NovelToon NovelToon
Revenge Of The Princess (Revisi)

Revenge Of The Princess (Revisi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / TimeTravel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:799.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Rii

Cerita ini hanyalah fiksi, tak ada unsur dunia nyata!
(Sedang di revisi ulang)

cerita ini murni hasil dari pemikiran penulis..
mohon untuk saling menghargai..dan jangan menghujat...jangan lupa like, komen, bintang lima, and vote..agar penulis makin semangat dalam update setiap bab nya...

Happy reading
***

Bagaimana jadinya bila seorang gadis ketua mafia + pshycophat yang ditakuti diseluruh dunia mati dengan cara yang mengejutkan.dan hidup kembali ke jaman kerajaan, hidup dalam wadah tubuh seorang putri yang pendiam dan lemah selalu saja di tindas dan dihina oleh mereka yang merasa lebih kuat..

Dan bagaimana juga seorang wanita yang bergelar penyihir darah atau Ratunya kegelapan yang memiliki tingkatan ilmu sihir yang tinggi dan membunuh lawan dengan sadis sehingga musuh harus berfikir untuk ke dua kalinya berurusan padanya, harus mati dengan cara yang tak terduga

Dan bagaiman pula kedua jiwa wanita hebat +mengerikan itu hidup dalam tubuh yang sama..dan berniat membalas dendam semua perbuatan keji orang yang telah membuat hidup sang tubuh yang mereka tempati menjalankan hidup yang mengerikan penuh penderitaan...

Bagaimana cara mereka dua wanita hebat dan mengerikan itu membalaskan dendam dari si tubuh yang mereka tempati..

Apa lagi ketika dia dijebak dan harus menjadi permaisuri dari putra mahkota yang terkenal kekejamannya dan wajah buruk rupanya.


Penasaran simak kisahnya dalam cerita berikut..
#ini adalah karya pertama.
typo bertebaran dimana mana....harap tenang heheheh jangan terbawa emosi dan menghujat...itu bisa membuat penulis putus asa...kalau gak suka jangan dibaca yah

Jangan lupa tinggalin jejak yah☺️
#happy reading

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Rii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6

Malam yang mencekam di hutan tergantikan dengan terangnya sinar matahari pagi, angin pagi Sepoi Sepoi, kicauan burung membuat suasana hutan asri dan sejuk.

Di dalam sebuah kamar di tengah hutan terdapat seorang putri tidur yang sedang tertidur manis dengan dengkuran yang tak sewajarnya sebagai seorang wanita.

Horkk fiuuhh horkkk fiuuhh( kurang lebih seperti itu suara nya)

Hiyaaaaa gumam sang putri tidur yang kini baru membuka matanya.

"Wahhh, sudah pagi ternyata" Ucap Zania sembari mengucek ngucek matanya.

tok tok tok suara pintu kamar Zania diketok

"Nia apa kau sudah bangun kalau sudah ayo kita sarapan"Teriak Lumi dari balik pintu.

"Yah, tunggu saja di meja makan aku akan membersihkan diri dulu" Teriak Zania

"Oh baiklah "Ucap Lumi sembari menuju meja makan.

Zania pun bergegas membersihkan diri, dia begitu semangat untuk beraktivitas di jaman old ini dia juga sangat penasaran apa yang mereka lakukan setiap harinya.

Setelah setelah selesai membersihkan diri Zania menuju lemari pakaian, dan memakai dress selutut berlengan pendek berwarna putih.

Setelah selesai berpakaian ia menuju meja makan untuk sarapan.

Sesampainya di meja makan ia langsung menyapa Lumi yang sedang duduk menunggu di meja makan.

"Pagi kakak"Sapa Zania.

"Pagi "Balas Lumi dengan senyuman sejuta watt.

" Wah apa ini kakak yang memasaknya?"Tanya Zania ketika melihat makanan dimeja

"Yah smoga kau suka"Ucap Lumi sembari tersenyum.

Merekapun menyudahi pembicaraan mereka dan memilih untuk langsung makan.

Nia yang melihat makanan di atas meja sebenarnya agak ragu untuk makan karena penampilan makannya begitu eksotis, tapi ia tetap harus memakannya karena tak mau menyakiti hati kakaknya yang sudah susah payah memasak.

