NovelToon NovelToon
CINTA UNTUK ARA

CINTA UNTUK ARA

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:375.8k
Nilai: 5
Nama Author: Astirai

"Ara... mas sudah bilang, mas tidak peduli kamu membalas cinta mas atau tidak, tapi mari kita melangkah berdua. Kita bergandengan tangan bersama dengan ikatan suci. Mas ingin mengikrarkan janji nikah hanya dengan kamu."



Kata-kata itulah yang akhirnya membuat Ara mengambil keputusan menerima Sony, meskipun tanpa cinta, ditengah-tengah rasa sakit akibat cintanya dikhianati.



Kata-kata CINTA itu sangat menyakitkan bagi Ara.
Cinta seperti apakah yang akan diterima oleh Ara? Seorang gadis cantik yang menjadi kesayangan keluarga, terutama papinya.




Ikutin terus yuk kisahnya dan tinggalin jejaknya dengan like, komen & vote





Sebelumnya baca juga Bukalah Hatimu Untukku ya.... Biar nyambung cerita dan tokoh-tokohnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astirai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Sebuah pesan

 

 

Dengan berjalannya waktu, hubungan Dion dengan Keisya makin dekat, bahkan lebih erat dari hubungan Dion

dengan Ara. Apalagi sebelumnya memang sudah ada rasa cinta antara Dion dan Keisya, yang terputus karena kesalahpahaman Keisya. Cinta keduanya makin kuat, sehingga membuat Dion makin sering membuat alasan pada Ara. Namun begitu, dengan kepolosannya Ara masih saja percaya dengan semua alasan Dion yang memang masuk akal menurut Ara.

Sementara Dion, untuk berterus terang dengan Ara juga tidak mungkin. Yang bisa di lakukan hanyalah mengurangi frekuensi pertemuannya dengan Ara dengan berbagai alasan, karena hatinya sudah benar-benar memilih Keisya. Dion tidak ingin menyakiti hati Ara, tetapi dia juga mencintai Keisya.

Selain itu, Dion juga masih mengingat pesan papanya, agar dia bisa menjadi bagian dari keluarga Baskoro

dengan cara mendekati bahkan menikah dengan Ara hanya untuk memenuhi ambisi papanya. Ini yang juga membuat Dion pusing. Tetapi apapun alasannya, Dion akan tetap memperjuangkan cintanya.

Dan siang itu, saat Ara dan gengnya baru pulang jalan-jalan dengan mobil Hanny dan berhenti di sebuah lampu merah, tanpa sengaja mereka melihat Dion yang sedang satu mobil dengan seorang gadis cantik. Terlihat mereka begitu mesra dan Dio tidak menyadari keberadaan Ara dan teman-temannya.

“Sabar Ra…, mungkin saja dia sodaranya kak Dion….” Kata Mita berusaha menenangkan Ara, yang sudah meneteskan air matanya melihat Dion yang bermesraan di dalam mobil saat mobil melaju kembali. Hanny yang berusaha akan menyusul mobil Dion, tidak berhasil karena mobil yang berhenti di depannya ternyata mogok. Dan setelah berhasil melaju kembali, mereka tidak menemukan mobil Dion yang sudah melaju dengan cepat.

“Coba loe telpon Dion Ra,tanya dia lagi ada dimana….” Kata Nuri.

 Hanny yang mendengar usul teman-temannya hanya diam. Dia tidak mau memperkeruh suasana hati sahabatnya.

Flasback on

Sore itu Hanny datang ke rumah tantenya akan mengantarkan oleh-oleh dari mamanya yang baru pulang dari

luar negeri. Saat mendekati rumah tantenya, Hanny melihat seorang pemuda yang keluar dari rumah tantenya dan memasuki mobil yang terparkir di depan rumah. Hanny sangat kenal dengan sosok itu, yaitu Dion. Tetapi dia heran ada urusan apa Dion mendatangu rumah tantenya.

Setelah Dion melaju dengan mobilnya, Hanny memarkirkan mobilnya dan memasuki rumah tantenya.

“Kak tamu yang barusan ketemu siapa….?” Tanya Hany pada sepupunya, Rio.

“Dion, maksudmu…?” Tanya Rio.

