NovelToon NovelToon
My Poor Secretary

My Poor Secretary

Status: tamat
Genre:Komedi / Berondong / Patahhati / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: NuKha

“Ku kira dia janda, ternyata suaminya masih ada.”

Hampir dua tahun Danzel menyendiri tak memiliki kekasih setelah wanitanya direbut dengan licik oleh pria lain. Padahal, orang tuanya terus mendesak untuk segera menikah hingga berusaha mengenalkan para wanita cantik kepadanya. Tapi, tak ada satu pun yang memikat hatinya.

Namun, siapa sangka, jika rasa kagum kepada sekretaris barunya membuatnya terpikat pada wanita yang memiliki nasib malang itu. Ia akhirnya bisa merasakan jatuh cinta lagi setelah sekian lama mati rasa.

Danzel berusaha memikat orang yang dia taksir dengan mengambil hati putri dari wanita tersebut. Namanya hidup, tak ada yang sesuai keinginan. Sekretaris yang dia kira janda, ternyata masih memiliki suami.

Haruskah dia menjadi perebut istri orang agar cintanya tak gagal seperti dahulu lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NuKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 5

Dahulu Danzel sudah pernah bertemu Selena ketika pesta di kapal pesiar milik mantan kekasihnya. Pada saat itu dia menemani Selena ketika terpisah dengan sang mama. Namun, waktu sudah berlalu begitu cepat dan dia sendiri juga tak terlalu memperhatikan wajah serta panggilan yang pernah dia dengar kala itu. Sehingga Danzel tak ingat dengan bocah yang saat ini dia bawa ke rumah sakit. Toh, ketika itu dia hanya menolong saja, jadi tak ada keinginannya untuk mengingat orang tersebut.

“Bagaimana kondisinya, Dok?” tanya Danzel setelah wanita berjas putih itu selesai memeriksa Selena.

“Kondisinya baik, tak ada yang perlu dikhawatirkan,” jelas dokter tersebut.

Danzel bisa bernapas lega karena orang yang hampir dia tabrak masih baik-baik saja. Ia mengucapkan terima kasih kepada dokter itu dan mengurus segala biayanya. Lalu kembali menemui Selena yang dia tinggalkan di ruang tunggu.

“Rumahmu di mana? Biar aku antar pulang,” tanya Danzel. Sebagai orang yang hampir mencelakai Selena, ia seperti merasa memiliki tanggung jawab untuk memastikan bocah itu selamat sampai tempat tinggalnya. Dia tak ingin jika terjadi hal buruk dan dirinya yang disalahkan suatu saat nanti.

“Tidak perlu, Tuan. Aku bisa sendiri,” tolak Selena. Ia ingat pesan mamanya agar tak mudah percaya jika diajak oleh orang asing untuk menghindari penculikan anak kecil. Ataupun menunjukkan tempat tinggalnya agar tak ada orang jahat yang hendak berniat buruk ke apartemennya.

Danzel terkekeh gemas dengan bocah setinggi perutnya itu. Wajah Selena terlihat memancarkan rasa sedikit takut. “Aku bukan penculik, tenang saja.” Tangannya mengambil dompet dan mengeluarkan sebuah kartu nama. “Ini identitasku, kau bisa mencari segala informasi tentangku di internet,” tuturnya agar Selena percaya dengannya.

Selena mengambil kertas berisi informasi Danzel. Dia sendiri juga sudah lupa dengan sosok pria baik hati yang pernah menolongnya tersebut. Namanya juga anak kecil, jika bertemu sekali belum tentu teringat terus. Apa lagi pertemuan mereka hanya sebentar pada saat itu. Ditambah tak ada kesan mendalam ketika kejadian yang terjadi hampir dua tahun silam.

“Tuan Danzel Pattinson?” tanya Selena setelah membaca kartu nama itu.

“Ya, apakah kau sudah percaya jika aku bukan orang jahat?” Danzel balik bertanya. Ia memperlihatkan layar ponselnya berisi artikel tentangnya. “Baca ini jika kau masih kurang percaya denganku.”

