NovelToon NovelToon
Istri Pengganti Tuan Presdir

Istri Pengganti Tuan Presdir

Status: tamat
Genre:Pengganti / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: picisan imut

Arumi tercenung, bimbang antara harus mengikuti permintaan seorang sekretaris pribadi dari Andara Group. Atau tetap menjadi budak seumur hidup, untuk tinggal bersama ibu dan saudara tirinya.

Memiliki kemiripan wajah dengan mendiang wanita yang amat di cintai sang pewaris tunggal Andara Group mungkin bisa menjadi sebuah keberuntungan atau mungkin petaka di kemudian hari. Sebab Pria bernama Arga Sanjaya itu menganggapnya sebagai Alicia bukanlah Arumi. Pria arogan yang belum bisa menerima kematian sang kekasih memang tidak pernah kasar padanya. Namun, ia bisa melakukan apapun demi menyingkirkan orang-orang yang berkemungkinan akan melukainya. Lantas, sampai kapan Arum akan berperan sebagai Alicia, melayani sang suami sepenuhnya. Lalu, apakah ia akan tetap selamat saat Arga mulai tersadar bahwa Arumi bukanlah Alicia-nya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon picisan imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ajakan menikah

Di dalam mobil yang melaju cukup kencang Arum masih diterpa rasa was-was. Bagaimana ini bisa terjadi. Situasi yang belum ia mengerti.

Jika saja ia bisa tutup lebih awal, pasti tidak akan bertemu orang-orang ini. Lantas sekarang? Apakah hidupnya akan segera berakhir?

Arum memikirkan rentetan kisah-kisah tragis yang di alami seseorang jika ia di culik orang asing. Ada dua kemungkinan ketika seorang gadis di culik. Yakni antara ia akan di jual atau mungkin di bunuh.

Ya Tuhan, kenapa nasibku seperti ini? Aku memang memikirkan tentang ingin menyusul Ayah dan Ibuku. Namun, hanya sebatas di pikiran saja. Tidak pernah membayangkan untuk segera berpulang. Hiks...

Gadis itu semakin ketakutan. Saat mobil mulai berhenti di sebuah lobby hotel mewah.

Tamat sudah riwayatku. Aku benar-benar di jual sepertinya.

Masih dalam posisi dipegangi kedua tangannya. Ia tidak bisa kabur kemana-mana. Pegangan dua orang itu benar-benar kuat. Sehingga mau meronta seperti apapun, tidak akan bisa meloloskannya.

Sampai pada salah satu private room. Bukan kamar, hanya seperti area untuk makan. Dua orang pelayan membukakan pintu mempersilahkan mereka untuk masuk.

"Lepaskan Dia." Titah seorang pria yang usianya mungkin berkisar tiga puluh tahunan. Dua orang itu melepaskannya. Mereka mengangguk sekali sebelum melangkah keluar. Pintu kembali di tutup.

Arum menoleh kebelakang, kini hanya tinggal tiga orang di sana. Pria yang tengah berdiri di hadapannya, Dia, dan satu orang lagi tengah menyantap daging steak dengan tenang di meja makan.

Pria yang memiliki garis wajah tegas, dengan aura tak biasa. Sepertinya itu adalah bosnya. Yang memiliki bisnis Pinjaman online ilegal.

Situasi yang sama persis seperti di film-film thriller. Arum khawatir pria yang sedang makan itu menyembunyikan pistol di bawah siap untuk menembak kepalanya hingga tewas.

"Tuan, Apakah Nona ini yang Anda cari?" Tanyanya. Pria itu kembali memasukkan potongan daging kedalam mulutnya, belum mau menoleh. Setelahnya ia meletakkan garpu dan pisau, kemudian mengusap bibir dengan serbet makan. Barulah ia mengangkat kepalanya sembari meraih air.

Pria itu menyunggingkan separuh bibirnya. "Ya..." Dan hanya sebatas itu karena ia kini tengah menengguk air dalam gelasnya. Menciptakan kembali keheningan di ruangan itu.

Arum semakin di buat tidak mengerti. Namun kini tatapannya bergeser pada semua makanan yang tersaji, benar-benar sangat menggugah selera. Sementara sejak pagi tadi ia hanya mengisi perutnya dengan mie instan.

