NovelToon NovelToon
Legenda Dari Masa Lalu

Legenda Dari Masa Lalu

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Fantasi Timur
Popularitas:57.8k
Nilai: 5
Nama Author: Raffa Alief

Seorang pemuda yang baru saja mengakhiri perang abadi antara dewa dan manusia kini sudah mati bersama dengan lenyapnya dewa, di atas ruangan kematiannya sendiri kini dia hanya diberi satu pilihan yakni harus menyelamatkan dunia yang baru saja ia selamatkan.

"Tidak ada cara menolaknya, bila ada? Mungkin sudah ku tolak dari dulu"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raffa Alief, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 6 - Senjata Makan Tuan

Cahaya yang menyilaukan mulai nampak dari balik air terjun yang menyinari wajah anak laki laki yang ada di balik air terjun itu, dia sudah ada di situ sejak kemarin malam dengan duduk bersila ia menempa tubuhnya dengan Teratai Es Putih yang diambilnya semalam sedangkan Teratai Api merah masih belum ia gunakan.

“Ahhh! Sudah pagi ya?” Xing Shen menguap sembari menutup mulutnya dengan tangannya.

Dia berdiri dari duduknya kemudian sedikit meregangkan ototnya, karena sudah duduk di sana tanpa henti selama delapan jam lamanya jelas ototnya akan sedikit kaku, apalagi ia baru saja menempa tubuhnya lebih tepatnya tulang dan dagingnya untuk saat ini.

“Uahh! Sekarang apa selanjutnya? Untuk Teratai Es Putihnya sudah habis, sekarang tinggal Teratai api Merah nya yang masih ada 7! Belum kurang sama sekali. Untuk saat ini tulangku masih ditahap awal dan daging ku, ah sial bahkan tahap awal saja belum sampai!”

Xing Shen mengeluh kesal, saat ini hanya sebatas inilah batas yang mampu ia capai, bukan suatu alasan ia tidak bisa menembus batas berikutnya hanya saja saat ini perutnya sudah mulai kelaparan.

Xing Shen bisa saja menggunakan ilmu dari Sang Dewa Ilmu untuk merubah energi Qi menjadi energi bagi tubuhnya, atau mungkin dengan cara melanjutkan meningkatkan basis kultivasinya dengan menyerap energi atau sumber daya yang ia temukan kemarin(Teratai Es Putih).

Tapi Xing Shen tidak ingin lagi makan angina, dia sangat ingin memakan makanan yang nyata adanya dan bisa dirasakan, meskipun energi Qi itu nyata dan ada meskipun begitu rasanya sama sekali tidak ada, hanya rasa kenyang yang menyertainya setelah mengubahnya menjadi energi bagi tubuh.

“Hidup itu mudah! Bila kau tidak mendapatkan cara untuk hidup dan menghadapi kehidupan itu kau akan kalah. Dan jika kau kalah, berarti kau harus menerima akibat dari kekalahan mu itu! Entah itu kematian atau yang lainnya”

“Hambar ******! Aku harus cari makan yang enak! Tidak itu bukan keharusan, itu kewajiban! Ah bodo lah aku ingin makan makanan yang enak” Xing Shen berteriak keras tidak kuat dengan nafsunya.

Dia langsung melompat kearah air terjun yang ada dihadapannya berpikir untuk langsung keluar dari balik air terjun itu.

Tubuhnya muncul dengan cepat keluar dari balik air terjun itu mendarat di danau yang membentang luas, dengan cepat ia menggunakan ilmu berjalan diatas air agar bisa berjalan di atas danau yang membentang tersebut.

Air mulai bergelombang tidak tenang karena tidak bisa menghadang kecepatan dari Xing Shen yang sangat cepat, Xing Shen saat ini meluncur dengan cepat. Bukannya mirip dengan orang dalam yang mungkin juga bisa berjalan di atas air, Xing Shen saat ini lebih mirip dengan seorang Atlet Peselancar yang sangat Pro, karena tidak membutuhkan papan selancar.

Xing Shen meluncur lurus kedepan menghadang air kemudian menciptakan gelombang air, dia berselancar tanpa menggunakan papan selancar, ia hanya menggunakan kakinya yang bisa berjalan di atas air sebagai tumpuan dengan gayanya yang masih mirip dengan peselancar.

“Mantap! Hahahaha… eh, loh! “

Meskipun takdirnya tampak sangat lancar seperti dirinya saat ini yang sedang meluncur tanta halangan dengan kecepatan yang tinggi, tetapi itu bukan berarti akan lancar terus seperti itu, semisalnya untuk saat ini.

“Waaaaa! Tolong anunya gak bisa berhenti! Anu apa ******!? Kok jadi ambigu?”

Saat ini Xing Shen dilanda oleh kesialan yang sangat sial, dimana karena kekonyolannya yang dia buat sendiri sekarang malah menjebaknya di situasi yang tidak mengenakkan.

Inilah yang mungkin bisa disebut sebagai senjata makan tuan, jujur saja tadinya Xing Shen hanya ingin pamer kepada dirinya sendiri bahwa dia adalah orang yang hebat tapi sepertinya takdir berkata lain.

