NovelToon NovelToon
Luka Berbalut Cinta

Luka Berbalut Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Playboy / Konflik etika / Tamat
Popularitas:295.1k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Ternyata cinta yang ia terima hanya semu, ternyata selama ini ia hanya cinta sendirian. lalu...
apa yang harus ia lakukan saat ia telah menyerahkan sagalanya sebagai bukti cintanya justru kenyataannya....

ketulusannya hanya di jadikan bahan taruhan.

Azalina Akira Sadewa,
gadis cantik berusia 17 tahun yang cinta mati kepada kekasihnya yang bernama Alexis Arron Megantara hingga bersedia menyerahkan miliknya yang paling berharga untuk laki laki itu.

namun ternyata....ia hanyalah bahan taruhan Alex dan teman temannya.
Tidak ada cinta bagi Alex untuk Zalina.

apa yang di lakukan Zalina saat ia tahu kenyataan pahit itu.....?!
sementara ia sudah terlanjur menyerahkan miliknya yang paling berharga untuk Alex.

ikuti kisah baru aku ya .....

" LUKA BERSELIMUT CINTA...."

Semoga suka dan tak pernah bosan selalu ngikuti karya aku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 5 jahatnya Alex

Brugh...

Sesuatu jatuh ke lantai dan kemudian menggelinding sebentar sebelum sesuatu itu akhirnya diam di tempat.

Empat orang pemuda yang sedang berdiri itu langsung menoleh ke arah sumber suara.

Marik yang berjongkok seketika berdiri dan segera melangkah ke arah sumber suara dengan setengah berlari.

" Zalina..." desisnya kaget,

Empat orang pemuda itu pun melangkah ke arah Marik saat ini berdiri.

Segera mereka melihat seraut wajah pucat dengan tubuh yang nampak jelas gemetaran. Matanya memerah dan berkaca kaca.

" Za....za...zalina..." Marik kembali bersuara, ia menatap bingung kepada Zalina juga Alex saat ini yang sama sama saling menatap.

Akan tetapi tatapannya jelas lebih ke arah prihatin kepada Zalina di sana walau gadis itu sama sekali tak menatap kepadanya sama sekali.

Sama seperti Marik yang bingung menatap Zalina dan Alex,

Begitupun dengan tiga teman Alex yang lain.

Sementara Zalina masih menatap Alex yang saat ini juga sedang menatapnya tak berkedip.

Mata Zalina nampak berkaca kaca, namun ia tak mengeluarkan sepatah kata pun.

Hanya ke dua bola matanya yang masih menatap nanar kepada Alex tak berkedip.

Sementara Alex....

Pemuda itu pun hanya diam, ia seperti tak berniat mendekati atau menenangkan atau pun menjelaskan kepada sosok sang kekasih.

Namun satu hal yang saat ini ia rasakan...

Tatapan mata Zalina nampak berbeda, ia tak pernah melihat gadis itu menatapnya dengan tatapan seperti itu.

Dan satu lagi....

ia sama sekali tak bisa mengartikan arti tatapan Zalina kepadanya

Tak lama setelah menatap lama kepada Alex dengan tatapan yang sulit untuk di artikan,

Zalina tiba tiba memutar tubuhnya dan berlari kencang meninggalkan tempat itu.

Semua tertegun tanpa terkecuali Alex.

" Alex....kenapa kau masih di sini ?! Kejar dia Alex...." terdengar ucapan Marik yang seolah telah sadar lebih dulu.

Marik nampak kacau namun ia tak bisa berbuat apa apa.

Tapi Alex hanya diam tak bergeming.

Merasa di abaikan Marik membungkuk memungut sesuatu yang terbungkus dan seperti kado yang tergeletak di lantai.

" ini pasti hadiah ulang tahun yang ingin dia berikan padamu Alex...

Plis Alex...

kejar Zalina dan jelaskan semuanya,

Kasihan dia Alex...kau lihat wajahnya sangat pucat tadi..." kata Marik lagi masih nampak panik.

" Iya Lex...

sebaiknya kau kejar dia....dan minta maaflah..." kali ini Cello yang berkata.

" tidak perlu...

toh besok juga dia sendiri yang pasti akan datang menemuiku...

Zalina sangat mencintaiku dan tergila gila padaku, itulah sebabnya kenapa aku bisa mendapatkan keperawanannya dan memenangkan taruhan ini dengan mudah... " jawab Alex dingin.

