"Bia, dimana ayah kandungku?" tanya seorang gadis kecil berusia sekitar 5tahun itu.
Kembali ke beberapa tahun yang lalu, menceritakan kembali cerita tentang seorang Gadis yang saat itu berusia 18 tahun , dipaksa harus merelakan kesuciannya pada seseorang yang tak ia kenal , Laki-laki yang tak sengaja ia jumpai saat acara jamuan bersama para pengusaha . Kebetulan ia saat itu datang mewakili perusahaan milik ayahnya, laki-laki itulah yang pada akhirnya meninggalkan benih di perutnya.
Namun saat ia akan meminta pertanggungjawaban, nasib buruk kembali menimpa dirinya .
akankah ia akan lanjut menuntut pertanggungjawaban? ataukah ada cerita lainnya setelah ini?
silahkan di tebak, dan jangan lupa baca kisah lengkapnya !
Ini Karya Asli hasil Pikiran Author,
Jangan lupa berikan like, komen, gift 🎁 dan jangan lupa jadikan favorite agar mendapat notif saat novel ini up.
Oh ya , Sebelum baca follow dulu akun Author ya kak ^_^
sekalian Ig nya juga boleh .. @prmth.ayu . Xixixi 😅
Selamat menikmati ~
Semoga sehat selalu ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Pramitah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7 "Ternyata benar"
Tak menunggu lama, kini tiba giliran Tania. Saat berada di dalam ruangan dokter,
"Selamat siang, ada yang bisa saya bantu?"
"Teman saya mau memeriksakan kandungannya dok!" Jawab ara kembali saat mendapati Tania yang masih terdiam.
"Baiklah, ibu apakah ini kehamilan pertama? kalau boleh tahu kapan terakhir haid? dan apakah sudah di test pact?" Tanya Dokter.
Ara benar-benar dibuat jengkel oleh tania yang hanya melamun tak menghiraukan sama sekali pertanyaan Dokter, dengan kesal lantas ia memukul paha Tania untuk menyadarkannya .
"Jawab tan ! jangan diam saja, di sini aku cuman nemenin kamu, bukan jadi juru bicara kamu!" omelnya lirih.
"Maaf dok! Saya tidak dengar, bisa diulang?"
"Baiklah , apa ini kehamilan yang pertama ?"
"Iya dok!"
"Kapan ibu terakhir haid ? dan apakah sudah dilakukan test kehamilan sebelumnya ?"
"Terakhir haid sebulan yang lalu, harusnya bulan ini sudah haid lagi, tapi sudah telat 2 minggu, tadi pagi sudah saya cek dan hasilnya positif."
"Syukurlah jika memang sudah terbukti positif, untuk memastikannya sekali lagi kita akan melakukan prosedur USG ya bu untuk mengetahui usia kandungan dan memperkirakan tanggal lahirnya nanti, serta untuk mengetahui perkembangan kondisi janin!" Ucap Dokter menjelaskan, kemudian menuntun Tania untuk berbaring ke atas ranjang. Lalu Dokter itu mengoleskan Gel diatas perut tania, Gel inilah yang berperan untuk membantu gelombang suara berjalan dengan baik. Selanjutnya, dokter menempelkan transducer ke perut tania untuk melihat kondisi janin melalui monitor yang diletakkan di sebelah tempat tidur. Dengan begitu, sang ibu bisa melihat kondisi janin dan mendengar suara denyut janin secara langsung.
"Baiklah seperti yang ibu lihat di monitor ini kantong bayi sudah terlihat ya bu ! diameter nya sekitar 2-3 milimeter, dilihat kondisinya usia kandungan ibu sudah memasuki minggu ke 5 , alhamdulillah perkembangan janin sangat baik untuk usia ini, apakah ibu mengalami keluhan?" tanya Dokter yang kemudian membereskan sisa gel diperut tania.
"Tidak bu!" jawab tania yang memang belum merasakan perubahan hormon ibu hamil seperti umumnya.
"Baiklah ibu , perlu ibu ketahui bahwa setiap orang hamil akan merasakan beberapa perubahan pada dirinya, beberapa diantaranya adalah Pertama, cepat lelah akibat perubahan hormonal, Peningkatan kadar hormon progesteron juga memengaruhi tekanan dan gula darah sehingga ibu cepat merasa lelah. Jika ibu lelah, istirahat yang cukup adalah kuncinya. Yang Kedua yaitu payudara akan terasa lunak dan lebih sensitif, lagi-lagi ini karena hormonal, Bu ! Hormon estrogen dan progesteron dapat meningkatkan simpanan lemak tubuh, yang berpengaruh pada payudara. Dan yang ketiga, ibu hamil pada umumnya akan mengalami mual muntah. Mual muntah saat hamil merupakan hal yang umum dialami ibu di trimester 1, ibu mungkin akan merasakannya di pagi hari dan waktu lain. Mual muntah atau kita sering menyebutnya morning sickness akan dimulai sekitar minggu pertama kehamilan, sampai memasuki bulan kedua atau ketiga. Jika ini terjadi untuk mengatasi mual dan muntah saya sarankan pilih makanan dengan hati-hati, perbanyak makan camilan untuk menghindari perut kosong, minum banyak cairan seperti air putih dan air jahe tidak diperbolehkan minum yang mengandung alkohol dan kafein itu akan mempengaruhi air ketuban, hindari pemicu mual, banyak-banyakin menghirup udara segar, perbanyak makan sayur dan buah- buahan kecuali durian dan nanas dan yang terakhir tetap rutin minum vitamin agar janinnya tetap sehat. Sampai sini ada yang perlu di tanyakan bu?" ujar dokter menjelaskan.
