NovelToon NovelToon
Membalas Perlakuan Suami Dan Ipar

Membalas Perlakuan Suami Dan Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita Karir / Penyesalan Suami / Ibu Mertua Kejam
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rana putri

Rayya kemala putri, Wanita yang selama ini selalu di anggap menjadi beban suaminya. Menjelma sebagai wanita karir yang sukses setelah mengetahui perselingkuhan sang suami, apalagi kenyataan yang ia terima bahwa ternyata kakak iparnya sendiri mendukung perselingkuhan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rana putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

Keesokan paginya, Suara ketukan di pintu membuat rayya yang sedang bersantai sambil memainkan ponselnya terpaksa harus menghentikan aktifitasnya. Ia beranjak, Lalu berdiri untuk membuka pintu.

“Mbak hanna. Ada apa mbak?” Tanya rayya

“Eh mbak rayya, Ini mbak” hanna menyodorkan kertas ke arah rayya, Rayya pun dengan heran mengambil kertas itu yang ternyata isi bon . Entah bon apa, rayya pun tak mengerti

“Apa ini mbak?” Tanya rayya

“Itu tagihan Dekor ulang tahun maira mbak, kata mbak raisa saya suruh nagih kesini. Katanya mbak rayya yang mau bayar..”

Mendengar itu, Dada rayya seketika tercekat. Belum selesai saja drama kakak ipar nya yang selalu merongrong dirinya tentang uang, padahal suaminya sudah bersama nya. Tapi sekarang ia malah di suruh membayarkan hal yang sama sekali tak ada kaitan nya dengan dirinya.

“Mbak, maaf. Maira itu anak nya mbak raisa kan? Jadi saya gak ada kewajiban buat bayarin ini semua, lagian itu acaranya mbak raisa. Ngapain mbak mau aja nagih ke saya.. dikiranya saya bank apa ? Seenaknya minta uang ke saya, buat bayarin decornya.”

“Waduh mbak, saya juga gak tau. Saya cuman disuruh kesini buat nagih uang nya..”

“Maaf mbak, saya gak bisa bayarin karna itu bukan acara anak saya. Mbak tagih aja sana ke mbak raisa, dan bilangin juga ke dia. Kalau gak punya uang gak usah sok sok an ngrayain ulang tahun anaknya.” Ucap rayya

“Aduh gimana sih ini.”

“Mbak tagih aja ke mbak raisa, percuma mbak kesini berulang kali saya gak akan bayarin apapun.”

“Ck, menyusahkan sekali. Yasudah lah, kalau gitu saya permisi dulu mbak rayya.”

Rayya hanya mengangguk, Membiarkan tetangga nya itu pergi. Ketika ia kembali ingin masuk ke dalam rumah, Sapaan salam menghentikan langkahnya.

“Assalamualaikum rayya..”

rayya menoleh, kini giliran mpok leha. Ada apalagi sih ini, Jangan bilang raisa juga menyuruh nya untuk membayar kue ulang tahun maira.

“Walaikumsalam mpok , ada apa mpok? Tumben pagi pagi kesini.” Tanya rayya dengan sopan

“Oh ini rayya, mpok di suruh ngambil uang kue di kamu. Katanya raisa kamu yang mau bayar.”

Kan! Benar tebakan rayya, lagi lagi raisa berulah. Menganggu kehidupan nya yang sudah tenang semenjak semalam suaminya tak pulang kerumah ini.

“Maaf mpok, bukan nya saya nolak. Tapi saya gak ada kewajiban buat bayar pesanan kue mbak raisa, lagian mbak raisa gak bilang apa apa tuh sama saya. Kenapa sekarang saya yang di suruh bayarin, Lagian saya mana ada uang. Suami saya belum gajian, Suami saya juga gak pulang dari semalem. Saya belum di kasih uang nafkah..”

“loh , tadi aku lihat suami kamu ada tuh di rumah raisa.”

“Nah tuh. Mpok tagih aja ke mbak raisa sendiri, dia pasti sudah dapet uang dari suami saya. Lagian selama ini yang membiayai hidup mbak raisa juga suami saya, Acara ulang tahun maira pasti yang keluarin uang suami saya.”

“Yaampun. Yaudah kalau gitu, maaf ganggu ya rayya. Kamu yang sabar ya, semoga suami kamu cepet sadar. Kalau kamu lebih membutuhkan dia daripada kakak nya yang judes itu.” Ujar mpok leha malah menasehati rayya

Rayya hanya tersenyum dan mengangguk, mpok leha memang tetangga yang sangat baik padanya. Setelah mpok leha pergi, Rayya menutup pintu rumah nya. Ia yakin sebentar lagi raisa akan datang kerumah ini untuk memaki maki dirinya. Karna tidak mau membayar keperluan ulang tahun anaknya.

