Caca adalah gadis yang cantik periang tapi tomboi abis, dia memiliki sahabat yang cantik jelita, dia primadona SMA Harapan, entah bagaimana awal mulanya seorang caca yang notabene nya tomboi dan urakan bisa bersahabat dengan primadona sekolah, dia adalah sisilia andhara, lebih dikenal dengan sisi.
Tak jarang caca jadi bodyguard di kala ada cowok buaya yang godain sisi, seperti halnya beberapa hari yang lalu, sisi sedang asik di taman, kemudian datang beberapa cowok yang entah dari mana asalnya mendekati sisi, mencoba menggoda, minta nomer hp nya ada juga yang colek-colek lengannya nah di dalam keadaan seperti inilah caca bertindak.
siapa sangka jika nanti Caca akan bertemu dengan siswa populer di sekolah. tapi sebelum dia mendapatkan cinta itu banyak sekali lika-likunya.
banyak siswi yang juga menyukai Lexi sang ketua osis. tapi ada juga siswa yang begitu menyukai Caca.
mau tau kelanjutannya, baca yuk..pasti seru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah habibi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mau ngasih visual dulu dech
Aisyah Diana putri
Lexiando
Sisilia
Kevin
Aldo
"Gimana masih penasaran sama sosok caca, sisi, Lexi Kevin dan aldo?"
Tetep setia sama Kesetiaan Cinta Caca ya...
Masa-masa yang tiada duanya, kalo ada om jin ngasih satu permintaan mungkin Author pengen balik di masa-masa itu.
- Masa uang jajan masih minta.
- Masa pacaran masih suka sembunyi-sembunyi.
- Masa jalan lo di depan gue di belakang lo.
- Masa gandengan tangan pake jari kelingking.
- Masa camping pake tanda main api unggun.
Di mana masa cerita horor di sebelah ya pacar kalo takut bisa peluk
Ahh..... Indahnya
Masa masa paling indah masa masa di sekolah... Itu kata chrisye penyanyi legendaris,
Lanjut cerita gak niii.....author lanjut ya, jangan bosen bosen kasih like and koment bagus lagi kasih vote... Hehhe #ngarep😍😍😍😘😘
Lanjutkan dah
Kevin tiba menemui caca
"Gimana ca, lo dah ketemu?"
"Kalo dah ketemu gue ga panik vin, dah gue telpon tapi mati hp nya.."
"Kok bisa sih? Gak biasanya kayak gini"
"Dah gue telpon anak anak buat bantu nyariin, "kata Kevin.
"Gih dah... Gue mau telpon rumah sisi dulu"
Call home sisi
Tuuutt... Sekali tut langsung di angkat
"Halo...." Suara di seberang sana
"Halo mbak tin, ini caca"
"Oo.. Iya non caca ada apa"
"Sisi sudah pulang belum ya??"
"Waduh.. Belum tu non.. Mungkin ada pesan??"
"Gak mbak.. Yang jemput sisi siapa? Bisa di telponin gak mbak, nanti kalo udah mbak tin telpon caca!"
"Ada apa to non, kok kayak panik gitu?"
"Gak papa mbak.. Tolong ya. Cepetan!"
"Iya non iya"
Call off
Gimana ca sudah pulang? Belum vin, ni lagi nunggu sopirnya
Drrrttt Drrrttt ddrrrrt
Ya mbak tin.. Gimana
Pak dhirman belum sampe sekolah mbak, masih di bengkel katanya ban nya bocor...
Oo... Gitu ya mbak tin.. Makasih ya mbak
Tut telpon berahir
"Belum pulang, pak dhirman masih di bengkel."Ucap Caca.
"Nyebar yuk nyebar!" ucap Aldo.
"Vin lo keluar sekolah, ca lo ke toilet cewek, gue ke toilet cowok, Dio ke belakang sekolah dan Lexi lo sama Kevin di luar.. Oke bubar bubar!"Ucap Aldo.
"Oke" jawab Caca dan lain bersamaan.
Semua ke tujuannya masing masing
Caca ke toilet...
"Gue kan dah dari sini tadi ngapain kesini lagi?" Gumam caca, "gue cek bentar dech abis itu baru ke Kevin.. Di luar kan luas tempatnya"
"Siiii... Sisi.... Lo di dalam gak?"
"Sissiiiiii..... "Teriak caca... Di buka satu persatu pintu toilet tapi gak ada siapa siapa.
Keluar toilet bersamaan dengan aldo...
"Gimana Al... Ada?tanya Caca pada Aldi saat mereka berpapasan.
"Gak ada ca."
"Ya udah kita ke Dio dulu!" ajak Aldo.
"Oke..."
"Sisi..... Lo dimana....?"
"Sabar ca..." Aldo berusaha menenangkan Caca dengan mengelus punggungnya.
"Gimana dio.. Ada..?"
"Gak ada tanda tanda ca..." Jawaban sama dengan Aldo.
Drrrttt.. Drtttt
Kevin telpon
"Iya vin... Gimana..."
"Ca cepetan lo kesini, di pintu keluar!"
"Oke" Caca langsung lari tunggang-langgang saat Kevin menyuruhnya keluar sekolah dan diikuti oleh Aldo dan Dio.
---pintu keluar---
"Vin... Gimana....?" caca berhenti seketika ngeliat sisi digendong kevin.
