NovelToon NovelToon
CINTA SMA

CINTA SMA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Febti Sela Santi

Putih abu-abu alias SMA disebut-sebut sebagai masa yang paling indah. Wajar saja, SMA adalah tiga tahun terakhir merasakan duduk di bangku sekolah.

Masa-masa peralihan dari remaja menuju dewasa. Adapula yang mengatakan masa-masa pencarian jati diri.

Bahkan mungkin di sinilah tempat kita pertama kali mengenal cinta. Masa SMA memang penuh lika-liku remaja, dari cerita cinta, persahabatan, kekonyolan, hingga kenakalan.

Waktu terus berjalan, setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Banyak cerita-cerita yang akan terus terkenang.

Banyak momen-momen keindahan yang telah tercipta di sekolah kesayangan, tentang kebersamaan, persahabatan bahkan tentang percintaan.

Semua tertuang menjadi satu cerita yang begitu indah. Inilah kisah CINTA SMA seorang siswi SMA bernama Sinta Cahaya bersama sahabatnya dan kisah cintanya.

Yuk simak ceritanya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febti Sela Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ada apa dengan Dia?

" Anak-anak, Ibu akan panggil satu persatu dari kalian, untuk mempraktekan percakapan yang sudah kalian hafalkan!" ucap Bu Widia dari tempat duduknya.

Seketika anak-anak pun terdiam, gugup dan deg-degan apabila dipanggil namanya terlebih dahulu.

" Dito, ayo maju!" Suara Bu Widia memanggil melalui buku absen.

" Sin..." ucap ragu Bu Widia, sembari memilih nama di buku absen.

Karena ada 3 nama yang berawalan Sin yaitu Sindi, Sinta, dan Sintia

" Sin-ta ..."

Panggil Bu Widia

Saat namanya dipanggil, Sinta merasa seperti turun dari perosotan setinggi 30 meter. "Dag, dig, dug, ser ..."

"Iya, Bu!" sahut Sinta yang berdiri ragu.

"Oh, kenapa aku duluan sih, Bu! " gerutu Sinta dalam hati.

Sinta dan Dito mulai berdiri, berhadapan di depan kelas. Dan seperti biasa, Dito selalu menampakkan senyum iklan pasta gigi di hadapan nya.

"Hadeh, nih orang bisa-bisanya senyum begitu, di saat kondisi seperti ini!" gerutu Sinta dalam hati.

Sinta memulai percakapan terlebih dahulu, karena percakapan pertama adalah tokoh perempuan.

Saat di pertengahan, tiba-tiba Dito terlupa apa kalimat dari percakapan itu. Dan Sinta pun membantu dengan suara kecil, agar Dito bisa ingat lagi.

" Tet, tet, tet ..." Bel berbunyi, menandakan waktunya pulang sekolah.

" Anak-anak, besok kita lanjutkan. Dihafalkan ya di rumah," perintah Bu Widia yang memberikan PR untuk besok.

Sinta sedikit merasa lega, karena besok tidak harus menghafal lagi. Para siswa merapikan tas dan peralatan sekolah masing-masing.

Dito sebagai ketua kelas memimpin, memberikan salam kepada Bu Widia.

" Sin ..." panggil seseorang dari arah belakang.

Terdengar sepertinya itu adalah suara Dito. Lalu Sinta pun menoleh kebelakang.

" Sin, pulang bareng yuk!" ajak Dito.

" Hah ..." kejut Sinta.

" Mimpi apa aku semalam? Tiba-tiba ketua kelas yang aneh ini, mengajak ku pulang."

Sinta terkejut mendengar Dito, yang mengajaknya pulang bersama. Tanpa pikir panjang, Sinta pun menyetujui ajakan Dito.

" Ter, aku pulang bareng Dito, ya!"

bisik Sinta ke telinga Terry.

Kemudian Sinta berjalan menuju pintu kelas, karena sudah ada Dito yang menunggu. Mereka berjalan tidak beriringan. Dito dibelakang Sinta, sedangkan dirinya didepan.

" Nih orang ngajak pulang bareng, tapi kok dia jalan dibelakang sih?" gerutu Sinta dalam hati.

