NovelToon NovelToon
MY BROKEN WINGS

MY BROKEN WINGS

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: my name si phoo

Ratri adalah potret perempuan sempurna: seorang istri yang berdedikasi sekaligus pilot sukses dengan jam terbang tinggi. Namun, dunianya runtuh dalam semalam ketika kejutan manis yang ia siapkan untuk suaminya, Indra, justru mengungkap pengkhianatan keji. Ratri memergoki Indra berselingkuh dengan sahabat karibnya sendiri, Imelda.
Rasa sakitnya kian menghujam ketika ia menyadari bahwa kedua anak mereka justru berpihak pada sang ayah. Diperlakukan layaknya mesin uang oleh keluarga parasit yang membodohinya, Ratri hanya bisa menangis dalam senyap di dalam lemari, sembari memahat sumpah untuk membalas setiap tetes air mata yang jatuh.
Setelah memutuskan pergi dengan hati yang hancur, Ratri jatuh pingsan di depan bandara karena guncangan hebat. Beruntung, seorang pria bernama Devandra datang menolongnya. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik bagi Ratri untuk menyembuhkan luka, mengepakkan kembali sayapnya yang patah, dan memulai misi menuntut keadilan mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my name si phoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

...Di sebuah restoran mewah yang bertengger di lantai teratas salah satu gedung pencakar langit Jakarta, angin berembus tenang menyapa kaca-kaca besar yang menampilkan lanskap kota dari ketinggian....

...Suasana di dalam restoran begitu eksklusif, dengan alunan musik jaz lembut dan aroma lilin aromaterapi yang mahal....

...Di salah satu meja sudut terbaik dengan pemandangan langsung ke pusat kota, Indra duduk dengan melonggarkan kancing atas kemejanya....

...Senyum pongah tak pernah lepas dari wajahnya sejak ia berhasil memanipulasi Ratri melalui telepon pagi tadi....

...Di depannya, Imelda duduk anggun sambil sesekali memamerkan cincin yang melingkar di jarinya....

...Indra menegakkan tubuh, menatap Imelda dengan sorot mata yang dipenuhi rasa percaya diri yang meluap-luap....

..."Kamu tenang saja, Sayang," ujar Indra setengah berbisik, nadanya terdengar sangat meremehkan....

..."Ratri pasti sudah kelabakan di sana dan langsung mentransfer uang sepuluh juta itu. Wanita bodoh itu tidak akan pernah tega membiarkan anak-anaknya kesusahan. Cukup bawa-bawa nama kuliah Gabriel dan Tasya, dia pasti langsung mengemis ke manajemen maskapainya untuk carikan uang."...

...Imelda tertawa kecil, menutup mulutnya dengan jemari yang lentik....

..."Luar biasa kamu, Mas. Kamu memang paling tahu celah kelemahan istrimu yang sok sibuk itu."...

..."Tentu saja," sahut Indra sembari bersedekap, menopang dagunya dengan angkuh....

..."Dia itu boleh saja punya pangkat Kapten Pilot di langit, tapi kalau sudah di bawah kakiku, dia tetap saja wanita penurut yang gampang dibodohi. Dia bekerja keras membelah langit belasan jam sampai tipus, dan kita yang menikmati hasilnya di sini. Adil, kan?"...

...Imelda tersenyum manja, matanya berbinar penuh kelicikan....

..."Kalau uang sepuluh juta itu sudah masuk, sisa uang kuliah anak-anak bisa kita pakai untuk apa, Mas? Biaya administrasi kampus kan sebenarnya tidak sampai lima juta."...

...Indra terkekeh sombong, melambaikan tangannya di udara seolah uang sepuluh juta adalah perkara remeh yang bisa ia dapatkan kapan saja....

..."Sisanya? Kamu bebas pakai untuk beli tas branded yang kamu incar kemarin. Atau, bagaimana kalau kita pesan tiket liburan berdua ke Bali akhir pekan ini? Biarkan Ratri membusuk di Belanda mengurus pesawatnya yang rusak."...

..."Aaaah, Mas Indra memang yang terbaik!" puji Imelda dengan mata berbinar-binar, membuat kesombongan Indra semakin melonjak ke langit ke tujuh....

...Merasa berada di atas angin dan memegang kendali penuh atas kekayaan Ratri, Indra mengangkat tangannya dengan gerakan teatrikal untuk memanggil pelayan restoran....

