NovelToon NovelToon
Cerita Kita

Cerita Kita

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:233.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Meitania

Pradina Hartono seorang gadis sederhana. Yang berjuang untuk kehidupan keluarganya agar lebih baik. Bekerja paruh waktu sambil berkuliah di perguruan tinggi swasta di Kota Y. Dina begitu dia disapa selalu berpenampilan sederhana.

Dina hanya memiliki ibu dan seorang adik. Ibunya hanya seorang pedagang kecil-kecilan di rumahnya. Sementara Ayahnya telah berpulang ke pangkuan yang maha Pencipta saat Dina duduk di bangku SD kelas 5. Setelah itu Dina terus berjuang mencari beasiswa agar dirinya bisa bersekolah.

Rionaldo Wijaya seorang pengusaha muda sukses. Namun kesuksesannya tak semulus kisah cintanya. Aldo begitu dia disapa harus kehilangan istri dan calon anaknya karena kecelakaan. Semenjak kejadian itu Aldo selalu menghindari wanita dan bersikap dingin kepada setiap wanita yang ingin mendekatinya.


Seperti apa ceritanya??? Kita lanjut ya... Jangan lupa Like, komen dan kasih tips nya ya bagi yang punya. 🙏🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan siang

"Siapa Kamu?"

Dina hanya diam mematung melihat keindahan ciptaan Tuhan.

"Hei." Teriak Aldo si pengendara mobil. Namun Dina hanya diam mematung.

Bu.Lastri segera keluar mendengar teriakan anaknya.

"Aldo! Siapa?"

"Ga tau ni Mih. Ditanya malah diem aja."

"Dina! Ya Allah. Sini masuk Nak."

Dina pun terperanjat dan tersenyum kepada Bu.Lastri dan menghiraukan Aldo kembali.

"Mamih kenal?"

"Iya. Sudah sana kamu masuk dulu. Mami udah siapin makan siangnya." Aldo pun masuk kedalam dan langsung menuju meja makan. Disana sudah ada semua keluarganya lengkap.

"Siang semuanya."

"Siang."

"Tumben telat Al?" Tanya Valdi Kaka tertua Aldo.

"Tadi rapat di luar jalanan macet."

"Mau makan sama apa Dek?" Tanya Anggun istri dari Valdi.

"Sama Rendang aja Mba."

"Cari istri Mas. Biar kaya Mas.Valdi." Ledek Rian adik Aldo.

"Berisik Lu."

Ibu pun datang ikut bergabung membawa Dina masuk. "Ayo sini Nak. Jangan sungkan."

"Waaah... Siapa Bu? Cantik banget." Seloroh Rian.

"Hush kamu itu. Sini Nak duduk disini." Ajak Papih.

Dina hanya tersenyum ramah kepada semua yang ada di meja makan. "Kita makan aja dulu ya. Perkenalannya nanti aja biar penasaran dulu." Goda Ibu.

Dina pun makan bersama dengan keluarga Bu Lastri. Dina merasa kagum kepada keluarga ini. Dina melihat tiga orang lelaki memakai kemeja rapih saat makan. Mungkin mereka istirahat makan siang dirumah fikir Dina.

Selesai makan Dina hanya diam menundukan pandangannya. Sampai semua menyelesaikan makannya.

"Nah, semua sudah selesai makan. Semuanya kenalkan ini Dina yang Mamih ceritain tempo hari.

"Dina."

"Saya Harun." Jawab Papih. Dina tersenyum kearah Pa.Harun.

"Saya Rian Mba. Cowok paling imut dan keren di rumah ini."

Dina pun hanya tersenyum ke arah Rian.

"Saya Valdi anak tertua Mamih dan Ini Anggun istri saya."

"Al." Panggil Ibu.Lastri.

"Aldo."

"Nah, ini keluarga Ibu Nak. Terima kasih ya sudah mau datang kesini."

"Iya Bu. Terima Kasih sudah mengundang saya."

"Sering-seringlah datang kesini Nak." Titah Pa.Harun. Dina pun hanya tersenyum pada Pa.Harun.

"Iya Dek. Biar Mba sama Ibu ada teman. Jadi kan tambah rame rumahnya." Seloroh Anggun.

"Pih,Mih Al berangkat lagi."

"Al, Mamih minta tolong boleh?"

"Apa Mih?"

"Tolong sekalian antar Dina yah."

"Dia kan datang sendiri masa pulang harus diantar."

"Aldo." Bentak Papi.

"Tidak usah Bu. Saya minta ojeknya jemput saya lagi tadi."

"Tuh. Denger sendiri kan semuanya."

"Ngga Nak. Ibu yang minta kamu kesini."

"Udah Rian aja yang nganter Mih."

"Modus aja Lu. Ya udah ayok." Jawab Aldo.

"Ya sudah kamu di antar Mas.Aldo yah."

Dina hanya mengangguk. Menyalami semua yang ada disitu untuk berpamitan. Dina pun mengekor Aldo.

"Lu masih mau berdiri di situ?"

"Mm.. Iya Mas."

Dina pun masuk kedalam mobil. Duduk di samping kemudi. Dan hanya diam menunduk.

"Diantar kemana?"

"Ke jalan A."

Hanya itu percakapan diantara keduanya. Setelah sampai di jalan A. Aldo menghentikan mobilnya di pinggir jalan.

"Ko berhenti?" Tanya Dina.

"Sudah sampai."

"Owh! Terima kasih Mas." Dina pun turun dari mobil tanpa menunggu jawaban dari Aldo.

Dina langsung saja berjalan masuk kedalam gang kecil menuju rumah kostnya. Aldo masih memperhatikan Dina sampai Dina tak terlihat lagi. Aldo melanjutkan perjalanannya ke kantor. Sepanjang perjalanan Aldo terus berfikir kenapa dirinya biasa saja dekat dengan Dina.

Sampai disini dulu ya Rider.

Author usahain Up cepet ya 🙏🙏🙏🙏

1
Rosita Hendriyani
wah pinter beladiri kok cengeng ya????
Rosita Hendriyani
so sweet
beybi T.Halim
Ardina??or..Pradina???? namanya yg mana??
beybi T.Halim
diih yg SDH lope..lope sekebon ..,makin mekar aja😍Mamas aldo
beybi T.Halim
kita kasi bunga dl.,Krn ceritanya tdk bertele-tele dan alur nya sedikit cepat👍
beybi T.Halim
mulai menarik.,aku suka karakter cewek yg jago bela diri.,pengennya sih jago nge-dance juga..,🤭ngarepp
Amirah iz
apa yg keskip tiba2 si dina dah kaya AP
susi 2020
🥰🥰🥰😘
susi 2020
🤔🤔😘😍
susi 2020
😘😘😍🥰
susi 2020
😍🥰🤔🥰
susi 2020
😘😘😘😘
susi 2020
💕💕😍😍🥰
Dul...😇
ini gimana nggak ada lanjutannya Dina sama p Handoko, hadeeeh 🤦
Dul...😇
bukannya tadi Anggit y yang meriksa Dina.
Dul...😇
maksudnya aliran apa y 🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔😴
Dul...😇
kalau cuma pake abjad saja di baca nya kok nggak enak gitu y.
Dul...😇
memutar mobil, masuk kedalam kemudi.🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔😴
Dul...😇
🤔
Dul...😇
jadi nggak enak kalau ada kayak gini nih 😔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!