NovelToon NovelToon
Jika Takemichi Dan Izana Menjadi Perempuan

Jika Takemichi Dan Izana Menjadi Perempuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Tokyo Revengers / Tamat
Popularitas:46.9k
Nilai: 5
Nama Author: sit nur Aisyah

bagaimana jika saat izana yang berjalan dengan santai tiba tiba di sergap? dia dipaksa untuk ikut dan setelah dia bangu, tiba tiba tubuhnya menjadi seorang wanita, tidak lama kemudian izana menemukan pemuda yang adalah anggota Toman, dia menguji coba serum yang dia temukan hingga membuat pemuda itu juga sama seperti nya.

"wanita cantik" takemichi

"apa kau lihat lihat!?" izana

"garang sekali" takemichi

"kau sekarang sama denganku" izana

"hah?" takemichi nge-lag

"waaaaaa kau jahat sekali izana!!" takemichi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sit nur Aisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

plan

Izana sangat kejam, dia membuat kakiku mati rasa.

.

.

.

.

Keesokan harinya, Mikey berjalan bersama Draken menuju Kuil Musashi.

Seperti biasa, para anggota Toman yang melihat mereka langsung memberikan salam dan hormat.

Setelah semua berkumpul, Mikey berdiri di depan mereka.

"Hari ini aku ingin mengumumkan sesuatu mengenai Hanagaki Takemichi."

Suasana langsung hening.

"Memangnya ada apa, Ketua?" tanya salah satu anggota.

"Bukankah dia yang waktu itu berkhianat pada Toman?"

Mikey menggeleng.

"Itulah yang ingin kuluruskan."

Ia menarik napas panjang.

"Sebenarnya semua itu hanyalah kesalahpahaman."

"Aku bahkan sudah bertindak terlalu jauh dengan memukul dan mempermalukannya."

Para anggota mulai saling berpandangan.

"Takemichi tidak pernah berkhianat."

Mikey melanjutkan penjelasannya.

"Dia memang berhubungan dengan Kurokawa Izana, Ketua Tenjiku."

"Tetapi alasan mereka bertemu bukan untuk menghancurkan Toman."

"Takemichi dan Izana sedang bekerja sama menyelesaikan urusan pribadi mereka."

"Tidak ada hubungannya dengan perang antara Toman dan Tenjiku."

Kerumunan langsung ramai.

"Bagaimana bisa, Sano-kun?"

"Bukankah Izana itu musuh kita?"

"Kalau dia dekat dengan Ketua Tenjiku, bukankah itu mencurigakan?"

"Aku tahu."

Mikey mengangguk.

"Aku juga berpikir seperti itu saat pertama kali melihatnya."

"Itulah sebabnya aku salah paham."

Draken menyilangkan tangan.

"Dan sekarang kita sudah tahu bahwa Takemichi memang tidak bersalah."

"Tapi tetap saja..."

salah satu anggota menggaruk kepala.

"Dia berteman dengan Ketua Tenjiku."

"Ya."

Mikey mengangguk.

"Dan aku sudah meminta maaf padanya."

"Lalu?"

Pah-chin mengangkat alis.

"Dia memaafkanmu?"

"...Belum."

Mikey langsung teringat wajah Izana yang marah besar.

"Masalahnya, Izana sangat protektif terhadap Takemichi."

Draken yang mengingat kejadian itu langsung berkeringat dingin.

"Yah..."

"Kalau dipikir-pikir, reaksinya memang wajar."

"Eh? Memangnya separah apa?" tanya beberapa anggota penasaran.

Mikey langsung teringat dirinya yang dihajar habis-habisan.

"...Lupakan saja."

"Pokoknya galak."

...⚪⚪⚪...

"Kalau begitu apa yang harus kita lakukan?" tanya salah satu anggota.

"Takemichi sekarang bahkan sudah tidak ada hubungannya dengan Toman."

"Benar."

Mitsuya mengangguk.

"Dia pasti masih marah pada kita."

"Kalau begitu..."

Seseorang mengangkat tangan.

"Bagaimana kalau kita culik saja dia?"

"..."

"..."

Semua langsung menoleh.

"Kau gila?"

"Bukankah itu malah memperburuk keadaan?"

"Eeeh?"

Orang itu langsung ciut.

Chifuyu menatap Mikey.

"Tapi bukankah itu memang ide cadanganmu waktu itu?"

Mikey berkedip.

"Eh?"

Lalu ia menepuk tangan.

"Oh iya, benar juga."

Draken langsung memegang wajahnya.

"Tolong jangan."

"Belum apa-apa sudah ingin menculik orang."

"Hehehe."

Beberapa anggota malah mulai bersemangat.

"Kalau Hanagaki kembali ke Toman, bukankah bagus?"

"Benar juga."

"Dia satu-satunya anggota perempuan."

"Dan dia kuat."

"Bahkan bisa melawan Taiju."

"KALIAN JANGAN RIBUT SENDIRI!"

teriak Draken.

Semua langsung diam.

Smiley mengangkat tangan.

"Kalau begitu apa rencanamu, Sano-kun?"

Mikey tersenyum.

"Begini..."

...⚪⚪⚪...

Sementara itu...

Di markas Tenjiku.

"Izana... hah... hah..."

Takemichi terengah-engah.

"Aku tidak kuat lagi..."

Izana justru tersenyum puas.

"Eh?"

"Kau sudah menyerah?"

"Padahal aku masih belum puas, lho."

Takemichi hampir menangis.

"Nggak kuat..."

"Kakiku sakit..."

Saat ini Takemichi sedang berlari di atas treadmill.

Dan selama satu jam penuh, Izana terus menaikkan kecepatannya.

