NovelToon NovelToon
Khilaf Terindah

Khilaf Terindah

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Cintapertama / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 5
Nama Author: Navizaa

Morgan Fernando Alvares putra dari Aland Fernando dan Regina Alvares, seorang CEO dari dua perusahaan besar yang bersatu bernama Sky Alvares Corp, bertemu dengan seorang wanita yang bernama Felicia Belleric dan memaksa wanita itu untuk menolongnya bersembunyi dari kejaran musuh. Tapi tidak di sangka akibat pengaruh obat perangsang membuat Morgan melakukan Khilaf Terindah bersama Felicia.

Ketika mengetahui bahwa Felicia masih perawan, Morgan bertekad untuk menikahi Felicia tapi di tolak oleh gadis cantik tersebut.

Felicia harus bekerja keras demi mendapatkan biaya untuk pengobatan ibunya yang sedang sakit parah, tapi istri sah Ayahnya selalu mengusik dan menghina ibunya sebagai pelakor. Bahkan istri sah Ayahnya itu menyuruh kepala rumah sakit mengusir Felicia dan Ibunya. Demi menyelamatkan sang ibu dan harga dirinya akhirnya gadis itu menerima tawaran dari Morgan untuk menikah agar bisa menjadi istri dari seorang CEO dan membalaskan dendam kepada orang-orang yang telah menghinanya.

Bagaimana kisah perjuangan hidup Felicia setelah menjadi istri dari Morgan yang terkenal Arogan itu. Apakah benih-benih cinta akan tumbuh di hati mereka mengingat pernikahan mereka terjadi karena Khilaf Terindah? yuuk ikuti kisah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Demi Sang Ibu

Happy Reading 😉

Morgan benar-benar tidak habis pikir bisa bertemu dengan wanita seperti Felicia.

"Baiklah, cepat katakan alamat rumah sakit itu," tanya Morgan.

Felicia tampak mengingat nama rumah sakit yang memiliki biaya fantastis itu. Sebuah rumah sakit terbesar di kota Florida. Dia memang memilihkan rumah sakit itu agar penyakit ibunya bisa di sembuhkan, paling tidak dia mendapatkan donor ginjal yang tepat.

"Nama rumah sakitnya adalah F. A hospital. Rumah sakit terbesar di kota ini," jawab Felicia menyebutkan nama rumah sakit tempat ibunya di rawat.

Morgan terlihat mengangguk paham, menuruti keinginan Felicia yang satu ini sangatlah mudah. Apalagi setelah mendengar nama rumah sakit yang Felicia ucapkan.

Morgan langsung mengetahui kalau rumah sakit tersebut adalah milik keluarganya yaitu F.A Hospital. Rumah sakit yang di wariskan dari keluarga sang Ayah untuk dirinya, bahkan delapan puluh persen saham rumah sakit itu adalah miliknya. Sedangkan kepala rumah sakit yang saat ini menjabat adalah kerabat jauhnya yang bernama Oscar.

Seorang pria paruh baya yang sudah lama menjadi kepercayaan dari keluarga besarnya. Tetapi Morgan tidak menyangka bahwa Oscar berani mengambil keputusan yang sangat memalukan seperti itu.

"Bagaimana tuan? Apakah anda bisa membantu saya? Bukankah anda orang hebat? Seharusnya anda bisa membantu saya yang hanya rakyat biasa ini?" tanya Felicia secara beruntun, berharap bahwa pria itu bisa membantunya. Hanya Morgan Fernando Alvares yang bisa ia mintai tolong saat ini.

Mengingat dia tidak ada lagi yang mau menolong, bukankah tadi Morgan juga sudah berjanji akan membantunya.

Di sisi lain Morgan masih berpikir kenapa Oscar mengusir Felicia dan ibunya dari rumah sakit itu, apakah gadis itu benar-benar miskin dan tidak punya uang, sehingga mereka harus di usir.

"Eehmmm.." Morgan terlihat berpikir.

Sebenarnya gadis ini benar-benar merepotkan, kalau saja malam itu dia tidak menolongku, pasti kita tidak akan pernah bertemu, tapi aku akan tetap membantunya mengingat dia juga telah menyelamatkanku. Batin Morgan.

