NovelToon NovelToon
Seatap Dengan Mantan

Seatap Dengan Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:49.6k
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Pada masa putih abu-abu. Jeviza menjalin cinta dengan Keandra, tetapi baru 1 tahun pacaran, hubungan keduanya harus berakhir karena sebuah kesalah pahaman. Lalu keduanya dipertemukan lagi setelah 2 tahun berpisah, lebih gilanya, Jevi dan Kean berada di satu rumah. Seatap dengan mantan itu lah yang terjadi setelah perpisahan.



Mantan tapi masih cemburu, cinta tapi gengsi menjadi bumbu kehidupan keduanya setelah berada di satu rumah yang sama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Obat Stres

Ini baru OSPEK di hari pertama, tetapi sudah sangat melelahkan sekali rasanya, apa lagi kesan pertama Jeviza dikenal teman-teman kampusnya karena mendapat hukuman. Benar-benar hari yang menyebalkan.

"Capek banget Je? Muka lho ketekuk gitu?" Puspa duduk di sebelah Jevi, lalu menyodorkan toples berisi cemilan.

"Baru juga OSPEK day one, udah dapat hukuman aja gue," keluhnya.

Puspa terkekeh, ekor matanya melirik Jevi, tetapi tangannya tetap fokus pada cemilan di tangannya.

"Bagus dong, langsung viral jalur hukuman," komentar Puspa dibalas dengan lirikan mata malas oleh Jevi.

"Gue ke atas dulu deh, mau bersih-bersih dulu."

"Jam setengah 7 turun makan ya Je," ujar Puspa diangguki oleh Jeviza.

Gadis itu melangkah menuju kamarnya, sampai di kamar tidak langsung membersihkan diri seperti ucapannya tadi, tetapi memikirkan obrolan teman-temannya di kampus tadi sebelum pulang.

"Keandra, bukan dia kan? Yakin banget gue bukan dia, jangan sampai deh, mungkin yang ini namanya Keandra Wijaya atau raharja, yang itu kan Keandra Nabastala."

"Apa banget deh gue, segala mengeja namanya gitu, males."

Jevi bangkit untuk membersihkan diri. Semakin memikirkan nama yang masih menjadi teka-teki juga kegelisahannya semakin jauh pikiran tentang masa lalu.

Cukup, Jeviza sudah pergi ke luar kota untuk melupakan masa lalunya, dan Jevi tidak akan menyia-nyiakan otaknya untuk memikirkan hal yang tidak mungkin, kemungkinan Keandra Nabastala berkuliah di kampus yang sama dengannya cuma 0,00 sekian persen. Terakhir yang Jeviza tahu, Keandra melanjutkan study nya di luar negeri.

"Halah, apaan banget gue, kaya mbak-mbak sad kalau gini."

Sementara di lain tempat. Kean baru saja keluar kampus setelah tadi rapat dengan anggota BEM lainnya. Ia masuk ke mobilnya untuk langsung pulang ke apartemennya. Tetapi belum sempat menyalakan mesin mobil, suara Gio sudah lebih dulu menghentikan kegiatannya.

"Ke, bareng, gue mau nginep di apart lo sebelum lo balik ke rumah abang lo."

Kean tidak menjawab, membiarkan Gio yang duduk di sebelah kursi pengemudinya.

"Anjay, hari ini udah dapat ikan 2, besok berapa ya?" guman Gio terkekeh geli mengingat maba yang dikerjain habis-habisan olehnya tadi.

"Lo nggak lia aja tadi pas mereka pada nunduk karena takut, padahal gue nggak marah, cuma muka sama suara gue sengaja kencengi biar pada takut."

"Anjir maba sekarang cakep-cakep banget ya Ke, yang dari jakarta buset bening banget, orang sana emang beda ya? bening cakep, ah gila."

"Aturan lo tadi nanya-nanya dikit lah, biar move on dari mantan SMA lo itu, yakin deh gue, yang ini nggak kalah cakep."

Keandra tetap diam dan fokus dengan stir mobilnya, enggan menanggapi ucapan Gio yang semakin membuat dadanya menahan emosi.

Marah? Keandra marah karena salah satu temanya blak-blakan memuji mantan kekasihnya di depan dia?

Masih berhak kah Keandra merasa marah atau bahkan cemburu?

"Kean, anjing lo," umpat Gio seketika membuat Keandra menoleh.

"Apa?"

"Lo kenapa sih hari ini aneh banget? Tadi di rapat juga banyak diemnya, lo biasanya selalu kasih arahan atau saran setelah jelasin semua, tadi lo aneh, kaya orang yang tiba-tiba ketemu masa lalu."

Telak, tuduhan Gio yang sebenarnya tidak serius itu benar. Keandra tidak mengelak, tetapi juga tidak membenarkan.

"Diem kalau nggak mau gue turuni di jalan," ancam Kean membuat Gio mencebik, tetapi tak urung menurut.

Gio malah sibuk mengambil ponselnya dan membaca base kampus.

"Lah, apa ini? udah rame aja," ujar Gio fokus pada layar ponselnya.

Sebuah akun gosip kampus mengangkat berita dua mahasiswa baru yang mendapat hukuman di hari pertamanya OSPEK

Keandra tidak berniat melihat, ia acuh dan fokus pada jalanan di depan, meski sesekali otaknya kembali mengingatkan pada gadis yang ia lihat dari belakang tadi. Rambut kepang dua dengan pakaian putih hitam.

Sampai di apartemen, Gio langsung rebahan di sofa, sementara Kean langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Ia mengamati pantulan dirinya di depan cermin besar kamar mandi, bagaimana sosoknya sekarang yang terlihat semakin dewasa sejak dari 2 tahun lalu, selama ini Kean termasuk rajin berolahraga, pergi ke tempat gym dengan tujuan untuk melupakan Jeviza, mencari kesibukan lebih agar nama atau kenangan bersama gadis itu terlupakan.

