NovelToon NovelToon
Hancur

Hancur

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:643.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: I'm Blue

Sebenarnya apa salahku sehingga mereka sangat membenciku, bahkan dia tega memperkosa ku dan terus membuatku menderita.

Aku ingin ingin bertanya pada mereka, tapi aku sama sekali tidak punya keberanian. Apakah hidupku akan terus begini. Lalu, bagaimana dengan janin yang ada di kandunganku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I'm Blue, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Nilam.

Hari ini aku akan keluar untuk menemui Nilam sahabatku dan tentunya aku sudah mendapatkan izin untuk keluar rumah. Sekarang di rumah ada lima pekerja yang mengerjakan pekerjaan rumah, dan hanya bu Lela lah yang tinggal menginap di rumah yang lainya pulang dan kembali besok paginya.

Luka lebam di wajahku juga sudah sembuh, jika tidak aku tidak akan berani untuk menemui Nilam. Dia pasti akan curiga melihat wajahku yang lebam. Dia pasti langsung tau jika pelakunya adalah Xavier, karena aku sama sekali tidak keluar rumah.

Rasanya senang sekali dapat keluar rumah, setelah sekian lama terkurung dan tersiksa disana. Keluar rumah saja rasanya seperti menuju surga.

Aku sudah bersiap-siap menuju halte bus. Xavier melihatku dengan aneh saat aku ingin keluar dari rumah.

"Tunggu." Katanya. Jantungku sudah berdebar lebih kencang dari biasanya, jangan-jangan dia tidak jadi mengizinkan ku keluar untuk menemui Nilam.

"Iya kak. Ada apa." Tanyaku gugup. Tuhan jangan sampai Xavier melarang ku keluar.

Xavier melemparkan jaketnya padaku. Dari jeketnya mengguar aroma parfum nya yang dominan.

"Pakai." Perintahnya. Aku langsung memakai jaket yang di berikan Xavier padaku.

"Ambil ini. Jangan sampai lo menjadi pengemis di luar sana"

Xavier memberikan kartu kreditnya padaku, aku menerimanya dengan bingung, tapi tidak berani bertanya. Jadi aku menyimpannya ke dalam tas ku dan memastikan benda itu aman, jangan sampai hilang. Xavier bisa saja membunuhku jika aku menghilangkan kartu kredit nya yang berharga.

"Terima kasih kak."

Xavier tidak menjawab, dia hanya pergi meninggalkan ku. Aku segera berlari kearah halte bus untuk menunggu bus dan pergi ke cafe tempat aku berjanji bertemu dengan Nilam.

Sesampainya ke cafe aku tidak menemukan Nilam disana. Apa mungkin dia belum sampai, sepertinya aku datang terlalu awal karena sangat senang.

Setelah empat puluh lima menit kemudian Nilam datang. Dia tersenyum manis padaku, selama aku menunggu aku hanya memesan jus jeruk.

"Kamu kok gak mesan makan sih Aya?" Tanyanya khawatir.

"Kamu gak punya uang lagi." Katanya keras dan reflek menutup mulutnya. Orang-orang di cafe melihatku sambil berbisik-bisik.

"Maaf! Aku cuman heran sama keluargamu, kok kamu gak di beri uang jajan. Aku sama sekali tidak bermaksud apa-apa." Sesal Nilam. Aku tau dia memang tidak sengaja melakukan nya, dia sama sekali tidak bermaksud untuk mepermalukan ku. Nilam orang yang baik dan sahabat yang peduli padaku.

"Gak papa kok Nilam. Kebetulan aku udah makan tadi jadi gak lapar lagi." Kataku menjelaskan.

"kalau gitu pesan kue aja. Aku yang traktir."

"Gak usah. Aku baik-baik aja."

"Jangan gitu dong. Aku ngerasa bersalah tau!" Kata Nilam dengan cemberut.

Aku hanya tersenyum dan mengalah, membiarkan Nilam memesan beberapa kue dan makanan pada akhirnya.

"Aya abis ini belanja yuk." Ajak Nilam. Sebenarnya aku juga ini belanja tapi uang yang ku punya tidak akan cukup, walaupun aku memegang kartu kredit Xavier aku tidak berani untuk memakainya. Aku juga tidak enak jika menolak ajakan Nilam.

"Ya ya ya......... Mau ya." Mohon nya lagi. Akhirnya aku mengangguk dan Nilam tersenyum senang.

Aku dan Nilam berada di kasir saat ini, dia terlihat panik sambil mengacak-acak tasnya berulang kali. Wajahnya nampak panik dan gelisah.

"Kenapa?" Tanyaku dengan pelan.

"Dompetku ketinggalan." Kata Nilam sedih dan merasa bersalah.

"Harusnya aku membayar makanan kita."

"Gak papa Nilam. Biar aku yang bayar" Aku menyerah kartu kredit yang di berikan oleh Xavier ke kasir, semoga setelah ini Xavier tidak membunuhku.

"Maaf banget ya."

"Gak apa-apa. Sesekali biar aku yang bayar." Aku tersenyum manis ke arah Nilam.