“Iya, aku sepertinya kenal sama dia….”

“Dia temenku. Siapa sih nggak kenal dia. Dion ngajak reunian, kebetulan ceweknya udah balik, jadi pengen ngumpul-ngumpul…”

“Cewek….?” Tanya Hanny lagi.

“Iya, pacar lamanya yang dulu sempat kabur gara-gara kelakuan Dion yang playboy. Sekarang, setelah mereka ketemu, akhirnya balikan lagi, malah mungkin nggak lama mereka akan menikah.” Kata Rio dengan polos

Flasback off

Ada kemarahan di hati Hanny melihat kelakuan Dion yang mengkhianati sahabatnya. Tetapi untuk berterus terang,

Hanny belum tega. Dia sangat tahu sebegitu besar rasa cinta Ara pada Dion yang ternyata Dion hanya mempermainkan perasaan Ara. Gadis yang begitu baik dan polos.

Malam itu di kamarnya, Seno memperlihatkan beberapa foto kepada Karina.

“Apa maksudnya ini mas….” Tanya Karina yang sudah mengenali siapa yang ada di foto itu.

“Itu kelakuan Dion…..” Jawab Seno dengan raut wajah yang sulit dijelaskan.

“Jadi…..?”

“Itulah laki-laki yang dicintai Ara….”

Karina sangat terkejut dan tidak menyangka di foto itu nampak Dion yang sedang berciuman dengan seorang gadis, sepertinya di sebuah club. Ada juga foto Dion berjalan sambil memeluk seorang gadis dan juga ada beberapa foto lainnya yang memperlihatkan Dion sedang bermesraan.

“Jadi mas menyuruh orang untuk memata-matai Dion…?” Tanya Karina sambil meletakkan foto-foto yang baru

dilihatnya.

“Mas tidak yakin dengan kelakuan Dion karena mas sangat kenal siapa orang tuanya meskipun dia sangat sopan saat datang kesini. Rupanya buah jatuh tidak jauh dari pohonnya…”

“Terus….bagaimana dengan Ara…?” Tanya Karina lagi dengan nada cemas, karena dia sangat tahu Ara begitu

mencintai Dion. Terlihat dari binar matanya.

“Coba cari waktu, Ara ajak ngobrol pelan-pelan. Dia pasti shock kalau tiba-tiba disodorkan foto-foto ini.

Ara anaknya agak keras, jadi harus pelan-pelan. Mas juga nggak mau menekan Dion dengan foto-foto ini. Mas khawatir kalau dia merasa dihalangi lalu berbuat yang tidak-tidak pada Ara. Makanya mas menyuruh orang-orang untuk selalu mengawasi Ara dari jauh…”

“Mas bermusuhan dengan orang tua Dion?” Tanya Karina lagi. Dia khawatir karena persaingan bisnis, lalu orang

tua Dion menggunakan berbagai cara yang tidak baik.

“Mas tidak bermusuhan, tetapi kami memiliki paham yang berbeda dalam menjalankan bisnis. Mas tidak

pernah diajarkan berbisnis dengan cara-cara yang kotor oleh papa. Begitupun yang mas ajarkan pada anak-anak. Itulah mengapa, bisnis kita bisa sebesar sekarang dan disegani oleh orang-orang, karena cara kita bersih.”

Siang itu setelah selesai jam kuliahnya. Ara dan Hanny sedang duduk di taman kampus sambil menunggu

anggota geng lainya. Tiba-tiba sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal masuk ke ponsel Ara.

“Posisi Dion di apartemen XX, unit no 543, lantai 8. Datangi sekarang juga!”

Tak lama kemudian terkirim foto mobil Dion yang sedang parkir di parkiran apartemen.

Hati Ara berdebar-debar menerima pesan itu.

“Kenapa Ra….?” Tanya Hanny dengan heran.

“Ikut gue sekarang….!” Kata Ara sambil berdiri.

“Tapi anak-anak….?” Tanya Hanny lagi.

“Biarin aja….!”

Arapun berjalan kearah mobilnya diparkir, lalu masuk ke dalam mobilnya.

“Mobil gue gimana Ra…?”

“Entar balik kesini lagi….”

