NovelToon NovelToon
PASUTRI (Tentang Cinta & Kebahagiaan)

PASUTRI (Tentang Cinta & Kebahagiaan)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / CEO / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nafsienaff

Tidak kunjung mendapat restu dari kedua orang tuanya membuat Faza Akbar atau yang akrab disapa mas Faza itu nekat menikahi kekasihnya Aulia Zahra atau Zahra.

Dari situ keduanya mulai berjuang mendapat restu dari kedua orang tua Faza. Mereka juga harus memulai kehidupan baru bersama dimana mereka mulai menemukan kekurangan satu sama lain.

Mampukah keduanya bertahan dengan berbagai problematika kehidupan barunya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nafsienaff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Zahra tidak bisa memejamkan kedua matanya hingga pukul 12 malam. Zahra benar benar sangat mengkhawatirkan Faza yang belum pulang sampai tengah malam.

“Kenapa nomornya nggak aktif sih?”

Zahra terus mencoba menghubungi Faza. Dia mondar mandir diteras rumahnya tanpa sedikitpun merasa takut bertemu dengan hal hal menakutkan karna sudah tengah malam.

Zahra bingung sekarang. Aris pasti sangat marah dan suaminya Faza pasti tidak akan lolos dari kemarahan, bahkan bisa saja mendapat tonjokan keras dari Aris yang kalap.

Zahra ingin menyusul Faza kerumah kakaknya sekarang, tapi itu tidak mungkin karna tidak mungkin ada ojek yang masih mangkal didepan yang bisa ditumpanginya menuju rumah Aris.

Suara deru motor Faza membuat Zahra menoleh. Seulas senyum perlahan terukir dibibir merah alaminya begitu melihat motor Faza melaju pelan kearahnya.

Faza menghentikan motornya tepat didepan rumah tidak jauh dari Zahra berdiri. Pria itu membuka helm full face yang dikenakan-nya kemudian turun dari motor merah itu.

“Mas...”

Tidak sabar, Zahra pun segera mendekat pada Faza dan terkejut ketika mendapati lebam disudut bibir kanan suaminya.

“Ya Tuhan.. Mas kamu..”

“Ssttt.. Aku nggak papa. Mending sekarang kita masuk. Angin malam nggak baik untuk kamu..” Sela Faza merangkul bahu Zahra dan mengajaknya masuk kedalam rumah.

Zahra melepaskan rangkulan Faza ketika mereka sampai diruang tamu. Zahra mendongak menatap wajah tampan Faza. Dengan pelan Zahra menyentuh lebam disudut bibir Faza membuat Faza meringis merasakan kembali nyeri itu.

“Mas.. Apa ini perbuatan kak Aris?” Tanya Zahra dengan suara lirihnya.

Faza tidak langsung menjawab. Apapun yang dia dapatkan sekarang dari Aris itu memang sudah sepantasnya. Faza berbohong agar Aris mau menikahkan Zahra dengan-nya. Wajar jika Aris marah begitu tau tentang kebohongan-nya. Apa lagi siang tadi mamahnya datang dengan hinaan yang pasti membuat kepala Aris memanas.

“Sudahlah Zahra.. Yang penting kan sekarang aku udah pulang dan aku nggak papa. Ini hanya luka kecil. Tidak perlu dipermasalahkan.” Ujar Faza tenang.

“Tapi mas.. Kak Aris sudah keterlaluan..”

“Enggak Zahra. Aku yang keterlaluan. Aku yang sudah berbohong pada kak Aris. Aku maklum jika kak Aris marah.”

Zahra meneteskan air mata mendengarnya. Meski Faza terkadang keras kepala dan menyebalkan. Tapi Faza selalu bisa mengakui kesalahan-nya meskipun harus mendapatkan balasan yang menyakitkan atas kesalahan-nya itu.

“Zahra dengar aku. Kita sudah menikah sekarang. Kamu milik aku dan aku milik kamu. Jadi aku harap apapun yang akan kita hadapi nanti kedepan-nya kamu jangan pernah berpikir untuk pergi meninggalkan aku.”

Ucapan Faza membuat tangisan Zahra semakin kencang. Zahra pikir setelah mereka menikah semuanya akan mudah mereka hadapi. Tapi ternyata tidak. Semuanya terasa semakin sulit.

