NovelToon NovelToon
KAISAR 100.000 DUNIA

KAISAR 100.000 DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Fantasi
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Kaisar Tertinggi sang Kaisar Xuan Wu penguasa 100.000 Dunia. Perang Terakhir itu menyebabkan Jiwa nya bereinkarnasi ke tubuh lemah seorang pemuda berna Lin Fan. Lin Fan pemuda dari keluarga Lin cabang. hidup keseharian nya selalu mendapat penyiksaan dari sepupu nya Lin Hao. Lin Fan dulu sudah mati yang ada sekarang adalah Lin Fan dengan jiwa Kaisar Xuan Wu. dengan pengetahuan masa lalu sebagai Kaisar dia mulai merangkak dari Bocah Sampah mejadi kultivator hebat di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6: Pil Pertama

Malam di Kota Qingyun terasa lebih sunyi daripada biasanya. Angin malam berhembus pelan, membawa serta suara jangkrik yang bersahut-sahutan dari semak-semak liar di belakang asrama. Di dalam gubuk reyot keluarga Lin, hanya ada satu sumber cahaya: sebuah lilin kecil yang nyala-nyalanya bergoyang tak menentu karena hembusan angin yang masuk melalui celah dinding.

Lin Fan duduk di hadapan tungku tanah liat sederhana yang ia buat sendiri dari lumpur sungai dan batu bata pecahan. Di atasnya, terdapat sebuah panci besi hitam bekas yang ia curi dari dapur umum klan—bukan untuk memasak nasi, tapi untuk menjadi kuali darurat.

Di hadapannya, tersusun rapi bahan-bahan yang ia beli siang tadi: Akar Besi Hitam yang keras seperti batu, Daun Embun Malam yang layu, dan getah Pohon Naga Tua yang kental dan berbau tajam.

Bagi seorang alkemis tingkat tinggi di kehidupan sebelumnya, meracik pil dengan alat seadanya ini sama dengan mencoba memahat patung dewa menggunakan pisau tumpul. Tapi Lin Fan tidak memiliki pilihan. Ia tidak punya Kuali Api Surgawi, tidak punya Api Roh Jiwa, dan tentu saja, tidak punya bahan berkualitas tinggi. Ia hanya punya pengetahuan, kesabaran, dan tekad baja.

"Pertama, ekstrak esensi," gumam Lin Fan pelan.

Ia menyalakan api kecil di bawah panci menggunakan serpihan kayu kering. Apinya merah dan berasap, jauh dari suhu stabil yang dibutuhkan untuk alkimia sejati. Lin Fan menutup matanya, mengandalkan indra penciuman dan pendengarannya yang telah diasah selama ribuan tahun. Ia mendengarkan desis api, mencium perubahan aroma dari bahan-bahan yang mulai memanas.

Ketika Akar Besi Hitam mulai mengeluarkan uap putih, Lin Fan dengan cepat melemparkan Daun Embun Malam ke dalamnya.

Ssssssssstttt!

Suara mendesis keras terdengar. Asap berwarna ungu pekat langsung menyembur keluar, memenuhi ruangan kecil itu dengan bau menyengat yang membuat mata perih.

Lin Fan tidak batuk. Ia tetap tenang, tangannya bergerak cepat mengaduk isi panci dengan sendok kayu. Ia harus memastikan suhu tidak terlalu tinggi agar esensi daun tidak terbakar, namun cukup panas untuk melunakkan akar besi. Ini adalah tarian keseimbangan yang rumit. Keringat mulai menetes dari dahinya, bukan karena panas api, tapi karena konsentrasi mental yang ekstrem.

Setelah sepuluh menit, campuran itu berubah menjadi bubur kental berwarna abu-abu gelap. Sekarang, saatnya katalis.

Lin Fan mengambil botol kecil berisi getah Pohon Naga Tua. Ia menuangkannya setetes demi setetes. Setiap tetes yang jatuh ke dalam bubur menyebabkan reaksi kecil—gelembung-gelembung emas muncul dan pecah seketika.

"Ini dia..." bisik Lin Fan. Matanya terbuka lebar, menatap pusaran di dalam panci.

Tiba-tiba, api di bawah panci membiru. Suhu meningkat drastis. Panci besi tua itu bergetar hebat, seolah-olah akan meledak. Ini adalah momen kritis. Jika ia salah menghitung waktu, seluruh usahanya akan sia-sia, dan ledakan kecil itu bisa membakar gubuknya—dan membangunkan ibunya yang tidur di kamar sebelah.

Lin Fan menarik napas dalam-dalam. Ia tidak panik. Dengan gerakan tangan yang presisi, ia mengangkat panci dari api tepat satu detik sebelum titik didih kritis, lalu segera mencelupkan dasar panci ke dalam ember air dingin di sampingnya.

Hiss...

Uap putih tebal mengepul. Getaran berhenti.