...Saat pelayan datang dengan membungkuk hormat, Indra sama sekali tidak melirik buku menu....

...Dengan nada suara yang sengaja dikeraskan agar didengar oleh pengunjung di meja sebelah, ia mulai memesan menu-menu termahal tanpa beban sedikit pun....

..."Saya pesan Wagyu Tomahawk kualitas terbaik satu porsi, Caviar sebagai pembuka, dan bawakan sebotol Wine prancis tahun terbaik yang kalian punya. Oh ya, pastikan sausnya dibuat khusus," perintah Indra dengan gaya layaknya seorang miliarder instan....

...Pelayan itu mencatat dengan takzim. "Baik, Bapak. Ada tambahan lain?"...

..."Itu saja dulu. Dan tolong cepat, ya. Waktu saya terlalu mahal untuk menunggu lama," usir Indra dengan kibasan tangan yang sangat merendahkan....

...Setelah pelayan pergi, Indra kembali menatap Imelda, lalu mengusap punggung tangan wanita selingkuhannya itu dengan penuh kebanggaan....

...Ia benar-benar merasa menjadi raja di atas penderitaan istrinya sendiri, sama sekali tidak menyadari bahwa di balik saku celananya, seluruh kartu plastik penyokong kesombongannya telah berubah menjadi benda mati yang tidak berharga.,...

...Tasya dan Gabriel baru saja menyelesaikan kelas mereka di salah satu universitas swasta ternama di Jakarta....

...Begitu dosen melangkah keluar kelas, keduanya langsung bergegas menemui geng kuliah mereka—kumpulan anak-anak muda dari kalangan jetset yang hobi memamerkan gaya hidup mewah di media sosial....

...Demi menjaga gengsi yang setinggi langit dan hasrat panjat sosial (pansos) agar tetap dianggap sebagai "anak sultan", Tasya menepuk tangannya dengan keras untuk menarik perhatian seluruh anggota gengnya....

..."Guys! Perhatian semuanya!" seru Tasya dengan nada manja yang dibuat-buat, sambil mengibaskan rambutnya yang baru saja di-smoothing di salon mahal....

..."Ayo semuanya kita ke kafe baru yang lagi hits banget di Senopati. Hari ini gue sama Gabriel yang traktir semuanya! Jangan ada yang nolak, pokoknya kalian tinggal pesan apa aja yang kalian mau!"...

...Gabriel, yang berdiri di samping kakaknya, langsung melipat tangan di dada dengan dagu terangkat angkuh....

..."Yup, benar banget. Pesen menu yang paling mahal sekalian. Jangan kayak orang susah deh, tenang aja, dompet gue lagi tebel hari ini."...

...Teman-teman se-geng mereka langsung bersorak heboh, memuji-muji kebaikan dua bersaudara itu....

...Pujian-pujian kosong itu seketika membuat hidung Tasya dan Gabriel kian kembang kempis karena bangga....

...Di dalam perjalanan menuju kafe hits di daerah Senopati, Tasya dan Gabriel duduk di dalam mobil dengan raut wajah yang dipenuhi kepuasan....

...Mereka merasa berada di puncak dunia, sama sekali tidak ada gurat rasa bersalah telah mengkhianati ibu kandung mereka sendiri....

...Gabriel menepuk-nepuk dompet kulitnya yang tersimpan di saku celana....

..."Kak, aman banget ya hari ini. Di dompet kita udah ada uang tunai satu juta cash pemberian Tante Imelda tadi pagi."...

..."Iya, dong," sahut Tasya sambil sibuk berkaca di spion tengah mobil, memoleskan lipstik mahalnya....

..."Tante Imelda emang jauh lebih pengertian daripada si Ratri itu. Ratri mah tahunya cuma kerja, terbang terus, sok sibuk. Pulang-pulang cuma bawa aturan doang, bikin pusing. Untung ada Tante Imelda yang selalu tahu kebutuhan lifestyle kita."...

...Gabriel terkekeh meremehkan, lalu merogoh dompetnya dan mengeluarkan sebuah kartu plastik mengkilap berlogo Platinum—kartu debit tambahan yang seluruh saldonya disuplai oleh kerja keras Ratri membelah badai di angkasa....

