NovelToon NovelToon
Godaan Sang Pembantu Baru

Godaan Sang Pembantu Baru

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Romantis / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:26.8k
Nilai: 5
Nama Author: Lady Matcha

Cerita Dewasa‼️

Bayangan gelap menyelimuti wanita bernama Sarah. Suaminya, Bagas Aryanaka, mengalami kecelakaan tunggal dan berakhir hilang ingatan. Parahnya lagi, yang lelaki itu ingat hanyalah seberkas memori indah bersama mantan kekasihnya-adik kandung Sarah yang bernama Farah.

Hal tersebut menjadi kesempatan bagi sang ibu mertua untuk turut mengusirnya karena dianggap sebagai wanita pembawa sial.

‎Demi membalaskan dendam dan menuntut hak anaknya. Ia pun memutuskan untuk menyamar sebagai pembantu di rumah keluarga Aryanaka. Sarah berjuang untuk menyembuhkan amnesia Bagas dengan terus berada disisi pria itu, sekaligus, melancarkan aksi liar dengan menggoda sang mantan suami.

‎Apakah Bagas akan kembali?
‎atau malah keduanya akan semakin lepas kendali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady Matcha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Kesepakatan

Keterkejutan Rania dijawab oleh keheningan semata. Sarah diam tak berkutik dengan raut datar dan menggigit bibirnya yang mulai kering. Sedangkan Suratih kian memalingkan wajah dan terus mendengus kesal. Suasana yang tak mengenakan itu cukup menganggu Rania. Akhirnya untuk mencairkan keadaan yang tampak tegang, Rania pun memutuskan untuk mengawali pembicaraan. Obrolan yang memang telah dirinya dan Sarah rencanakan.

"Ehemm."

Rania berdeham sebentar, seolah meminta perhatian kepada empat mata yang saling menyimpan rasa benci dan amarah membara.

"Jadi begini Ibu Suratih, perkenalkan saya Rania. Saya sahabat mbak Sarah sekaligus orang yang menculik bu Suratih sampai disini. Pasti Anda bertanya-tanya mengapa kami melakukan ini semua bukan? Kami tidak minta apapun, kami hanya ingin melakukan kesepakatan bersama dengan Anda," jelas Rania yakin.

Mendengar ucapan dari seorang gadis yang tak dikenalnya dan telah berani menculik dirinya, membuat Suratih bingung sekaligus naik pitam. "Heh! Kalian gak jelas banget ya. Memang kesepakatan apa? Saya aja gak kenal sama kamu, apalagi dengan perempuan kotor ini. Saya gak sudi!"

Terlihat Suratih berteriak keras sembari menunjuk Sarah dengan dagunya dan menatap sang mantan menantu dengan tajam walaupun dalam keadaan tangan terikat. Bukannya gentar, namun Suratih malah semakin menunjukkan taringnya dan semakin beringas saja.

Muak dengan sikap Suratih yang masih sama congkaknya. Sarah hanya tersenyum miring dan mengambil gaya bersedekap santai. Sementara ini, ia akan menyerahkan perbincangan tersebut kepada Rania, sebelum nantinya ia akan memukul telak si mantan ibu mertua yang amat ia benci itu.

"Tentu saja kesepakatan yang saling menguntungkan dong Bu Suratih," tanggap Rania santai dengan senyum aneh.

Mengambil kursi dan mengambil duduk persis dihadapan Suratih, Rania kemudian melanjutkan penjelasannya.

"Nah, nyonya Aryanaka yang terhormat. Saya dan mbak Sarah ingin menawarkan kesepakatan, dimana kami ingin masuk ke kediaman Aryanaka. Biarkan Mbak Sarah mencoba menyembuhkan amnesia Bapak Bagas Aryanaka lagi. Hanya untuk mengembalikan hak Thalia. Kami minta waktu 6 bulan aja kok, gak lama toh? Terus,-"

Belum selesai Rania menerangkan tawaran yang telah mereka siapkan. Suratih malah dengan tak sabarnya kini menyela.

