NovelToon NovelToon
System Online: The Best Imagination Of Universe.

System Online: The Best Imagination Of Universe.

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / System / Sistem / Tamat
Popularitas:68.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mad Kojer

Apa yang terjadi bila sebuah imajinasi menjadi kenyataan?.

Itu nyata dan memang ada keberadaannya.

Dunia ini bernama Xhavier yang terdapat sebuah energi berupa mana yang merealisasikan sebuah imajinasi menjadi kenyataan.

Dan salah satu dari 7 milyar lebih pendyduk planet bumi. Orang yang bernama Asura terlempar entah di sengaja atau tidak ke Planet Xhavier.

Anak culun berambut hitam dan fisik dibawah rata rata tanpa ada kelebihan apapun selain dalam bidang akademis atau mata pelajaran.

Hanya satu yang patut dibanggakan dari Asyura. Keberanian serta tekad yang begitu kuat.

Hal yang di banggakan tersebut adalah dia bahkan berani menantang para mafia maupun preman dan begal selama mereka tidak mengangggu dirinya ataupun keluarganya.

Geeky Defender of Death.

Itulah julukannya di Bumi, Si Culun Penantang Maut.

Mulai sekarang.

Apa yang akan terjadi dengan si culun ini bila di pindahkan di mana, dunia kasus pembunuhan adalah hal lumrah disana?.

Berdarah, kah?.

Atau, seorang pahlawan?.

Mungkin saja, Raja Iblis.

tak taulah.

Update Chapter: Kamis dan Jumat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mad Kojer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 6: Kultivasi.

Terdiam Asura dengan apa yang Avi berikan kepada dirinya. bagaimana mau Asura menerima misi yang berkaitan dengan Desa menyeramkan, yang mana, untuk dirnya yang ingin menjaga keperjakaannya.

"Apakah tidak ada sama sekali dari misi yang lain, Avi?." Sedikit mengeluh jujur Asura tidak mau melibatkan diri dengan wanita gila Se*x seperti mereka.

[ ... ]

Asura seketika mengumpat dalam hati akan kekesalan terdalamnya. Tidak lagi menyangka bahwa Avicia akan mengerjainya sedemekian ini. 'Sudahlah, Avi sudah berani berbuat seberani ini. Ternyata, semua orang yang kuanggap teman, memang tidak bisa kupercaya.'

Tatapan Asura yang tadinya mengeluh dan memelas. Menghilang menjadi datar dan tidak berperasaan lagi. Ia teringat kembali masa masa hidup dibumi bagaimana dirinya yang selalu di PHP oleh orang yang dianggap teman.

Semua akan menghilang ketika urusan mereka dengan dirinya telah selesai.

Dengan keterpaksaan. Asura menjalankan misi dari MSO.

"Keluarkan panah tingkat Legndary." Begitu sudah tidak peduli Asura dengan Avi. Baginya, sekarang Avi hanya Alat untuk dirinya menjadi kuat.

Tekanan besar seketika muncul bersamaan dengan sebuah Panah indah namun agak menyerakan ketika dilihat.

((ambil contoh aja seperti ini.))

"Sebelumnya, Kau belumlah kuberi nama, ya. Baiklah, namamu sekarang adalah, Adela. Hitam menawan namun kejam." Ujar Asura dengan nada terdengar datar dan tidak berperasaan sama sekali.

Wuuuungg.

Suara dengungan keras sebagaimana balasan Asura dari Panah Hitam tersebut.

"Terima kasih, Tuan." Suara wanita yang terdengar begitu menggoda hati, pikiran, dan Hasrat nafsu terdengar.

Senjata Legendary memiliki sebuah tubuh humanoid, karena, mereka dibuat langsung dari tubuh tersebut. Dan Adela, adalah sosok Iblis wanita yang Asura buat untuk menjadi sebuah panah.

Awal mula dirinya menemukan Adela adalah ketika dirinya sedang mandi di sungai. tanpa sengaja, mayat Adela terhanyut disungai dan dia mengambil mayat tersebut.

Karena kebetulan masih ada sisa bahan untuk membuat senjata Legendary. Asura akhirnya menggunakan jasad iblis tersebut untuk digunakan sebagai bahan dasar senjata.

Kecocokan yang amat begitu tinggi antara tubuh iblis tersebut dengan bahan bahan lainnya. Asura dikala itu benar benar gembira. Hanya saja, setelah jadi senjata. Senjata tersebut langsung saja berubah menjadi sosok Humanoid dan dengan ganasnya mencium Asura.

