NovelToon NovelToon
Santri Rock'N Roll

Santri Rock'N Roll

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:425.3k
Nilai: 5
Nama Author: Green Aple

Santri Rock'n Roll..
Ricky Sanjaya adalah anak dari seorang pengusaha yang sukses, kehidupan mewah dengan segala fasilitas yang dia miliki membuatnya hidup tanpa aturan.

Ricky selalu membuat ulah dimanapun dia berada, bahkan dia sering berpindah-pindah sekolah karena kenakalannya.

Sang Ayah yang merasa sudah tidak sanggup lagi mengatur perilaku anak semata wayangnya, mencoba menitipkannya ke sebuah pondhok pesantren yang jauh dari rumahnya, dengan harapan Ricky akan mampu hidup mandiri dan bisa lebih menghargai orang lain.

Kehidupan pesantren yang penuh aturan nyatanya juga tidak membuatnya berubah, hingga dia dikeluarkan dari pesantrennya. Namun kehadiran sosok perempuan yang juga merupakan anak dari sang Kiai perlahan-lahan mampu mengubah hidupnya.

Bagaimana petualangan Ricky selanjutnya. Ikutu kisahnya yuk..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Green Aple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Selepas sholat ashar dan ngaji rutin, para santri langsung membubarkan diri untuk melakukan aktifitasnya masing-masing, sementara Hasan dan Samsul langsung kembali ke kamar mereka.

"Eh..itu anak kota kok nggak keliatan batang hidungnya, beneran nggak ikut sholat kali? Tanya Samsul pada Hasan, saat mereka bejalan menuju ke kamar. "Wah..bener-bener murtad tu anak" omelnya lagi.

"Hush..jangan ngomong gitu" jawab Hasan sambil menatap Samsul tajam. "Lagian juga kan kita belum tahu apa-apa soal Ricky" sambungnya lagi mengingatkan.

Dan saat mereka telah sampai di kamar, mereka menjumpai Ricky yang tengah tiduran sambil melamun seperti memikirkan sesuatu.

"Wahai anak adam, sholat lah kamu, sebelum kamu di sholati" ucap Samsul puitis menyindir Ricky.

Mendengar itu Ricky pun langsung bangun dari tidurnya kemudian duduk bersandar pada tembok.

"Sini Lo!" Teriak Ricky pada Samsul yang langsung saja mendapat penolakan dari Samsul.

"Weiiittsss..sorry, gue nggak mau berantem, gue sibuk" tolak Samsul sambil ingin berlalu pergi.

Padahal dia tidak sibuk, hanya saja dia sedikit takut pada Ricky yang terlihat seperti ingin menelannya hidup-hidup.

"Gue cuma mau nanya sama Lo, takut amat" ledek Ricky yang membuat Samsul menoleh dan mulai mendekat.

"Nanya apaan? Oh.. atau jangan-jangan sekarang situ udah sadar dan butuh pencerahan dari ane, boleh-boleh..mau nanya apa? Mumpung pintu tobat belum di tutup" jawab Samsul panjang lebar saat dia sudah duduk di hadapan Ricky, Ricky pun mendengus kesal.

Sebenarnya dia masih marah sama Samsul, tapi dia mencoba menahan emosinya karena ingin memberi sedikit pelajaran Samsul.

"Gue cuma mau nanya, sebenarnya lo sholat itu biar apa sih, selain karena emang sebagai kewajiban?" Tanya Ricky yang membuat Samsul sedikit kebingungan, pasalnya dia sendiri juga tidak mengerti.

Tapi terlalu gengsi tentunya jika dia tidak bisa menjawab pertanyaan dari Ricky, apalagi dia menyadari kalau Ricky seperti meremehkannya.

"Ya karena dengan sholat kita bisa terhindar dari perbuatan keji dan munkar, serta bisa lebih dekat dengan Alloh..paham?" Jawab Samsul bangga dan menurutnya Ricky tidak akan bisa berkata apa-apa lagi.

"Cuma itu? Kamu yakin nggak mengharapkan pahala dari sholat Lo itu?" Tanya Ricky setengah menggoda.