“Jangan menangis oke? Mending sekarang kamu ambil kotak P3K. Tolong obati luka lebamku.” Senyum Faza menyeka air mata yang membasahi pipi Zahra.

Zahra menganggukan kepalanya. Zahra mengucek kedua matanya sambil berlalu menjauh dari Faza untuk mengambil kotak P3K guna mengobati luka lebam disudut bibir kanan suaminya. Zahra tidak menyangka jika Aris akan main tangan pada Faza, suaminya.

Sejak malam itu Aris selalu menolak berbicara langsung dengan Zahra. Bahkan jika Zahra menelepon-nya Aris tidak pernah mengangkat bahkan sering merijek nya.

“Apa aku datang kerumah kakak langsung aja ya?”

Zahra terus memikirkan bagaimana caranya agar bisa bicara secara langsung dengan Aris. Zahra benar benar tidak bisa tenang jika hanya Faza yang disalahkan karena kebohongan itu.

Suara gelas jatuh dan pecah membuat lamunan Zahra buyar seketika. Pemikiran-nya tentang bagaimana caranya bertemu dengan Aris seketika hilang entah kemana karena jatuhnya gelas berisi minuman pesanan pelanggan direstoran-nya.

“Ya Tuhan..” Kejut Zahra.

Semua pengunjung yang siang itu memang sedang padat langsung menoleh kearah Zahra, begitu juga dengan Tina yang sedang melayani pengunjung direstoran tersebut.

Tina langsung mendekat pada Zahra yang sedang memunguti pecahan gelas tersebut dilantai.

“Kamu nggak papa Ra?” Tanya Tina dengan sigap membantu.

“Aku nggak papa kok Na..” Jawab Zahra.

Tina bangkit dari berjongkoknya dan melangkah buru buru untuk mengambil kain pel. Tina tidak mau jika sampai Santoso mengetahui hal itu yang pasti akan membuat Zahra terkena amukan amarahnya.

“Kamu kenapa sih Ra?” Tanya Tina saat mereka berada didapur restoran.

Zahra diam. Pikiran-nya benar benar tidak fokus sekarang.

“Kamu cerita dong kalau lagi ada masalah. Nggak biasanya loh kamu ceroboh begini..”

Zahra menoleh menatap Tina yang menatap sendu padanya. Seulas senyum kemudian Zahra ukir pada Tina agar Tina percaya bahwa dirinya baik baik saja.

“Aku nggak papa kok. Hanya sedikit pusing saja.” Bohong Zahra. Kakak nya Aris sangat tidak suka dengan sikap tidak jujur seseorang. Dan sekarang Zahra sedang melakukan-nya.

Tina menghela napas. Tina tidak percaya dengan jawaban Zahra. Tina tau bagaimana telaten dan disiplin-nya Zahra dalam bekerja. Zahra tidak mungkin bisa begitu ceroboh jika sedang tidak memikirkan masalah.

Deringan ponsel dalam saku rok span Zahra membuat Zahra dengan cepat meraihnya. Zahra tersenyum ketika mendapati kontak Faza tertera jelas di layar benda pipih itu.

“Mas Faza telepon. Sebentar ya Tin, aku angkat dulu.”

“Oke..”

Setelah Tina mengangguk, Zahra segera mengangkat telepon dari Faza.

“Halo mas..”

“Ya sayang.. Kamu lagi apa? Sudah makan siang?” Tanya Faza dari seberang telepon. Faza memang sudah mulai bekerja hari ini. Masa cutinya setelah menikah sudah selesai.

“Aku baru aja mau makan sama Tina mas. Kamu sendiri sudah makan?”

Zahra begitu terlihat bahagia saat mengobrol ringan dengan Faza meski hanya lewat sambungan telepon. Dan siapapun yang melihat itu tau betapa Zahra sangat mencintai suaminya itu.

Tidak sampai 10 Menit Faza menyudahi telepon-nya dengan Zahra. Sebenarnya Faza menelepon juga untuk mengatakan pada Zahra bahwa Faza akan pulang malam karna harus menyelesaikan pekerjaan-nya yang terbengkalai seminggu belakangan.