Asura tentunya marah, karena ciuman pertamanya hilang begitu saja. Akhirnya, berkat kemarahan tersebut, dia mengurung Adela di Inventory selama 3 tahun tanpa pernah di keluarkan.

Kali ini, ia berniat menggunakan Adela untuk membunuh Pig Hell dari jarak jauh.

"Aktifkan ." Ujar Asura pelan.

Dalam pandangan Asura, seketika dalam jarak 100 kilometer lingkaran, dapat dilihat dengan jelas. Pandangan Asura saat ini menjadi 360° dan melihat semua yang berada di 100 km lingkaran.

"Ini sangat banyak bila menyerangnya satu persatu. Adela, bisakah kau menyelesaikan semuanya dalam sekejap?." Asura melihat, jumlah Pig Hell sekitar 5 juta lebih mengelilingi Desa Danau Malam.

[Cukup serahkan kepadaku, Tuan. Asal kau membiarkan aku memakan keperjakaanmu, maka semuanya akan selesai dalam sekejap.]

Suara Adela benar benar menggoda Asura yang sedang dalam keadaan buruk perasaanya.

'Apa perlu kulampiaskan saja, ya?. Lagian, aku cuma disuruh Ibu dahulu ketika di bumi untuk menjaga keperjakaanu agar nanti diberikan kepada orang yang benar benar menyayangiku. apa ini keputusan yang tepat?'

Agak Bimbang Asura dengan apa yang dipilihnya saat ini.

"Haaaaahhh. Satu hal yang paling aku benci, Adela. PENGHIANAT!!. Jangan pernah mengabaikan kata itu!!." Begitu ditekan kata 'penghianat' oleh Asura ketika mengatakannya.

Tiba tiba. Adela yang dalam genggamannya begitu berat untuk Asura angkat. Asura terheran degan reaksi Adela ini. Segera saja, dia lepaskan panah tersebut dan panah tersebut langsung saja berubah menjadi sosok wanita.

Putih keperakan dan panjang selembut sutra rambutnya. Wajah menawan layaknya sebuah dewi turun dari khayangan, benar benar menggoda hati dan pikiran. Tubuh yang bisa membuat pria menjadi serigala buas ketika menatapnya, dada besar dan bokong montok. Pakaian yang dikenakan adalah pakaian pendeta gereja dengan kalung salib di lehernya.

((Ilustrsinya kayak gini.))

Namun, semua itu akan berubah menjadi mengerikan dikala melihat mata dari Adela yang menyala merah. Tangan mengepal dan terlihat dengan keras dia mengepalnya. Bibir bergetar dan suara gertakan gigir terdengar.

"Tuan! ... " Suara menggoda Adela berubah menjadi sebuah lantunan malaikat maut.

Namun, Asura tidaklah ketakutan maupun bagaimana melihat Adela yang menyeramkan seperti itu. Perasannya yang tersakiti akibat Sisttemnya sendiri sudah keterlaluan akan bercandanya membuat, dirinya sedang tak enak perasaannya.

"Apa?." Datar balas Asura.

"Aku tak tahu sebenarnya apa yang membuatm menjadi seperti ini ... " Terdengar agak sendu dalam perkataan Adela.

"Namun ... Setidaknya percayalah kepadaku. Aku begitu bersyukur bisa dilahirkan kembali oleh orang sepertimu. Hatimu begitu bersih dah indah ketika aku melihatnya. Aku percaya, bahkan bila menjadi budakmu. Aku akan menerima sepenuh hati tanpa menolak sekalipun.

Jadi ... TOLONG PERCAYALAH KEPADAKU!!!."

Semakin lama Adela berkata. Semakin sendu dan memelas dalam perkataannya.

Tersentuh dalam kehangatan.

Tiga kata yang membuat Asura ingin menangis tidak percaya dengan setiap perkataan Adela. Namun, dia tahan karena memalukan baginya.

"Huh. Baiklah, terserah kamu saja lah." Asura pura pura ketus dan memalingkan wajah nya yang terlihat gembira.

Adela yang melihat Tuannya malu malu kucing. Hanya tersenyum hangat dan manis.

Kemudian. Dia mengangat tangannya ke atas dan menjentikan jarinya.

Seketika, langit di indahkan dengan sebuah benda warna warni sepanjang 30 cm yang mengambang di langit malam.

"! ... " Pelan ucap Adela sembari mengarahkan tangan yang terangkat ke bawah dengan cepat.

Seketika. Anak panah yang mengambang dilangit, dengan cepatnya menghujam kebawah tanpa ampun.