"Baiklah, aku akan menuruti permintaanmu. Dengan kekuasaan ku, aku bisa mendapatkan apapun yang ku inginkan," jawab Morgan yang terkesan sombong di telinga Felicia.

"Terima kasih Tuan Fernando Alvares, anda benar-benar pria yang baik," seru Felicia terharu.

Meskipun gadis itu merasa bahwa Morgan sangat sombong seperti Alice, tapi dia tetap mengucapkan banyak terima kasih pada pria tersebut.

"Ya, kalau masalah seperti itu adalah hal kecil bagiku ... tinggal menjentikkan jari pasti semuanya akan kudapatkan," jawab Morgan angkuh.

Duh, sombongnya gak ketulungan, untung dia tampan. Batin Felicia tersenyum.

"Ehm ,,, lalu bagaimana dengan janjimu untuk bertanggung jawab dan menikahi ku, Tuan?" tanya Felicia kemudian.

Sepertinya wanita itu benar-benar tidak lupa akan hal yang berhubungan dengan uang. Morgan sampai menggelengkan kepalanya mengingat perlakuan Felicia padanya tadi pagi yang menolak secara mentah-mentah itikad baik darinya.

"Apa?? Bukankah tadi pagi kamu bilang padaku kalau kamu tidak sudi aku nikahi?" Morgan menyindir.

Felicia terdengar berdehem di sebrang telepon.

"Tapi kenapa sekarang kamu menagih lagi? Apakah kamu sudah mulai tertarik padaku?" lanjut Morgan ketika mendengar kegugupan Felicia.

Pria itu tahu meskipun dia tidak melihat, bahwa sebenarnya Felicia merasa gugup saat mengatakan hal itu.

"Saya berubah pikiran, Tuan, saya ingin menjadi istri anda dan menjadi Nyonya CEO kalau saya menikah dengan anda," jawab Felicia polos dan sangat jujur.

Dengan aku menikahi tuan Morgan Alvares, aku akan bisa membalaskan dendam ku. Aku juga akan akan membalas perbuatan orang-orang yang telah memarahiku dan juga menyebut ibu sebagai pelakor, lihat saja bu, putrimu ini akan segera membuat nama baik mu kembali. Batin Felicia.

Morgan terlihat berpikir, dia mengira kalau Felicia berubah pikiran karena telah mengetahui identitasnya yang seorang CEO.

Tadi dia mengatakan ingin menjadi Nyonya CEO? Cih, ternyata dia sama seperti wanita lainnya yang hanya menginginkan uangku, dasar wanita matre. Batin Morgan.

Morgan yang awalnya tertarik pada Felicia sekarang menjadi cuek dan kecewa. Padahal sebelumnya dia mengira kalau Felicia ini berbeda dengan wanita pada umumnya yang hanya mengejar uang dan kekayaan.

Tapi setelah mendengar ucapan Felicia yang menginginkan posisi sebagai Nyonya CEO membuat Morgan menjadi tidak terharu atau bahkan ilfeel.

"Bagaimana tuan?" tanya Felicia kembali.

Masih berharap bahwa Morgan akan memenuhi janjinya itu.

Morgan tampak geram melihat keinginan Felicia yang terlihat begitu tergesa-gesa untuk ingin menjadi istrinya.

Pria itu menarik napas dalam-dalam dan menghembuskan perlahan.

"Baiklah, aku akan menikahi mu dan memberikan posisi Nyonya CEO padamu, tapi aku tidak akan memberikan yang lebih dari itu, terutama masalah perasaan, jadi jangan berharap kamu akan mendapatkan cintaku karena aku tidak akan jatuh cinta padamu," ucap Morgan dingin.

Felicia mengangguk dan mengerti, dia juga merasa tidak perlu cinta dari Morgan karena dia juga tidak mencintai pria itu, yang di inginkan Felicia hanya menjadi istri Morgan agar tidak akan ada yang bisa menghina dan menindas nya lagi, karena dia seorang istri dari CEO perusahaan terkenal.