Kruuuuukkkk... buru-buru dia memegangi perutnya sendiri yang sudah membunyikan lonceng dari otaknya. Arum cengengesan, melirik kearah mereka.

"Maafkan saya Tuan... dan mohon abaikan saja," ucapnya masih cengengesan. Sial... kerja sama yang baik antara perut dan otakku. Menggerutu dalam hati kemudian.

"Kau boleh duduk, di sana..." Pria yang memburatkan kesan arogansi itu menunjuk kursi kosong cukup jauh, menggunakan pisau yang ia pegang.

"Tidak terima kasih, Tuan. Biar saya di sini saja. Saya akan menunggu sampai Tuan selesai makan."

"Duduk, dan makanlah!!"

"Tapi...?"

Braaak...! Pria itu meletakkan pisaunya dengan hentakan membuat Arum terkesiap.

"Maaf, Nona. Sebaiknya Nona menurut saja. Silahkan duduk di kursi ini dan temani Tuan Muda Arga untuk makan malam."

"Tu–Tuan Muda?" Kembali ia melirik kearah Arga yang kembali menyantap makanannya dengan tenang. Tampangnya seperti tidak asing. Pria ini juga masih muda sekali dan... tampan.

Gadis itu menggeleng cepat. Tidak-tidak... jangan dulu terkesima. Kau tidak pernah tahu seberbahaya apa pria itu.

Arga berdeham kasar membuat pria di sana meminta Arum untuk bergegas duduk di kursinya.

"Makan–" titahnya lagi pada gadis yang sedang bengong. Sang sekretaris pun menyerahkan pisau di tangan kanan Arum dan garpu di tangan kirinya.

"Silahkan Nona, makan saja."

Arum melirik semua makanan mewah yang tersaji. Namun, mau bagaimanapun juga ia harus mawas diri. Mungkin saja di dalam makan itu terkandung racun. Tapi di lihat-lihat yang di samping santai saja.

Dengan malu-malu Arum memotong daging steak. Sudah cukup lama ia tidak menikmati makanan lezat ini semenjak Ayah berpulang. Satu suapan pertama masuk kedalam mulutnya. Arga pun tersenyum sinis. Ia menghentikan makannya kemudian.

"Aku akan mulai berbicara padamu. Guna membahas rencana pernikahan kita, Aliee..."

Uhukk... Sepertinya daging besar itu lolos begitu saja ke tenggorokan saking terkejutnya, membuat Arum terbatuk-batuk. Sang sekretaris pun menuangkan air mineral ke dalam gelas untuknya.

"Terima kasih..." gumamnya segera minum satu gelas air itu hingga habis. Aku pasti salah dengar. Tidak mungkin ia bilang pernikahan. Memang akhir-akhir ini telingaku bermasalah.

"Kau mau konsep yang seperti apa?"

Arum kembali tercekat. "Kon–konsep apa?"

"Pernikahan kita."

"Haaah!!!" Sekonyong-konyong Arum membuka mulut saking terkejutnya. Ia pun membungkam mulutnya sendiri kemudian. "Per–pernikahan? Pernikahan apa maksud, Tuan."

"Pernikahan yang sempat tertunda antara Aku dan kau, Aliee..."

"O..." Wanita itu terkekeh pelan. Dia pasti salah orang. Tapi syukurlah setidaknya aku selamat. Karena mereka bukan orang-orang dari Pinjol Ilegal.

"Maaf Tuan, Anda pasti salah orang. Nama saya itu bukan El..." Arum sedikit kesulitan untuk mengucapkan namanya mengikuti aksen yang di ucapkan Arga tadi. "Intinya wanita itu. Saya adalah..."

"Putri Arumi, berusia 23 tahun. Tinggal di gang 15, kota X." Sekretaris di sebelah Arga memotong ucapan Arum setelahnya menutup buku catatan yang berada di tangan Beliau. Tentunya hal itu membuat Arum melongo.

"Da– dari mana Anda tahu?"

"Tidak usah pedulikan itu. Yang pasti aku ingin kau melakukan perawatan sebelum pernikahan di langsungkan." Pria itu beranjak.

"Tu–tunggu, tunggu, Tuan. Ini pasti ada kesalahan. Saya benar-benar tidak mengerti."