Lin Fan menunggu hingga uap mereda, lalu melihat ke dalam panci. Di dasar panci yang gosong, terdapat tiga butir pil kecil sebesar kacang hijau. Warnanya tidak bulat sempurna, permukaannya kasar, dan aromanya masih agak hangus. Secara standar alkimia dunia ini, ini adalah "sampah". Pil gagal tingkat rendah.

Tapi bagi Lin Fan, ini adalah keajaiban.

Ia mengambil satu pil dengan jari-jarinya yang gemetar karena kelelahan. Pil ini mengandung esensi murni dari Akar Besi Hitam yang telah dimurnikan oleh getah Naga. Jika diminum, pil ini akan memperkuat tulang dan meridiannya secara signifikan, mempercepat proses penyembuhannya setidaknya dua kali lipat.

"Kualitas Rendah, Tingkat Satu," evaluasi Lin Fan dalam hati.

"Tapi cukup untuk langkah selanjutnya."

Ia memasukkan ketiga pil itu ke dalam kotak kayu kecil, lalu menyembunyikannya di bawah tikarnya. Ia membersihkan sisa-sisa pembakaran dengan cepat, memastikan tidak ada jejak asap atau bau yang mencurigakan tertinggal.

Namun, saat ia sedang membersihkan lantai, bulu kuduknya tiba-tiba berdiri.

Indra bahayanya, yang telah terasah melalui ribuan pertempuran hidup-mati, berteriak keras. Ada seseorang di luar.

Lin Fan mematikan lilinnya, tenggelam dalam kegelapan total. Ia merayap perlahan menuju celah jendela yang tertutup kain usang. Dengan hati-hati, ia menggeser kain itu sedikit saja, mengintip ke luar.

Di halaman belakang, di bawah sinar bulan pucat, terdapat sosok yang berjongkok di dekat sumur tua. Sosok itu mengenakan pakaian hitam ketat, wajahnya ditutupi topeng kayu sederhana. Tangan kanannya memegang sebuah belati pendek yang berkilau biru—tanda bahwa belati itu dilapisi racun.

Sosok itu tidak bergerak menyerang. Ia hanya mengamati dan Mengawasi.

Lin Fan menyipitkan mata. Ia mengenali pola gerak tubuh itu. Itu bukan anggota Klan Lin. Gerakan mereka terlalu kaku, terlalu militeristik. Dan juga bukan preman biasa Klan Zhao. Ini adalah pembunuh bayaran profesional.

Siapa yang mengirimnya? Lin Hao? Atau mungkin seseorang dari Cabang Utama Klan Lin yang sudah muak dengan "memalukan" yang dilakukan Lin Fan di pasar siang tadi?

Lin Fan tidak takut. Sebaliknya, sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman dingin. Jika mereka mengira ia masih menjadi "Sampah Lin" yang mudah dibunuh, mereka akan mendapatkan kejutan yang sangat pahit.

Ia tidak membuka jendela. Ia tidak menyerang. Ia hanya duduk kembali di tengah kegelapan, menunggu. Ia tahu bahwa pembunuh bayaran seperti ini memiliki aturan: mereka hanya menyerang jika target lengah atau jika diberi sinyal. Selama Lin Fan tetap waspada, pembunuh itu tidak akan bertindak ceroboh.

Lin Fan mengambil satu pil dari kotaknya. Ia menelannya bulat-bulat tanpa air. Rasa pahit dan panas menyebar di kerongkongannya, lalu turun ke perutnya. Segera, sensasi hangat mengalir ke seluruh tubuhnya, memperkuat otot-ototnya yang lelah.

"Ayo datanglah," bisik Lin Fan pada kegelapan. "Aku butuh latihan."

Di luar, sosok bertopeng itu tampak gelisah. Ia menunggu selama satu jam, dua jam... tapi tidak ada tanda-tanda korban potensial yang tertidur atau lengah. Akhirnya, dengan geraman frustrasi yang hampir tak terdengar, sosok itu menghilang ke dalam kegelapan malam, meninggalkan jejak kaki lumpur yang samar di dekat sumur.

Lin Fan menghela napas panjang. Ancaman pertama telah lewat. Tapi ia tahu ini bukan yang terakhir. Lin Hao pasti sudah marah besar. Dan ketika seekor ular diganggu, ia akan menggigit.

Lin Fan berbaring di tikarnya, memejamkan mata. Energi dari pil itu sedang bekerja, memperbaiki sel-sel tubuhnya sementara ia tidur. Besok pagi, ia akan bangun dengan kekuatan baru. Dan besok pagi pula, ia akan mulai merencanakan langkah berikutnya: bagaimana cara mengubah penghinaan Lin Hao menjadi jebakan yang mematikan.

Permainan catur semakin panas. Dan Lin Fan baru saja menyadari bahwa ia tidak hanya bermain melawan sepupunya, tapi melawan seluruh struktur kekuasaan di Kota Qingyun.

Tapi baginya, semakin banyak musuh, semakin banyak tangga untuk naik ke puncak.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!