"halo ma..."
"kakak dimana?kalau mau pergi itu bilang bukannya pergi aja...."pidato panjang lebar itu dimulai.
"kakak lagi nyari duda beranak tiga agar mama langsung dapat cucu."kata Kayana agar sang Kanjeng ratu menghentikan pidatonya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria ardila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 35
tiga hari terasa begitu lambat bagi Arvan sekarang.
kacau
itulah kata yang harus disematkan dalam hidupnya untuk saat ini.
setelah melihat kayana dengan laki laki lain hari itu ,mood Arvan langsung anjlok sampai sekarang.
mengurus anak anak terasa sulit sekarang karena dia sudah terbiasa dengan adanya Kayana.
bayangkan saja baru hari ke dua Kayana pergi Arvan sampai lupa memakai sepatu ke kantor untung saja Egi memberi tau nya kalau dia masih memakai sendal rumahan ,kalau tidak entah seperti apa malunya di saat dikantor.
dan akhirnya tiga hari pun berlalu dan hari inilah Kayana kembali ke rumah setelah mengambil cuti selama tiga hari.
anak anak begitu semangat sekarang mengetahui Kayana pulang hari ini.
mereka bangun lagi dan bersiap siap dengan pakaian rapi sekolah masing masing.
setelah selesai mereka pun duduk di meja makan menanti Arvan dan juga Kayana yang mereka yakini kalau akan datang pagi ini.
"kenapa belum makan?"tanya Arvan yang sudah mengambil nasi untuk dirinya sendiri.
"nunggu mama dulu."jawab gaura sambil memandang pintu rumah apakah pintu itu terbuka atau tidak.
"mama jadi pulang hari ini kan pa?"tanya Gauka penuh harap.
"iya ,tapi mungkin bukan pagi ,mungkin nanti siang datangnya, sekarang kalian makan dulu setelah itu kita ke sekolah."kata Arvan.
dengan patuh Gaura dan Gauka memakan makanannya.
sedangkan Acha juga memakan makanan bersama art.
.
.
.
dengan langkah lesuh Gaura dan Gauka berjalan ke luar rumah tepatnya ke mobil yang akan mengantar kan mereka.
tak tak
saat kaki mereka akan keluar rumah……
"baaahh."
Gaura dan Gauka mundur berapa langkah karena terkejut.
tapi di detik berikutnya mereka telah berlari ke arah orang yang ada di depan pintu itu.
brukkk
sebuah pelukan erat terasa di badan Kayana dari ke dua orang bocah itu.
kayana pun membalas pelukan mereka tak kalah erat melepas rindu tiga hari tak bertemu.
di belakang itu Arvan berdiri sambil menggendong Acha , dapat terlihat sebuah senyuman manis terpatri di wajah tampannya.
"kami rinduuuu Mama."kata Gauka dalam dekapan Kayana.
"sama kakak juga."kata Gaura mengeratkan pelukannya.
"tapi mama kok nggak ya?"kata Kayana menggoda ke dua kakak beradik itu.
keduanya langsung melepaskan pelukan mereka ,mereka menatap Kayana dengan bibir melengkung ke bawah.
"y ata iyalah ,lagi main sama kekasihnya mana ingat dengan kita."kata arvan dengan nada super duper sinis.
katana menaikkan satu alisnya mendengar nada suara arvan.
"benar ma?"tanya Gauka dengan mata yang sudah berlinang linang dan siap meluncur kapan saja.
kayana mendekat kan kepalanya ke kepala kedua adik kakak itu dan membisikkan sesuatu.
"itu paman kalian."
"papa kalian cemburunya ,lihat lah wajahnya begitu enak dilihat."bisik Kayana.
senyuman kembali terbit di wajah ke duanya.
"ya udah ,ayo pergi nanti kalian terlambat."kata Arvan berjalan mendahului mereka.
"mama antar kami juga ya?"
"iya iya ayo."kata kayana menggandeng tangan ke duanya.
mereka pun berjalan ke arah mobil.
.
.
.
"mama nggak bawa oleh oleh untuk kami?"tanya Gauka yang sedang menyandarkan kepalanya di lengan Kayana.
"oh iya."kata Kayana.
kayana membuka tas nya dan mengambil sesuatu di dalam sana.
"taraaaa."Kayana memberikan dua buah permen tangkai kepada ke duanya.
Gaura dan Gauka mengerutkan keningnya begitu juga dengan Arvan melihat oleh oleh Kayana.
"permen tangkai?"tanya keduanya serentak.
"iya,ini permen Milkita ,permen susu mahal.bikin sehat cerdas ceria."
.
.
.
.
bersambung
jangan lupa like and vote ya 😉😉😉
salam hangat dari author 😘😘
sukses selalu utk cerita2 selanjutnya ya kk☺