Hannypun memasuki mobil Ara, lalu Ara mengarahkan mobilnya keluar dari kampus menuju alamat yang telah dia

terima.

“Kita mau kemana Ra….?” Tanya Hanny, tetapi tidak ada jawaban dari Ara karena dia konsentrasi dengan

kemudinya.

“Ambil hp gue dan baca….!”

Hanny menuruti apa yang dikatakan Ara.

“Sabar Ra, kamu harus tenang…..” Hanny mencoba menenangkan sahabatnya yang mungkin sekarang sedang memendam emosi dan rasa penasarannya.

Karena jalanan tidak macet, perjalanan bisa mereka tempuh selama setengah jam karena kebetulan apartemen

itu berlokasi di daerah yang cukup tenang tidak hiruk pikuk dengan lalu lintas. Ara mengarahkan mobilnya memasuki area sebuah apartemen. Dan saat hendak memarkirkan mobilnya, sudut matanya melihat mobil Dion yang terparkir.

Dengan diikuti Hanny di sampingnya, Ara berjalan kearah lift untuk menuju unit yang disebutkan. Semakin

mendekati lantai yang dituju, dada Ara makin berdebar. Ada apa dengan Dion? Apakah sesuatu terjadi pada kekasihnya itu? Apakah Dion sakit? Ataukah…. Berbagai pikiran tentang Dion berkecamuk di benaknya.

Sementara itu Hanny juga ikut berdebar-debar. Ada apa lagi dengan Dion? Apakah sekarang saatnya Ara

harus tahu dengan kelakuan kekasihnya itu?

Keluar dari lift, Ara menoleh kekiri dan kanan mencari arah nomor unit yang dimaksud. Dan tak lama dia menemukan nomor itu.

Sebelum memencet bel, Ara menarik nafas panjang dan Hanny menggenggam tangan sahabatnya itu.

“Apapun yang terjadi, kamu harus tenang Ra….”

Ara kemudian memencet bel sampai tiga kali, belum ada respon. Setelah memencet yang keempat, tak lama

terdengar ada seseorang membuka pintu dari dalam. Muncul seseorang yang membuat Ara dan hanny kaget.

Di pintu Dion berdiri dengan hanya memakai celana pendek tanpa mengenakan baju danrambutnya acak-acakan.

Mereka sama-sama kaget, bahkan mulut Ara sampai meongo dengan mata melotot. Tanpa ada suara diantara mereka karena kekagetannya.

“Siapa sayang….?” Tiba-tiba terdengar suara seorang wanita dari dalam, yang rupanya menyadarkan mereka.

Ara menerobos masuk untuk mencari suara itu. Dan betapa terkejutnya saat matanya menemukan seorang gadis

yang sedang tiduran di kamar dengan berselimut  tebal. Terlihat juga pakaian yang berserakan di lantai.

******

Hai.... aku tayang lagi ya, masih setia nunggu kan?

Sory kalau akhir-akhir ini agak lambat tayang, aku lagi banyak kerjaan

Smoga nggak bosen nunggu.

Terus tinggalin jejak voye, like & komen ya...

1
Amarantha Chitoz
cakeeeepppp/Good//Good//Good/
Amarantha Chitoz
sabar ya el...
Amarantha Chitoz
jangan2...
Amarantha Chitoz
lanjut ah.....
Amarantha Chitoz
whalaaaaahhhh..../Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Amarantha Chitoz
tenang ara...
Amarantha Chitoz
so sweeettttt
Amarantha Chitoz
seruuuu.... banyak bocil
Amarantha Chitoz
selamat....
Amarantha Chitoz
senengnya.... bahagia terus
Amarantha Chitoz
om sony bnr2 kejar setorang/Grin//Grin/
Amarantha Chitoz
naahhh....kannn...
Amarantha Chitoz
naahhh....kannn
Amarantha Chitoz
ampunnn mike, lucu amat sih kamu/Drool/
Amarantha Chitoz
duuuhhh gemesin smua ya
Amarantha Chitoz
syukur lancar
Amarantha Chitoz
smoga lancar...
Amarantha Chitoz
smoga lancar
Amarantha Chitoz
rayuan maut/Grin//Grin//Grin/
Amarantha Chitoz
hamil?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!