NovelToon NovelToon
Pertemuan

Pertemuan

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Petualangan / Contest / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:115.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Nur Azizah

Edward yang dikenal sebagai playboy, dan selalu mempermainkan wanita dalam hidup nya mengatakan bahwa cinta nya telah mati saat orang yang mengkhianati nya telah tiada. Miranda yang selalu memperhatikan Edward dalam diam dan mencintai nya sejak dulu terus berusaha membuka hati Edward dan mendapatkan cinta setia dari si playboy itu, Apakah Mira bisa mendapatkan hati dan cinta dari Edward? Apa kah cinta Miranda bisa menumbuhkan hati Edward yang telah mati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Azizah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 06 - MENDEKAT

...Mohon maaf kepada pembaca sekalian karena author jarang upload novel ini, tapi author usahakan akan lebih rajin upload novel ini kedepannya. Terimakasih atas pengertiannya...

.......

.......

.......

.......

Mira melihat Edward yang meneguk kopi nya di ruang kerja nya. Setiap sore Edward selalu menghabiskan waktu nya di dalam ruang kerja nya itu. Mira mengetuk pintu yang terbuka lebar itu dengan pelan.

Tok....tok....tok.... Edward masih asyik membaca sambil meminum kopi nya.

"Masuk saja" Ucap Edward.

Mira pun mendekati Edward perlahan. Dengan lembut dan hati - hati.

"Apa yang kau lakukan?" Tanya Mira lembut.

"Tidak bisakah kau lihat?!" Edward menjawab meski mata nya tetap terpaku pada berkas nya.

.......

"Aku sedang membaca berkas pekerjaan ku" Jawab Edward kemudian.

"Oh begitu, sore ini panas sekali ya, oh iya aku belum sempat berkenalan dengan semua pelayan di rumah ini, kapan kau akan mengenalkan ku kepada nya? Oh iya....sore ini...."

"Mira!" Edward mengubah nada bicara nya menjadi tegas.

"Kenapa?"

"Apa yang ingin kau tanyakan?! Aku tahu kau ingin mengatakan hal lain!"

Mira cukup lama berfikir dan terdiam lalu Mira berbalik memunggungi Edward.

"Uhm.... Terimakasih" Ucap Mira dengan nada yang sangat...sangat pelan.

"Apa?"

"Pokok nya terimakasih atas makanan nya! Makanan nya sangat enak!" Mira langsung berlari setelah mengatakan hal itu. Rupanya Mira ingin berterimakasih atas makanan yang Edward suruh pelayan nya antar kan ke kamar nya tadi.

"Hahahaha, mengapa dia bisa semanis itu" Edward merasa tingkah Mira kepadanya sangat lah menggemaskan.

******

Malam nya.....

Pelayan nya memberikan baju malam kepada Mira untuk Mira kenakan saat Edward datang nanti. Mereka mengira bahwa Edward dan Mira akan menghabiskan malam mereka hari ini.

"Kenapa baju ini begitu terbuka?" Saat melihat nya Mira merasa bahwa tidak apa ia memakai baju itu namun setelah ia kenakan baju itu sangat terbuka dan membuka payudara nya agar terekspos.

Saat itu Edward datang dan masuk ke kamar untuk tidur. Edward terdiam membeku di depan Mira. Mira heran, karena saat ini ia tak bisa membaca ekspresi Edward dan tatapan nya kepada Mira.

"Kenapa?" Tanya Mira berusaha menutupi payudaranya.

"Dari mana kau dapat pakaian ini?" Tanya Edward dengan nada dingin.

"Kenapa apa pakaian ini terlalu jelek?"

"Dimana kau dapatkan baju ini!!" Edward meneriaki Mira dengan keras dan murka yang besar.

"Aku mendapatkan nya dari pelayan mu!! Aku tidak menyiapkan baju ini sendiri!! Bilang saja aku jelek dengan baju ini! Kenapa kau harus meneriaki ku begitu!!! Kurang Ajar!!!" Mira kesal setengah mati. Seumur hidup nya baru kali ini ada orang yang meneriaki nya dengan keras bahkan ayah nya yang marah pun tak pernah berteriak sekeras itu.

"Lepas!!" Perintah Edward dengan serius.

"Apa?!"

"Kubilang lepas kan baju itu!!!" Edward meneriaki Mira lebih keras dari yang tadi.

"Tidak! Apa hak mu memerintah ku begitu?!" Mira melawan perintah Edward.

Dengan terburu-buru Edward melangkah besar ke arah Mira dan merobek pakaian Mira itu. Dengan sekali gerakan pakaian itu pun robek dan menampakkan tubuh telanjang Mira tanpa sehelai pun. Belum puas lagi, Edward menarik - narik pakaian itu hingga menjadi beberapa keping kain yang jatuh dan mendarat ke lantai.

Mira hanya menangis bercampur kesal. Mira merasa harga dirinya seperti terinjak - injak seolah ia tak memiliki harga diri di depan Edward sama sekali. Seperti tak diperlukan dengan berharga.

"Bilang saja sejak awal jika kau tidak ingin aku menyentuh semua barang dari mu, Aku bisa mempersiapkan diri menghadapi mu jika tahu kau tidak ingin aku menyentuh barang - barang dari hasil uang mu, Rupanya kau ingin membedakan harta masing - masing"

Edward baru tersadar ketika melihat Mira yang berjongkok sambil menutup area pribadinya sambil menangis seperti itu.

