NovelToon NovelToon
Menikah Karena Dendam

Menikah Karena Dendam

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Contest / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:295.2k
Nilai: 4.4
Nama Author: shanty fadillah

Cerita di bumbui 21++. Harap bijak dalam membaca❤

Albian Yunanda, terlahir dengan segala kesempurnaan dan kekayaanya, namun tidak prihal asmara. Sebab, lelaki berusia 26 tahun itu harus menerima kenyataan pahit, bahwa Aluvi Tiana alias Vivi wanita yang sangat dirinya cintai justru tega berkhianat dengan menjalin hal tak terpuji dengan Narendra, sahabat Bian sendiri. Vivi rela memberikan seluruh jiwa dan raganya demi Rendra sementara statusnya sebagai tunangan Bian.

Hal itulah yang menimbulkan luka yang amat dahsyatnya dan memakasa Bian harus membalas rasa dan luka hati yang kini dirinya rasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shanty fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Otak Nackal

🕊

Albian Yunanda, menghentikan laju mobilnya di sebuah halaman rumah mewah dengan taman mini dan kolam ikan di depanya. Rumah tak begitu besar namun terlihat begitu elit dan mewah.

"Ayo turun!" Ajak Bian.

Vivi segera turun dan melihat pemandangan di sekitar rumah yang begitu hijau dan indah, seperti rumah impianya selama ini.

"I_ini rumahmu? kau tak pernah memperlihatkanya selama kita pacaran?" Tanya Vivi sedikit heran.

"Awalnya ini rumah memang aku siapkan untukmu, sebagai hadiah setelah menikah, tapi kau justru mengkhianatiku. Tapi tak masalah, pada akhirnya kau juga yang menepatinya," Bian tersenyum sinis ke arah istrinya hingga membuat Vivi kian merasa bersalah.

____

Keduanya pun masuk ke dalam rumah mewah tesebut. Vivi memandangi tiap sudut ruangan yang terlihat sangat nyaman, dengan warna yang memang menjadi hobbynya. Bahkan ada kolam brenang di halaman samping rumah itu. Benar-benar indah.

Kini mereka berada di kamar, yang memang menjadi kamar utama rumah tersebut. Di tatapnya lekat-lekat setiap hiasan dinding, membuat Vivi terdiam sendu saat melihat begitu banyak fotonya tersusun dengan indah di sana.

"Apa yang kau lihat? kau bangga fotomu masih tertata indah di sana?" Bian menelisik sikap istrinya.

"Heeem....!" Hanya itu yang keluar dari bibir Vivi.

Wanita itu segera menyusun baju miliknya dan menata kamar mereka agar terlihat semakin rapih. Sementara Bian kini asik menatap layar laptopnya.

Vivi diam-diam menatap wajah Bian dengan seksama. Banyak pertanyaan kini berputar-putar di fikiranya. Heran, Vivi benar-benar heran wanita itu seperti mengetahui bahwa Bian menikahinya bukan tanpa alasan.

___

Sinar senja menyapa dengan warnanya yang begitu indah. Bian kini duduk di balkon rumah seraya menikmati camilan yang Vivi sediakan dan kopi yang Vivi buat sendiri.

Buuuuuuur

Pria tampan itu menyembur air hitam yang baru saja masuk kedalam rongga mulutnya.

"Vivi............!!!" Pekiknya menggema dengan kekuatan yang begitu extra.

Dalam sekejap Vivi pun berada di hadapan suaminya. Wajah Bian terlihat begitu marah hingga membuat Vivi menatap takut.

"A_ada apa?" wanita cantik itu nampak gemetar.

"Sial. Apa kau akan meracuniku?!"

"Haaah, apa maksudmu?"

"Jangan sok polos, cicip ini!" Bian menyodorkan satu sendok kopi hitam ke bibir Vivi.

Hhmmmmmmmm.

Suara itu keluar dari mulut Vivi. Bruuuuur, dirinya pun menyembur minuman tersebut secepat kilat.

"Asin... !" Cetusnya pula.

"Minum..!" Seru Bian.

"Haaaaah."

"Habiskan..!" Titahnya lagi.

"Tapi, Bi."

Bian menatap tajam wajahnya, hingga tak ada pilihan bagi Vivi kecuali menghabisi kopi buatnya sendiri.

"Bodoh. Apa yang kau bisa hah? sekedar membuat kopi saja kau tak mampu, lalu apa yang perlu di banggakan lagi darimu?!" Ucap Bian ketus.

"Ma_maaf!" Pinta Vivi lirih.

"Tak guna. Aku tak perlu maafmu itu," jawab Bian kasar.

