Anindya Yasmin tak pernah mengira akan jatuh cinta pada sosok pria bernama Daniello Lucas Dathan sang ketua OSIS yang sangat tampan.
Daniel dengan segala kelembutan dan perhatiannya membuat Yasmin benar benar jatuh cinta.
Tapi cinta mereka tidak bisa berjalan mulus, karena berbeda keyakinan. Walau Daniel sangat menghormati Yasmin dengan keyakinannya dan begitu juga dengan Yasmin.
Tapi orang tua merekalah yang tak bisa menerima semua perbedaan itu.
Apakah pada akhirnya Yasmin dan Daniel menyerah pada keadaan. Dan memilih berpisah.
Kisah ini terinspirasi dari kisah nyata seorang sahabat. Selamat membaca, semoga menghibur.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab Tiga Puluh Lima
Pagi harinya Yasmin dan Akhtar bersiap siap akan kembali ke Bandung.
Yasmin membuka pintu mobil Akhtar dan akan masuk, tapi diurungkan karena ia mendengar seseorang memanggilnya.
"Yasmin...."teriak Daniel
"Tante cantik...."teriak Rachel dan berlari kearah Yadmin.
Akhtar yang mendengar nama Yasmin di oanggil keluar dari dalam mobil. Ia melihat putri Daniel berlari ke arah Yasmin.
Yasmin langsung menggendong Rachel dan mengecup pipinya.
"Tante cantik mau pulang ya"
"Iya sayang...."
"Tante akan ke sini lagi menemui Rachel kan"
"Iya, jika tante libur"
"Kalau Rachel yang ke tempat tante , boleh"
"Tentu saja boleh sayang...." ujar Yasmin.
Akhtar melihat Rachel yang terus menciumi wajah Yasmin. Ia memegang dadanya yang tiba tiba berdetak kencang.
"Kenapa dadaku ini berdetak lebih cepat ketika melihat putri Daniel. Kenapa aku merasa ingin memeluknya juga, wajah Rachel mengingatkan aku pada seseorang....."
"Tante cantik itu siapa" tanya Rachel menunjuk Akhtar
"Itu om Akhtar namanya...."
Akhtar mendekati Rachel dan menyalaminya. Ia memandangi wajah Rachel dengan intens. Daniel yang melihat itu menjadi heran.
"Kenapa memandang putriku terus , Akhtar."
"Aku rasanya tak asing dengan wajah anakmu. Cantik banget...maaf aku tak ada maksud apa apa"
"Aku kira ada apa, tentu saja wajahnya nggak asing. Ia anakku..."
"Kak, aku mau pamit pulang. Kami takut nanti macet karena aku masih ada kerjaan di kantor"
"Iya , sayang. Hati hati..."ucap Daniel ,mengambil Rachel dari gendongan Yasmin dan mengecup pucuk kepalanya.
"Tante, hati hati ya. Nanti kita ketemu lagikan"
"Iya sayang...kamu jangan nakal ya. Kasihan daddy"
"Iya tante..." Rachel mengecup seluruh bagian diwajah Yasmin.
"Apa kakak juga boleh melakukan seperti Rachel" canda Daniel
"Kak, jangan mulai deh. Senang banget godain aku"
"Habis aku gemes banget..." ucap Daniel mencubit hidung Yasmin.
"Kita berangkat sekarang, Yas"ujar Akhtar melihat Daniel yang mesra dengan Yasmin.
"Iya mas..."
"Daniel , Rachel...om dan tante pamit dulu ya"
Rachel mengangguk , menahan tangisnya. Ia melambaikan tangannya.
"Hati hati sayang, tetap jaga hatimu buatku"bisik Daniel.
Yasmin masuk kedalam mobil. Ia hanya diam selama perjalanan.Yasmin teringat Rachel yang menangis.
"Kenapa kamu termenung , Yasmin. Kamu masih ingin di sini. Masih ada yang mau kamu bicarakan dengan Daniel" tanya Akhtar
"Bukan mas, aku hanya teringat Rachel yang menangis..."