Asura melongo dengan apa ang dilakukan oleh Adela. Dia melihat, panah warna warni tersebut benar benar mengenai semua Pig Hell tepat pada core nya.

{Ding!. Misi telah selesai. Hadiah telah tersimpan dalam Inventory.}

{Ding!. telah membunuh Pig Hell sebanyak 5.489.000. Mendapatkan 3.000.000 PS.}

Dua layar hologram muncul didepan Asura. Senyuman manis terlukis diwajah Asura ketika melihat ini. Namun, dia teringat langsung bahwa Avicia lah yang sebenarnya dari layar hologram ini.

Seketika, senyuman merekah menghilang digantikan dengan datarnya wajah tertampan di belahan jagat raya manapun.

Adela yang melihat perubahan mendadak entah aura maupun wajah Asura. Sedikit bingung dan takut karena mengecewakan tuannya yang baru ini, karena mungkin tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Asura.

"Tu-Tuan?, apa ada yang salah dari saya?." Sedikit canggung dan terbata, ucapan Adela.

"Tidak, kerjamu sudah bagus dan persoalan permintaanmu tadi ... " Terjeda ucapan Asura karena perasaannya tiba tiba tidak enak saja.

"Ahhh, Tuan bisa melupakannya saja, Kok. Lagian itu juga bisa kapan kapan aja." Tersenyum lega, Adela mengenai jawaban yang di berikan oleh Asura.

Namun, tersirat tatapan buas yang hanya sekilas dari mata Adela ketika melihat wajah tampan Asura terpantul oleh benderangnya sinar rembulan.

"Adela? ... " Ujar Asura memanggil Adela tanpa menolehkan kepalanya yang menatap rembulan.

"Iya, Tuan?."

"Jadilah senjata, setelah ini aku ada urusan." Datar setiap perkataan Asura yang membuat Adela tidak lagi membantah maupun menggoda Asura.

"Baik, Tuan." Seketika. Wanita berwajah sadistic dan berpakaian pendeta tersebut menjadi butiran cahaya membentuk sebuah panah hitam indah.

Asura mengayunkan tangannya dan mulai menatap dalam pada rembulan. Bersamaan dengan itu, Adela atau yang berubah menjadi panah menghilang memasuki inventory SO.

"Jadi, apa yang ingin kau katakan, Sistem?." Sedari tadi Asura mendengar Avicia memanggilnya. Namun, dengan tidak pedulinya Asura terhadap Avicia.

[Tuan, tolong maafkan aku. Aku berjanji ngak bakal ngelakuin seperti itu lagi, Hiks Hiks Hiks.]

Suara isak tangis sendu penuh penyesalan terdengar dikepala Asura.

Jujur saja. Asura berpikir bahwa Avi adalah teman terbaiknya dalam hidupnya saat ini. Kejadian tadi dikala dia menerima misi yang paling di bencinya, yaitu misi berkaitan dengan para PSK itu.

Walau secara jantan sebenarnya libedo Asura sudah meninggi. Namun, ucapan sang ibu benar benar membekas dihatinya. Dia tidak boleh menyerhkan keperjakaannya kepada wanita yang tidak mencintainya secara tulus dalam hati.

Ketika melihat Adela yang hingga menumpahkan rintikan air mata hanya untuk mendapat kepercayaannya. Asura merasakan kehangatan dari arti cinta tulus sejati.

Dan kini. Suasana tersebut kembali terulang dalam waktu begitu singkatnya.

"Kali ini saja ... Avi ... Kau seharusnya tau bahwa aku terlalu sensitif bila menyangkut perasaan. Terkadang pula sampai kelebihan. Jadi, maafkan aku kalo aku salah."

Hati Retak Asura mulai membaik dengan rasa syukur akibat ada orang yang benar benar tulus dalam hati menemani dirinya.

[Maafkan juga Avicia, Tuan. Hiks Hiks. Avi janji ngak bakal ngelakuin kaya tadi lagi.]

Terdengar imut suara Avi di kepala Asura seperti anak kecil abis dimarahi emaknya.

Tertawa kecil Asura walau sendu akibat rasa haru akan kejadian hari ini.

{Ding!. Sebagai permintaan maaf dari Sistem peserta ke 1.000 . System Online memberikan sebuah Dunia Imajinasi kepada Player ke 1.000 .}

[Eh ... ]

Terdengar nada terkejut dari Avi di kepala Asura. Karena heran, Akhirnya Asura bertanya.

"Apa maksudnya, Avi?. Bukankah ini perbuatanmu?." Apa yang Asura simpulkan. Hadiah ini adalah pemberian Avicia sendiri. Namun tebakannya salah.

