Sinta Maharani seorang wanita bertubuh tambun, terpaksa harus menikah karena perjodohan yang dilakukan oleh kakeknya dengan salah satu cucu sahabat baik sang kakek bernama Dirgantara sawito Atmojo
Sinta sering diabaikan dan dihina oleh orang tua suaminya dan Dirgantara sang suami tak pernah mau peduli karena mereka menikah tanpa cinta, Dirga sendiri sudah punya kekasih
akankah Sinta terus bertahan atau pergi meninggalkan semuanya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummy phuji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6 Hidup dilingkungan baru
Hidup dilingkungan baru
Sinta mengedarkan pandangannya menatap seisi kamarnya,kamar yang akan menjadi saksi dalam perjalanan hidupnya yang baru dengan status baru
"Kamarnya lumayan besar di bandingkan dengan kamarku yang dulu tapi disana saya merasa nyaman " ucap sinta
"Bismillahirrahmanirrahim,semoga saya bisa menjalani kehidupan baruku ini" ucapnya lagi lalu sinta menutup matanya tanpa menunggu lama sinta pun terlelap
Sore hari menjelang sinta baru terbangun dan terkejut melihat jam dinding dikamarnya menunjukkan pukul setengah enam sore
"astaghfirullah, sudah hampir magrib tapi saya belum sholat ashar " ucap Sinta dan bergegas bangun lalu masuk kedalam kamar mandi yang ada di dalam kamarnya
"Alhamdulillah kamarnya dilengkapi dengan kamar mandi jadi saya tidak perlu merasa takut keluar dari kamar untuk melakukan aktivitas di kamar mandi " ucap Sinta saat keluar dari dalam kamar mandi
Setelah berpakaian Sinta bergegas melaksanakan sholat ashar yang sudah hampir habis waktunya
Selesai sholat Sinta mengenakan jilbab instannya karena mulai sekarang Sinta berjanji akan mengenakan jilbab bukan hanya saat keluar rumah saja tapi juga akan memakainya didalam rumah karena dia sudah menikah walaupun suaminya tidak menganggapnya
Sinta berjalan menyusuri rumah suaminya itu guna mencari letak dapurnya,sinta berniat membuat makan malam untuk suaminya dan untuk dirinya sendiri
"sore bik,maaf Sinta ketiduran " sapa sinta saat sudah berada di dapur dan melihat bik murni sibuk menyiapkan bahan masakannya
"eh neng sinta,apa neng butuh sesuatu !?" tanya bik Murni ramah walaupun mereka tadi hanya sempat berkenalan
"tidak bik,bibik sekarang mau masak apa!?" Tanya sinta mendekati bik murni
"ini neng bibik mau masak udang goreng tepung sama udang asam manis pedas untuk den Dirga juga sayur sop jamur kesukaan den Dirga" jawab bik Murni
" bisa saya bantu bik!?" tanya sinta meminta izin
"nggak usah neng,neng pasti masih capek jadi biar bibik saja yang masak " ucap bik Murni merasa tidak enak dengan istri majikannya karena mereka masih pengantin baru
"nggak apa-apa bik, saya tadi sudah istirahat lagian juga nggak enak kalau diam saja tidak melakukan apa-apa " jawab Sinta
"tapi neng" ucap bik Murni semakin merasa tidak enak hati
"sudah bik, lebih baik kita kerja sama biar cepat selesai"
"sekarang bibik potong-potong sayurannya saja biar saya yang goreng udangnya,bik ini udangnya sudah dibersihkan kan!?" tanya Sinta
"sudah non" ucap bik Murni dan diangguki oleh sinta
Dengan lincah dan cepat sinta menyiapkan semua bahan untuk membuat udang goreng tepung dan udang asam manis pedasnya
"emm... wanginya enak banget non" ucap bik Murni saat mencium aroma sedap dari masakan Sinta
"biasa aja bik,itu bik sinta sudah buatkan bumbu untuk sayur sop jamurnya " ucap Sinta sambil mengangkat Udang goreng tepungnya dari penggorengan sesekali Sinta juga mengaduk udang asam manis pedasnya agar masaknya merata
"Alhamdulillah sudah matang" ucap sinta lalu memindahkannya ke wadah dan langsung membawanya ke meja makan untuk ditata
"bik, mas dirga suka sambel nggak bik!?" tanya sinta