"Mira, Aku.....aku....." Edward tidak mampu mengatakannya. Kebenarannya yang ia pendam.

"Aku akan hati - hati mulai sekarang, Aku tidak akan menyentuh semua barang milik mu kecuali rumah ini, kecuali jika kau menginginkan kita hidup terpisah"

"Tidak hidup terpisah!!" Edward memperingati Mira dengan tegas.

Melihat Mira yang masih terduduk begitu, Edward lalu mengambil selimut dan menutup tubuh Mira. Namun Mira menepis itu dengan kuat.

"Aku tidak akan menggunakan milik mu lagi!!" Mira berjalan dengan telanjang lalu mengambil baju nya dari dalam lemari dan keluar kamar dengan buru - buru.

"Mau kemana lagi kau malam - malam begini?!" Edward menghentikan Mira yang pergi.

"Bukankah aku tidak boleh menggunakan barang milik mu? Aku kan gembel yang tidak memiliki apapun disini! Bisa tidur di mana aku setelah dihina seperti tadi?!" Teriak Mira kesal.

"Kau akan pergi kan?! Pergi saja! Jangan pernah kembali kalau perlu!!" Edward membalas Mira dengan emosi nya.

"Jangan pernah menyesali nya! Setelah aku melangkah keluar mungkin saja aku bisa menemukan tempat untuk ku tidur meski harus di tempat yang intens"

"Kau tidak akan berani mencari nya! Bahkan pria tidak akan mau meniduri perempuan milik ku!!"

.......

"Pede sekali kau! Dengar ya!! Aku hanya bilang akan mencari tempat intens tidak menyebut dengan pria! Tapi kau sudah menyinggung nya mungkin aku harus lebih berani, Kau saja belum memutuskan hubungan mu dengan wanita lain secara resmi mungkin aku tertarik juga melakukan itu dengan tidur bersama laki - laki lain" Kata laki - laki lain itu, Mira ucapkan dengan menekankan perkataan itu.

"Wanita gila! Hah kau hanya bisa berbicara! Kau tidak akan berani!!" Edward menyepelekan omongan Mira.

"Kau pikir aku tidak berani? Mana tahu aku akan meniduri lelaki yang Istri nya kau tiduri, itu cukup adil buat mereka kan! Aku berjanji tidak akan membuat mu malu dan aku akan kembali ke sini setelah barang - barang ku dipindahkan ke sini, Sampai saat itu mungkin saja akan ada beberapa pria yang ku tiduri" Setelah mengatakan itu, Mira membanting pintu dengan keras dan keluar dari rumah.

*********

Rumah Violet.....

Tok...tok...tok....

"Mira?" Violet mengendap - endap ke luar.

"Mira, orang tua ku sudah tidur semua, ada apa malam - malam begini? Kau datang dengan pakaian begini bahkan tanpa handphone mu?" Tanya Mira.

"Mira, bisakah kau mengizinkan ku tinggal disini beberapa hari?" Tanya Mira dengan sedih.

"Ada apa mir?"

Mira hanya memasang wajah sedih tanpa ingin menceritakan lebih lanjut kepada Violet.

"Kalau ke sini tidak mungkin tapi jika ke rumah baru ku bisa, rumah itu masih kosong akan kami gunakan setelah Honeymoon kami, kau bisa gunakan itu, malam ini aku akan menemanimu ya" Ujar Violet.

"Terimakasih" Mira benar - benar menangis saat itu juga. Syukurlah masih ada Violet di sisi nya.

"Oh teman ku, sebenarnya apa yang terjadi sampai kau menangis begini? Siapa yang bikin kau sedih Begini?"

Violet terus menepuk - nepuk Mira untuk menenangkan nya.....

-bersambung-

1
Nurul Mulyati
seru bngt baca nya
Scarlet
Tamat sudah
Scarlet
Suka cewk kyk emily
Deva Rara
tamat sudah ,,

di tunggu season selanjutnya ya thor
Tina Anton
Sayang thor ceritanya tamat.. Pdhl aku suka kebucinannya edward
Anonim
lama" darting thor...berantem mulu kerjaanya..
Tina Anton
Hahahaha emily tuh.. Ngomongnya tanpa tendeng aling2.. Langsung gaspoolll... Yuhuu gmn tuh bang patrick...
Ana Yulia
semangat thor 💪 lanjut terus 💪❤️ salam dari Khanza & Gracio
🤩😘wiexelsvan😘🤩
mampir ikutan absen dlu ach thorrr 😍😍😍 dengan jejak tertinggal 👍👍👍pastinya
Scarlet
Lanjut thor gemes liat edward dn patrick
Deva Rara
patrick itu pacar nya emily toh ,,

kirain spongebob 😂
Tina Anton
Lanjut thor.. Seru komunikasi edward n petrick.
Tina Anton
Lanjut thor.. Aku suka sm pembahasan... Cara komunikasi patrick memang keren.. Wajar jika patrick susah buat jatuh cinta.. Krn wawasan berfikirnya pun keren... Bs dilihat dr cara dia mematahkan kalimat2 edward..
re
Next
Who is My name?
Edward cemburu nya lucu
Tina Anton
Lanjut thor
Nalu
Edward bisa cemburu ya
Deva Rara
masih aja jaim dia 😂😂😂
Tina Anton
Lanjut thor
Tina Anton
Tau.. tau the end ah... Nunggu tiap up nya sll lama... Ngeselin.. Pdhl ceritanya bagus..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!