Novel ini menceritakan seorang mahasiswi cantik yang dipaksa menikah dengan orang yang paling kaya di kota mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elsa Veronika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 6
🍁🍁🍁🍁🍁
Setelah kejadian Claudya yang mengkhianati Radit dia menjadi pendiam dan lebih pemarah bayangkan saja orang yang sangat di cintai nya menghianati dia dan hanya menganggap dia atm berjalan.
"ahkkkkkkkk........ "teriak Radit dan memecahkan barang yang ada di kamar nya
Elsa yang kebetulan di depan pintu kamar yang mau masuk membawa makanan untuk Radit seketi menjadi takut mendengar amukan Radit . Dengan langkah yang ketakutan Elsa memberikan dirinya masuk menemui Radit . Walaupun Elsa tidak mencintai Radit dia tetap khawatir dengan keadaan Radit yang demikian . Dia maju mendekati Radit yang sudah duduk lemas di lantai dan lagi lagi dengan tangan yang sudah terluka.
"tuan jangan seperti ini tuan" kata Elsa khawatir
"cihh kamu gak usah sok perduli dengan saya kamu senang kan saya begini iya kan kamu senang" jawab Radit mencekam dagu Elsa kuat
"lepaskan tuan sakit" kata Elsa meringis kesakitan
Radit menghempaskan dagu Elsa begitu kasar sampai Elsa hampir terjatuh ke lantai .
plakkkk..
Elsa menampar Radit karna dia sudah tidak tahan lagi karna semua masalahnya Radit dilimpahkan sama nya.
"kamu... berani sekali ya Lo nampar gue... dasar wanita gak tahu diri" kata Radit mau menampar Elsa tapi Elsa sudah terlebih dahulu menangkis nya .
"itu adalah tamparan karna kamu bodoh"
plakkkk...
Tampat Elsa lagi
"itu tamparan karna kamu melukai dirimu sendiri hanya karena wanita yang udah mencampakkan kamu"
plakkkkkk....
Tampar Elsa lagi
"itu tamparan karna kamu udah sering banget nyakitin aku" kata Elsa yang sudah menangis.
Radit hanya terdiam mendengar perkataan Elsa dan dia tidak marah atau pun menampar balik Elsa .
Elsa yang memang lelah dengan kelakuan tuan suami nya itu pergi dan meninggalkan Radit sendirian.
Radit yang ditinggalkan sendiri di kamarnya terdiam dengan tangan yang masih berlumur darah.
Pagi pukul 08.00
Radit bangun dari tidur nya dan melihat keluar ternyata sudah pagi . Dia bergegas ke kamar mandi setelah itu turun ke bawah.Dia melihat di meja makan hanya ada mama Rika sedangkan papanya sudah pergi ke kantor.
"pagi ma." sapa Radit
"pagi sayang sini sarapan dulu semalam malam kamu gak makan kan"
"ehh iya ma. Oh iya ma Elsa mana ma?' tanya Radit
"oh iya itu dari semalam sehabis dari kamar kamu dia gak keluar keluar dari kamar tamu sampai pagi ini. Sebenarnya kalian ada masalah apa sihh semalam tuh mama gak sengaja lihat dia itu masuk ke kamar tamu sambil nangis" tanya mama Rika penasaran alias kepo
"gakpapa kok ma hanya masalah kecil aja. kalau gitu aku bawain makanan ke kamar tamu dulu ya ma" jawab Radit
"iya nak. Dengar ya kalau ada masalah di selesaikan baik baik ya jangan dengan emosi. oh iya mama juga mau pergi ya sekarang mau arisan "
"iya ma hati hati di jalan ya"
Radit naik ke atas di saat dia mau membuka pintu kamar tamu ternyata kamar itu tertutup . Dia mengetuk kamar tamu itu.