Sepanjang perjalanan pulang, mereka berdua tidak membicarakan apapun. Mereka pun sampai diujung gang, kemudian Dito memberhentikan angkot.

Sinta naik terlebih dahulu, baru kemudian Dito menyusul. Sinta memilih tempat duduk paling pojok, dekat kaca belakang. Sedangkan Dito duduk dihadapannya.

Sinta ingin sekali bertanya kepada Dito, siapa gadis yang menghampirinya tadi pagi.

Sesekali Sinta melihat ke arah Dito, tetapi arah pandangan Dito hanya menuju keluar jendela mobil.

Disepanjang angkot, mereka tidak berbicara sepatah kata pun.

" Ayolah Sin, tanya siapa gadis kemarin yang memanggil Dito," desakan suara hati Sinta.

Sikapnya Dito, memang berbeda dengan Malik. Malik asik diajak bicara, walaupun candaan ya tidak nyambung sama sekali.

Niat Sinta mau berbicara jadi ragu, karena wajahnya terlihat enggan untuk disapa.

" Kiri, kiri, kiri ..." teriak Sinta, seraya mengetuk langit-langit mobil angkot.

" Duluan ya, Dit!" pamit Sinta.

Kemudian Sinta turun dari angkot, dan berjalan masuk kedalam gang menuju rumahnya.

" Ah sudahlah, gak usah di pikirin!" gumam Sinta dalam hati. Sinta bingung dengan sikap Dito, yang dingin seperti itu.

RUMAH SINTA

" Assalamua'laikum," ucap Sinta memberikan salam.

" Wa'alaikumsalam." Terdengar suara Pasha dari dalam rumah.

" Kak, ada paket dari kak Sulis. Aku belum membukanya, karena tulisannya untuk Kak Sinta." Pasha memberitahu ada paket yang dipegangnya.

" Sini kakak lihat, Dek!" pinta Sinta, sembari mengambil paket yang dipegang adiknya.

Lalu Sinta membuka isi paket, menggunakan gunting. Pelan-pelan dia buka, agar isi di dalamnya tidak rusak.

Sinta sudah membukanya, dan terlihat sebuah tas ransel wanita berwarna merah. Warnanya cantik dan ukurannya pun pas, untuk membawa buku pelajaran tingkat SMA.

Sinta senang sekali, mendapat hadiah dari kakaknya Sulis.

Dukung terus karya Author, Jangan lupa like dan komen ya, jika ada kata-kata yang kurang berkenan bisa chat Author 🙏

1
Yanto Mi
terry manis ak suka thor../Heart/
Dwi Zwei
😍😍😍
ara ara
doraemon 🗿
Viin
pasti bahgia banget nih🤧
Viin
Penasaran ya Sint😅
Viin
Sinta kebanyakan mikir. jadinya g bisa tidur nanti😅
Viin
terkesan imut jadinya ya Sint,😅
Viin
gurunya digibahin🤣
Viin
kalau udah solid, memang kayak gini, enggak bisa terpisahkan
Viin
Semangat Thor, salam kenal juga semuanya
mari saling mendukung,
singgah di karya ku juga ya kak
"Transfer Student"
muh fahri
karyanya bagus banget jadi ke inget teman gue yg punya hubungan kaya dito sama sinta
Nur Cahya
puput cantik ya
Febti_Sela🌹: terima kasih atas kunjungannya
total 1 replies
Muhammad Rizky
satu angkatan kok takut sih sin terus kok mudahnya jatuh cinta padahal mirid baru amsyong
Lilin Udji
suka jd ingat masa sklh dl
ErnaCila
kirain tamat beneran thor
ErnaCila
harusnya Sinta jgn begitu sikapnya ke Dito,kasih pengertian baik2 ke dito tetap aja berteman sampe mereka bener2 lulus sekolah
ErnaCila
baru hadir Thor😇 ceritanya real banget jadi inget masa putih abu2 😁😁
Kurnianovi
masa SMA itu masa paling indah paling seru paling paling dah pokoke
🌻Ruby Kejora
Halo Kak... Salam kenal
Di sini ramai bgt ya❤️❤️
Nurul
wa'allaikumsallam wr wb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!