Namanya marsyalfa, biasa di panggil syalfa.Gadis cantik dengan sejuta pesona, memiliki kemampuan di luar nalar manusia.
INDIGO!!
gadis istimewa yang bisa melihat makhluk tak kasat mata, bisa berinteraksi dengan mereka yang kasat mata, memiliki kemampuan melihat masa depan walau hanya dalam jangka waktu yang singkat, melihat masa laku hanya dengan menatap mata seseorang.
dia adalah anak tunggal dari keluarga kaya , namun kedua orang tuanya telah meninggal karena kecelakaan , beruntung syalfa masih memiliki om ramlan dan tante melati yang sangat menyayanginya, seperti anak sendiri .
syalfa memiliki sahabat yang sudah seperti saudara kandung bernama rania. rania adalah anak yatim piatu yang memiliki kelebihan sama dengannya melihat aura seseorang dan melihat masa lalu. rania merupakan gadis yang pintar dan humoris, tapi ini hanya berlaku untuk orang terdekat saja.
keduanya menjadi berubah 180 derajat jika berada di depan orang lain, kejadian na'as di masa lalu membuat mereka berubah menjadi sosok dingin dan misterius.
kini syalfa sedang mencari jiwa kekasih yang di cintainya.bisakaha syalfa menemukannya? jika bisa, lalu apakah keduanya bisa kembali bersama mengingat mereka yang kini berbeda alam? petualangan apa lagi yang akan mereka lalui kali ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon naely taufiqoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa kau bisa melihatnya juga?
mata nendra menatap sosok lelaki itu tajam, sedangkan syalfa memegang tangannya yang terluka karena cakaran tadi. tatapannya menatap punggung kokoh yang berdiri di depannya, tangan kiri nendra masih berada di punggung syalfa. syalfa mengerutkan dahinya heran. " apa dia bisa melihatnya juga?" kata syalfa dalam hati.
" kali ini kau selamat gadis cantik, ini hanya sebuah perhitungan karena telah menolakku, aku harap setelah kejadian ini kau berubah pikiran" kata sosok lelaki itu. " dan kau !! urusan kita belum selesai, aku akan kembali, memberikanmu hukuman atas kelancanganmu ikut campur dalam urusanku!" kata sosok lelaki itu menatap nendra tajam, kemudian asap hitam menyelimuti tubuh hantu itu hingga menghilang bersamaan dengan asap yang memudar dan lenyap dari pandangan.
nendra berbalik menatap syalfa dengan tatapan khawatir" kau baik- baik saja? ada yang luka?" tanya nendra menatap syalfa, namun syalfa tidak menjawab pertanyaan nendra, malah balik bertanya" siapa kau? apa kau bisa melihatnya juga?" tanya syalfa.
" nanti aku jelaskan padamu, sepertinya kau terluka. kita ke ruang kesehatan sekarang" kata nendra yang melihat syalfa masih menutupi lukanya dengan telapak tangannya, namun nendra masih bisa melihat di sela- sela jari itu mengeluarkan darah di tambah ekspresi wajah syalfa yang seperti menahan sakit.
" tidak perlu, ini hanya luka ringan" jawab syalfa enggan pergi ke ruang kesehatan.
" menurutlah! mau jalan sendiri? atau aku gendong?!" kata nendra tegas.
Deg
Deg
jantung syalfa berdetak kencang kembali, saat mata nendra menatapnya penuh intimidasi." tatapan tajamnya benar- benar mirip seperti mario" kata syalfa dalam hati, namun kemudian dia menggelengkan kepalanya kuat, mengusir fikiran itu jauh- jauh.
" apa maksud dari gelenganmu itu? baiklah jika itu maumu" kata nendra, lalu menggendong tubuh syalfa , membuatnya terlonjat kaget, matanya melebar sempurna.
"Aa...apa yang kau lakukan!? turunkan aku!" kata syalfa tergagap, tubuhnya bergerak- gerak tak nyaman.
" diam! atau aku akan menciumu sekarang juga" ancam nendra.
syalfa langsung diam, setelah mendengar ancaman itu, tubuhnya menegang sempurna.
nendra yang melihat syalfa menurut padanya, tersenyum tipis, melangkahkan kakinya menuruni anak tangga dengan masih menggendong syalfa dalam dekapannya.
Deon, galen,rania,ike dan mail masih melongo melihat kedua manusia yang baru kenal itu . ralat! bahkan mereka di bilang kenal juga tidak, karena keduanya bahkan tidak tahu dengan namanya masing- masing.
" ada apa dengan manusia es itu, apa dia kerasukan hantu bucin?" tanya deon pada galen.
"aku juga tidak tahu, mungkin itu efek terbentur tadi" jawab galen.
" huah.. ini berita luar biasa, aku harus kasih tahu tante, bahwa anaknya sedang bucin" kata deon.
" kau gila ya!? itu namanya kau membuat masalah untuk nendra, apa kau lupa? nendra sudah bertunangan" kata galen menatap deon kesal.
" astaga! aku lupa bro" kata deon menepuk jidatnya sendiri.
rania , ike dan mail menatap keduanya bingung , sedangkan deon dan galen mulai tersadar bahwa mereka tidak hanya berdua, ada beberapa pasang mata yang menatap keduanya.
"ehem" deon berdehem untuk mengalihkan rasa tak nyamannya " apa tadi teman kalian? sebaiknya kita segera menyusul mereka, sebelum manusia es bucin itu melahap habis teman kalian" kata deon.
" maksudnya apa ka? apa temanmu pemakan daging manusia?" tanya ike begidik ngeri, lalu ingatanya melayang, saat moly mati dengan isi perutnya di makan oleh makhluk mengerikan itu.
" Tiiiii ..daaaaaak!" teriak ike dengan suara keras, membuat semuanya terlonjat kaget sekaligus heran.
" kenapa kau berteriak sih, bikin jantungan saja" kata mail sambil mengusap dadanya, berharap detak jantungnya kembali normal.
" ayo , cepat! kita harus selamatkan ka syalfa ,sebelum dia di makan manusia es jadi- jadian itu" kata ike panik sembari berlari begitu saja keluar dari rooftop.
" ada apa dengannya?" tanya deon menatap rania, seakan bertanya dengan tingkah temannya itu.
" aku rasa dia menganggap kata- katamu itu serius, lain kali kalau bicara itu di saring dulu . jangan asal ngomong dengan kata- kata ambigu seperti tadi" kata rania lalu melangkah pergi menyusul ike.
deon menatap punggung rania dengan tatapan bingung.
" ka, lain kali tolong jangan berkata seperti tadi, apa lagi dengan gadis yang satu itu, dia terlalu polos dan memiliki pengalaman pahit" kata mail memperingati , lalu pergi menyusul sahabatnya.
" aku tidak mengerti dengan perkataan mereka tadi. apa aku salah bicara? tapi di bagian mananya?" tanya deon menatap galen.
sedangkan yang ditatap hanya mengedikan bahunya acuh dan melangkah pergi meninggalkan rooftop di ikuti deon yang masih berfikir dimana letak kesalahannya.