Apalagi dengan keluarga dari Ayahnya yang menganggap mereka hanyalah seorang pembawa sial dan pelakor.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, Tuan," ucap Felicia.

Morgan menjawab dengan deheman.

"Lalu bagaimana dengan uang 1 miliar yang kamu janjikan padaku malam itu, Tuan? Kamu harus memberikan padaku karena kamu sudah berjanji." tanya Felicia.

Gadis berparas cantik itu berpikir kalau dia tidak akan bisa membantu ibunya mengganti ginjal tanpa uang ini. Akhirnya dia juga memutuskan untuk menagih janji uang 1 miliar yang di janjikan oleh Morgan.

Terapi Morgan berpikir lain lagi, ia malah mengira kalau Felicia adalah wanita mata duitan, dan ini membuatnya semakin marah.

"Hei, nona..!! Apakah kamu sangat membutuhkan uang, hingga kamu menagih semua ucapan ku?"

"Iya, tuan,, saya benar-benar membutuhkan uang dalam jumlah yang banyak." Jawab Felicia jujur.

Morgan benar-benar merasa terjebak oleh wanita ini. Yang awalnya dia kira bahwa Felicia wanita yang berbeda dengan wanita pada umumnya, dan Morgan hampir terpesona dengan Felicia, akhirnya Morgan harus kecewa karena Felicia sama saja dengan wanita lain, menginginkan harta kekayaan, kekuasaan dan tentunya gelar sebagai nyonya CEO.

Padahal alasan Felicia hanya karena sang Ibu, dia tidak akan pernah menagih janji itu kalau keadaannya tidak mendesak seperti saat ini. Nyawa ibunya lebih penting untuk Felicia.

"Ternyata kamu sama saja seperti wanita lainnya."

Bersambung.

Sepertinya babang Morgan salah paham nih sama Felicia. Buat yang masih penasaran jangan lupa kasih like bunga dan kopi buat othor biar lebih semangat untuk up 😍😉🥰

1
Bundanya Pandu Pharamadina
Zidane orang tuanya baik, Zidane janganlah kau ngikutin jejek Fellix paman kecil ayahmu
Bundanya Pandu Pharamadina
Felicia demi ibu 💪
Bundanya Pandu Pharamadina
like favorit dulu 👍❤
Rita Juwita
luar biasa...
Arsen Arsenio
katanya kerja jd pengawal...tp kok banyak gugup ny
Andi Tri putra
Luar biasa
pipi gemoy
☕ Thor
suka sama karakter Morgan n Feli
ta vote Thor
tapi kok Zidane jadi nakal😏😏😏😏😏
pipi gemoy
feli ternyata 👍🌹
Fay
Luar biasa
xiao xiao bai
ceritanya bagus tidak bertele-tele singkat padat pokoknya bagus banget yg penasaran harus segera baca
Qaisaa Nazarudin
Ckk jadi teh celup aja bangga..Noh semoga perkutut mu gak bisa bangun lagi,Rasain noh..
Qaisaa Nazarudin
OMG jangan bilang yg di kerjain Feli itu tadi Felix dan bukannya Morgan,Kan outhor bilang mereka mirip banget wajahnya..hadeeuuhh..😄😄
Qaisaa Nazarudin
Noh sana hajar,Barusan jyga kamu bilang akan menghajar habis habisan valon suami kamu,kalo kelakuannya kek Akex..🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Rival Morgan..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Aku suka karakter Felicia..
Qaisaa Nazarudin
Cari tau Morgan,Jangan langsung menghakimi orang,Pasti setiap sesuatu yg terjadi ada sebabnya..
Qaisaa Nazarudin
Feli harus Tegas,baru bertemu kamu dan ibu kamu gak akan di injak-injak lagi,jangan kek ibu kamu jadi wanita yg lemah..
Qaisaa Nazarudin
Lemah..
Qaisaa Nazarudin
Heran aku sama nek lampir ini,udah kayak lipas kudung,orang gak gangguin dia,malah dia yg kayak cacing kepanasan..🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Jane wanita yg lemah,Udah tau kamu gak bersalah kenapa malah diam aja,Untung ada Feli..Ckck..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!