NovelToon NovelToon
Akhirnya Cinta

Akhirnya Cinta

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:140.5k
Nilai: 5
Nama Author: violla

Demi menghindari rentenir kejam yang hampir melecehkannya, Raisa terpaksa meninggalkan kekasihnya Yudha dan memilih merantau ke Kota metropolitan.

Raisa mengikuti jejak temannya bekerja di kelab malam, tanpa diduga Raisa bertemu dengan seorang pengusaha muda angkuh dan berwatak dingin yaitu Dava. Pertemuan itu membawa mereka pada kontrak pernikahan.

Bagaimana rumah tangga Raisa dan Dava yang diawali tanpa ada cinta?
Pada siapa akhirnya cinta Raisa akan berlabuh? Dava atau Yudha?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon violla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

06. Raisa (Pertemuan Pertama)

6

Dua hari kemudian

Raisa sudah berada di ibu kota, di sini Raisa bertemu dengan teman masa kecilnya yang sudah lama menetap di kota.

"Nasib baik kamu ketemu sama aku. Hidup di kota ini sangat kejam. Kamu harus pintar-pintar jaga diri," ucap Giska.

"Baiklah aku mengerti dan aku akan berusaha untuk tidak merepotkan kamu, aku janji akan menjaga diriku dengan baik di sini."

"Itu bagus, kita langsung ke kontrakan yang aku tempati, ya. Aku gak sabar mau tidur dan istrahat dengan tenang."

Raisa dan Dewi berjalan beriringan, setelah turun dari taksi yang baru saja mengantarkan mereka di kontrakan yang terbilang sunyi.

***

"Di mana tempat kita kerja nanti?" tanya Raisa sambil menyimpan pakaiannya ke dalam lemari . Sebelumnya Giska sudah berjanji akan mengajaknya kerja di suatu tempat.

"Nanti juga kamu tahu, lebih baik sekarang kita strahatlah dulu," ucap Giska sembari berbaring di atas kasur.

"Lebih cepat aku kerja, lebih baik," sahut Raisa lagi.

"Kita kerja diatas jam 9 malam," jawab Giska dengan malas.

"Kerja apa di atas jam 9 malam? Bukannua seharusnya itu jam istirahat?"

"Sudahlah, nanti juga kamu tau kok... aku mau tidur sebentar, kalau kamu butuh sesuatu cari sendiri jangan bangunkan aku."

"Iya baiklah." Raisa mengakhiri percakapan mereka. Ia megambil selembar foto dari dalam tas.

"Ibu pergi kemana sih?" Raisa menangis memandang foto ibunya sebelum akhirnya ia ikut berbaring di samping Giska.

Menjelang petang barulah Raisa terbangun dari tidurnya, ia melihat sekeliling kamar sudah kosong, Giska tidak ada lagi disampingnya.

ceklek.

"Kamu sudah bangun Raisa?" Giska masuk ke dalam kamar, kedatangannya membuat ruangan kecil itu menjadi harum.

Arona parfum Giska menguar hingga menusuk rongga hidung Raisa.

"Kamu mau kemana?" Raisa menelisik penampilan Giska, wanita itu berpakaian minim sekali.

"Aku mau kerja, memangnya mau kemana lagi? " Giska memoles makeup di wajahnya.

"Dimana itu?" tanya Raisa penasaran, bukankah ini sudah malam? pikirnya.

"Aku lupa, kalau kamu baru datang ke kota ini, begini saja kamu ikutlah denganku, supaya kamu tau kemana aku pergi !" ajak Giska bersemangat.

"Tapi, ini udah hampir malam."

"Aku tidak memaksamu, kalau mau ya ikut, kalau tidak ya di rumah saja."

Raisa cukup lama berfikir hingga akhirnya ia setuju ikut dengan Giska.

***

Jam 8 malam mereka sampai di sebuah kelab malam yang menjadi tempat Giska mencari uang.

"Tempat apa ini? "Raisa heran melihat bangunan yang ada di depannya. Ada 4 orang pria berbadan tegap menjaga pintu utama. Belum lagi setiap pengunjung harus diperiksa sebelum di perbolehkan masuk .

"Ini tempat kerja kita, kita cari uang disini."

"Kamu becanda? Tempat ini sangat asing untukku."

"Sudah jangan khawatir, kamu bilang bisa menjaga dirimu dengan baik 'kan?"

"Tapi, aku masih lelah. Aku pulang saja."

Raisa memutuskan untuk kembali pulang ke rumah seorang diri, ia sangat terkejut mengetahui Giska bekerja di kelab malam.

"Mau kemana gadis cantik?" tanya salah seorang laki-laki ketika Raisa melintas di depan mata.

"Maaf, tolong jangan halangi jalanku," sahut Raisa, karena terlalu asik melamun ia tidak sadar kalau berjalan ke arah yang salah.

"Kenapa pergi sendirian? Biarkan aku menemanimu."

Raisa ketakutan hingga spontan berlari. Sialnya laki-laki mabuk itu juga mengejarnya.

"Kenapa takdir ku seperti ini?" Raisa membatin.

"Hei tunggu kau tidak akan bisa lari dariku!"

Teriakan pria itu terdengar jelas ditelinga Raisa. Raisa berbelok arah, ia melihat sebuah mobil mewah berwarna hitam yang terparkir sembarangan di pinggir jalan, tanpa pikir panjang Raisa membuka pintu yang tidak terkunci.