Akhirnya Nilam membatalkan niatnya untuk belanja karena dompet nya ketinggalan di rumah. Aku masih tidak ingin pulang kerumah, belum tentu Xavier atau ayah dan ibu tiriku mengizinkan ku untuk keluar lagi jadi Aku memutuskan untuk ke toko buku.

Aku ingin membeli beberapa novel dan komik. Kebetulan aku memiliki uang tabungan, sehingga tidak perlu memakai kartu kredit yang di berikan oleh Xavier.

Perjalanan menuju toko buku ku lewatidengan senag hati. Sudah lama sekali aku tidak keluar rumah, sejak kelulusan SMA aku tidak di izinkan lagi keluar. Bahkan untuk berbelanja kebutuhan rumah sekalipun.

Aku memasuki toko buku dengan senang. Aku sangat suka aroma buku disini. Aku segera menuju tempat komik dan novel, memilih beberapa buku yang sinopsis membuatku tertarik.

"Eh, Aya." Seseorang menyapaku, dan saat berbalik ternyata orang itu adalah Nuga.

"Kak Nuga."

"Kamu suka novel dan komik juga?"

"Iya kak. Di waktu senggang aku membaca beberapa novel dan komik."

"Seri ini bagus." Nuga memberikan satu seri komik yang terdiri dari 24 buku. Aku menerimanya dengan senyuman.

"Coba baca. Pasti kamu akan tertarik." Katanya yakin.

"Aku akan baca kak." Kataku pelan dan menuju arah kasir

"Sudah mau pulang?" Tanya Nuga dengan kecewa.

"Iya kak." Jawabku singkat.

"Padahal aku ingin mengajakmu makan dulu. Di sekitar sini ada restoran baru dan ramai sekali, aku tidak mau sendiri. Para wanita menatapku dengan aneh." Tentu saja merak pasti kagum melihat ketampanan Nuga, tapi sepertinya di sadar akan hal itu.

"Mungkin lain kali" Hiburku. Lain kali itu pun jika Xavier mengizinkan ku keluar rumah.

"Atau kamu mau aku antar pulang saja." Tawarnya lagi. Jika Xavier tau aku di antar pulang oleh temanya, bisa-bisa dia marah dan memukuli ku lagi.

"Gak usah kak. aku pulang sendiri saja" Kataku cepat-cepat.

setelah aku selesai membayar buku yang ku beli. Aku buru-buru mengambil nya, Nuga nampak kecewa melihat sikap ku.

"Aku duluan kak. Ada yang haru aku lakuakn lagi" Kataku cepat-cepat meninggalkan Nuga yang masih membayar bukunya. Dia juga sempat menawarkan untuk membayar semua buku ku tapi aku menolak. Aku tidak ingin merepotkan nya.

Aku benar-benar minta maaf Nuga, karena menolak semua kebaikan mu yang tulus. Aku benar-benar akan terkena masalah jika menerima semua kebaikan yang kamu berika kepadaku. Xavier sama sekali tidak suka jika aku bahagia, dia akan melakukan segala cara untuk membuatku menderita. Aku juga takut jika hal itu berimbas kepadamu.

Aku tidak ingin kamu dalam masalah. Kamu laki-laki yang baik, Kamu tidak pantas menderita. Nuga maafkan aku sekali lagi.

Aku pulang kerumah dengan hati yang tidak enak karena memikirkan Nuga. Dia mungkin saja tersinggung tapi apa boleh buat. Aku akan membawa penderitaan untuknya, jadi lebih baik aku menghindari nya.

"Udah selesai ngelac*rnya." Kata Xavier dengan nada murka.

Oh Tuhan apa lagi salahku, sepertinya dia marah lagi, dan hal buruk sebentar lagi pasti menimpaku.

1
Zi-Ha
bodo kali tu cewek..
ngapain juga masih disitu...😡😡
Tatu Nadia
apa mungkin Aya hamil..hmm..
Tatu Nadia
kejam banget thor
Userr_Erorr
aneh ,, bilangnnyaxavier gk prnh bwa doi" sblumnya kermhnya,, tpi aya tau doi" xavier sblumnya,, n aya juga kn gk prnh kaluar rmh
Sri Suwarni
ini trlalu sadis cerita ny trustrang aja aku ngga suka cerita yg begini maaf
Sumarni Aurellia
kk kpn d lanjutin ceritanya🥺
Sumarni Aurellia
kk kpn d lanjut ceritanya🤔😔
wong_oseng
ini hiatus kah ?
Ira Wati
lanjut
wong_oseng
novel ini apakah sdh hiatus ya....
Tramitra Wisadi
hmmmm
warnita meridiana
lanjut thot
Nining Rahayu
kalo bacanya di loncat2 ga bakal faham ini mah...😁😁😁
Rina Tyas
Thor bukannya Aya panggilnya bunda, k' mama
Rina Tyas
suka thor
Rina Tyas
lanjut kakak
Rina Tyas
semangat ya thor
Rina Tyas
iya kak AQ suka critanya
Suyati Lihawa
kapan lanjutnya thor kok lama sekali ditunggu ya tks
Emma_ku
melotot kn loh..
hahahah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!