Air mata tak terasa menetes begitu dahsayatnya dari netra indah yang selama ini Bian jaga. Tak ada ucapan lembut tak ada sikap menghargai, hampir tiap jam Bian justru menyakiti Vivi dengan ucapanya.

"Itu belum seberapa," guman Bian dalam hati saat melihat Vivi menangis lirih.

___

Malam pun tiba, ini kali pertama mereka lewati berdua. Bian selalu nyaman dengan laptopnya daripada berbicara dengan istrinya.

Sama halnya dengan Vivi, kesibukan Bian membuatnya merasa aman menikmati malam yang kini dirinya lalui sebagai seorang istri.

Bruuuuuuuk.

Vivi menghempaskan tubuh lelahnya, dan dalam hitungan menit dirinya pun terlelap di dunia mimpi, berharap saat terbangun hari akan menyapanya dengan lebih baik lagi.

Ceklek

Bian membuka pintu kamar pelan, di dapatinya Vivi yang sudah terjaga. Dengan raut wajah yang nampak begitu lelah.

Di tatapnya tubuh Vivi inci demi inci. Bian mengakui sejak dulu bahwa tubuh istrinya itu memang sempurna dari atas sampai bawah. Celana pendek yang Vivi gunakan, semakin memperlihatkan pahanya yang putih mulus. Rambut panjang terurai semakin menambah kecantikanya.

"Hiiissss....!" Bian mengusap wajahnya dengan kasar lalu berjalan pelan menuju sofa tak jauh dari sisi ranjangnya.

Dengan cepat Bian menģistirahatkan tubuhnya di sofa tersebut dan sekali lagi menatap wajah sang istri yang terpejam seperti bayi.

"Mulus..!" Ceplos Bian pelan lalu menutup mulutnya. "Aysssss." Bian menarik nafas panjang lalu segera berdiri lagi.

Di raihnya selimut yang ada di samping Vivi dan segera menutupi tubuh sang istri.

"An jing, otak saya kenapa?" Bian menepuk pelan jidatnya, seraya menelan salivahnya susah payah.

Tak ada niat sedikit pun untuk menyentuh Vivi. Tapi nafsunya sebagai laki-laki membawa otak nakalnya mendekati tubuh sang istri.

.

.

.

🕊Haaayoooooooooo 😭🕊

1
itgirl
ceritanya ngga banget, bikin jijik
Henny Purwaningsih
Biasa
Susan Susanah
bian kurang kejam thor
agustina hulu
bagus
anisa okta
wow
Ursula Ursula
jelllleeekkkk
Ursula Ursula
tapi dikap Vivi sudah keterlaluan Murahan. ...ah ceritanya bikin ilfeel tidak suka dgn karekter pemeran utama yg gampangan
Ursula Ursula
gx suka Vivinya terlalu murahan
lovely
dasar CEO bodoh ganteng kaya masih aja cinta ma cewek cantik murahan macam Vivi realnya mnding cari cewek baik2 🤔🥺
Laisa Four's She
GX suka SM karakter bian.
kalo bisa coba di ubah jgn kasar SM wanita.
Iba Shayra
apa rendra dn rendy kmbaran mkax mukax sma
Iba Shayra
bkin rebdra mndapatkan karma yg stimpal"x thorr
Iba Shayra
ya ulahx rendra..mga bian cpat ktahuan orangx
Iba Shayra
klo rendra benar" ingin tanggung jawab ya datang baik" to bicara sm bian dn vivi.. bkanx ngumpat sn neror orang..
Iba Shayra
rencana blas dendam tp ga tgah.. msih cinta tp tp malu mw ungkapkan... bian biannn 😄😄
Iba Shayra
trus pacarc vivi yg hamilix ko ga ada kabar lg thorr
Iba Shayra
yaelaa benci dendamntp nafsu mningkat.. hati" bian benci jd bucin
Iba Shayra
bkin vivi mnderita dn nangis darah bian.. jgn ada rsa ksihhan
mega keyna
lanjut kan bian siksa aja smp vivi menyerah. tdk 1 org pun yg akan menerima sebuah penghianatan,hanya org2 munafix aja yg katanya bisa memaafkan,,,
🕯️
finish🎆

hmm cinta itu bukan hanya sekadar aku dan kamu namun bagaimana caranya agar aku dan kamu menjadi kita, bagaimana caranya agar aku dan kamu bukan lagi 2 melainkan 1, dan aku dan kamu apa lagi kak 😂😂😂😂😭😂

aku dan kamu dan kita selamanya gitu wae ya 🏃‍♀🏃‍♀

gak balas komen ini sombong
🛴😂💨💨💨💨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!