N/A: Di sarankan baca sampai Chapter 22 atau langsung membaca Chapter 22.
Karena Chapter 1-21 Cuman basa basi doang dan kagak ada tokoh penting di dalamnya.
_________
Aku tidak peduli! Jika aku harus menjadi seorang Iblis.
Aku tidak peduli! Jika aku harus menghancurkan sebuah Kerajaan, maka aku akan menghancurkannya.
Aku tidak peduli! Jika aku harus membantai seorang tidak bersalah, maka aku akan membantainya.
Aku tidak peduli! Jika aku harus menghancurkan sebuah Dunia, maka aku akan menghancurkan Dunia tersebut.
Untuk apa aku melakukannya? Aku akan melakukan apapun agar aku menghasilkan sebuah kekuatan.
Apakah penting kekuatan itu? Bagiku, kekuatan sangatlah penting, banyak orang yang mengincar diriku, karena aku memiliki sesuatu yang berharga di dalam tubuhku.
Aku selalu merasakan, Kesakitan, Kesedihan, Kematian, Penghianatan, semua itu seperti makanan sehari hari bagiku.
Setelah perjuanganku yang sangat panjang, aku di juluki sebagai-
Bai Long, Si Pengguncang Semesta
_________
N/A: Mohon sarannya, saya gak peduli, mau saran kalian kata kata Hinaan, Cacian, kata kata Kejam, saya gak peduli.
'Orang pintar akan merenung, orang bodoh akan marah' Jadi mohon, kasih sarannya.
Saya tidak mengharapkan kalian memberikan Vote/Hadiah, saya hanya ingin kalian memberi saya Saran, agar saya menjadi lebih baik dalam menulis Novel.
Terima Kasih!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LPS - 007 - Berburu ll
Kulit Harimau itu tidak rusak, hanya bagian perutnya saja yang terkoyak dan lehernya itu tidak berpengaruh, karena untuk memngelupaskan kulit hewan buas pasti di mulai dari perut sampai leher.
_____
Setelah memandang Hewan Buas itu dengan teliti, Bai Long memasuki Harimau itu di dalam cicin penyimpanan.
Cicin penyimpanan yang Bai Long pakai sangatla kecil, cicin itu sebesar 2m70x3 hanya muat beberapa Hewan Buas saja.
Setelah memasuki Harimau Ekor Api ke cincin penyimpanan, Bai Long mulai berjalan kembali melewatkan hutan, rawa rawa, dan sungai. Tidak lupa juga Bai Long membuat tanda supaya tidak tersesat, dengan menggunakan pedang ke arah pohon untuk membuat tanda.
Bai Long terus berjalan sampai bertemu dengan Kelinci Bertanduk tingkat 1, Kelinci Bertanduk lumayan susah dibunuh dengan kecepatan yang sangat cepet. Jika Bai Long tertusuk dengan Tanduknya maka matilah Bai Long.
Kelinci Bertanduk tidak memiliki suatu elemen, dia hanya menggunakan kecepatannya untuk membunuh lawan. Bai Long perna mendengar dari salah satu warga di desa, jika ingin membunuh Kelinci Bertanduk lebih baik menggunakan tak tik bersembunyi di balik pohon atau batu yang bisa menutupi seluruh tubuh
Karena Kelinci Bertanduk tidak memiliki IQ yang tinggi dan otaknya hanya ada makanan saja. Bai Long melihat ke arah kelinci di depannya sedang memakan sesuatu seperti kaki Hewan Buas.
Melihat itu, Bai Long hanya bersembunyi di balik batu dan mengamati Kelinci Bertanduk dengan mata yang tajam, Bai Long sedang mencari titik lemahnya. Memikirkan ini Bai Long menjadi ingat apa yang perna warga desa bilang.
Jika ingin membunuh Kelinci Bertanduk maka penggal lehernya. Setelah beberapa menit mengamati, Bai Long memiliki sesuatu ide yang belum perna di coba sebelumnya.
Bai Long mengalirkan Qi nya ke tangan kanannya dan memegang pedang dengan tangan kirinya. Bai Long mulai keluar dari persembunyiannya dan meluncur ke arah Kelinci Bertanduk yang sedang makan.
Merasakan bahaya dari belakang, Kelinci Bertanduk terbang ke atas untuk menghindarkan bahaya.
BOMM!!
Pukulan itu membuat lubang yang cukup besar di tempat berdiri Kelinci Bertanduk. Melihat ke arah Kelinci Bertanduk yang lagi di atas langit, Bai Long tersenyum seperti di perkirakan di pasti akan meloncat ke atas
Tidak tunggu lama Bai Long mulai melemparkan pedangnya ke arah leher Kelinci Bertanduk. Kelinci itu melihat pedang yang meluncur ke arahnya hanya bisa pasrah, dia ingin menghindar tapi tidak ada sesuatu benda di dekatnya.
JLEBB!
Pedang itu sampai tertembus di leher Kelinci Bertanduk, seperti perkiraan Bai Long itu pasti akan mengenai lehernya. Setelah pedang itu tertembus Kelinci bertanduk mulai jatuh ke tanah.
Bai Long hanya tersenyum atas kemenangannya, Bai Long berjalan ke arah Kelinci bertanduk, mengambil pedang yang tertusuk di leher Kelinci dan tidak lupa juga Bai Long membersihkannya dengan kain di dalam cicin penyimpanan.