Raisa masuk begitu saja, ia menunduk dan bersembunyi sambil sesekali melihat keluar jendela, ternyata orang yang mengejarnya tadi juga berhenti tepat dibelakang mobil di mana dia bersembunyi.

"Beraninya kau mengotori mobilku!"

DEG!!!

Suara seorang pria di dalam mobil membuat tubuh Raisa kaku. Raisa terpaku melihatnya.

"Keluar!"

"Maaf Tuan, aku terpaksa masuk dan sembunyi di mobil ini karena dia mengejarku," jawab Raisa, ia ketakutan melihat tatapan pria yang seperti ingin menguliti tubuhnya.

"Keluar dari mobilku!" serunya lagi tanpa perduli kalau wanita itu sedang ketakutan.

"Tapi tuan, aku mohon biarkan aku sembunyi sebentar di sini tuan sampai dia pergi."

Tanpa bicara apapun pria pemilik sepasang mata bak elang itu keluar dari mobilnya.

"Apa yang kau lakukan di belakang mobilku? Kalian mau mencuri?" bentaknya.

"Tidak tuan, aku sedang mencari seorang gadis."

"Pergilah!"

"Tapi Tuan ak--

"Aku bilang pergi !" Teriakannya membuat pemuda itu ketakutan hingga lari terbirit-birit. Kemudian ia kembali kedalam mobilnya.

"Terima kasih, Tuan," ucap Raisa setelah pria ini kembali duduk di sampingnya

"Hanya itu?" tanyanya memicingkan mata melihat Raisa.

"Maksudnya?"

"Aku sudah menyelamatkanmu, kau lihat dia sudah tidak mencarimu lagi."

"Lalu "

"Menikahlah denganku?"

"Ap-apa?" Raisa terkejut mendengarnya. "Apa pria ini gila?" batinnya.

"Kau tidak tuli 'kan?" Pria itu menelisik penampilan Raisa, ia tahu Raisa wanita seperti apa.

"Jangan bercanda Tuan."

"Aku tidak pernah main main, dan kau tidak punya hak untuk menolak."

"Aku punya hidup sendiri Tuan, aku tidak mengenalmu, bagaimana bisa aku menikah denganmu?"

"Baik, aku akan memperkenalkan diri sekarang juga. Namaku Dava, Dava Mahendra, mulai sekarang aku adalah calon suamimu," tegasnya.

"Hahahahaha Tuan, kau ini lucu sekali, itu tidak mungkin, hahah! "

Raisa terus tertawa sesekali ia juga memukul mukul pahanya. " Haha lucu sekali," katanya lagi, ia tidak tau bahwa Dava menatapnya tajam .

Greppp

Dava memegang erat tangan hingga wanita itu terdiam melihatnya.

"Aku tidak bercanda bagaimana kalau kita menikah dalam waktu dekat?"

"Aku gak mau," tolak Raisa.

"Sekarang diam dan menurut saja, kau mengerti?"

"Lepaskan dulu tanganku."

"Kau tidak berniat lari'kan?"

"Tidak...tidak akan."

"Baiklah aku akan melepaskan tanganmu ini, ktapi ingat amu mau lari jauh pun, aku tetap akan mengejarmu."

Dava melepaskan tangan Raisa.

Suasana menjadi hening, jangankan tertawa bicara saja Raisa takut. Pria asing di sampingnya ini memiliki aura gelap. Wajahnya terlihat sangat mengerikan.

'Apa yang harus aku lakukan? Di kampung dipaksa menikah dengan pak Broto, di kota aku dipaksa menikah dengan pria asing ini,' batin Raisa bingung kemana ia akan melangkah?

Sepertinya takdir mempermainkannya.

1
Retnomaulida
bagus
Nur Adam
smgt ujtk krya mu thior
Tri Sulistyowati
salam sehat juga buat othor
Tri Sulistyowati
suami kayak gitu koq dipiara. mbok diracun
Tri Sulistyowati
sabar Raisa.. nasibmu belum ditentukan
Andalucia Doellah
widih marathon alurnya..tp suka sih sm cerita yg gk bertele tele..sukses y thor
Maghfiroh Azza
karya yg bagus😘
Vina na oby
lanjut cerita Amora Thor,🤭
Dwi Trisna
taamaatt..mkch kak
Violla: macama kk
total 1 replies
Rini akbarini
apakah pertahanan Dava akan runtyh dan memutuskan punya anak dari Raisa kalo sampai yudha ingin merebut cinta Raisa kembali???
lanjut kakakakk...
💖💖💖💖
Nani kusmiati
lanjut.
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor...
Raisa beda loh mas Dava dr cewe2 yg lain 😁
Nani kusmiati
jangan diam saja Dava bela tuh istri kamu,yang sudah di hina,tetap semangat lanjut author 👍🏻👍🏻👍🏻
Nani kusmiati
lanjut.
Eri Sibur
lanjutkan nanggung thor
aku_aja
semangat kak♡
Rabiatul Addawiyah
Lanjut thor
Nani kusmiati
Hore akhirnya si yono di hajar oleh Dava, sekalian Dava bayar hutang Risa sama si rentenis tua itu, lanjut author 👍🏻👍🏻👍🏻
Rabiatul Addawiyah
Jujur sj Raisa.. terutama ttg hutang sm ibumu.
Dian Rahmawati
lanjut cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!