Selena menganggukkan kepala yakin. Tapi belum mengucapkan persetujuannya untuk diantarkan pulang.

“Langit sudah mulai gelap, bagaimana jika di luar sana kau justru bertemu orang jahat sungguhan? Aku yang bertanggung jawab di sini karena yang membawamu kemari adalah aku,” jelas Danzel. Urusannya bisa semakin runyam jika membiarkan Selena pulang sendirian.

“Apartemen Citykoti Downtown Studios.” Akhirnya, Selena pun menyebutkan tempat tinggalnya. Dia percaya dengan Danzel, sehingga dengan suka rela mengikuti CEO Patt Group itu untuk ke parkiran dan masuk ke dalam mobil mewah setelah dipersilahkan oleh pria itu.

Kendaraan roda empat tersebut mulai melaju menyusuri jalanan Kota Helsinki. Danzel bahkan melupakan kencan butanya dengan Alcie Glee.

“Tuan,” panggil Selena.

“Jangan panggil aku seperti itu terus. Aku bukan majikanmu. Kau bisa memanggil namaku saja, Danzel atau uncle juga boleh,” tegur Danzel yang merasa kurang nyaman dengan panggilan yang diberikan oleh Selena.

“Uncle, ada telepon dari orang tuamu,” ujar Selena yang melihat layar pada interior mobil canggih itu menunjukkan nama mommy.

...*****...

...Perjumpaan kita berakhir sampai di sini dulu. Sampai jumpa update besok....

...Itu Danzel umurnya 27 tahun dan Gwen umurnya 36 tahun ya, umur doang lebih tua. Tapi wajahnya bayangin bule seumuran segitu masih aduhai cakepnya belom keriput kaya nenek-nenek say. Visualnya ada di instagram aku @heynukha termasuk muka Alcie juga ada di sana ya....

1
Si Memeh
baru nemu kisah mantan kekasih diora ini..pasti bagus cerita nya spt kisah diora di my rich husband😍😍😍
Wahyunni Winarto
takdir itu indah
sama kayak yg aku alami
yg lamar aku kakaknya adeknya jd supir nya waktu itu
tapiii yg nikahi aku dan jodoh ku adeknya
hidup selucu ituu😀😀
Wahyunni Winarto
dicintai ugal²an
laki² terbaik
Mochimolala
udah kecewa berat itu Danzel... kalo aku di posisinya Danzel pun sama...
Mochimolala
halalin dulu kalo mau lagi...
Meggy Natonis Tuulima
niveltnya madhyaz judulnya apa ya
mars
ya makanya latarnya luar negri aku paham ko ka'
mars
mimpi bgt dpet mertua bgini'aamiin aamiin
mars
real bgt ya dan sangat2 terbuka tabu tapi kenyataan
mars
finlandia masa nasi kak
Nur Syamsi
jgn langsung vonis Dansel, tanya dulu Gwennya latst belakangnya dan bgaimna Suaminya memperlakukan Gwen
Nur Syamsi
dicobrj mulutnya yg Tdk menghargai wanita
Nur Syamsi
benar" Tuhan adil mempertemu kan hambanya jdi cinta yg bersilang
Nur Syamsi
calmer idaman Tdk mempersosljan status, bgaimna kehidupan Gwen...mrk Tdk mempersoslkannya
Nur Syamsi
🤭🤭🤭🤭
Nur Syamsi
ayo Gwen jujur dr sekarang drpda nanti, spya bisa sama" ngurus perceraian
Nur Syamsi
belum ada yg berterus terang, Gwen belum menjelaskan bahwa dia belum bercerai dg suaminya, Dansel belum menceritakan bahwa calonnya janda beranak dua
Nur Syamsi
rasain papa
Nur Syamsi
tissu ke langsung dibuang aja drpda sapu tangan
Nur Syamsi
yavterus terang Dansel ma mommymu bgw wanitamu itu janda beranak 2 soy mommymu Tdk kaget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!