"APAAA! Dasar gak tahu diri ya kamu Sarah! Kesempatan kamu sudah habis sejak dulu. Mau kamu apa sih ganggu anak saya terus hah? Dia juga sebentar lagi mau menikah sama Farah yang wanita baik-baik, bukan kayak kamu si pembawa sial yang cuma bisa nyusahin anak saya aja! Gak malu apa kamu? minta-minta terus. Dasar mental pengemis. Gak heran itu anakmu juga pasti sama kayak ibunya, sama-sama gak berguna dan cuma bisa nyusahin orang aja."

Sarah yang tadinya berusaha bersikap sabar, akhirnya mulai tersulut emosi. Iya pun turut membalas perkataan keji dari wanita ular yang telah mencaci maki ia beserta anaknya.

"Heh, Anda gak ngaca? Dasar wanita setan! Saya gak peduli Anda mau mencemooh ataupun menyakiti hati saya. Tapi saya gak terima anak saya dibawa-bawa ya!"

Setelahnya, tanpa diduga Sarah mendekat dan langsung menampar sebelah kiri pipi sanderanya itu dengan teramat keras sehingga menimbulkan bunyi yang cukup nyaring.

Melihat luapan amarah dan aksi Sarah yang tidak disangka. Rania pun mencoba menarik mundur sahabatnya itu. Takut-takut semakin terbakar dan akhirnya malah membuat rencana mereka berantakan. Bagaimanapun mereka harus meyakinkan sandera mereka dahulu agar bisa segera menyusup ke kediaman Aryanaka dan merealisasikan segala hal yang telah mereka siapkan.

"Walah, mbak Sarah udah mbak, udah. Sabar dulu ya mbak. Kita belum ke intinya ini aduh mbak," ucap Rania mencoba menenangkan sambil memegang erat pergelangan tangan Sarah yang masih mengepal keras.

"Lepas Ran! Mbak gak tahan lagi rasanya. Pengin mbak jambak itu si wanita setan. Sekalian mbak robek juga mulutnya yang dari dulu bisanya cuma nyakitin perasaan orang lain."

Disamping itu, Suratih masih tak menyangka bahwa sang mantan menantu yang ia kenal sebagai sosok pendiam dan lemah, ternyata berani menampar dirinya dan berbalik melontarkan kata-kata kasar kepadanya.

Rania menghembuskan napas lelah. Belum selesai ia menjelaskan kesepakatan dengan Suratih, sekarang dirinya malah harus menenangkan singa mengamuk, yang sialnya merupakan sahabat sekaligus partner in crime-nya itu.

"Haduh nasib - nasib," dengus Rania pasrah.

...****************...

Disisi lain, kediaman Aryanaka tampak riuh dengan berita hilangnya sang nyonya rumah yakni Suratih Aryanaka. Kalut paling dirasakan oleh sang putra tunggal yaitu Bagas Aryanaka. Sebagai putra satu-satunya, sang Ayahanda yang telah wafat sepuluh tahun silam menitipkan banyak tanggung jawab dipundaknya. Mulai dari mengurus perusahaan, sampai kepada hal yang paling penting, yaitu menjaga sang Bunda.

Akan tetapi ia malah lalai dan bersikap bodoh. Bukannya langsung bergegas mencari bundanya, malam itu ia malah terbuai akan perangai licik dari seorang wanita yang menawarkan tubuhnya, sehingga ia pun melupakan tujuan awalnya.

"SIAL! SUDAH SAYA BILANG, JANGAN BERANI KEMBALI SEBELUM KALIAN MENEMUKAN BUNDA SAYA!"

Amarah kian berkobar membuat seluruh sudut ruang tamu sebuah rumah besar disana menjadi sangat panas. Lima orang berpakaian kaos hitam disertai celana hitam pula hanya bisa bergidik dan merasa takut mendengar bentakan sang Tuan. Seharusnya, mereka tidak boleh kembali sebelum Suratih Aryanaka mereka temukan, sayangnya mereka sudah sampai pada titik lelah karena tidak beristirahat berhari-hari, dan akhirnya membuat mereka tidak sanggup lagi untuk melanjutkan pencarian.

"Percuma saya bayar kalian mahal-mahal. Menemukan satu orang saja tidak becus," ujar Bagas dengan nada sarkas.

Mereka yang menjadi objek kemarahan Bagas disana hanya memilih diam daripada salah bicara yang nantinya malah berpotensi semakin memicu amukan dari sang tuan. Tak lama, datanglah Farah. Ia mencoba untuk menenangkan sang tunangan sekaligus calon suaminya tersebut.

