NovelToon NovelToon
Archiles Heels

Archiles Heels

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Beda Dunia / Iblis / Romansa / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:11.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Shamrock

Nadine adalah seorang wartawan yang gigih dan nekat meskipun dia memiliki fisik yang lemah. Kenekatan itu membawanya untuk meliput sebuah kasus besar dan berbahaya yang naasnya keberadaan gadis itu dicium oleh para penjahat yang dia liput. Dalam keadaan terdesak, Nadine memutar otaknya agar tidak ketahuan, yaitu dengan cara mencium sosok lelaki yang tiba-tiba muncul di depannya yang tidak lain dan tidak bukan adalah Raja Iblis yang tengah menjalankan misi di dunia manusia.

Nadine pikir pertemuannya akan berakhir setelah Elliot, si Raja Iblis pergi, namun takdir berkata lain Raja Iblis yang anti manusia itu terus mendekati Nadine. Pertemuan mereka seperti benang merah yang terhubung di antara benang-benang kusut, berkesinambungan dengan cara yang tidak biasa.

Apa yang dimiliki Nadine hingga sang Raja Iblis terus mendekatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shamrock, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB VI GOT YOU

Memiliki kehidupan di dunia yang kebanyakan manusia tidak bisa bayangkan adalah bukan hal yang mudah. Terutama setelah pergantian tahta pada penghujung waktu pemimpin sebelumnya, kini mereka sebagai makhluk-makhluk ciptaan sang raja iblis hanya bisa mendekam selaiknya di penjara. Padahal mereka hidup dengan memiliki fungsi yang terbatas.

Shadow adalah bayangan yang dikurung paling lama, dia merupakan makhluk yang diciptakan hidup sebagai benalu bagi manusia, mengisi kehidupan dengan menyerap seluruh kehidupan yang manusia miliki.

“Aku lapar.” Shadow bukanlah makhluk yang bisa berdiri sendiri. Selama ini yang dia lakukan adalah bertahan di bayangan manusia. Bayangan manusia memiliki energi seperti manusia itu sendiri.

Sejatinya Shadow hanya menyerap energi mereka untuk bertahan hidup. Dia tidak bisa hidup jauh dari master, selama ini dia dikurung dalam kegelapan tanpa cahaya, di tempat yang sempit dan tidak ada seorang pun menolongnya. Mendapat kesempatan untuk kabur dari neraka membuat Shadow sangat antusias.

Akan tetapi, percobaanya untuk bertahan tidak selalu membuahkan hasil yang bagus. Ada kalanya Shadow tidak bisa bertahan hidup untuk satu hari di tubuh satu manusia. Percobaannya selalu mendapatkan rintangan, seperti jika tubuh manusia itu tidak bisa bertahan dengan lama karena memiliki kondisi tubuh yang tidak bagus.

“Argh, manusia lemah.” Shadow buru-buru pergi dari satu bayangan ke bayangan yang lain dengan cepat. Meinggalkan seorang wanita yang tiba-tiba pingsan di tengah jalan dan membuat para pejalan kaki kegaduha. Tidak ada yang menyadari keberadaannya, karena dia menyatu dengan bayangan manusia itu sendiri. Bergerak seperti sebuah gumpalan lalu menjadi bayangan yang sama dengan manusia.

Shadow sudah bertahan lama di dunia manusia dan kini dia memiliki informasi yang cukup untuk melakukan bisi bertahan sembari bersembunyi dari sang master. Manusia memiliki beberapa klasifikasi dan tingkatan baginya untuk bertahan menjadikan sebagai inang.

Jika inangnya memiliki tubuh yang lemah, Shadow hanya dapat bertahan selama beberapa jam saja. Jika inangnya merupakan seorang olahragawan yang memiliki tubuh yang sehat, maka Shadow bisa bertahan seharian.

Lagi pula cara Shadow bertahan adalah dengan memakan bayangan secara pelan-pelan. Selain untuk bertahan sebagai inang, hal itu cukup efektif membuatnya kenyang lebih lama. Namun, sejauh ini Shadow belum menemukan inang yang bisa membuatya bertahan dari rasa sakit saat tidak ada bayangan. Perasaan yang saat menyiksa di penghujung hari saat semua bayangan menjadi lebih tinggi dari benda yang nyata. Bertahan dalam bayangan gedung merupakan satu-satunya cara agar dia bisa terlelap dengan baik. Meskipun esok hari kembali menjadi bayangan yang kelaparan dan kelelahan.