Zahra yang mendengar itu merasa punya kesempatan untuk menemui Aris sepulang kerja nanti. Zahra akan mengakui pada kakaknya secara langsung bahwa dirinya juga terlibat dalam kebohongan itu.

“Mas.. Maaf, aku tidak minta izin lebih dulu sama kamu.. Tapi aku tidak akan berbohong. Aku akan jelaskan sama kamu nanti malam saat kamu sudah dirumah.” Batin Zahra mengangguk pelan.

Tina yang masih berada disamping Zahra mengeryit bingung. Tina merasa aneh dengan Zahra yang tersenyum dan menganggukan kepalanya padahal tidak ada yang mengajaknya mengobrol.

“Ra, kamu nggak lagi ngomong sama jin kan?”

Zahra menoleh pada Tina yang bertanya dengan sangat konyol. Zahra kemudian tertawa.

“Apaan sih kamu Tin. Ya enggaklah. Emangnya aku ini indigo bisa lihat begituan.”

“Abisnya kamu senyum sendiri sama ngangguk gituh. Kan aku ngeri lihatnya.”

Zahra tertawa lagi. Zahra merasa sedikit lega karna sekarang akhirnya dia punya kesempatan untuk menemui Aris dan menjelaskan semuanya.

“Semoga aja kak Aris udah pulang pas aku kesana.” Batin Zahra.

1
Oke Santai
terjalinnya kisah kasih dari sepasang muda mudi yg tiada restu ini.sangat menarik untuk di simak.bagaimana cara keduanya bisa memikat dan menarik simpati agar hubungan mereka dgn orang tua membaik dan mendapat restu.the besth Thor.lanjut.
Oke Santai
aku suka sekali dengan sikap Faza yg sangat mencintai istrinya dgn tulus.walau kehidupan istri nya sangat sederhana.semoga langgeng dalam berumah tangga.the best untuk aothor.
Oke Santai
aku juga suka thor. kisah kasih yg menyedihkan, kasian ya zahranya, semoga saja Faza kan slalu setia.
Oke Santai
kasian zahranya .semoga aja pernikahannya yg tanpa restu dari kedua orang tua, mereka bisa mempertahankan keutuhan cinta kasih yg telah mereka jalin.semangat ya Thor .
Oke Santai
kisah cinta yang sangat bagus.
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
yg ada Lo nyeselkan, harus Lo sadar dengan perceraian mu ternyata kau adalah suami buruk karena Shinta berubah dengan sendirinya bukan karena mu
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
kalo cinta gak bisa dipaksain gmn kita bersikap kalo sdh menyangkut dengan wanita yg kita cintai lah..kalo Akbar ngomong gitu artinya dya nyesel mencintai Shinta...gila si pria tua ini
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
gak nyambung aja sih sampe sekarang Shinta selama ini bersikap egois tapi masih diterima karna masih diterima bahkan setelah mereka tua ...knp harus bercerai? jika Akbar saja sdh bertahun" menerima Sinta apa adanya.
yusuf akbar: ....klo kmu emang seneng ama aku....tapi klo urusannya bercerai bisa sedih selamanya....
total 2 replies
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
bisalah kalo mmng masih saling mencintai lagian juga Sinta sdh bertobat, tapi gak usah kalo Akbar sdh main celup sama Bella itu dah diluar batas persekingkuhannya
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
jangan mengatakan cinta kalo Akbar saja selingkuh Thor, jika Sinta egois maka Akbar lebih egois. dya tdk mau bercerai dengan Sinta tapi masih berhubungan dengan Bella, selain egois Akbar juga tamak
November
lanjut
Wandi
g
Lina apsari
😭😭
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
#ayu.kurniaa_
.
Haloooww: Halo Kak! Mampir juga yuk ke novel My cool Duda 😍 minta dukungannya yaa💗💗
total 1 replies
Rizky Nasution
wadaiwwww😁
sudi rohayati
bagus zahra
Adelia ZahrotusShifa
semangat berkarya thoooor
Nuralam
mamay faza sibuk bantu pelakor, hingga tak sadar suamix yg d ambil pelakor🤭
Nuralam
mertua rasa pelakor👿👿
Rani Hia
zahra juga harusnya dalam situasi ini harus bertindak hati2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!