NovelToon NovelToon
Rahim Untuk Majikan Kejam

Rahim Untuk Majikan Kejam

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Nikah Kontrak / Single Mom / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:41.3k
Nilai: 5
Nama Author: aaswidia

Saat dirinya sedang dikejar kejar preman jahat. lalu tiba-tiba di tolong seorang pria tampan..


lalu dirinya bekerja sebagai pembantu ditempat pria yang menolong nya..



suatu hari dirinya harus membalas Budi. dengan mau memberikan rahim nya untuk sang pria penolong tanpa dinikahi.. akankah Melisa mau memberikan rahim nya itu?



Dan ada alasan apa si pria ini. meminta rahim pembantunya secara tiba-tiba?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aaswidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

chapter 6

''Siapa ya?'' tanya Melisa pada dua pria beda umur itu .

''Kamu sendiri siapa? kenapa bisa ada disini?'' tanya balik Al Aksa.

''Saya pembantu baru mas'' jawab Melisa

''Ah yang benar Saja? mana mungkin pembantu se cantik ini?'' ucap Al Aksa yang tidak percaya.

''Iya memang benar SAya pembantu kok mas'' jawab Melisa lagi.

''Boleh saya masuk?''

''Oh iya silahkan..'' Melisa pun beralih ke Samping dan membiarkan tamu nya untuk masuk.

tiba-tiba ada suara seorang laki-laki yang memanggil Melisa dengan keras .

''Melisaaa.....'' panggil Alvino

''kenapa dia?'' tanya Al Aksa

''Saya tidak tahu. Tapi saya permisi dulu ya mas'' pamit Melisa

''Oh iya..'' Al Aksa menatap kepergian Melisa, lalu Al Aksa pun mencari keberadaan bibi Susi.

sementara sekarang, Melisa sudah berjalan menuju kamarnya sang majikan..

''Melisa?'' rupanya Alvino Sudah menunggunya. dengan hanya memaksa handuknya saja..

Melisa pun menatap tapi. ia langsung berbalik badan, begitu melihat keadaan bos nya ''Astaga.'' pekik Melisa tertahan

''hei Kenapa kamu? Tidak sopan sekali. memunggungi majikan mu'' Ucap Alvino setengah membentak

''Ma-afkan saya Pak. Tapi sepertinya lebih tidak sopan lagi kalau saya menatap pada tubuh Anda'' Ucap Melisa masih memunggungi.

''Kenapa memangnya?'' sambil mendekati Melisa

''I-itu Pak. saya tidak terbiasa melihat tubuh seorang pria yang tidak berpakaian'' jawab Melisa dengan suara pelan. Melisa sedikit geli saat dekat begini dengan pria yang kelihatan dadanya..

''Lalu siapa yang salah? apa saya?'' Tanya Alvino

''Maaf saya tidak mengerti''

''Melisa? kamu bilang kamu tidak terbiasa dengan kelihatan dadanya Seorang pria iya'' sambil membalikkan badan Melisa hingga kini berada tepat di hadapan nya. Melisa pun memejamkan matanya..

''Tapi salah mu yang tidak menyiapkan baju ganti untukku Melisa'' Ucap Alvino lagi semakin dingin

Melisa semakin memejamkan matanya. dia kenapa bisa lupa, atau Melisa tidak tahu. Kalau hal itu juga harus dia lakukan?

''Maaf Pak.. saya yang salah'' ucapnya

''Maaf maaf saja dari tadi.. Cepat siapkan pakaian ganti ku'' perintahnya..

''Baik pak'' Melisa buru-buru pergi. dan segera mencari pakaian ganti untuk Alvino..

lama Melisa mencari, pakaian dalam sang bos. sampai Alvino harus memanggil nya lagi.

''Sudah belum sih?'' omelnya menghampiri

''Maaf Pak. Tapi saya, tidak menemui Pakaian itu nya?'' dengan menyebut kata ambigu

''Pakaian itu apa maksudmu Melisa?''

''Itu nya bapak''

''Apa sih.. kalau bicara tuh yang jelas!''

''Pakaian dalam nya bapak''

''Astaga.. kamu dari tadi lama itu. Karena bingung mencari ini?'' sambil menunjuk pada satu tempat di lemari, yang isinya ada banyak pakaian dalam Alvino.. juga di sebelahnya lagi itu ada dasi miliknya juga..

''Ini Melisa . tempatnya adalah disini. dan ini adalah tempat dasi juga, jadi besok-besok kamu sudah harus tahu dan ingat. Jangan sampai lelet lagi seperti sekarang mengerti?'' jelas Alvino.

Melisa segera mengerti..ia menganggap kan kepalanya..

''Sekarang ambilkan. celana ku yang warna coklat'' suruhnya menunjuk pada celana miliknya. tanpa tahu bagaimana perasaan Melisa

Melisa mengambilnya dengan tangan gemetar, ''I-nii. pak'' sambil terbata

Alvino pun mengambilnya.. tapi dia justru menatap Melisa

''Kenapa masih disini? Oh apa kamu berniat mau melihat saya pakai baju?'' dengan tatapan selidik.

''Apa? Tidak pak. bukan seperti itu'' sahut Melisa tentu ia membantah.

''Lalu ngapain masih berdiri disini. CEPAT keluar'' tanpa rasa kasihan

''Iya baik permisi'' Melisa pun berjalan menuju pintu.

''Tunggu''

''iya pak?''

''Tutup lagi pintunya'' masih memerintah.

''Oh baik Pak'' sekarang Melisa pun benar berlalu. dari kamar sang bos .