Pertemuannya dengan Nadine sebenarnya sama seperti pertemuannya dengan bayangan-bayangan yang lain. Persimpangan jalan saat mereka tidak menyadari ada bahaya yang mengancam kehidupannya.

“Ini terasa sangat aneh.” Aneh karena Shadow bahkan tidak bisa menyerap energi yang ada pada tubuh Nadine. Shadow bahkan bisa bertahan bersama Nadine sampai fajar menyingsing. Rasanya seperti berada pada inang yang tepat.

Mula-mulanya Shadow tidak mengerti akan keberadaan Nadine, tetapi setelah memahami Nadine setahun belakangan Shadow mengerti dan dia sendiri dapat merasakan jika Nadine memiliki entitas yang sama dalam tubuhnya. Nadine memiliki kesamaan ikatan dengan Shadow, sehingga rasanya seperti kembali ke rumah.

Asumsi Shadow adalah jika Nadine ini merupakan mahkluk ciptaan sang Raja Iblis yang sama-sama lepas dari neraka dan dia sedang menyamar dari manusia. Sesuatu dalam diri Nadine mengingatkannya pada master, sebuah aura yang sama, tapi sepertinya tidak begitu bahaya. Mungkin Nadine adalah makhluk yang dilindungi master, entahlah itu masih menjadi misteri.

Sejak menjadikan Nadine menjadi inangnya, Shadow menjadi memiliki kehidupan lain. Saat siang dia akan berkeliaran mencari mangsa lalu pulang, menemukan kembali menuju bayangan Nadine. Dia bisa berkelana seharian dan memangsa para bayangan dengan cepat lalu kembali ke tubuh Nadine untuk istirahat, atau hanya memangsa orang-orang di sekitar Nadine, karena perempuan itu cukup sering berada di kerumunan banyak orang.

Namun, selain Nadine, Shadow merasa sangsi dengan keberadaan teman satu kamar perempuan itu. Jika tidak salah dengar, namanya adalah Aileen, menurutnya seorang manusia yang memiliki aura berbeda dengan orang lain. Tidak, bahkan tidak seperti manusia atau makhluk sebangsa ciptaannya.

Pernah satu waktu, Shadow berpindah dari bayangan Nadine ke bayanga Aileen dan betapa terkejutnya dia ketika dirinya justru terpental dari bayangan itu. Rasa dari terpental itu seperti perasaan dingin yang menyeruak menyentuh sebuah es yang membeku selama ratusan tahun. Sejak saat itu Shadow tidak pernah mendekatinya dan hanya berfokus pada Nadine.

Nadine benar-benar memudahkan jalan hidupnya yang sulit. Seperti menemukan sebuah cahaya dalam kegelapan, Nadine adalah penolongnya.

“Oh, Apa yang dilakukan iblis itu di sini?” Shadow benar-benar kaget mendapati sang raja iblis tiba-tiba ada di sekeliling Nadine. Selama puluhan tahun berada di bumi, Shadow tidak menyangka akan kembali dipertemukan dengan sang pencipta secepat ini. Padahal dirinya masih ingin bersenang-senang lebih lama dengan mengganggu para manusia.

Melihat bagaimana perawakan Elliot yang tegap dengan aura sangat kelam, membuatnya dengan mudah mengenalinya. Tentu saja Shadow tidak lupa, dia tidak akan pernah lupa pada sang penciptanya.

Tidak seru jika dirinya ditangkap dengan mudah oleh raja iblis itu dan kembali ke dalam kurugannya. “Saatnya pergi.”

Shadow kembali menjadi gumpalan dan berpindah menuju inang lainnya, untuk sementara waktu dia tidak bisa kembali ke rumah.

...****************...

“Sampai kapan kau akan berkeliaran di dunia manusia?” Elliot menoleh ke arah bahunya dan mendapati seseorang berdiri di belakangnya sedang makan es krim cone rasa coklat. Memakannya dengan tenang dan dahi berkerut pada setiap gigitan.

Rambutnya yang bergelombang di kuncir tinggi, menunjukkan betapa runcingnya dagu perempuan itu. Mengenakan setelan celana panjang dan tanktop hitam sebagai dalaman dan jaket yang diseletingkan setengahnya berwarna senada. Jika dilihat dari outfitnya sepertinya dia baru selesai berolah raga.