Kenyataan, tidak semudah keinginannya, sampai sekarang Keandra masih sendiri sejak diputuskan secara sepihak oleh Jeviza, bahkan tanpa memberi penjelasan apa-apa padanya.

Tangan Keandra kembali mengepal, merasakan rasa yang tertinggal di dadanya, masih sama seperti 2 tahun lalu di hari kelulusannya.

"Ke, mama lo telpon," teriak Gio terdengar samar.

Keandra menghela napas, mencoba menenangkan diri dan keluar dari kamar mandi.

Gio yang melihat penampilan Keandra masih sama seperti tadi mengernyit bingung.

"Lah, ngapain lo di kamar mandi? perasaan nggak ada bedanya sama tadi sebelum masuk."

"Ambilin hp gue."

Gio menyerahkan ponsel Keandra, dengan tatapan aneh pada cowok yang sudah 2 tahun ini menjadi temannya.

"Aneh banget, lu kenapa sih, Ke?" gumam Gio mengamati pundak lebar Keandra yang berdiri di dekat jendela apartemen.

Keandra sedang menerima panggilan telepon dari mamanya yang berada di jakarta, dan Gio tahu anak konglomerat yang berasal dari Jakarta itu sudah pasti sedang membahas perusahaan yang Gio sendiri tidak tahu.

Terkadang Gio kasihan dengan Keandra yang belajar atau mengurus tugas kampus sampai dini hari, statusnya sebagai pewaris membuat Keandra harus belajar mati-matian. Pernah ketika sedang asik makan untuk merayakan acara kampus yang berjalan sukse, Kean harus absen karena mendadak dibawa oleh papanya yang datang langsung dari jakarta-jogja untuk menjemput Keandra malam itu juga.

Semua yang pernah terjadi pada Keandra benar-benar membuat Gio terperangah, selain hidupnya yang bergelimang harta, Kean harus bekerja keras untuk bisa meneruskan bisnis orang tua. Anehnya Kean memilih hidup bersama kakak sepupunya dari pada tinggal di apartemennya yang mewah itu.

Alasannya sangat klasik tetapi terdengar masuk akal, agar papinya tidak mudah menemukannya jikalau tiba-tiba datang seperti beberapa kali lalu.

Keandra menaruh ponselnya di atas meja, lalu duduk di sebelah Gio yang kini bersandar pada sofa.

"Napa? Suruh balik jakarta lu?" tanya Gio tidak langsung mendapat jawaban dari Keandra.

Cowok itu memejamkan matanya, napasnya tenang tetapi tetap terlihat banyak pikiran.

"Gi, obat stres apa sih?" tanyanya tiba-tiba.

Gio mendelik, menatap Kean sungguh-sungguh.

"Stres apa dulu nih? Pekerjaan karena akan menjadi pewaris tunggal, apa tugas kampus?" tanya Gio menatap wajah Kean yang mulai membuka matanya.

Kean menatap Gio sekilas, lalu kembali memejamkan matanya. "Cewek."

"Hah?" beo Gio dengan tampang tidak terkendali.

1
Nita Nita
cctv kean ada dimana2 😄🤭
Nurs_tars
gercep kean
Herman Lim
biar pun jauh tau aja jevi lagi kena Masalah ke u mah sweet bgt sih sampe dah siapin org buat jaga jevi terus
Herman Lim
jahat bgt sih ke bgs u beli cemilan yg byk taruh di rmh biar cew u ga gamon nanti
Riria Raffasya Alfharizqi: ngga tau aja dia lagi jealuos kaaa
total 1 replies
Nurs_tars
kirain bakpiax mo dimakan eh ternyata
Riria Raffasya Alfharizqi: hahaha ngga bakal sudi ka dia
total 1 replies
Rini Muharni
Kirain Bakpia nya mau di masukkin ke tong sampah.. 😄
Riria Raffasya Alfharizqi: tidak sejahat itu yaaaa hee
total 1 replies
Lestary Tri
ma*pus kalean. 🤣🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: ngga jadi mampus haha
total 1 replies
Mymy Zizan
kok kamu julid kean
Riria Raffasya Alfharizqi: julid bgt plisss
total 1 replies
dwi alfiah
parah kean ih
Riria Raffasya Alfharizqi: julid diaaa
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Riria Raffasya Alfharizqi: uda ya kaaa
total 1 replies
Nikita
ih Kean nakal ya, sini aku peluk dulu..eh
Riria Raffasya Alfharizqi: heh, kamu yaaaaa
total 1 replies
Aam Siti
selalu suka SMA ceritanya KA riri
Kya ada tariknya gitu 🤭🤭
semoga episode nya pnjng
Riria Raffasya Alfharizqi: aduuu makasssiii kakaaaa
total 1 replies
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
hehh jee ahh parah lu🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: posisi mereka si kaaa
total 1 replies
Lestary Tri
cie elah ke . bisa wae lo .
Lestary Tri
je kalau lo gak mau buatt aku aja .
Rini Muharni
Ayo UP llg, Thor..
Riria Raffasya Alfharizqi: uda kakaaa
total 1 replies
It's me💓💓
k riria jumat berkah y😂
Riria Raffasya Alfharizqi: uda ya kaaa
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
nanggung bangett ihh pengin deh mereka kepergok kak pus🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: sabar kak, nanti lama2 juga kalau kebiasaan pasti kegep
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Riria Raffasya Alfharizqi: uda ya kaaa
total 1 replies
dwi alfiah
nah lo
Riria Raffasya Alfharizqi: hahaha
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!