NovelToon NovelToon
Terikat Takdir

Terikat Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Menikahi tentara / Perjodohan
Popularitas:56.1k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Jodoh itu rahasia Allah. Takdir juga Allah yang menentukan. Tidak ada siapapun makhluk di dunia ini yang tau selain Dia.

Alea Widya Laksono (35 tahun) dinyatakan telah sembuh usai tiga tahun menjadi pasien di rumah sakit jiwa. Di usianya yang semakin bertambah, kedua orang tuanya cemas karena jodoh tak kunjung datang untuk putri mereka.

Suatu hari Alea akhirnya pasrah untuk menerima perjodohan yang disodorkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang berasal dari kalangan militer. Lelaki itu bernama Mayor Prabu Rasyid Wicaksono (38 tahun) yang berstatus duda tanpa anak.

Konon kabarnya, pernikahan Mayor Prabu sebelumnya harus kandas karena masalah ranjang. Desas-desus beredar bahwa sang suami yang menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) tersebut menderita impo_ten.

Apakah benar faktanya seperti itu? Benang merah seperti apa yang pada akhirnya mengikat takdir antara Mayor Prabu dengan Alea.

Simak kisah mereka.💋
Bagian dari Novel : Permata Hatiku🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 - Rumah Dinas

Jakarta.

Langit ibukota malam ini tampak abu-abu gelap. Hujan mengguyur kota yang dijuluki tak pernah tidur karena di setiap sudutnya masih terlihat banyak kegiatan masyarakat selama 24 jam penuh.

Melihat jalanan ibukota di malam hari, Alea sempat menatap sekilas jendela mobil yang basah karena air hujan. Ia menatap sejuta kenangan di kota ini. Walaupun lebih pada kenangan pahitnya.

Alea menutup kedua matanya ke arah jalanan di Jakarta. Kepingan ingatan itu samar-samar kembali terngiang.

Kala itu di antara carut-marut kehidupan keluarganya di Malang yang terus menyudutkan kesalahannya pada sang kakak ipar yakni Nanda di masa lalu, Alea memutuskan pergi ke Jakarta tanpa pamit.

Jauh-jauh ia datang ke Jakarta untuk menghadiri ulang tahun Bisma. Berharap kala itu cintanya diterima oleh Bisma. Namun Alea harus menelan pil pahit karena cintanya ditolak oleh Bisma, putra kandung Arjuna dan Bening.

Alea pun memilih untuk minum alkohol cukup banyak hingga ma_buk berat karena imbas rasa kecewa penolakan cinta dari Bisma sekaligus frustasi atas masalah keluarga yang akhir-akhir ini menimpa dirinya. Malam naas itu pun akhirnya terjadi dalam pekatnya malam ibu kota yang merenggut kesuciannya secara paksa.

Perlahan Alea membuka kedua matanya dan menatap jalanan ibukota saat ini setelah kejadian kelam tujuh tahun yang lalu tersebut. Kedua tangannya mengepal kencang seolah menggambarkan luka yang begitu dalam di hatinya.

Marah dan rasanya ingin berteriak kencang pada pelaku yang merenggut kesuciannya. Alea tak pernah lupa dengan wajah para preman di sebuah gudang tua kala dirinya terbangun dalam kondisi tanpa busana sebelum tak sadarkan diri.

Alea sendiri tak tau bagaimana dirinya bisa berada di gudang tua tersebut bersama para preman yang bengis dan kotor serta bau a_pek. Padahal seingatnya, ia tengah berjalan sempoyongan di jalanan sepi setelah keluar dari bar.

Akan tetapi, ada hal aneh yang menggelitik hati kecilnya jika mengingat malam itu. Setelah ia keluar dari sebuah bar, Alea jalan kaki sendirian karena tak bawa kendaraan pribadi. Ia berusaha pergi ke jalan raya besar untuk mencari taksi walaupun dalam kondisi ma_buk.

Tak berselang lama berjalan, samar-samar Alea merasa ada sebuah tangan kekar namun kulitnya terasa halus di mana tangan itu menarik paksa dirinya di sebuah jalanan sepi. Setelah itu, Alea tak ingat apapun yang terjadi.

Usai sepuluh jam lebih menempuh perjalanan darat menggunakan mobil pribadi, Prabu dan Alea tiba di rumah dinas yang akan mereka tempati bersama ke depan, walaupun bukan untuk selamanya. Dikarenakan jika Prabu mendapat tugas pindah atau mutasi dari pihak atasan, maka mereka tidak akan tinggal lagi di sana.

"Kita udah sampai," ucap Prabu. Namun, tak ada sahutan dari Alea yang duduk di sampingnya.

Prabu memberi kode pada supir pribadinya untuk mengeluarkan koper mereka dari bagasi mobil.

"Lea," sapa Prabu seraya mengelus pundak Alea.

"Astaghfirullah," sahut Alea refleks tersadar dari lamunan nya.

"Ehm, maaf Mas." Ucap Alea seraya jari-jemarinya menyeka sudut matanya yang basah. Ia tak mau Prabu melihatnya. Namun sayang, hal kecil itu tak luput dari mata elang Prabu.

"Kamu nangis?" desak Prabu bukan sebuah pertanyaan untuk Alea. Namun, pria ini seakan butuh penjelasan lebih. Sebab, Prabu perlahan mulai banyak belajar dari pernikahan sebelumnya bersama Kinan.

