lusuh dan berambut acak-acakkan.
"Mana aku tahu, aku tidak mengetahuinya siapa yang sudah mengunciku dalam kamar mandi?, sehingga aku mati dan terjebak di sini." gumam hantu kamar mandi dengan sebal dan menyeringai.
"Lalu sekarang apakah rencanamu, apa kita mencari gadis yang menjebakmu itu?" Tanya Mafa dengan penasaran, menatap hantu yang awut-awutan rambut dan juga baju lusuhnya.
Mafa melihat itu lalu mengelus punggungnya walaupun ,sebenarnya hantu masih sangatlah membenci keadaannya sewaktu dulu.
Hantu penunggu kamar mandi itu meratapi karena masih mengingat-ingat pada waktu semasa dia masih hidupnya saat bersekolah.
"Tapi kenapa kau tidak bisa tenang tetap saja berada disini?" tanya Mafa lagi pada hantu kamar mandi dia pun ,melayang-melayang agak menjauh dan bersembunyi di balik tirai
"Kau itu hanyalah gadis kecil, yang tak tahu."
ujar dari Hantu penunggu kamar mandi itu.
"Pergilah masuk kelas, berhati-hatilah ok."
Hantu penunggu kamar mandi itu memberi peringatan pada Mafa karena, banyak para gadis yang ingin berbuat buruk kepada nya.
"Baiklah, terimakasih..." pergi meninggalkan kamar mandi menuju kelasnya.
Bersambung...
tapi tadi diawal namanya Kafara, kok jd Mafaza, fhor?.
msh nyimakz