"Rachel tampaknya sangat menyukaimu, padahal baru bertemu"
"Mas, aku kasihan lihat Rachel yang tak pernah mengenal ibunya"
"Daniel berpisah dengan istrinya sejak Rachel bayi"ucap Akhtar
"Ya mas,Ibunya Rachel meninggal ketika melahirkannya"
"Oh...jadi Daniel dengan istrinya dipisahkan karena kematian"
"Mas, pulang jam berapa kemarin dari rumah saudara. Maaf aku lupa mengabari ketika sampai hotel" ucap Yssmin mengalihkan ucapan Akhtar. Ia tak ingin membuka aib Arnetta.
"Nggak apa...aku pulang jam sembilan. Aku melihat ada Daniel dikamarmu, makanya aku nggak jadi menemuimu"
"Padahal malam tadi aku ingin berbagi cerita denganmu Yasmin. Aku ingin berbagi kesedihanku, karena orang yang pernah mengisi hatiku ternyata telah tiada. Aku menyesal tak mengabarinya ketika aku akan pergi meninggalkannya. Aku hanya tak ingin kami makin terluka dan sedih jika harus mengucapkan kata pisah..."
"Mas, jangan melamun kalau lagi nyetir" ucap Yasmin mengagetkan Akhtar.
"Maaf, Yasmin. Aku teringat seseorang yang dulu sangat dekat denganku dan ternyata ia telah tiada"
"Maksud mas siapa..."
"Mantan kekasihku yang tinggal di Jakarta ini. Aku baru tahu dari temanku jika ia telah tiada..."
"Mas, udah ziarah ke kuburannya"
"Temanku nggak ada yang tahu di TPU mana ia dikuburkan. Dan juga tak ada yang tau penyebab kematiannya. Karena sejak ia menikah , ia seolah menghilang"
"Oh...jadi mas pisah dengan kekasih mas dulu karena ia menikah dengan pria lain"
"Ya, sama seperti kamu. Makanya aku tahu bagaimana perasaan kamu. Karena aku juga merasakannya. Dan kamu tahu Yasmin, aku dan kekasihku pisah karena ia juga dijodohkan dengan pria lain yang seiman, seperti kisah kamu dan Daniel. Aku dan dia beda keyakinan"
"Kenapa bisa kebetulan begini mas. Kenapa bisa sama kisah cinta mas dan aku"
"Tapi kamu bisa bertemu kembali dengan Daniel. Sedangkan aku, kami akhirnya terpisah buat selamanya"
"Mas , sangat mencintainya...."
"Iya, dulu...."
"Berapa lama hubungan mas dengan dia"
"Kami baru setahun berpacaran, tapi aku pernah melakukan dosa besar"
"Maksud mas..."
" Mas nggak bisa cerita. Mas nggak ingin mengingat itu, karena itu membuat mas merasa sangat bersalah dan malu"
"Maaf mas jika aku tadi bertanya...."
"Kenapa kamu minta maaf, kamu nggak salah. Aku malahan senang karena bisa berbagi cerita. Aku tak pernah menceritakan kisah cintaku ini pada siapapun termasuk mamaku. Aku malu karena aku dan dia sudah sangat jauh dalam melakukan hubungan, dan itu membuat aku menyesal dan merasa diriku sangat kotor. Aku melakukan kesalahan dan dosa besar yng membuat aku merasa diriku ini sangat kotor"
"Manusia adalah tempatnya salah dan dosa mas, yang terpenting mas menyadari kesalahan mas dan bertaubat akan kesalahan yang pernah mas lakukan"
"Yasmin, aku pernah mengatakan padamu jika aku dari pertama bertemu kamu sebenarnya aku sudah menyukaimu. Jika aku tak mengatakannya dari dulu, itu karena aku merasa tak pantas buat wanita sebaik kamu. Tapi apa seorang pendosa tidak boleh mendapatkan wanita baik. Apa seorang lelaki bej*t harus berjodoh dengan wanita bej*t juga...."