Hasan yang daritadi hanya duduk diam, kini ikut memperhatikan Ricky karena pertanyaanya itu.

"Emm..ya jelas mau lah, lagian juga kalau kita sholat, emang pasti dapat pahala" jawab Samsul yang sedikit bingung dengan pertanyaan dari Ricky. "Ni orang apa sih maksudnya" pikirnya.

"Nah..kalo lo sholat, tapi niat lo biar dapet pahala, berarti lo nggak ikhlas dong, bukankah itu berarti sholat lo jadi sia-sia" jawab Ricky sambil memandangi Samsul.

"Gue kasih tau ya, kalo kita nglakuin suatu kebaikan, tapi kita masih mengharapkan sebuah imbalan, apapun itu bentuknya, itu sama artinya kita nggak ikhlas..paham Pak Ustad?" Sambungnya lagi dengan nada mengejek.

"Tapi kalo kamu nggak sholat kamu dosa" potong Hasan kepada Ricky, yang membuat Ricky menoleh ke arahnya.

"Berarti sholat lo karena terpaksa..dan lo juga mesti tau, sesuatu yang lo lakuin karena terpaksa, itu juga sia-sia, karena itu juga nggak ikhlas namanya" jawab Ricky santai sambil melihat reaksi ke dua santri di hadapannya yang kelihatan masih tidak mengerti.

"Sekarang gue tanya sama kalian berdua, takut nggak kalian sama Alloh?" Tanya Ricky yang membuat mereka hampir menjawab serempak.

"Ya takutlah..

"Emang situ nggak takut apa? Tanya Samsul yang merasa aneh dengan pertanyaan Ricky.

"Kenapa kalian takut, emangnya Alloh menakutkan apa??..coba deh kalian pikir, tiap hari kalian di kasih rezeki, bahkan sebesar dan sesering apapun kalian berbuat salah, kalo kalian minta maaf, pasti di maafin sama Tuhan, terus kalian minta ini itu sama Tuhan, pasti dikabulin kalo emang itu yang terbaik buat kalian..terus kurang baik apa lagi Alloh sama kalian..lalu kebaikan Tuhan mana lagi yang kalian dustakan hm?"

Hasan dan Samsul sama-sama terdiam mendengar ucapan Ricky, sementara Ricky segera melanjutkan kalimatnya kembali.

"Kalo gue sih cinta mati sama Tuhan, orang Tuhan aja baik banget kayak gitu" sambungnya lagi sambil tersenyum mengejek pada kedua teman di depannya, yang membuat kedua santri itu saling berpandangan, melihat kedua temannya masih tampak saling berfikir, Ricky pun berkata lagi.

"Bukan anjingnya yang harus kamu takuti, tapi tuannya, karena segalak apapun anjing itu, dia tetap akan diam jika tuannya tidak menyuruhnya untuk menggigitmu..dan kalian juga tidak perlu silau dengan istana yang megah, karena kalian tidak akan pernah bisa menikmati apapun dari kemegahan istana itu tanpa seizin pemiliknya..begitu pula dengan surga dan neraka, kamu tidak akan pernah bisa merasakan nikmatnya surga, jika Tuhan tidak meridhoi, dan panasnya api neraka juga tidak akan sanggup membakarmu, jika Tuhan tidak mengijinkan.

Dan kata-kata Ricky barusan membuat keduanya sama-sam bingung, apa iya Ricky sereligius itu, tapi kenapa dia tidak sholat" pikir mereka.

"Kamu bisa ngomong kayak gitu, tapi kenapa kamu nggak ikut sholat tadi?" Tanya Hasan kemudian.

"Sholat itu emang wajib hukumnya..tapi buat gue, sholat itu ibarat makan, karena orang lapar itu butuh makan, bukan wajib makan..dan anggap saja gue lagi nggak lapar" jawab Ricky sambil merebahkan tubuhnya ke atas kasur lantai.

Saat mereka berdua ingin mengeluarkan unek-uneknya lagi, tiba-tiba ada santri lain yang datang dan berdiri di depan pintu kamar mereka

"Kamu Ricky ya? Tanya santri itu sambil menunjuk ke arah Ricky yang tengah tiduran, membuat Ricky menoleh dan menatap balik santri itu.