"Maaf, Mas. Aku nggak apa-apa kok,"

Kening Prabu mengernyit. Namun pada akhirnya ia tak memaksa Alea mengatakan lebih dari itu.

"Ayo turun, kita udah sampai."

Alea pun menganggukkan kepalanya kecil.

Suasana di perumahan dinas TNI AD tersebut tak ada penyambutan apapun karena hari sudah cukup larut. Hanya ada Bik Sari yang membantu Pak Cahyo mengangkat barang-barang pribadi kedua majikannya tersebut.

"Kenalkan ini Bik Sari. Dia yang nanti akan bantu-bantu kita di sini. Semoga kamu cocok sama Bik Sari," ucap Prabu seraya memperkenalkan sang pembantu pada Alea.

"Mari masuk Neng," sapa Bik Sari dengan ramah sekaligus mempersilahkan Alea masuk ke dalam rumah.

☘️☘️

Ketika berjalan memasuki rumah dinas milik Prabu, Alea menatapnya cukup serius. Bukan bermaksud negatif, hanya saja ia ingin lebih mengenal sosok Prabu dan selera suaminya itu.

Bik Sari kemudian meninggalkan kedua majikannya tersebut. Setelah ia memasukkan koper-koper ke dalam kamar utama, Bik Sari bergegas ke dapur untuk membuatkan minum.

Rumah dinas Prabu memiliki tiga kamar tidur yakni dua kamar utama dan satu kamar untuk pembantu. Ada ruang tamu, dapur, gudang kecil dan area belakang untuk tempat jemur serta cuci baju.

Pada dinding ruang tamu tampak foto keluarga Prabu yakni Ayah Hendra, Bunda Citra dan Prabu dalam satu bingkai. Ada juga di bingkai terpisah yakni foto Prabu dengan seragam TNI AD lengkap dengan atributnya yakni papan nama, tanda pangkat, brevet (tanda kemahiran/kualifikasi), lencana satuan, hingga tanda jabatan.

Ada juga bingkai lain yang berisi foto Ayah Hendra bersama seorang wanita. Keduanya tengah berfoto dalam kondisi berpakaian pengantin. Foto tersebut tampak jadul alias foto berusia cukup lama.

Pandangan Alea terhenti lama di sana. Ia melihat foto tersebut dengan seksama dan tampak serius.

Prabu dengan setia berdiri di samping Alea sembari ikut mengamati gerak-gerik istri barunya itu yang selalu membuat dirinya didera rasa penasaran. Ingin semakin mengenal lebih dalam pribadi dan karakter Alea.

"Apa ini foto ibu kandung Mas Prabu?" tanya Alea memberanikan diri seraya jarinya menunjuk bingkai foto yang dimaksud.

"Benar, itu ibuku. Namanya Rahayu," jawab Prabu. "Ibu meninggal tak lama setelah melahirkanku," sambungnya.

"Maaf, bukan maksudku_" Alea seketika tak enak hati karena mengungkit ibu kandung Prabu yang telah tiada.

"Tidak perlu minta maaf. Tak apa," potong Prabu dengan bijak dan paham maksud Alea.

"Mas Prabu apa sudah lama tinggal di sini?" tanya Alea yang kini didera ingin tau tentang suaminya itu.

Tanpa sadar pertanyaan Alea tersebut mampu terbaca jelas oleh Prabu yang notabene seorang komandan batalyon jabatannya saat ini.

Pertanyaan Alea bermakna tersirat, apakah Prabu dan Kinan juga pernah tinggal di rumah yang sama dengannya sekarang ini?

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
Popo Hanipo
hooo ternyataaaa
Nena Anwar
bisa saja Ayahmu berbohong Prabu
Nena Anwar
semoga tak ada kata trauma kambuh lagi
Nena Anwar
semangat Alea ayo pake baju dinas malam mu untuk menyenangkan Prabu
Dozky 2 Crazy
Naah lhoooo jangan jangan
YuWie
hoho..benar dugaanku di bab berapa itu di awal2.. impotennya prabu krn blm ketemu lembah yg sdh pernah dia rasakan sebelumnya.
Yulay Yuli
maksudnya🤔🤔🤔 Amelia kan yg kuburannya didatengin prabu.
Yulay Yuli
Asikkk
Ayuk Witanto
pasti ayahmu bohong
Ayuk Witanto
apa mungkin dulu prabu yang merkosa Alea...dan bapaknya yang menyerahkan Alea ..apa mungkin komanya juga terkait masalah ini...makanya di jodohkan sama prabu
Ayuk Witanto
siapa Amelia....🤔
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ruwi Yah
lanjut kak
Eni Istiarsi
wah sepertinya ada misteri yang tersimpan seiring dengan komanya Ayah nya Prabu
Ayuk Witanto
semoga berhasil
Ayuk Witanto
bikin sari gitu loh
Ayuk Witanto
benarkah setia
Sugiharti Rusli
apa saat itu Prabu sedang dalam pengaruh sesuatu, ini ko seperti kejadian dulu sama Bening gasih kasusnya🙄🙄🙄
Sugiharti Rusli
tapi kalo dulu yang menggagahi Alea adalah Prabu, kenapa mereka masing" tidak mengenali wajahnya yah,,,
Sugiharti Rusli
waduh jadi Amelia nama yang dulu pernah Prabu rudapaksa yah ternyata,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!