“Oh, sister, apa yang membuatmu menghampiriku?” sambutan hangat dari Elliot yang sedang memerhatikan pergerakan Nadine dari jauh. Untung kerumunan saat itu bisa menutupi keberadaannya dan Nadine seperti tidak peduli akan keberadaan partner yang sesuka hati mempermainkannya.

“Kau,” ujarnya pendek. “Meninggalkan neraka selama kurang lebih 25 tahun hanya untuk menjadi pengawas seorang manusia. If I’m not mistaken, kita—makhluk immortal—tidak bisa berhubungan dengan makhluk mortal dari belahan bumi mana pun.” Masih fokus dengan es krim cone di tangannya.

Elliot memandangi saudaranya dengan pandangan aneh. Cassandra—sang sister—menawarkan es krim cone padanya. Elliot menggeleng pelan.

“Ada yang harus aku pastikan dulu, sister. Manusia ini, tidak mempan untuk aku sihir.”

Saat jam istirahat berlangsung, orang-orang bergegas untuk mengambil makan siang mereka, Nadine hanya fokus pada kegiatannya meliput kasus dan Elliot hanya memandangi dari kejauhan.

Cassandra memicing. “Oh, jadi sekarang kau peduli siapa yang bisa kau sihir dan tidak?” tanyanya sarkas.

“Bukan, ada hal yang mau aku pastikan, jadi tolong hentikan menjilati es krim itu dan bantu aku memikirkannya,” ujar Elliot dengan sebal karena kelakuan Cassandra mengganggu sekali pengelihatan dan pendengarannya.

Menghabiskan gigitan terakhir dengan cepat Cassandra akhirnya ikut memfokuskan pandangan yang sama dengan Elliot. “Dia, makhlukmu?”

“Masih aku selidiki.”

Cassandra memandangnya dengan tatapan tidak mengerti. Elliot menangkap hal itu dan melanjutkan kalimatnya. “Aku masih berusaha untuk mendapatkan petunjuk.”

“Masih kurang berapa? Bukankah sekarang kau bisa pulang untuk pembangunan ulang?” Sebagai satu-satunya saudara yang peduli, Cassandra sebenarnya tidak begitu mengerti akan pikiran adiknya satu ini.

“Tiga, kalau tidak salah ingat.” Elliot selalu menghindari pembicaraan serius dengan kakaknya karena dia bahkan sejatinya masih terguncang, tetapi Elliot selalu diberi cara untuk menghindar.

Lalu sebuah gumpalan hitam berjalan dengan cepat dari satu bayangan ke bayangan yang lain. Lalu gumpalan itu berhenti di bayangan milik Nadine. Elliot sangat sadar dengan kedua matanya dia tidak memalingkan pandangan jika Shadow adalah Nadine—setidaknya untuk sekarang.

“Got you, Shadow.”

...****************...

1
Shamrock
terimakasih sudah mampirr
seruu uyy
owowowowowo
Aish
lanjut Thor,,,semangat upnya🤩🤩
Shamrock: thaknyouu 😁😁😁😁
total 1 replies
Aish
aku suka karyamu thor
Aish
lanjut Thor,,tambah seru
Aish
semangat Thor💪💪,,,sy suka karyamu Thor🌹🌹
Sindi Koldiyah
agak kesel si ya sama nadine, ke apa* tuh engga dipikirin dulu secara matang.
Shamrock: Wkwkw iya, dia emang agak impulsif jadi orang
total 1 replies
Erlina
menarik cerita nya
Shamrock: terimakasih
total 1 replies
Yunita Widiastuti
smangat kakak
Shamrock: wahhh terimakasihh
total 1 replies
Nijino Yume
ayo lanjutkan Athor ✨✨🐈
Shamrock: siaappp terimakasih
total 1 replies
Angeldust
Next semangat, kakk! ceritanya menarik 🔥
Shamrock: terimakasih banyakkk, mampur terus yaaa 🪸
total 1 replies
DegiFiras
Wihh, ditunggu lanjutan critanya 🙏🙏 jangan lama2 bikin penasarannya 🙏🙏
DegiFiras
Mulai memanas 👍👍
DegiFiras
Wihh mantap mantap buat kelanjutan ceritanya ..
DegiFiras
Semangat terus dalam melanjutkan ceritanya 💪💪
DegiFiras
Wih wih wih
DegiFiras
Nice, untuk lanjutan caranya
DegiFiras
"Karna aku lebih suka memelukmu dari pada miminjamkanmu jasku" ucapan yang romantis banget
DegiFiras
Nice, untuk kelanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!