"Kamu dipanggil Pak Sugeng di ruangannya" kata santri itu lagi yang kemudian langsung pamit, dan setelah santri itu pergi, Ricky segera bangkit dan pergi ke ruangan pak Sugeng. "Ada apa lagi sih" pikirnya sambil berjalan keluar.

Sesampainya di halaman, dia melihat ada dua motor terparkir di depan ruangan pak Sugeng. "Siapa ya" pikirnya dalam hati, kemudian memberi salam setelah mengetuk pintu.

Setelah dipersilakan masuk, Ricky melihat ternyata Pak Edi yang menjadi tamu pak Sugeng, tapi rupanya Pak Edi tidak sendirian, karena di sampingnya tampak seorang gadis cantik seumurannya yang tengah duduk memperhatikannya.

Setelah Ricky duduk, Pak Edi mengutarakan maksud kedatangannya ke sini, dia diutus Pak Robby untuk mengantarkan motor yang baru dibelikan bossnya itu untuk keperluan Ricky sekolah, dan juga untuk memudahkan Ricky kalau mau bepergian.

Tidak lupa juga dia memperkenalkan gadis di sampingnya yang ternyata adalah Intan, putri pak Edi, Pak Edi sengaja mengajak Intan agar Ricky bisa lebih kenal dengan putrinya, lagipula Intan juga tadi yang membawa satu motornya untuk pulang nanti.

Setelah merasa cukup, Pak Edi pamit pulang dibonceng Intan, sementara Ricky langsung menuju kamarnya sambil membawa motor barunya.

"Wuiihh..motor baru nih" ucap Samsul saat melihat Ricky datang dengan mengendarai sebuah motor gede, dia pun tersenyum kegirangan, karena dia bisa pinjam motor Ricky nanti. "Kapan lagi bisa naik motor gede" pikirnya.

"Pinjem boleh kali?" Tanya Samsul sambil tersenyum penuh harap, Ricky pun hanya menoleh ke arah temannya sambil tersenyum penuh makna.

"Ternyata Ricky ganteng banget ya Pak?" Tanya Intan saat mereka dalam perjanan pulang, Pak Edi mengernyitkan dahinya saat mendengar pertanyaan putrinya itu, sementara Intan tampak tersenyum-senyum sendiri membayangkan wajah Ricky.

#hai man t**eman..

jangan **lu**pa **ban**tu **vo**te..**like **dan ko**me**nnya ya..😊

**mak**asi*h🙏🙏🙏***********************************************

1
Anonim
/Good/
jangkaremas
seruuu..
karyaku: hi kak mendadak menjadi istri ustadz jangan lupa mampir y kk
total 1 replies
jangkaremas
makin seru
jangkaremas
masih lanjut
jangkaremas
jejak/Facepalm/
Anonim
lanjut lagi Thor, jangan lama2 up-nya..penasaran nih/Frown/
Anonim
ceritanya ringan tapi banyak berisi ilmu, apalagi dikemas dengan nuansa komedi jadi lebih mudah dipahami. Terima kasih author.
then_must_nanang
syarat pak Kiai memiliki makna yg sangat dalam.
Ya begini ini cerita yg aku suka.
semangat buat authornya.
Siti Muniroh
baru juga awal awalan udah kocak,gimana kalau di jadiin filem
Dede Saputra Djaelani
lanjut thor
sudi mukti susila
mana up datenya Thor
dah lama banget
Adi Marhadi
mana nih up datenya.....??
Fauzan Bahri
lanjut thor meskipun aku bacanya telat yg lain baca dr tahun 2020 lah aku baru baca😀
sul sul
kapan up lagi
Dwi Ningsih
semangat...ricky..!!!!
yamink oi
nyimak...
bagus sanggar hurif
assalammualaikum
Fatur Rohman
kapan lanjutan nya nih...
arief budiman
belum ada sambungan cerita masih nunggu
Fatonah
👍🙏🙏💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!