" kalian segera siapkan saja kunci motor sport itu dan berikan padaku karena akulah pemenangnya... " lanjut Alex lagi sambil menatap ke arah salah satu temannya yang bernama Arthur.

Ya...

Alex mendekati Zalina karena tantangan teman temannya.

Menurut mereka Zalina adalah anak baru yang cukup bersinar.

Ia cantik dan cerdas sehingga dalam waktu singkat gadis itu menjadi incaran banyak cowok cowok di sekolah ini.

Kecuali Alex...

Setahu teman temannya.

Alex sama sekali tak tertarik dengan Zalina karena sebenarnya ia malah penasaran pada sosok Zoya Amnestysia Layya.

Gadis blasteran indonesia Jerman kelas X11 jurusan Bahasa 2.

Sementara teman teman Alex yakni Cello, Arthur dan Ragaf juga Marik sangat tertarik dan penasaran dengan sosok Zalina namun mereka merasa sangat kesulitan mendekati gadis itu.

Hingga akhirnya tercetuslah ide gila seorang Arthur dan Cello juga Ragaf kecuali Marik.

Karena Marik yang tak pernah setuju dengan ide gila teman temannya itu.

Dan ide gila itu adalah...

Siapapun yang bisa mendapatkan Zalina dan bisa memiliki gadis itu seutuhnya maka pemenangnya akan berhak mendapatkan motor sport keluaran terbaru yang akan di beli dengan uang patungan Antara Arthur, Cello dan Ragaf.

Teman teman Alex memang berasal dari keluarga yang tajir melintir.

Begitu juga sebenarnya dengan Alex.

" tapi Lex...kami tidak melihat apa apa yang bisa membuktikan jika kau memang telah berhasil menggagahi Zalina " protes Cello.

Alex menoleh menatap Cello datar,

" apa kau bodoh atau mungkin matamu sudah buta, jika aku berbohong bagaimana mungkin Zalina bisa bereaksi seperti itu ?! " sentak Alex dengan menatap tajam kepada Cello.

" bagaimana jika kau tunjukkan video kalian yang sedang bercinta itu sedikit saja kepada kita agar kita percaya " sambung Ragaf.

Tatapan tajam mata Alex beralih kepada Ragaf, sontak tatapan Alex membuat Ragaf gugup.

Pasalnya ia sangat tahu sosok Alex yang temperamental dan liar.

" yang kau minta tidak ada dalam perjanjian Ragaf.

perjanjiannya adalah aku bisa memacari Zalina dan bisa memiliki dia sepenuhnya.

jadi jangan berkhayal...

Tubuh Zalina...

hanya aku yang bisa menikmatinya dan menatapnya...

kau dengar.... ?! "

sentak Alex sambil menatap teman temannya satu persatu kemudian ia memutar tubuhnya dan melangkah menjauh dari teman temannya itu.

Sebelum itu,

Alex masih sempat merampas bungkusan kado di tangan Marik yang Marik pungut dari lantai dan kemudian kembali melanjutkan langkahnya.

" tidakkah kalian merasa ini keterlaluan ?! Kalian menjadikan seorang gadis sebagai bahan taruhan ?! " kata Marik kepada teman temannya.

" kita tidak pernah memaksa Alex untuk melakukan itu, dia sendiri yang mau melakukan itu hanya untuk mendapatkan satu unit motor sport yang kita janjikan.

Lagi pula....

Aku rasa bukan karena motor itu alasan sebenarnya Alex memutuskan memacari Zalina, dia tentu bisa membeli sendiri motor itu dengan mudah jika dia mau.

Aku yakin...

Alex pun sebenarnya memiliki perasaan yang sama seperti kita kepada Zalina " jawab Arthur panjang lebar.

" jangan melempar kesalahan hanya kepada Alex....

jika bukan Alex...kalian pasti juga akan melakukan taruhan itu dan menjadikan Zalina sebagai sasarannya kan...?! " tukas Marik.

" andai saudara kalian perempuan di jadikan bahan taruhan seperti Zalina saat ini ?! Apa kalian akan terima ?! " ucap Marik lagi.

" bisa bisanya kalian masih ingin Alex memperlihatkan videonya bersama Zalina...kalian gila...."

lanjut Marik lagi masih melanjutkan kata katanya sebelum akhirnya ia pun pergi menyusul Alex.

Meninggalkan ketiga temannya di sana.

Sementara itu Zalina,

gadis itu terus berlari kencang menuju gerbang sekolah.

Hingga tanpa sadar...

Brugh..

