"Percayalah padaku."
Ucap laki-laki yang baru saja menjadi suami Megan Vitoria..
pasal nya Megan seorang gadis yang penuh dengan keceriaan namun hilang begitu saja saat hampir di lecehkan oleh paman nya sendiri, hingga menimbulkan megan trauma akan sentuhan lelaki..
Mampu kah sang suami menghilangkan trauma Megan...??
(mohon bantuan kritik dan saran nya kak, ini novel pertama ku 😊)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon diah mahlipi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ungkapan
"Meg!Mungkin menurut mu ini sebuah lelucon, Tapi ini lah kenyataan nya? Dari belum menjadi siapa-siapa, Kemudian bisa menjadi teman, Dan dari teman bisa menjadi sahabat, Dan yang aku inginkan sekrang dari sahabat menjadi pacar!"Kata Rian dengan muka serius.
Megan terdiam, Ia mengerti apa yang di ucapkan pria yang ada di hadapan nya ini, Yang tak laen adalah sahabat nya sendiri.
"Meg! Aku menyukai mu, Dari pertemuan pertama kita, Dulu aku berpikir itu hanyalah rasa suka karna kagum ku pada mu, Namun semua nya salah? Dan ternyata aku mencintaimu." Ucap nya lg sambil tersenyum mengingat awal kejadian dulu.
Megan masih setia dengan diam nya tanpa mengucap kan kata apa pun, Ia masih ingin mendengar kan semua unek-unek Rian.
"Dan kau tau, Dulu saat aku ingin mengungkapkan cinta ku pada mu, Tapi untungnya aku mengetahui terlebih dulu bahwa kedua orang tua mu melarang diri mu berpacaran sebelum lulus sekolah! Seketika itu aku langsung menghentikan niat ku, Karna aku tau jika aku nekat tetep melakukan nya, Aku yakin saat itu juga kau langsung menolak ku, Bukankah itu sangat memalukan.!"Kata Rian sambil menyengir memperlihatkan deretan gigi.
Rian pun diam untuk sesaat sambil memperhatikan wajah cantik Megan, pandangan mata mereka pun bertemu, Dan dengan cepat Megan mengalihkan pandangan nya.
Rian mendekat dan meraih tangan Megan, Namun dengan cepat Megan menarik tangan nya kembali, Pasal nya ia masih trauma akan sentuhan lawan jenis nya sejak kejadian beberapa bulan yang lalu. Rian menghela nafas ia mengerti akan hal itu.
"Megan! Di hari ini, Di jam ini, Di menit ini,
Dan di detik ini. Aku Rian Aditama. Menyatakan kalo aku mencintaimu dan ingin menjadi pacar mu, Maukah kau menerima ku."Kata Rian serius sambil menatap mata Negan dengan lekat.
Negan menarik nafas nya dalam-dalam dan membuang nya pelan, Sebenarnya ia kasihan pada rian yang telah mencintai nya selama 3tahun, Bahkan tak pernah Megan ketahui, Selama berteman Rian tak pernah menunjukkan bahwa diri nya mencintai Megan.
Megan menundukan kepala nya dan mata nya berkaca-kaca ada rasa haru yang sangat menyentuh hati nya, Namun ada rasa sedih karna ia tak bisa membalas cinta nya, Megan tak bisa membohongi perasaannya.
Megan menyayangi Rian namun sayang sebagai sahabat atau lebih nya rasa sayang adik ke pada kakak nya...
" Maaf...Hiks maaf kan aku Rian.. Maafkan aku. Aku bukan wanita yang baik untuk mu, Aku sudah kotor Rian,"Kata Megan menolak dan menangis tak mampu lagi membendung air mata nya...
" Aa...aku...." Ucap Megan dan di potong oleh Rian.
"SSsstt...Aku mengerti, Sudah ya tidak usah di lanjutkan lg." Ucap Rian lembut sambil mengusap air mata Megan, Dan tersenyum menyembunyikan kan kecewa yang ada pada diri nya, Rian mengerti alasan Megan menolak nya walaupun Megan belum memberi tau jawaban untuk diri nya..
"Ayok aku antar kamu pulang!"Ucap Rian
Rian pun membawa Megan pulang dan mengatar kan nya sampai ke depan rumah Megan, Di dalam mobil hanya ada ke heningan di antara mereka, Tak ada kata yang terucap dari kedua nya, Hanya diam dalam pikiran masing-masing...
25menit lama nya dalam perjalanan, Dan mobil Rian pun berhenti tepat di depan rumah.
"Istirahat lah! Nanti malam harus bekerja bukan?"kata rian sambil melirik kearah Megan
"Rian ! Apa kamu akan membenci ku?"Tanya Megan tanpa menjawab pertanyaan Rian
Rian tersenyum dan mengelus pucuk kerudung Megan.
"Aku tidak akan membeci mu, Pulang lah istirahat yang cukup ya."Jawab nya lembut
"Rian terimakasih dan maaf!"
"Tak apa aku mengerti ?" Ucap Rian tersenyum
"Kamu sungguh laki-laki nya baik Rian, Maaf aku tak pantas untuk mu, Semoga kamu mendapat kan seorang wanita yang jauh lebih baik dari ku Rian. " Batin Megan terus menatap kepergian mobil Rian sampai tak terlihat..
"Semoga kamu bisa melupakan perasaan mu pada ku Yan.".Guman Megan dan langsung masuk kedalam..
ini itu alur ceritanya acak semua.mending d ganti aja judulnya thor.....suwun.....
0paa