NovelToon NovelToon
CEO Wife

CEO Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fanfic / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Vi

Aletta Nanda Saraswati yang awalnya bermimpi dan membayangkan menjadi istri CEO dari perusahaan barunya, terwujud tanpa ia duga-duga. Namun, ternyata menjadi seorang istri dari Pengusaha Sukses (CEO) bukanlah hal yang mudah seperti yang mereka lihat. Banyak air mata yang tumpah karena keegoisan, pertikaian, dan perselingkuhan...

Bahkan ketika Aletta merasa semua sudah berubah, ia kembali mendapatkan cobaan yang menguras kesabarannya...

Inilah kisah Aletta Nanda Saraswati istri CEO kaya raya bernama Eric Sultan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Setelah Menikah

Aku yang kini merantau dari rumah, tinggal di rumah mewah keluarga Baron atau papa dari Eric sebut saja mertua. Pukul 6.00 pagi aku segera bangun dan menuju dapur untuk memasak sarapan. Namun di situ, aku justru kebingungan karena sudah ada petugas masak yang menyiapkan banyaknya sarapan di meja makan besar milik keluarga Baron.

"Eh, permisi... Apa saya bisa bantu memasak untuk mertua dan suami saya?" tanyaku gugup pada salah satu petugas masak di situ.

"Tidak usah, Nyonya besar. Kami sudah siapkan semuanya, sudah lengkap," jawab petugas masak yang aku tanya tadi.

"Oh..." Aku terdiam dan duduk di kursi meja makan.

"ALETTA!"

"ALETTA!" kudengar ada seseorang yang memanggil namaku. Aku mencoba meresapi suara itu.

"Haa... Eric bangun!" ungkapku tersadar dan segera lari ke kamar.

Letak dapur lumayan dekat dengan kamarku dan Eric, jadi aku bisa cepat sampai.

"Ada apa? Pagi-pagi udah teriak-teriak?!" ujarku sewot saat tengah masuk ke dalam kamar.

"Kemana aja?" ungkap Eric seperti merasa khawatir.

"Aku mau masakin kamu, tapi tadi udah dimasakin sama pembantu kamu, eh malah keterusan ngelamun di dapur," jawabku jujur.

"Kamu kenapa sih, hobi banget ngelamun?"

"Bukan hobi, tapi reflek aja. Kamu mau apa Eric?"

"Mau mandi, kan bentar lagi kerja. Siapin baju aku ya," ungkap Eric sambil tersenyum tipis.

"Aku dulu aja yang mandi," bantahku karena mandiku lebih lama daripada Eric. Aku juga harus bekerja pagi ini.

"Bareng aja gimana, kayak tadi malem?" ungkap Eric yang seketika membuat seolah waktuku berhenti.

Flashback malam pertama.

"Letta!" teriak Eric dari dalam kamar mandi.

"Iya, apa?" aku mendekat ke pintu kamar mandi.

"Ada sesuatu yang tertinggal di kamar mandi!" seru Eric.

Aku berpikir, sesuatu yang tertinggal? Ahhh! Bodoh!

"Pakai handukmu! Aku akan mengambilnya!" seru ku pada Eric, aku panik karena sesuatu yang tertinggal itu adalah pembalut yang sudah aku bungkus. Yah, karena jadwal menikah yang terburu-buru jadi aku tidak sadar bahwa pernikahan ini tepat di hari aku datang bulan.

Jadi, malam itu kita tidak melakukan apa-apa ya. Jangan percaya kata-kata Eric di atas.

Flashback done,

"Ye, emang tadi malam kita ngapain?"

"Hehe, kamu sih. Datang bulan!" Aku benar-benar melihat wajah berbeda dari seorang Eric, ketika di kantor dia sangat terlihat arogan, dingin, dan gentle. Tapi di rumah, aku tidak melihat itu ada pada dirinya. Dia adalah laki-laki yang manis dan lembut, juga menerima aku apa adanya.

Aaaaa beruntungnya aku, pekikku dalam hati.

Aku segera masuk ke kamar mandi, mendahului Eric.

****

Di meja makan, suasana sarapan bersama keluarga Baron terasa sangat hangat.

"Letta, gimana tadi malem?" bisik Mama mertua membuatku tersedak saat minum susu.

"Mamah! Tanya apaan sama Aletta?" seru Eric dengan nada manja.

"Hehe, enggak tanya apa-apa kok Ric. Alettanya aja nih yang nggak hati-hati minummya," bantah Mama mertua.

"Iya sa...sa..sayang," dengan terbata-bata mulutku kupaksa mengucap sayang pada Eric, karena sedang di hadapan mertua.

"Hati-hati sayang," ungkap Eric dengan entengnya sembari ia mengunyah makanannya.

Eric, kenapa sih kamu enggak pernah berhenti buat jantung aku berpacu, batinku.

"Em, Aletta. Gimana kalau kamu naik jabatan aja, jadi sekretaris Eric," ucap Baron juga mengagetkan jantungku.

"Hah, serius? Memang kenapa dengan sekretaris Pak Eric ... Eng maksudku ... Eric.?" tuturku sangat gugup.

Eric hanya menatapku dengan menahan tawa, lalu Baron pun menjelaskan maksudnya ingin mengangkatku sebagai sekretaris baru Eric di perusahaan.

"Ah, tapi ... Kasihan sekretaris lama Eric, Pah. Masa dia harus dipecat tanpa suatu alasan yang jelas," tolakku lembut, karena aku memang tidak terlalu suka menjadi sekretaris.