...Tasya pun melakukan hal yang sama, memamerkan kartu kredit Black Card tambahan milik mereka....

..."Lagian, kalaupun uang tunai satu juta dari Tante Imelda kurang buat traktir anak-anak nanti, kita masih punya dua kartu sakti ini," ucap Gabriel sambil menggoyang-goyangkan kartu tersebut dengan senyum licik....

..."Tinggal gesek, beres. Si Ratri kan gak bakal berani komplain kalau kita pakai uangnya. Dia kan ATM berjalan kita."...

..."Betul banget," timpal Tasya dengan tawa sinis....

..."Biarkan saja wanita tua itu capek-capek nyetir pesawat di luar negeri sana. Yang penting uangnya ngalir terus ke kita buat pamer dan jaga eksistensi di kampus. Hari ini, kita bakal bikin geng kita melongo lihat seberapa royalnya kita!"...

...Kedua anak durhaka itu tertawa terbahak-bahak di sepanjang jalan, menikmati kenyamanan di atas keringat ibunya yang mereka rendahkan....

...Mereka benar-benar buta oleh kesombongan, sama sekali tidak menyadari bahwa kartu-kartu "sakti" yang mereka banggakan kini tak lebih dari sekadar potongan plastik sampah yang tak bernilai sepeser pun....

1
Muft Smoker
kenyataan yg gx sesuai ekspetasii begitu menyakitkan bukan ,,
Muft Smoker
nah kan ,, harus ny mempermalukan Ratri ,, malah kalian yg malu sendiri karena kebusukan kalian terbongkar
Muft Smoker
udh cukup kalian ( indra , Imelda , Tasya dan Gabriel ) senang2 ny ,,
tinggal tunggu karmaa yg menghampiri kalian ,,
Muft Smoker
indra , Imelda , Tasya dan Gabriel emnk cocok jdi 1 keluarga ,,
sama2 gx punya maluu ,, sama2 gx tau diri ,, dan sama2 haus harta yg bukan milik ny ,, 😏😏😏😏
Muft Smoker
aduuuh aduuuuh ,, cari kerja atuh broo ,,
jgn hidup ngandelin keringat orang lain ,, apa lagi istri yg sbntar lgi jd mantan ,, gx maluu tuuh ma b*lalai ,,
😒😒😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
formasi Ratri udh lengkap ,, tinggal nunggu pengganti sang kepala keluarga ,,
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
Muft Smoker
akhirnya Ratri bisa ketemu dg kedua ank kembar nya ,,
tp tdk memungkinkan badai yg sebenarnya baru aj di mulai ,,
Muft Smoker
dmn2 org sirik akan melakukan apa pun untuk menjatuh kan rival ny ,, meski dg cara kotor sekali pun
Muft Smoker
kdg keserakahan bisa membuta kn segalanya ,,
😒😒😒
Muft Smoker
Akhirnya mereka ketemu juga ,, tinggal menemukan si kembar laki2 niih ,,
semoga cepat bisa di temukan ,
Muft Smoker
semoga Ratri mereka bisa segera bertemuu ,, dan Ratri juga bisa ketemu ma si kembar cowo ,, duuuuh
gregeet bangeet
Muft Smoker
org punya harta dan kuasa bisa dg mudah menemukan hal2 yg begitu mustahil buat org awam ,,
Muft Smoker
semangat ratriii ,, km hrus lebih kuat buat menemukan ank2 kandung mu ,, dan memberi pelajaran kpda mereka yg udh jahat kpda mu
Muft Smoker
si indra bnr2 bi*d*p ,, ank sndrii di tuker ank selingkuhan ,, pantes si Tasya ma Gabriel kurang ajar ma Ratri wong bukan ibu ny ,, udh bnr sih mereka di usir ,, 😒😒😒😒
Muft Smoker
udh salah Masih aj gx sadar diri ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
aduuh laki2 mokondo model km ndraa byk di pasar loak ,,
😒😒😒😒
Muft Smoker
tanpa istri Dan ibu kalian bisa apa ,,
udh numpang hidup tp gx tau diri ,,
jgn2 si indra juga gx kerja ,, hidup Dr uang istriny Selama ni ,,
dasar tak tau malu ,,
skraaang masa aktif ATM berjalan kalian sudah habis ,,
waktuny kerja keras sendri buat gaya hidup kalian ,,, 😒😒😒😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!