Arga tak mendengarkan ia hanya melenggang pergi meninggalkan private room tersebut. Di susul pria robot di belakangnya. Arum bergegas menahannya.

"Tunggu, ku mohon. Tolong jelaskan semuanya ini... saya benar-benar tidak mengerti."

Pria itu tak menjawab selain mengeluarkan kartu nama dari sakunya. "Anda bisa hubungi saya nanti. Karena setelahnya akan ada pertemuan selanjutnya. Permisi, Nona."

"Hah!" Arum bengong. Benar-benar seperti orang bodoh. Tiba-tiba di culik, di suruh makan, lalu di ajak menikah. "Ini mimpikah atau apa?" Ia menampar pipinya sendiri. Tentunya rasa sakit membuatnya tersadar bahwa ini bukanlah mimpi melainkan nyata adanya. Kepalanya menoleh kebelakang. Di lihat masih banyak makanan di atas meja itu.

"Astaga... kenapa orang kaya senang sekali mubasir makanan seperti ini." Gadis itu berkacak pinggang, geleng-geleng kepala akibat semua yang ia alami selama beberapa jam ini.

Tok... Tok...

Seorang pelayan wanita masuk. Ia tersenyum ramah pada Arum.

"Mobil di depan sudah menunggu untuk mengantarkan Anda pulang, Nona."

"Mo–mobil?" Bingung, sementara yang di hadapannya hanya mengangguk. "Tapi, ini? bagaimana?"

"tidak masalah, Nona. kami akan membereskannya."

"Anu– kalau begitu, apa boleh di bungkus?"

Jiwa miskin ku menangis jika membiarkan mereka di tinggalkan begitu saja.

"Tentu saja Nona..."

"Terima kasih." Arum tersenyum, ia pun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan tersebut.

1
RIMAWATI
keren alur ceritanya
RIMAWATI
/Sob//Sob//Sob//Sob/.. yaallah kasiannyelh.. akhirnya bisa menyatu cinta mereka????
Lin
Luar biasa
Zulaihah Abidin
ternyata Alicia di bunuh adiknya sendiri
Dhika Ahmad
karya author satu nih tak pernah gagal,rekomendasi banget
Dhika Ahmad
wadawww. jadi curhat nih author satu
Dhika Ahmad
serasa disindir aku tuh
Sastri Dalila
👍👍👍
Runik Runma
jngn mau pulang
Runik Runma
enteng bnget ngomong nya y
Runik Runma
KLO aku ogah balik LGI .udh di usir dn di permalukan
Runik Runma
/Sob/
Runik Runma
jahat egois jde suami
afifah aefa 🇲🇾💜🇵🇸
Luar biasa
Shifa Burhan
kebodohan wanita dalam berpikir
*semua pria lain yang menyukai akan dianggap lelaki baik2 dan cinta nya dinggap tulus dan harus diperlakukan sangat lembut dan baik2
*sedangkan semua wanita lain yang menyukai sang suami akan dianggap wanita pelakor murahan, menjijikan harus diperlakukan kasar, kejam dan dibinasakan

fakta novel mu cerminan pola pikirmu bagaimana pola pikir mu akan bisa dilihat dari novel mu

sampai disini paham akan

polah pikir bodoh kayak gini akan menunjukkan betapa egoisnya nya kalian
Shifa Burhan
pola pikir bodoh wanita
jika ada pria lain yang menyukainya maka dia akan anggap cinta pria itu tulus, dan akan memperlakukan pria itu secara lembut dana akan menolak dan menjelaskan secara lembut
tapi saat ada wanita lain yang menyukai suami otomatis wanita itu adalah wanita murahan, menjijikan pelakor, harus diperlakukan kasar dan harus dibinasakan

dengan pola pikir ini kalian berkarya novel maka jadi novel kayak gini yang begitu lembut memperlakukan pebinor

miris
Sunarti Sunarti
🤭🤣🤣🤣😂😂😂😂
Mami Pihri An Nur
Huuu, klw aku g mau lg, biarin dia tu merenung dn menyesali, tp si arumi malah ky murahan
inda kurniati
gimana tidak gugup

klu di hati tuan muda cuma Alicia 🥺
solihin 78
cerita yang sangat menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!