"suka neng tapi sambelnya jangan pedes-pedes" jawab bik Murni
"ya sudah Sinta buat sambelnya ya bik!?" ucap Sinta tangannya dengan lincah menyiapkan dan mengulek cabe tak berapa lama sambel sinta pun sudah jadi
sayur sop jamurnya pun sudah matang bik Murni mengicipnya agar tau rasanya pas atau belum
"emm ini rasanya sangat enak tidak seperti yang biasa kubuat" ucap bik Murni pelan
"sudah matang bik!?" tanya sinta dan bik Murni terlonjak kaget karena melamun
"eh.... sudah non tinggal dipindahkan ke wadah khusus sop biar bisa hangat terus " jawab bik Murni dan sinta mengangguk dan tersenyum pada bik Murni
"ya sudah bik sinta mandi dulu ya soalnya sebentar lagi magrib " pamit bik Murni
" iya neng silahkan, makasih ya neng sudah bantu bibik masak " jawab bik Murni
"iya bik sama-sama,tapi maaf ya bik Sinta nggak bantu bersih-bersih" ucap Sinta tidak enak hati pada Art suaminya itu
"iya neng tidak apa-apa " jawab bik Murni, Sinta pun masuk kedalam kamarnya untuk membersihkan diri setelah memasak makanan untuk makan malam suaminya
Bik Murni merasa bersyukur karena istri majikannya sangat baik dan ramah serta mau membantunya memasak didapur sehingga pekerjaannya sedikit lebih ringan dan cepat selesai
Waktu makan malan malam tiba kini dirgantara duduk di kursi meja makan akan memulai makan malamnya tanpa sedikitpun mengingat jika dirumahnya sudah ada orang lain yang berstatus sebagai istri sahnya
"ini enak banget bik" ucap Dirga saat mengunyah makanannya
"rasa masakan bik Murni kali ini enak banget tidak seperti biasanya, kalau begini rasanya masakan chef di restoran saja kalah
Apa bibik mempelajari cara memasaknya di video-video memasak ya di aplikasi " ucap Dirga dalam hatinya dan mulutnya terus mengunyah
"ini udang goreng tepungnya rasanya sangat gurih dan lezat ditambah lagi kriuk- kriuk sambelnya juga rasanya pas dan enak sekali" gumam Dirga
"astaghfirullah,den Dirga khilaf makannya
Sampai tidak ingat jika orang yang memasak untuknya belum makan juga" ucap bik Murni dalam hati
Setelah makan dan nyaris menghabiskan semua makanan dimeja makan kini Dirga memilih kelantai dan dimana tempat gym pribadinya berada
Dirga ingin berolahraga sebentar karena perutnya Terasa sangat penuh
"gila ini pertama kalinya saya makan sebanyak ini, masakan bibik kali ini sangat enak " monolog Dirga yang duduk menyandarkan tubuhnya sejenak yang merasa kekenyangan
Sedangkan dimeja makan Sinta merasa senang karena suaminya menyukai masakannya
Sinta merasa bersyukur karena dirga mau makan masakannya
"bik sini temani saya makan " ajak Sinta pada Artnya
"nggak usah neng biar bibik makan di belakang nanti " jawab bik Murni
Beberapa kaki sinta mengajak bik Murni makan bersamanya tapi bik Murni tetap menolak akhirnya sinta makan sendirian seperti biasanya
Sinta akan memakan sisa makanan yang di tidak di habiskan oleh keluarganya yang ada si atas meja makan, tak sekalipun mereka mengajak sinta makan bersama katanya mereka kurang nafsu makan saat ada sinta didekat mereka tapi hanya Rendy yang sering menunggu Sinta untuk makan bersama
"masakan kakak selalu enak apalagi sambelnya top markotob dan selalu juara " wajahnya bersemu merah saat adik lelakinya itu selalu memuji masakannya
Setelah makan Sinta membereskan semua
Sinta kembali kekamarnya dan mulai mengetik naskah novel onlinenya yang sudah beberapa bulan ini menjadi penghibur nya karena jika sudah menuangkan cerita kedalam novel onlinenya Sinta merasa bahagia dan melupakan semua kesedihannya yang diberikan oleh hampir semua keluarganya dan Tanpa sadar Sinta tertidur nyenyak mengarungi mimpi indahnya
...****************...
Maaf baru Up soalnya baru nyampe rumah, jaringan juga kurang bagus karena mati lampu 🙏🏻🙏🏻🙏🏻😊😊😊😘😘😍😍