Satu sendok pun kini melayang dan..

hap, satu sendok masuk dalam mulut.

"*O*h ayolah makanan apa ini, apa ini beras bakar, berasnya belom masak, dan asin"Batin Zania yang ingin memuntahkan makanan dari dalam mulutnya tetapi karena melihat ekspresi Lumi yang begitu antusias dia hanya bisa pasrah dan menelannya bagai mana pun kakaknya ini telah berusaha.

"Bagaimana enak kan?"Tanya Lumi dengan antusias nya.

"Yah, rasanya sangat ekstrim"Ucap zania

"Eks, ek apa tadi yang kau bilang Nia kakak tidak mengerti."Tanya Lumi karena tak mengerti makna dari kosa kata yang di ucap oleh Zania.

" Ekstrim itu sangatlah enak ya enak sekali.hihihi"Jawab Zania

" Oh baiklah habiskan yah"Ucap Lumi..dan diangguki oleh Zania

Setelah selesai sarapan Zania pun pergi ke kamarnya untuk mengambil barang-barang yang diperlukan nya untuk petualangan hari ini. iya memakai sweater berwarna hitam panjang sampai mata kaki dan memakai topi berwarna putih lalu memakai masker berwarna hitam dan memakai sendal jepit.

Zania memasukkan barang-barang yang diperlukan nya ke dalam cincin ruang milik saudara kembarnya hyuna. Dengan cincin ini ia bahkan bisa memasukkan semua isi hutan.

Setelah itu ia pun keluar dari kamarnya. Lumi pun sudah ada di depan pintu menunggunya sedari tadi ia memakai setelan sama seperti Zania hanya saja dress nya berwarna hitam. Setelah itu mereka pun beranjak pergi dari rumah itu.

"Nia nafasku sangat sesak " Protes lumi karena ia sulit untuk bernafas dengan menggunakan masker.

"Ya sudah lepas saja"Ucap Zania.

"Apa boleh kalau kita ketahuan bagai mana"Tanya Lumi

"Kita tak akan ketahuan kan kita tidak sedang berada di wilayah kerajaan Belian."Ucap Zania karena memang sebenarnya mereka sedang ada di wilayah kerajaan Diamond.

Kerajaan Diamond adalah kerajaan terbesar di abad itu kerajaan yang terkenal dengan kekejaman nya. apalagi rumor nya bahwa putra mahkota kerajaan Diamond terkenal akan kekejaman nya dan wajahnya yang buruk rupa karena ia tak pernah menampakan wajahnya di tempat umum.

" Zania kita akan kemana" Tanya lumi karena bingung mereka akan kemana sebenarnya.

"Ke pasar"Jawab Zania singkat.

"Apa kau tau jalan nya "Tanya Lumi

"Tidak"Ketus Zania

"Kalau kau tak tak bagaimana cara kita akan kesana"Tanya lumi kebingungan

"Kita kan punya mulut tinggal tanya saja pada orang di sekitar sini"Jawab Zania sembari tersenyum.

"Tanya dengan siapa?? ini kan di tengah hutan mana ada penduduknya kecuali kita berdua"Jawab Lumi.

"Ohhh hahaha aku baru ingat" Jawab Zania sambil cengengesan.

"Terus bagaimana ?" Tanya Lumi

"Ah kakak tenang saja aku akan mencari jalannya"Jawab Zania

"Kau yakin bisa, nanti kita malah tersesat"Tanya Lumi

"Yakinlah, jangan kan jalan menuju pasar membuat rumah dalam sekejap mata saja aku bisa hahaha"Ucap Zania menyombongkan diri.

"Oh baiklah kalau begitu, silahkan pimpin jalan "Ucap Lumi sembari tersenyum dan diangguki Zania.

Setelah beberapa menit menyusuri jalan hutan berkat kemampuan sihir Hyuna mereka akhirnya sampai di pasar.

"*W*ahh lihat itu pakaian mereka kuno sekali hihihi kalau aku kesana pasti mereka akan melihat ku terheran heran."Batin Hyuna.

Tanpa pikir panjang lagi merekapun pergi memasuki pasar.sesuai dugaan Zania mereka jadi pusat perhatian.