"Sudah cukup dok!"
"Baiklah kemudian saya resepkan beberapa vitamin untuk ibu ya ?! Oh iya di trimester awal ini harap ibu berhati hati menjaga kandungannya , karena trimester awal sangat rentan keguguran . Oleh itu sebaiknya ibu hindari setres, aktifitas serta olah raga yang berat, makanan yang dimasak tidak matang sempurna, dan harus rutin minum vitamin dari Dokter ! Ingat Periksakan rutin setiap satu bulan sekali untuk melihat perkembangan janin ya Bu!"
"Baik dok, terimakasih." Ucap kedua nya yang kemudian keluar dari ruang dokter.
Setelah menebus resep, keduanya berjalan ke arah mobil. Sesampainya di dalam mobil,
"Gimana tan keputusanmu selanjutnya? kondisinya sekarang sudah berbeda, tan ! tidak mungkin kamu akan memendam ini semua sendiri ! Bagaimana pun juga ayah bayi ini harus tahu !" tanya Ara tegas .
"Aku gak tahu Ra ! ingin juga rasanya aku menghampiri dia , tapi apakah dia akan bersedia bertanggungjawab atas kami?"
"Kalau belum kamu coba, dari mana kamu tahu hasil nya?"
"Entah lah , nanti akan aku pikirkan lagi !"
Seminggu berlalu setelah itu, Tania yang sudah mengambil keputusan untuk menemui Arshaka di kediaman nya bergegas berangkat menuju alamat yang sudah ia dapatkan dari asistennya. Setelah Menempuh perjalanan yang cukup lama , lokasi yang berada di bagian selatan kota C di sebuah pedesaan yang masih asri , mobil yang dikendarainya pun kini telah tiba di depan sebuah gapura yang berdiri sangat tinggi tegap bertuliskan Selamat datang di Pesantren Ibrahim . Rupanya memang benar, meski memiliki perusahaan besar yang berada di tengah kota, tetapi Arshaka masih tetap mau tinggal di desa, bahkan tinggal di kawasan pesantren milik orangtua nya, terlintas sedikit rasa kagum tania pada sosok ayah dari bayinya .
Tania yang saat itu sudah sengaja berpakaian rapi dengan balutan hijab menutupi rambutnya, memberanikan diri untuk turun dari mobil, berniat masuk mencari keberadaan arshaka . Namun belum sampai masuk lebih dalam, dari kejauhan sudah terlihat sosok yang di carinya berjalan penuh mesra dengan seorang perempuan yang terlihat serasi, orang lain yang melihat nya pun pasti mengira mereka adalah pasangan suami istri, padahal tanpa tania tahu, mereka memang calon sepasang suami istri. Tania pun lantas mengurungkan niat nya untuk melangkah lebih dalam lagi, tanpa ia sadari saat mundur, tubuhnya menabrak seseorang dibelakang .
"Innalillahi !! Mbak kenapa mundur-mundur gini ? jadinya nabrak saya kan!!" jerit seorang gadis yang sudah ada di hadapannya.
"Maaf , maaf saya tidak sengaja !" ucap tania kemudian beralih memandang ke arah arshaka berharap dia tidak menyadari kejadian ini.
"Mbak ada perlu apa disini?" tanya gadis itu yang sudah memelankan suaranya .
"Maaf dek, saya mau menemui seseorang !"
"Menemui siapa mbak ? santri disini ? atau siapa? kalau santri ini kan bukan waktunya berkunjung?!"
"Bukan dek, saya mau menemui rekan saya ! Namanya Arshaka ! apa adek mengenalnya ?"
"Abang? kenapa dia cari Abang ? siapa wanita ini?" Gumam gadis itu dalam hati .
"Maaf ada perlu apa Mencari Gus Arsha ?" tanya nya menginterogasi.
"Ada yang ingin saya sampaikan, dan itu sangat penting!" Ucap tania.
"Itu Gus Arsha lagi sama Neng Anggun, calon istrinya!" ucap gadis itu seraya menegaskan ujung kalimatnya.
...— bersambung —...
semangat thorr,lanjutt