" auww....sshhttt...." Zalina meringis menahan sakit di area bokongnya ketika hampir sampai di ujung koridor menuju gerbang sekolah, ia menabrak punggung seseorang hingga tubuhnya jatuh terjengkang kebelakang.

Dan tentu saja bokongnya mencium lantai.

" Zalina...kau tidak apa apa ? "

Carlo yang ternyata adalah pemilik punggung yang di tabrak oleh Zalina sontak terkejut, segera pemuda itu mengulurkan tangannya hendak membantu Zalina.

Zalina pun menerima uluran tangan Carlo karena ia yang memang merasa tubuhnya sangat rapuh saat ini.

" kamu nggak apa apa kan ?! Apa ada yang sakit...?! "

tanya Carlo penuh kecemasan, hingga tanpa sadar ia mendekat kepada Zalina ketika gadis itu telah berdiri untuk memastikan kondisi Zalina memang baik baik saja dengan tangannya yang masih memegang tangan gadis itu.

Tanpa ia tahu,

Seseorang di balik pilar sedang memperhatikan interaksinya dengan Zalina itu.

Seseorang itu menatap sendu ke arah Zalina.

" ti..tidak apa apa, aku tidak apa apa " jawab Zalina.

Carlo menatap Zalina dalam, gadis itu nampak pucat dan berantakan menurutnya.

( dia pasti baru saja melihat Alex bermesraan dengan Zoya )

Bisik hati Carlo.

Ia ingin bertanya tentang hal itu..namun ia urungkan karena ia tak mau Zalina berpikir jika dirinya terlalu ikut campur urusannya.

" aku pergi dulu Carlo..." pamit Zalina sambil memakai kembali tasnya yang terlepas dari pundaknya.

" tunggu Lin...kamu mau pulang ?! "

" iya..."

" aku antar kamu pulang "

" tidak tidak...aku bisa sendiri "

" Zalina...aku antar kamu pulang...kamu terlihat pucat dan berantakan sekali " Carlo kekeh

" aku..."

" jangan khawatir, aku tidak akan pernah salah paham kepadamu " jawab Carlo mencoba paham dengan hal yang mungkin tengah di pikirkan oleh Zalina.

Ia memiliki rasa pada gadis itu dah ia juga pernah menyatakan perasaannya kepadanya.

Rasanya wajar jika Zalina takut ia akan berpikir memberi harapan kepadanya.

" kita temankan....?! " kata Carlo lagi.

Zalina pun akhirnya tersenyum dan mengganggukkan kepalanya walau itu terlihat kaku dan terpaksa.

1
Lina Febriyanti
menarik
Amilawati
menyesal bacahya zalian di buang di rendahkan serendahnya tpw nanti dia nikah juga SM Alex malah hamil anak Alex,sejak awal dia murahan masa karangter utamanya muarahn tdn bermoral lagi👎
tris tanto
lha buktinya 10th lu gk sm alin lu udh nikah terlepas itu perjodohan ato apaun secara sadar lu yg pilih kan
Paon Nini
sinting.... sekali manusia suka gelap celup itu akan jadi kebiasaan. kasihan sekali aku dengan pemikiran dia yang kayak gini
Paon Nini
ortunya zalina tau g sih alasan kenapa mereka pacaran dan kenapa akhirnya mereka putus?
Paon Nini
aku tetep masih curiga kalau kado itu adalah test pack
Paon Nini
dia bukan orang baik dia bwhat btw
Paon Nini
pertanggungjawaban? saat kamu ambil perawannya dia juga kamu harus tanggung jawab bodoh, bukan saat dia hamil doang
Paon Nini
semoga selingkuhannya dateng deh
Paon Nini
pret
Paon Nini
sllu bgt
Paon Nini
kalau bener ini marik circle alex emang patut di jauhi
Paon Nini
nah kan
Paon Nini
si narik ngak lagi hamilin anak orang juga kan?
Paon Nini
bicarain aja kalau udah kayak gini
Paon Nini
kan Arthur mau tanggung jawab kecuali dia lepas tanggung jawab baru kalain malu. lagian emang si zoya ini banyak mau ya gunj jadinya
Paon Nini
ya harunya si alex ngeh jika dia ngak pernah having sex sama zoya terus zoya baru nikah 7 bulan udah lahiran kalain bisa kroscek dong
Paon Nini
harusnya km berlutut minta maaf jika perlu lex
Paon Nini
dia tau ternyata
Paon Nini
oh astaga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!