Hantaman keras terjadi antara pohon dan tubuh Xing Shen, meskipun dia baik baik saja tapi pohon yang baru saja di tabraknya tampak sangat rusak parah, ini patut diberi penghargaan dan rasa iba sekaligus kasihan yang tinggi mengingat bahwa pohon pohon ini adalah korban dari kekonyolan sang karakter utama, Xing Shen.

“Semoga kalian tenang di alam sana dan maafkan aku yang baru saja menabrak kalian!” Xing Shen menundukkan kepalanya menghadap beberapa pohon yang sebagian tumbang dan sebagian lagi rusak parah.

Sedangkan alasan Xing Shen seperti tidak terkena dampak adalah karena kualitas tulang nya sudah meningkat ke tahap awal penempaan, tetapi meskipun begitu dia juga sedikit mengalami luka luka berbentuk goresan kecil yang bisa dibilang banyak pada tubuhnya saat ini.

“Karena ini masih pagi jadi mari kita pergi berburu untuk sarapan yang nikmat, semoga saja ada hewan yang pas untuk dijadikan sarapan!”

<__>

“Sayang ayo cepat lah!” Perempuan itu berteriak dengan lembut.

“Iya iya!” Dijawab dengan pria yang baru saja keluar dari rumah membawa pedang di pinggangnya.

Dengan rambut nya yang putih karena umurnya yang sangat tua meskipun begitu tampangnya masih terbilang sangat tampan dengan tinggi sekitar 170 cm dan fisiknya yang masih terlihat gagah, tidak seperti umurnya yang terbilang sangat tua untuknya, dirinya malah terlihat seperti baru berumur setengah abad padahal kenyataannya lebih dari itu.

Disamping itu perempuan yang baru saja memanggilnya yang tidak lain adalah istrinya sendiri yang juga tampak seperti suaminya, ia terlihat sangat cantik dan sangat muda rambut putih yang menyertainya tampak sangat lembut dan halus, dengan tingginya yang elegan sekitar 10 cm dibawah tinggi suaminya.

Mereka adalah seorang pahlawan masa lalu yang masih hidup sampai saat ini dengan umur yang sudah lebih dari satu abad, mereka berdua sangat terkenal di kalangan cultivator muda karena ceritanya yang dikenal sebagai pahlawan sejati lantaran untuk bisa membuat generasi muda semangat mempelajari ilmu yang bernama kultivasi.

Pria itu menutup pintunya dengan pelan sembari berkata kepada istrinya “Tidak biasa nya kalian mandi dan ingin sarapan jam segini. Apa muridmu itu sedang mengidamkan hal itu?”

Istri dari pria paruh itu hanya bisa menanggapi perkataan itu dengan tersenyum canggung, karena pemikirannya dapat ditebak dengan mudah oleh suaminya tersebut.

Nama nya Qiong Xia, dia adalah seorang guru besar di sekte Es Surgawi dan anak pertama dari Patriak sekte Es Surgawi saat ini, memiliki jenis kultivasi es dengan kekuatannya yang berada pada tingkat Adept satu tingkat berada di atas tingkat Giok Murni.

Saat ini ia memiliki dua murid yang sedang dilatihnya, satu murid pria dan satu murid wanita, yang ternyata saling mencintai dan diakhiri dengan pernikahan dan berita baik yakni kehamilan.

Karena Qiong Xia sangat sayang kepada dua muridnya akhirnya ia selalu mengabulkan apa yang di idamkan oleh murid yang perempuan itu, dan untuk saat ini mereka ingin mandi di danau sekaligus berburu untuk di jadikannya sarapan.

1
Jabrik
Kaya sinetron, banyak dialog..
ww
update duul
Ahmad Rianto
gak jelas MC nya
Ahmad Rianto
cuma mau ambil pedang aja sampek muter2 kata kata nya kapan tempat kakek jdi males bacanya ini cerita apa penjelasan sih
渡辺恵み
Kak, lanjutanny d tunggu, aku suka. Bagus ogh.
Jade meamoure
ini up tiap hari ya Thor ??
arton
of lagi😔
ancha
jika
MakhlukMengerikan
emang senjata punya mulut ya?
E N V Y { IRI HATI }: autor bilek:

pappalepappalepappalepalepappaleeee
total 2 replies
Blue Twins
apa bedanya energi Qi dan tenaga dalam ?
MakhlukMengerikan: maaf maaf soalnya aku lagi greget waktu itu
total 6 replies
Blue Twins
Guru be like : MURID DURHAKA, BERANINYA MENGHINA GURU SENDIRI
Raff: Xing Shen menjawab:

"Tolong anda di pihak saya saja, jangan di guru saya. "
total 1 replies
CRAZY☆FUCK;GOD
lahkan sekarang namanya udah Qing chen bukan xing chen lagi
Chocholate Andry
jujur ane bingung alur ceritanya...setiap ganti alur cerita tidak ada pembukaan atau penjelasan terdahulu..jd bingung mo nyambungkan alur nya gimana..
Ahmad Mudassir
lanjut thor..... mantap
Ahmad Mudassir
lanjut thor
Պᾰℓℓ!кᾰ89
bocil woy!!! toxic anjing!!!
Պᾰℓℓ!кᾰ89
malaikat toxic!!!
Raff: Xing Shen menjawab:

"Jujur aku tidak mengenalnya."
total 1 replies
Ahmad Mudassir
keren
Ahmad Mudassir
semangat thor
Ahmad Mudassir
ha ha ha... lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!