[Bukan Tuan. Avi jelaskan, mungkin saja pusat memberikan secara geratis kepada Tuan.] Terdengar agak ragu ucapan Avi kepada Asura.

"Pusat?." Sekali lagi Asura cukup bingung. Namun, kebingungan tersebut seketika menghilang dikala terlintas sebuah kesimpulan.

"Oh aku tau. Disebut 'System Online', 'Player', dan Satatus seperti game itu berarti ada admin-nya, ya?. Aku tau sekarang. Pusat yang kau maksud adalah sang pencipta, berarti tuhan sejati sendiri."

((DING!!!!. NOVEL TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN BUDAYA MAUPUN KEAGAMAAN. HANYA SEBATAS NAMA YANG AUTHOR AMBIL DARI BEBERAPA SUMBER. SAYA INGATKAN LAGI, NOVEL TIDAK ADA SANGKUT PAUTNYA DENGAN KEAGAMAAN ATAUPUN BUDAYA, HANYA SEBATAS NAMA YANG SAYA AMBIL DARI BEBERAPA SUMBER. KEEEP SAFETY.DING!!!!.))

Asura seketika mengerti dengan apa yang terjadi dalam hidupnya kali ini. Dan terlihat, Avicia tidak menjawab atau membalas apapun. Anggap saja itu benar. Walau kadang ekspetasi tak seindah realita.

"Baiklah, dari pada pikir pusing. Avi, berikan aku pengetahuan tentang dunia imajinasi." Asura tak ingin pikir panjang dan lebih baik menerima langsung tentang tata cara menggunakan dunia imajinasi.

Seketika sungai mengalir lembut menuju ingatan Asura.

Cukup simpel ternyata untuk menggunakan dunia imajinasi. Dan juga, apa yang Asura bahagiakan adalah. Dia bisa menciptakan apapun dan tanpa mempedulikan hukum fisika maupun sains yang ada. Bahkan aturan primordial saja tidak dapat menghalangi dirinya.

Namun.

"Semua itu tidak dapat dibawa keluar dari dunia imajinasi menuju kenyataan. Hanya sebuah energi semacam Qi, ki, cakra, energi sens, h-eros, energi kehidupan, kekosongan, dan berbagai macam energi yang lain lain.

Namun. Dengan melimpahnya energi. Berkultivasi juga bisa lebih mudah. Dan juga. Aku bisa mengontrol perbedaan waktu dunia luar dengan dunia imajinasi. Hehe."

Memikir dengan cepat apa yang Asura dapat dari pengetahuan akan dunia imajinasi.

"Kultivasi, kah ... " Gumam Asura pelan dan tersenyum misterius.

"Berapa banyak waktu yang kubutuhkan untuk dapat berimbang melawan para peserta lainnya, Avi?." Asura memikirkan untuk bertaruh dengan waktu karena. Bisa jadi, dirinya tidaklah sempat untuk dapat bersaing dengan para peserta lainnya.

[80 tahun bila Tuan dengan kerasnya melakukan Kultivasi dan meningkatkan Versi sistem lebih tinggi lagi untuk membuka fitur lainnya.] Cukup serius ucapan Avicia mengenai pembicaraan mereka.

"80 tahun, kah ... jodoh aja aku belum pernah merasakan. Sekarang harus ada masalah kayak gini. Haaahhh." Lemas ucap Asura mengenai hal ini.

Bila Adela mendengar perkataan Asura. Maka mukanya pasti jadi psikopat tingkat tinggi karena tidak menghargai perasaannya.

...₩₩₩₩₩₩₩₩₩₩₩₩₩₩...

...Selanjutnya: Kultivasi V.2 ....

1
Ayul Izami
Boleh tau x apa tu wa*t*t*pad
Shadow
up min
.
lnjut
.
f
.
b
.
g
Truk-kun
lanjut oiii
Andi Bergerboy
..
Andi Bergerboy
.
pecinta genre Harem dan sistem
lanjut
💤Feey
makin bayak novel system ye guys
💤Feey: di reborn
total 2 replies
itachi
up tolong up dalam seminggu tolong up
itachi
takut
ABSOLUT GOD CREATOR
up thor
Gilang Alfa Riyanto
semangat up thor
Er-Gouzi
anjingggggggggg gua emosi sama MC udh sistemnya aja yg jadi istrinya bngsattt jngn banyakin adgan romans nya taik lah bangek
rayhan priayoga
up
rayhan priayoga
up thor
Ven
lanjutkannn
Astraloud
Lho.... Katanya udahan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!