"Ayo, Michi!"

Ran bersorak dari samping.

"Kau pasti bisa!"

"Kalau berhasil, aku traktir ramen dua porsi!"

Ran bahkan memakai pakaian penyemangat yang entah didapat dari mana.

Di tangannya terdapat kipas bergambar karakter kartun.

"Nii-chan..."

Rindou menatap kakaknya dengan wajah datar.

"Kau membuatku malu."

"Hehe."

Ran hanya nyengir.

"Mereka benar-benar bodoh."

Kisaki menghela napas.

"WAAAAA!"

Takemichi akhirnya mulai menangis.

"Yamete!"

"Hiks!"

"Sudah cukup!"

Hanma yang melihat itu akhirnya mendekat.

"Kasihan sekali."

"Apa lagi yang kau mau?" tanya Izana curiga.

Hanma menyeringai.

"Tentu saja membantu putri yang sedang kesusahan."

"Kau ini..."

Izana langsung memutar mata.

Hanma menghampiri Takemichi yang sudah hampir tumbang.

"Hiks..."

Takemichi masih menangis kecil.

"Izana kejam sekali..."

"Sudah, sudah."

Hanma membantu menopang tubuhnya.

"Kau pasti capek."

"Ayo minum dulu."

Ia mengambil sebotol air mineral dan menyerahkannya kepada Takemichi.

Namun Takemichi masih terlalu lelah untuk bergerak banyak.

"Oh?"

"Benar-benar tepar, ya."

Hanma membuka tutup botol itu.

Lalu membantu Takemichi minum.

Namun saat melakukannya, Hanma tiba-tiba terlalu mendekat. Antara bibir dan bibir yang saling menempelkan. Tanpa takemichi sadari, dia meminum air yang mengalir dari mulut hanma.

Takemichi langsung membeku.

Mata birunya membelalak kaget.

"Hanma!"

Takemichi langsung mendorong bahunya.

Wajahnya memerah karena terkejut.

Hanma hanya tertawa kecil.

Sedangkan Takemichi terlihat sangat kesal.

"Kau gila, ya!?"

"Cuma bercanda."

Hanma mengangkat kedua tangannya.

"Ck."

Izana yang melihat semuanya langsung berjalan mendekat.

Tatapannya sangat menyeramkan.

"Ck, ck, ck."

"Kau membawa dia ke sini hanya untuk membuat masalah?"

Hanma langsung tahu dirinya sedang berada dalam bahaya.

"Izana..."

Takemichi langsung mendekat ke arah Izana.

Matanya masih sedikit berkaca-kaca.

"Huh."

Izana mendengus.

"Kakucho."

"Ya?"

"Bawa Michi istirahat."

"Setelah itu ikut aku."

Nada suaranya membuat Hanma langsung merasakan firasat buruk.

"Baik."

Kakucho mengangguk patuh.

Ia lalu membantu Takemichi berdiri.

Namun kaki Takemichi masih terasa lemas.

"Kaku-chan..."

Takemichi merengek.

"Kakiku nggak bisa jalan."

Sebelum Kakucho sempat menjawab, Rindou datang menghampiri.

"Kalau begitu biar aku saja yang menemaninya."

"Kau temui Izana."

Kakucho berpikir sejenak.

"Lalu Hanma?"

Rindou melirik Hanma yang mulai berkeringat dingin.

"Itu bukan urusan kita."

"Benar juga."

Kakucho langsung mengangguk.

"Kalau begitu aku titip Takemichi padamu."

"Baik."

Rindou membenarkan kacamatanya.

"Mohon bantuannya ya, Rin-kun."

Takemichi tersenyum kecil.

"Ya."

Rindou mengangguk singkat.

Lalu ia membantu Takemichi berjalan meninggalkan tempat itu.

Sementara di belakang mereka...

Hanma perlahan mundur selangkah.

Izana tersenyum.

Senyum yang sama sekali tidak membuatnya merasa tenang.

Dan untuk pertama kalinya hari itu, Hanma mulai mempertimbangkan untuk kabur.

.

.

.

.

.

-TO BE CONTINUED-

1
Kirana Yola adiba
lanjut kak penasaran sama cerita selanjutnya
Kirana Yola adiba
aku penasaran kak lanjut kak
Kirana Yola adiba
lanjut kak penasaran aku dg cerita selanjutnya
makasih ya kak udah up banyak
shinobu
lanjut min ceritanya bagus
Kirana Yola adiba
penasaran aku dg cerita selanjutnya
shinobu
lanjut min ceritanya bagus min
shinobu
lanjut ke konten utama nya
Kirana Yola adiba
lanjut kak
Kirana Yola adiba
aduh penasaran aku lanjut kak semangat
Saada Sania
lanjut author
Kirana Yola adiba
lanjut kak
hore kakak up
Kirana Yola adiba: sama sama
total 4 replies
REN & HARUKA
baguss thorrr🤩
누르하이다🤭☺️
pantesan thor aku tungguin gak up up ternyata eh ternyata.....
누르하이다🤭☺️: gak papa thor tapi kalo ada rencana mau buat cs/novel baru kabari ya thor biar aku bisa basa
total 2 replies
Kirana Yola adiba
padahal cerita nya bagus dan menarik
AkuAulia loplop pecinta BxB: iya bener
total 3 replies
haruchiyo aya
Luar biasa
aza
Kecewa
aza
Buruk
Kirana Yola adiba
lanjut kak
makasih ya kak udah up
up nya jangan lama lama ya kak
semangat ya kak
nea oktavia d
author lanjut
Shazarina Kamlun
di tunggu kelanjutaanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!