"Iya juga ya, tapi kan ini untuk menjaga hubungan kalian." Baron begitu khawatir akan hubungan kami.

"Tidak apa-apa, Pah! Aku ini wanita yang setia dan mandiri. Jadi, tenang soal hubungan kami," ucapku lantang dan membuat Eric tertawa kecil.

"Bukan kamu, si Eric ini yang Papah khawatirkan."

"Oh..." gumamku pelan.

"Udahlah, Pah. Kita percaya aja sama Eric sama Aletta. Mamah yakin, pasti mereka tidak akan ada masalah apa-apa kok," timpal Mamah mertua membuatku dan Eric lega.

"Iya deh, Mah. Papah percaya sama Mamah, " saut Baron pada ucapan istrinya.

"Yaudah ya Pah, Mah. Eric berangkat kerja dulu." Eric berdiri dan menyelesaikan pembicaraan kami.

"Eh ... Tunggu, jadi kalian hari ini bekerja?" saut Mamah mertua.

"Iya, Mah," balas Eric dengan nada yang rendah.

"Loh, loh, baru sehari habis nikah, udah langsung kerja? Haduhhh, enggak bisa dibiarin deh, kalian kan harus honeymoon!" celoteh Mamah.

"Aduh, Mah. Enggak bisa, Eric udah ditungguin client nih," bantah Eric.

"Eric, kan pekerjaan..." "Udah, eggak apa-apa kok, Mah. Eric kan juga harus mempertahankan perusahaan untuk kita kedepannya. Nanti, kalau dia udah enggak sibuk. Boleh kok honeymoon," tuturku memotong omongan mama.

"Yaudah deh, tapi kalian janji ya, cepetan kasih cucu sama Mamah," rujuk Mama.

"Eh, Mah. Cucu itu kan takdir Tuhan, enggak bisa juga harus cepet-cepet sih." bantah Eric lagi.

"Iya, Mah. Betul kata Eric, yaudah kita berangkat dulu yah," ucapku lalu mencium telapak tangan mama mertuaku dan Baron papa mertuaku.

"Hati-hati, kalian berdua!" ujar Papa mertua.

"Iya ... Iya ..." ungkap Eric juga mencium telapak tangan papa dan mamanya.

Kami pun berangkat berdua menggunakan mobil pribadi Eric, kali ini dia yang menyetir sendiri.

"Letta, nanti kalau di kantor, kita jalan sendiri-sendiri ya," ucap Eric tegas.

Kenapa tiba-tiba ngomong begini, apa mungkin Eric mau menyembunyikan hubungan ini di kantor? Ya memang semua pegawai perusahaan tidak ada yang tahu kalau kita menikah, sih. pikirku.

"Iya, enggak apa-apa." Aku menyetujui perkataan Eric.

Sesampainya di kantor, di tempat parkir mobil.

"Kamu keluar duluan aja, disini." ujar Eric dengan ekspresi wajah yang sangat dingin, membuat aku tiba-tiba menjadi cemas.

"Kamu, mau lewat mana?"

"Aku mau bertemu client, di perusahaan lain. Cepat turun, agar tidak terlambat."

"Terima kasih," ungkapku hambar. Aku pun segera turun dari mobil. Tanpa sepatah katapun Eric meninggalkan aku sendirian di parkiran mobil. Aku harap-harap cemas,

Mana Eric yang asli? Kenapa dia bisa berubah secepat itu, batinku cemas...

1
Syahilla Naazifa
Luar biasa
Yuliawati Sajo
kmu jahat Thor bikin mataku bengkak /Sob//Sob//Sob/
Pichaacha
lagian munum susu, kn mengandung asam laktat ibarat cairan asam lagi naik di tambah asem laktat ya tambah²
teh juga ada kafeinnya jg bahaya klo lg kambuh
Anisa😀😀
fisual aletta mna
Evie Nurmala
Dia tu yg nyelakain lu dan buat kak dion lu cacat loh Letta
Siti Maimunah
lnjt
Yuanitarstnt
kok lama banget up nya thorrrrrr
vi: maap kak hehe
total 1 replies
Icha Ae
lihat visual tae nangis koq q malah ngakak ya😂😂😂😂...gemes deh
Aulia Marsela
dok saya punya penyakit mematikan bisakah di obati dgn memberikan setengah hati mu untuk ku.
eaaaaaaaa🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yuanitarstnt
Pasti mau ngomong jaketnya dijual azura😂
Luksi Istianty
nyesek bangett 😭
Ririn Hasibuan3925
lanjutt lagi thorr
Dian
jan lma lma thor up nya, sampai lupa ceritanya hihi
vi: siap boskueeee
total 1 replies
Nurkosy
aduh gk tahan aq bacanya, berlinang air mata ku 😭😭😭
Dian
lanjut dong thor
Yuanitarstnt
yang jadi ken Jungkook dan yang jadi Rendy kakek Jimin 😂
vi: begitulah
total 1 replies
Yuanitarstnt
Woy thorr apakabar😁 lama ga muncul, kalau muncul lagi harusnya up nya double 😊

Salut sama Rendy cintanya ga pernah pudar untuk alleta😢
vi: baiklah selanjutnya dobel up
total 2 replies
Syafriana Jamal
author jahat 🥺 berkali2 baca novel ini tetap aja mewek aku tuhh
Syafriana Jamal: iyakan kita satu server gimana di film kan yak ?? 🤔
total 3 replies
꧁ℌ𝔢𝔰𝔱𝔦꧂
Song kang
Maeniyatun
endingnya nyesek thor😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!