Memang nya dia siapa? Berani sekali ingin menguasai uang nya. Suaminya sendiri menganggap rayya orang lain, jadi sekarang rayya juga akan menganggap reino dan raisa juga orang lain baginya.

***

Arrabella sedang bermain tablet di ruang tamu, Sedangkan rayya sedang shalat di dalam kamar. Ketika arra sedang asyik bermain, Tiba tiba pintu rumah nya terbuka dengan keras. Membuat arra terjingkat kaget, ia memeluk tabletnya dengan jantung yang berdegub kencang.

“Rayyaaa! Keluar kamuu!!!” Teriak raisa. Tanpa memperdulikan arra yang ketakutan.

Raisa menggandeng maira, berteriak memanggil nama rayya tapi wanita itu sama sekali tak menyahut panggilan raisa karna ia sedang shalat.

“Heh anak kampung, dimana mama kamu.” Tanya raisa pada arra yang tengah duduk ketakutan.

“M-mama lagi shalat tante..” jawab arra

“Kelakuan kayak ibl*s aja pake acara shalat segala.” Gerutunya.

Maira yang melihat arra memegang tablet segera menghampiri nya dan berusaha merebut tablet yang ada di tangan arra, “Jangan. Ini punya arra, di belikan mama.”

“Aahhh siniii. Aku mau ini, Maamaaaa… aku mau itu..” Maira merengek pada raisa sambil berusaha merebut tablet yang masih di peluk arra

“Arraaa kasihkan tablet itu sama maira!” Titah raisa tapi arra menggelengkan kepalanya.

“Enggak, ini punya arra.”

“Kalau kamu gak mau kasih , Tante pukul kamu.” Ancam raisa, tapi arra tetap bersihkukuh tak mau memberikan tablet itu pada tante atau sepupunya. Karna ini Miliknya..

“Oh jadi kamu berani ya.”

Plak!

Satu tamparan mendarat di pipi Gadis kecil itu, hingga membuat arra menangis. Tablet itu terlepas dari pelukan nya, dan kini ada di tangan maira yang tersenyum girang mendapatkan apa yang ia inginkan.

“Beraninya kamu memukul anak ku, Dasar pencurii!!” Teriak rayya sambil berjalan mendekati Arra yang menangis kesakitan sekaligus ketakutan.

Rayya melihat pipi anaknya memerah, Ia mengepalkan tangan nya lalu menatap raisa dengan tatapan tajam “Kembalikan tablet itu.” Bentak rayya

Raisa yang baru kali ini di bentak oleh rayya cukup kaget , tapi ia sama sekali tak takut. “Gak! Ini punya maira..” jawab anak kecil di samping raisa

“Oh jadi sekarang profesi kalian selain jadi duri di keluarga orang lain, Adalah jadi Maling iya?”

“Rayya, Jaga ucapan mu ya!!”

“Apa mbak!! Seharusnya kamu yang jaga sikap mu dirumahku, Sudah lah ngajarin anak jadi pencuri. Dan berani nya kamu memukul anakku!!!!”

Rayya dengan kasar merebut tablet itu dari tangan maira, Maira histeris, menangis membuat raisa murka “Beraninya kamu merebut tablet itu.”

“Aku hanya mengambil apa yang menjadi hakku!! Ini punyaku, aku yang membeli nya jadi jangan pernah kamu atau anak mu menyentuh milikku!!” Ucap rayya

“Sekarang kalian keluar dari rumahku, atau aku akan berbuat kasar sama kalian.”

“Heh ini rumah adikku, kamu gk ada hak ngusir kami. Seharusnya kamuu yang pergi dari rumah ini.. lihat saja aku akan nyuruh reino ngusir kamu dari sini..”

rayya tersenyum Miring “silahkan saja. Kita lihat, siapa yang bakal terusir dari rumah ini. Aku atau adik kamu itu.”

”Dan satu lagi, Aku akan melaporkan perbuatan mu pada anakku ke polisi. Aku pastikan kau akan membusuk di penjara raisa!!” Teriak rayya membuat raisaa membulatkan matanya.

1
Ma Em
Buat si Reino dan Raisa kapok dan tdk akan mengganggu Rayyan lagi .
Maria Yanti
ini kok tidak ada sambungannya LG ya
Ma Em
Bagus Rayyan manusia seperti Raisa hrs dilawan kalau tdk dia bakal terus menghina dan merendahkan kamu Rayya .
Ma Em
Reino kepedean banget sok kegantengan mau deketin anak nya wakil CEO agar bisa naik lagi jabatannya , semoga Rayyan segera menceraikan Rayyan agar Rayyan bebas dari suami benalunya dan sebelum Reino tau bahwa Rayyan anak orang kaya dan tempat Reino kerja adalah perusahaan Rayyan .
Allea
kenapa sih cerita diawalin kebodohan perempuan mulu 😁
Yeti Nurmalasari
kk ini ada lnjutany ga ya kk🙏
Yeti Nurmalasari: maksih kk karya nya semngat 💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!