"Mas, udah mas. Mereka udah usaha loh. Kita harus sabar dan terus cari Bunda ya. InsyaAlloh ada jalannya. Semoga Bunda baik-baik aja," ucap Farah lembut.

Walaupun masih merasa gusar, namun perkataan Farah setidaknya membuat Bagas sedikit tenang. Ia hanya bisa berharap sang Bunda segera ditemukan dalam keadaan selamat.

...****************...

Kembali pada drama penculikan yang dilakukan Sarah dan Rania kepada Nyonya besar Aryanaka, disana mereka masih dalam mode pertarungan. Ya, setidaknya kini sedikit tenang, dan Rania sudah bisa kembali menjelaskan terkait kesepakatan yang belum sempat tersampaikan.

"Oke, Bu Suratih saya mohon tenang dulu ya. Izinkan saya menjelaskan lagi."

Kemudian Rania mengeluarkan handphone-nya dan memutar sebuah video yang langsung membuat Suratih melotot tak percaya. Sarah pun tersenyum puas melihat gelagat mantan mertuanya yang tampak ketakutan.

"Lihat Bu! Ini video Anda yang sedang melakukan hal tidak senonoh dengan suami orang. Lebih tepatnya suami adik Anda sendiri! Aissh menjijikan sekali bukan? Bagaimana jika video ini kami sebar? Pasti viral nih Bu, hehehe," celoteh Rania mengejek Suratih yang tampak pias.

"Sial! Darimana kalian mendapatkan video itu hah?" tanya Suratih tak sabar.

"Ouhh, tidak penting Nyonya Aryanaka. Ini kesepakatan yang kami tawarkan. Biarkan Mbak Rania masuk ke keluarga Aryanaka sebagai Asisten Rumah Tangga selama 6 bulan untuk mengembalikan ingatan Pak Bagas, dan mendapatkan hak Thalia kembali."

Mengetahui kesepakatan yang ditawarkan oleh dua manusia menyebalkan itu, membuat Suratih naik pitam, namun ia tak kuasa untuk melawan. Menghembuskan napas tak rela akhirnya ia pun setuju.

"Baiklah, saya setuju. Tapi saya mau satu syarat. Jika ingatan Bagas pulih, hanya Thalia yang bisa kembali. Tidak untuk Sarah. Karena seperti yang kalian tahu, Bagas dan Farah sudah bertunangan dan akan segera menikah. Lagi pula secara hukum, Sarah dan Bagas sudah bercerai. Jadi, keluarga Aryanaka hanya bisa menerima Thalia dan Sarah tidak boleh menganggu Bagas lagi."

"HAHAHA."

Bagai sebuah lelucon, Sarah menanggapi perkataan Suratih dengan tawa membahana. "Cuihh, memang siapa yang masih mengharapkan Bagas? Saya sudah tidak peduli. Saya melakukan ini semua hanya untuk Thalia. Lagipula jika dalam waktu 6 bulan semuanya masih sama, maka saya akan dengan senang hati pergi dari kehidupan kalian yang beracun itu," tanggap Sarah ketus.

Ya, walaupun terus dibumbui pertikaian tak ada habisnya, akhirnya kesepakatan pun berhasil terjalin.

Semuanya pun akhirnya dimulai....

1
partini
waa
partini
Bagas gelo,2 th loh ngab
partini
dua tahun Weh lama banget sandiwara nya ,,agak" deh gas
partini
ayo usaha betul" Sarah biar dia ingat udah boring ini masa ga ingat"
partini
hilang ingatan Ampe tamat ini cerita kah Thor,,masa lama permanen kah
Lady Matcha: Sebentar lagi kok kak. Ditunggu ya, jangan lupa terus ikuti cerita ini, karena bakalan ada plotwist mencengangkan nanti 🤫
total 1 replies
anonim
di tunggu up nya
Ela Sari Kamaruddin
klw bisa up yg banyak2 kk
Ela Sari Kamaruddin
bgus kk
Siti Amalia
udah baguss kaaa
partini
good story
Lady Matcha
Woww
FalconSC99
Gak akan bosan baca cerita ini berkali-kali, bagus banget 👌
Syaifudin Fudin
Gila, endingnya bikin terharu.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!