"Sissiiiiii, Siiii... Lo kenapa? kok baju lo kotor semua...?" Ujar caca panik bercampur sedih.
"Sisi pingsan ca... Al lo ambil mobil gue, kita langsung ke rumah sakit!" ucap Kevin.
"Dimana tadi lo liat sisi vin...?"
"Entar gue ceritain kalo sisi dah ditanganin...!"
"Gue kok bisa kelepasan sih ngawasin lo si.?"Isak Caca kesal pada dirinya sendiri.
Tiba tiba Lexi meraih kepala caca di sandarkan di dadanya
"Sisi lex..... Gue gak tega liat sisi begitu, siapa yang tega ngelakuin ini ma sisi lex?" ujar Caca yang masih terisak dalam dekapan Lexi.
"Iya ca... Sabar, besok gue cari pelakunya," jawab lexi dengan mengusap punggung Caca.
K"alo lo gak bisa gue yang turun tangan."Jawab caca dengan isakan.
-----sampe dirumah sakit---
"Ca mending lo telpon nyokapnya sisi biar gak panik!
"Iya... Sudah vin, langsung otw katanya"
Setibanya di rumah sakit sisi langsung masuk UGD
"Vin Sisi gak papa kan..? Tanya caca tegang.
"Lo sabar ca.. Nanti juga dokter datang baru tau hasilnya!"
Caca menyandar di bahu Aldo..."al sisi gak papa kan?"
"Iya ca.. Gak papa, sisi biar cantik tapi kuat lagi."
"Maksud lo al... Cewek kuat itu jelek semua kayak gue?" ucap caca pada aldo dengan wajah polos dan penuh tanya.
"Apaan sih lo ca... Bukan gitu maksudnya, dah ah gak usah di bahas, sini sandar lagi!"Di tarik kepada caca di pundak aldo.
Lexi datang, melihat caca bersandar pada aldo "kenapa gue enek ya.. Kok gue jengkel ngeliat nya..ada yang salah ni sama gue, masuk angin kali ya."Batin lexi.
"Hay lex..."sapa dio.. "Gimana lo dah lapor sama pihak sekolah?" lanjutnya.
"Iya udah... Segera ditangani katanya."
"Bagus dech, gue gemes ngeliatnya, Kenapa sisi gitu lho... Kalo caca kan bisa ngelawan...nah sisi..?" Geram dio.
"Maksud lo apa dio... Lo dah gak sayang sama nyawa lo..?" Ujar caca sebel karena jadi bulan bulanan sahabatnya.
"Ehh.... E nggak ca... Santai ca... Becanda." Dio jadi salah tingkah karena kecerobohannya bicara tentang Caca.
"Sial banget sih lo berdua... Dah ah gue mau cari makanan dulu, belom makan siang, vin lo jagain cewek lo, sapa tau ntar nyokapnya datang...!"
"Oke.."
"Gue ikut lo ca... "Kejar lexi
"Emmmm"
"Lex... Siapa ya yang tega ngebully sisi begitu, dia kan primadona sekolah."
"Mungkin karena primadona ca banyak cewek yang ngerasa di rebut cowoknya, ato cowok yang pernah di tolak sisi, kan gak akan semua cowok di pacarin sisi kan."
"Lah... Bisa jadi, bahaya juga sisi."
"Tapi ca... Ada kemungkinan lain."
"Apaan tu?" Tanya Caca heran.
"Bisa jadi yang jadi target lo, tapi lewat sisi." jawab Lexi.
"Kok bisa gue lex?" tanya Caca kembali dengan mengerutkan keningnya.
"Secara lo kan yang sering menghajar tu cowok cowok brengsek yang suka ganggu sisi."
"terus?"
"Ya bisa jadi mereka tidak terima dengan perlakuan Lo, jadi mereka pengen balas dendam."
"Wah... Gue jadi takut lex."cacac berisik mendengar penuturan lexi.
"Eh lo mau makan apa ca... Tu ada warung di seberang, tunjuk lexi.
"Ya dah itu aja lex... Males jalan jauh, sekalian bungkus buat anak anak."
"Sayang banget ya kita gak bisa latihan hari ini."
"Iye...."
"Saat akan menyebrang...."
"Caca awas ditarik tangan caca oleh Lexi kan mereka jatuh bersama, tubuh caca di atas tubuh lexi...."
"Aaaaaaaa.... "Teriak caca
Ada motor melintas sangat cepat.. Seolah caca adalah target
Tiba tiba banyak orang berdatangan, "kalian gak papa?" Salah satu orng bertanya pada Caca.
"Ah.. Ya.. Gak papa pak.. Maaf"
"Hati hati dech, daerah sini rawan kecelakaan."
"Iya pak... Trimakasih, saya jalan gak liat kanan kiri," sambung lexi
"Ya sudah kalo gak papa lain kali hati hati."
"Iya pak trimakasih."
Nah kerumunan pun bubar
"Tadi tu kenapa sih lex... Kayak di sengaja gitu ya mo nabrak..?"
"Gak tau ca.. Lo sekarang harus hati-hati apalagi bentar lagi lomba, lo jaga kesehatan dan stamina lo!" Ucap Lexi memberi peringatan pada Caca.
.
.
Bersambung
JANGAN lupa untuk tinggalkan jejak ya 🥰
biar cepet dapet restu kayak caca