Setelah membersihkan pedangnya Bai Long ingat ada yang harus dia lakukan lagi dengan menggunakan pedang.
'Astagaa! Bodohnya aku! bagaimana aku bisa melupakan mengambil 'Inti Jiwa'nya. Hahh......Sepertinya otak aku harus di congkel dulu supaya mendapatkan ingatan yang bagus......' Batin Bai Long yang kesel dengan dirinya sendiri.
'......sepertinya pedangku akan di lumuri darah lagi untuk membelah isi perut kelinci itu, walaupun menjijikkan aku akan tetap mengambilnya untuk meningkatkan kekuatanku. ' Lanjut Bai Long, mulai kesel mengingat Ao Ban.
Inti Jiwa yang tidak memiliki elemen sangat berguna bagi Cultivator yang tidak memiliki elemen seperti Bai Long, itu bisa meningkatkan Qi nya dengan Inti Jiwa tersebut. Maka dari itu Bai Long akan menyimpan Inti Jiwa Kelinci Bertanduk dan akan menyerapnya sampai di rumah tiba.
Bai Long memulai aksinya dengan mulai dari perutnya, setelah memotong perutnya, Bai Long meluncurkan tangannya ke perut Kelinci itu dengan wajah yang jijik, Bai Long merogoh rogoh isi perut Kelinci itu, dan mala yang keluar isi perut Kelinci itu seperti usus paru paru Dan Lain Lain.
Setelah beberapa detik mencari, akhirnya Bai Long menemukan benda bulet yang lebih kecil dari milik Harimau Ekor Api. Benda bulet tidak Inti Jiwa itu tidak memiliki warna seperti halnya Harimau Ekor Api yang memiliki warna kemerahan di Inti Jiwanya.
Tapi, beda dengan Kelinci Bertanduk yang tidak memiliki warna apapun dan hanya warna putih saja. Setelah melihat Inti Jiwa itu, Bai Long tersenyum dan menyimpan di cincin penyimpanannya
Setelah menyimpan Bai Long mengalih pandangannya ke arah mayat Kelinci Bertanduk.
KRUKK! KRUKK!
Tiba tiba suara berbunyi dari perut Bai Long menandakan bahwa dirinya sedang lapar. Bai Long perna mencoba daging Kelinci Bertanduk yang rasanya sangatlah lezat, daging yang sangat lembut dan aroma yang memikat.
Dirinya sangat ingin memakan daging didepannya, tapi Bai Long menggelengkan kepalanya.
' Tidak Tidakk Tidakk!, jika aku memakannya itu akan mengurangi penghasilanku......' Batin Bai Long, menggelengkan kepalanya
PLAK!!
'.....Kuatkan dirimu Bai Long, hanya dengan godaan daging itu kau sampai begini?, jadi bagaimana dimasa depan kau di goda oleh gadis gadis cantik?!.' Lanjut Bai Long dengan menamparkan pipinya untuk menghilangkan pikiran itu dan menyemangati dirinya sendiri.
Setelah beberapa menit berlalu akhirnya dirinya menjadi tenang seperti sedia kala. Mengalih pandangannya ke arah daging kelinci, Bai Long melambaikan tangannya untuk memasukin daging Kelinci Bertanduk di cincin penyimpanannya.
Bai Long mengeluarkan Pill anti lapar tingkat 1 untuk menunda kepalarannya sampai di desa. Pill ini sangat ampuh, Pill ini bisa bertahan sampai 3jam.
Setelah meminum Pill itu, Bai Long menghelakan nafas, dirinya cukup seneng dengan pemburuannya hari ini, tapi dirinya sangatlah lemah sekarang, Bai Long memikirkan bagaimana mencapai ketinggian di seluruh alam semesta ini dan 'Mengguncangkan Semesta' dengan kekuatannya.
Tapi itu hanya angan angannya saja, menggelengkan kepalanya, Bai Long mengangkat kepalanya melihat langit langit dan matahari menyilaukan, Bai Long mengangkat tangannya juga untuk menutupi matahari dari muka, dan mengepalkan tangannya dengan seluruh kekuatannya.
"Tunggula aku alam semesta!. Aku akan mengguncangkan seluruh alam semesta ini dengan kekuatanku sendiri dan menduduki tahta dari Raja para Raja, Kaisar dari para Kaisar dan menjadi Raja para Dewa!, dan satu lagi, aku kan menghapuskan siapa pun yang menghalangiku bahkan jika dia dari keluarga ku atau kekasihku aku akan menghapuskan mereka semua!, tunggula aku, ALAM SEMESTA!."
Bai Long menyeringai dan menutup matanya memikirkan bahasa yang konyol itu.
Mungkin baginya itu kata kata yang konyol, tapi beda dengan alam semesta itu, dirinya seperti memutuskan perang dengan seluruh alam semesta, sampai sampai di seluruh Semesta mendapatkan kilatan 'Petir Emas' yang belum terlihat selama jutaan tahun.
Orang yang melakukan tersebut tidak sadar, bahwa dirinya sedang memutuskan peperangan dengan alam semesta.
_______
Bersambung
Jangan Lupa
Like
Coment
Vote