Sementara Di dapur,

''Bi...'' Al Aksa . memanggil bibi.

bibi menoleh pada asal suara yang memanggilnya dirinya.. setelah dilihat bibi Susi pun tersenyum ''Eh den Aksa. sudah datang rupanya.. aduh den Arka juga ikut'' bibi menyapa

''iya Bi. kita baru aja sampai'' jawab Al Aksa.

''Bi. Arkan haus pengen minum yang segar-segar'' Ucap anak kecil Arkana namanya.

''oh haus ya den. tunggu ya bibi buatkan'' kata bibi.

''Bi jangan yang terlalu manis'' peringat Aksa.

''iya baik den'' bibi mengerti

''Bi.. tolong bawakan kopi juga untuk saya.. kita tunggu di depan ya'' Kata Al Aksa.

''Baik den. nanti bibi bikin dan segera bawa kan'' sahut bibi

Lalu beberapa menit, Al Aksa. sedang duduk bersama anaknya, sambil ia memeriksa pekerjaan lewat ponsel nya. Tapi sesekali Al Aksa seperti mencari sosok wanita tadi. Yang sampai sekarang belum muncul lagi..

bibi pun datang dengan membawa kan minuman dingin untuk Arkana, dan kopi hitam sesuai pesan Al Aksa...

''Ini den kopi dan minuman yang segar nya'' Ujar bibi . Lalu menyimpan di atas meja.

''iya bi terima kasih. oh ya bi,, apa saya boleh tanya sesuatu?''

''iya tentu den mau tanya soal apa?''

''Itu bi. Apa benar tadi ada seorang perempuan. Yang membuka pintu . katanya itu pembantu baru di rumah ini ya?'' tanya Al Aksa yang sangat penasaran.

''iya Benar den, itu pembantu disini juga. masih baru den. baru semalam disini'' jelas bibi

''apa bi? Jadi benar ya. dia itu pembantu juga, tapi sayang banget ya. wanita secantik itu kok dijadikan pembantu bi'' ucap Al Aksa menyayangkan..

''Siapa yang kau maksud wanita cantik Aksa?'' ucap seseorang baru datang menghampiri..

''

1
Sumi Ati
Kok gak sesuai judul ya?
Juni Cayang Bunda
seru loh KK. tapi knp tamat?
Dwi ratna
gk dlanjutkn ya ka
Hanizar Nana
itulah kekurangan mu vino km serakah dgn harta sehingga km sanggup mengorbankan rasa dihati mu utk sebuah harta yg fana ini.coba kamu teguh dgn kata hatimu dan cari wanita mu sampai dapat bawa dia dlm hidupmu.kau akan bahagia wlpun hidup sederhana Krn kau punya cinta.
Hanizar Nana
jangan lama amat up nya Thor . cerita nya seru
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: aku usahakan ya kak mksh sudah setia,boleh kakak sambil nunggu baca cerita ku yg lain, klik profil ku ya kak.gak kalah seru kok 💖💖
total 1 replies
Hanizar Nana
kekejaman mu akan membawa kesengsaraan dirimu Vano. maka berpikir lah dgn baik kelakuan mu sudah benarkah??.klu kau kejam pantas saja orang meninggal kan dirimu
mami Ros
aku mampir kk
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: mksh dah kesini 😁
total 1 replies
Hanizar Nana
Jeny kena Corona ntar km peluk nular SM km 🤣🤣🤣..
biya
caper banget sih Jenny,ga tau aja dia kalau Vino lagi mikirin Melisa 🤣🤣🤣
ehh Vino ternyata opa ji chang wook 😍😍
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: sesuai ekspektasi hayalan kakak GK kira-kira 🤣🤣 OMG Vinoooo
total 1 replies
Hanizar Nana
waduh vino jadi semakin bringas aja.apalagi sampai bentak Oma, dosa kamu vino.kau sendiri langsung batalkan klu memang tdk mau jangan pakai emosi mu bila berhadapan dgn orang tua
Hanizar Nana
hati" kau Bella jgn salah bicara km sudah jelas kau pelakunya bella.apalagi skrg macan sdg mengamuk maka dipastikan kau juga kenak imbasan apalgi sampai ketau kau menjebak Melisa maka tamatlah riwayat mu bella
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: tenang kak tenanggg 😁
total 1 replies
Hanizar Nana
makanya Melisa mending km plg aja tempat vinno biarpun dia marah" tp disitu tidak ada yg berniat jahat SM km.skrg pikirkn setiap tindakan yg kau ambil dan jalan kan
biya
Aksa juga sepertinya tidak akan menyalah kan Melisa secara Melisa kan baru dirumah itu tata letak barang barang juga dia baru tau,pas datang juga ga bawa apa apa kan apa lagi bawa racun...duh c Bella gegabah nih.
biya
kebangetan nih ulet keket bikin orang sampe sakit perut gitu,gemes banget dah .
Hanizar Nana
ingatlah Bella setiap perbuatan akan ada hasilnya.jgn merasa hebat
biya
apa Bella masukin garam ya?🤔🤔
Hanizar Nana
dimana aja yg sirik sabar aja Melisa , Bella blom tau dia siapa km dihati aksa.ntar dia sendiri yg kena batunya atas perbuatan nya
Manggu Manggu
semangat author
biya
waw Bela seperti iri nih,meraa posisi nya terancam...bau bau nya mau bikin ulah nih sama Melisa 🤔
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: Bela akan beraksi 🙊
total 1 replies
Hanizar Nana
wawww Vinno jgn ngegas gitu yg ada Melisa nantik mati sebelum kau dapatkan.dia TDK bersalah.cara mu yg salah.sadar lah dgn sikapdan sipat mu itu tlah melukai hati nya Melisa.
🍒 rizkia Nurul hikmah 🍒: Vino hanya ketakutan Melisa di rebut adiknya, pdhl calon istrinya lagi ngamokk minta di perhtiin 🥱😁
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!