Setelah lama berjalan di pasar itu Zania merasa lapar dia melihat begitu banyaknya makanan yang di jual dan sangat menggugah selera.

"Kakak! apa kau punya sesuatu untuk bisa membeli makanan,aku lapar"Tanya Zania

"Maaf kakak tak punya,,kakak dulunya hanya seorang pelayan jadi kakak tak punya koin maaf kan kakak"Jawab Lumi tertunduk.

"Hahahah tak apa kakak aku akan mencarinya sendiri"Ucap Zania

"Bagaimana caranya"Tanya Lumi

"Kakak tak ingat, jangan kan koin rumah dalam sekejap mata saja aku bisa"Jawab Zania menyombong kan diri.

"Oh baiklah baiklah"ucap Lumi.

Zania pun melihat lihat tempat strategis untuk melakukan aksinya lalu duduk di situ seperti orang stress.

"Nia apa yang kau lakukan?"Tanya Lumi heran

"Kakak liat saja nanti"Ucap Zania membuka topinya lalu menaruh topi tersebut di depannya lalu ia mengeluarkan gitar dari cincin ruangnya dan mulai memetik senar gitar nya.

Jreenggg (jeng jeng jeng macam tuh lah )

setelah itu ia pun membuka suaranya.

ia bernyanyi begitu merdunya hingga banyak orang datang untuk melihat dan memberi koin

Bahkan ada sebagian pedagang yang menghentikan aktivitas berdagangnya hanya untuk melihat dan mendengar nyanyian dari Zania lama sudah bernyanyi akhirnya pun selesai ia segera mengambil koin yang sudah ia kumpulkan.

"Wahhh banyak sekali hehehe kalau begini aku bisa kaya."Ucap Zania dengan mata berbinar melihat koin yang sudah ia kumpulkan

Setelah mendapatkan uang Zania dan Lumi segera pergi membeli makanan yang mereka inginkan.

Tanpa zania sadari ada yang sedang memperhatikannya dengan tatapan tajamnya

"Suara yang indah"Ucap orang tersebut

"Putra mahkota ayo kita kembali, Raja memanggil anda "Kata orang yang satu lagi putra mahkota pun hanya bisa memutar kedua bola matanya.

"Hmm."Dehem putra mahkota sembari pergi

"*G*adis ku tunggu aku besok"Batinnya sembari pergi menuju istana.

**penasaran dengan kelanjutan nya..

simak kisahnya dalam bab selanjutnya...

maaf kalau kurang seru...

karena saya masih awal...

jangan lupa tinggalin jejak yah...

terima kasih** .

tbc

1
Erlina Ibrik
Luar biasa
𝓎𝑒𝑜𝓃𝓃𝒶
njiiirrrr....ini gimaba konsepnya thorrrr.....kaya gantungan baju thor
Ibuk'e Denia
kelihatannya seru ceritanya
Purwanto Purwanto
seru romantis thor
Wulanda Ciiee Harahap
bagus ceritanya
azka aldric Pratama
bingung ....ko td pas nglawan ank selir ,si Nathan bisa mke sihir 🤔🤔giliran skrng GK bisa 😏😏
azka aldric Pratama
knp kaka'nya GK di bawa sekalian 🤔🤔🤔 biasanya pelayan kn ikut kmna nonanya pergi 😌😌😌
Mardiah Dhya
wahhh seru thor
Nanda Lelo
gak usah pake promosi lu Nathan,,
bunuh aja lgsg Nesya tu,, tebas lehernya tuh
Nanda Lelo
kelicikannya neysa blom ada apa2nya d banding zania alias Alice
Nanda Lelo
jerawat oh jerawat 🤦
Nanda Lelo
ad pelayan kyk gtu,, babu songong
Nanda Lelo
ya ampun sampai roboh t ranjang 🤣🤣🤣
Nanda Lelo
kok bisa
Nanda Lelo
yg ngeracunin Hyuna y
Nanda Lelo
🤣🤣🤣🤣
Nanda Lelo
bih jatuh gak jauh dari pohonnya y,,
Nanda Lelo
ya elaaah malah tidur dia 🤣
Nanda Lelo
jiwa mafianya tetap ada y 🤣🤭
Nanda Lelo
aku pikir zania mau ngemis tadi 🤣🤣🤣
rupanya ngamen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!