"Elsa buka pintu nya sayang"
Elsa yang memang baru bangun malas untuk membuka pintu dan dia pun masih marah dan kecewa sama Radit jadi dia memilih untuk mengabaikan Radit yang dari tadi mengetuk pintu kamar itu
" sayang buka dulu pintu nya kamu belum makan dari semalam sayang" kata Radit
"ada sih aku malas makan aku mau tidur lebih baik aku mati karna gak ada yang menginginkan aku di dunia ini' jawab Elsa yang sudah nangis di belakang pintu
"sayang kamu jangan bilang itu. aku minta maaf sayang selama ini aku udah nyakitin kamu"
"gak mau aku mau mati aja aku mau ketemu sama ibu dan kakak"
"sayang buka dulu pintu nya"
"diam jangan panggil aku sayang aku jijik" teriak Elsa dari dalam yang membuat hati Radit menjadi sakit seperti di tusuk tusuk duri
' apa Elsa marah ya sama aku' batin Radit
"aku minta maaf Elsa buka dulu pintunya sebentar aja"
Elsa yang sudah tidak tahan lagi menahan lapar perutnya terpaksa membuka pintu. Disaat dia membuka pintu kamar nya dilihatnya Radit uang duduk di lantai dan disampingnya makanan.
"sayang" kata Radit langsung memeluk Elsa karena senang melihat Elsa yang mau membuka pintu kamar. Karena ada kesempatan Radit langsung membawa Elsa ke kamar nya
"Radit lepaskan aku mau makan"
"enggak aku gak mau lepasin kamu sebelum kamu maafin aku"
karna gak mau berdebat lama lama dengan Radit dengan terpaksa Elsa memaafkan Radit walaupun tidak tulus
"iya iya aku maafin lepasin aku mau makan"
"enggak aku gak tulus maafin aku"
"Radit plis ya bisa gak sekali aja kamu gak maksa maksa aku dengan semua keinginan kamu aku tuh capek tahu apa kamu belum puas selama ini udah nyakitin aku" teriak Elsa nangis
"sayang maafin aku ya selama ini aku salah menilai kamu" jawab Radit sambil mengelus air mata Elsa padahal dia sendiri aja nangis
"kalau untuk saat ini aku belum bisa menerima semua nya aku mau hidup tenang Radit plis ceraikan aku" kata Elsa
Bagai disambar petir hati Radit benar benar sakit mendengar Elsa yang mengatakan ingin bercerai dengan dia
"sayang aku mohon jangan tinggal aku ya aku mohon sayang " kata Radit memegang kedua tangan Elsa
"maaf ya Radit tapi aku udah sakit hati banget sama kamu " jawab Elsa
"iya aku tahu aku udah nyakitin kamu tapi aku mohon sayang beri aku kesempatan kedua untuk merubah semuanya aku janji kalau aku ingkar janji aku akan lepasin kamu dan akan ganggu kamu lagi" kaya Radit
"aku butuh waktu" jawab Elsa singkat
"baiklah aku kasih kamu waktu untuk Nerima aku lagi. Tapi aku mohon jangan pernah tinggalin aku " kata Radit
"hmmmm"
"kita makan yuk sayang pasti kamu lapar kan" tawar Radit
"iya tapi lepasin dulu tangan aku" Jawab Elsa
"gak mau aku mau gandengan sama kamu"
"kamu lepasin sekarang atau aku gak mau makan" ancam Elsa
Karna gak mau istrinya sakit Radit terpaksa melepaskan tanga Elsa dan mereka turun ke bawah. Di meja makan
"sayang kamu mau makan apa biar aku ambilkan" tawar Radit
"gak usah aku bisa sendiri" jawab Elsa datar
"baik lah baik" jawab Radit pasrah
Setelah selesai makan Elsa yang mau ke kamar dihalang Radit
"lepasin gak tangan kamu " kata Elsa ketus
"iya maaf sayang lagian kamu mau kemana sih kita nonton yuk" ajak Radit"
"gak mau aku mau ngerjain tugas kampus aku mulai besok aku ngampus lagi"
"baik lah tapi aku temani ya sayang pliss"
"hmmm" jawab Elsa cepat
Sebenarnya dia masih marah dengan Radit tapi kalau dia melawan Radit pasti ujung ujungnya dia juga yang kalah
"sayang mau aku bantuin gak?" tanya Radit
"jadi kamu mau bantuin?" tanya Elsa
"iya aku mau bantuin ngerjain tugas kamu boleh?"
"oke kamu diam aja di situ dan jangan bicara itu sudah membantu " jawab Elsa ketus
Radit yang kelamaan nunggu Elsa pun akhirnya tertidur
"ahhhh akhirnya selesai juga nih tugas" kata Elsa merenggangkan otot ototnya yang pegal
BERSAMBUNG......