"Mas, setiap manusia punya kesempatan buat bertaubat. Setiap manusia juga pasti mengharapkan jodoh terbaik. Tapi mas juga harus tahu, tidak ada manusia yang sempurna. Aku juga memiliki dosa..."
"Tapi tidak sebesar dosa yang pernah aku lakukan"
"Jangan menghakimi diri sendiri mas. Mas sudah menyadari kesalahan yang pernah mas lakukan dan berusaha merubahnya ke yang lebih baik. Jadi mas tak boleh terus menerus dihantui rasa bersalah itu. Besar kecilnya dosa seseorang hanya Tuhan yang bisa menilainya,bukan manusia."
"Terima kasih, Yasmin. Karena kamu mau mendengar dan mengerti aku. Siapapun jodohmu kelak, ia pasti pria yang sangat beruntung karena mendapatkan cintamu...."
"Mas juga pria baik, pasti wanita yang jadi istri mas kelak adalah wanita yang beruntung juga"
"Jika aku boleh meminta pada Tuhan, aku ingin kamu yang menjadi jodohku kelak. Tapi aku sadar semuanya telah diatur, jodoh maut dan rezeki. Tapi aku juga tak akan banyak berharap lagi padamu, biarlah semua mengalir sesuai takdirnya. Aku sudah dapat melihat jika kamu dan Daniel masih sangat mencintai. Aku dapat melihat pancaran cinta dari matamu buat Daniel. Tak pernah aku melihat kamu memandangiku seperti kamu memandang Daniel.Tapi sebelum kamu dan Daniel mengucapkan ijab kabul, apa salah jika aku masih mengharapkanmu...."
*********************
Terima kasih
keren banget ceritanya mam.. 💞💞💞
akhirnya, setelah melewati segala rintangan, Yasmin dan Daniel bisa bersatu jg..
alhamdulillah Daniel mau masuk Islam..
luar biasa emang cinta Daniel ke Yasmin..
tapi tetap ya, yg pertama dan utama harus cinta kepada Allah..
selain Allah, cintai sewajarnya saja jgn berlebihan..
karena Allah itu pencemburu, dan biasanya kita akan diuji dg apa yg kita cintai..
buat Akhtar, emang gak ada manusia yg sempurna..
manusia tempat salah dan lupa..
yg penting selalu bertaubat dan sebisa mungkin untuk tidak mengulang kesalahan yg sama..
semoga sehat selalu ya mam..
tetap semangat dalam berkarya dan semoga sukses selalu..
😘🥰😍🤩💪🏻🙏🏻💞
.smpai maut memisahkan nenek kakek q
🤗🤗 nenek q iklas anak2 nya ikut agama islam smw..
.
dan untuk Akhtar semoga bahagia dengan Siska segera mendapatkan momongan
biarkan Rachel diasuh sama Daniel dan Yasmin mereka lebih berhak membesarkan Rachel cukup kalian saling menyayangi buka untuk merebutkan kasihanlah anak kecil tidak tau apa² harus dipisahkan oleh orang yang telah merawat dari kecil...
dan terakhir kisah arneta mengingatkan aku dengan masa lalu ku beruntungnya aku dulu tidak sampai hamil setelah berpisah emang benar pacaran hanya membawa penyesalan dan dosa 😭😠🤧
untung Daniel itu baik hati mengurus arneta dan merawat Rachel Seperi anak sendiri.. apa gk mikir si Siska itu kok egois banget padahal dia tau betul gimana Daniel menyayangi nya
miris Sekali Siska ini
tidak tau rasa balas Budi
untungnya Akhtar sadar diri dengan posisinya 😠
apa kabar dulu arneta saat hamil dan melahirkan. merasa sendiri tidak ada suami yang menemani 😭