Seorang anak yg diusir ortunya, krn di tuduh membunuh adiknya sendiri. Bagaimana bila ia dipertemukan dgn keluarganya lg
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syiff2707, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 33
Pagi hari semua sahabat nara dan angga sudah berkumpul di meja makan, menunggu sarapan yg baru saja di hidangkan oleh nara
"Silahkan" ucap nara
"Terima kasih" ucap semuanya pada nara
"Selamat makan" ucap rio langsung memakan makanannya
Mereka makan dengan tenang
Drtt drtt
Ponsel nara bergetar menandakan ada pesan masuk
Semua pandangan tertuju pada nara
Nara melihat hp nya, ternyata notifikasi pesan dari ******
...******...
******
Dek, ketua mafia Black Rose mengirimkan undangan ulang tahunnya
******
Acaranya di selenggarakan 2 minggu lagi di kediamannya
^^^Queenara^^^
^^^Baik^^^
^^^__________________________^^^
Drtt drtt
Ponsel angga bergetar menandakan ada pesan masuk
Semua pandangan teralihkan pada angga
Angga melihat ponselnya, ternyata notifikasi pesan dari bimo
...Bimo...
Bimo
Bos, ketua mafia black rose mengirimkan undangan ulang tahunnya
Bimo
Acaranya di selenggarakan 2 minggu lagi
^^^Angga^^^
^^^Baik^^^
__________________________
Angga melirik nara, nara mengangguk kecil, pertanda dia juga mendapatkan pesan yg sama
Mereka melanjutkan sarapan mereka
Selesai makan semua sahabat sahabat nara dan angga pamit pulang ke rumah masing masing
"Jangan kasih tau mereka tentang vidio itu" ucap nara
"Tapi gimana mom-" ucapan renold terhenti oleh ucapan nara
"Biar mereka sendiri yg tau" ucap nara
Sahabat sahabatnya pun pulang ke rumah masing masing
Nara pergi ke kamar mengerjakan berkas berkas kantornya
"Mau aku bantu" tanya angga
"Gak usah aku sendiri aja, kamu istirahat aja" ucap nara
Angga mengangguk dan beranjak ke arah kasur dan membaringkan tubuhnya
Siang menjelang sore pekerjaan kantor nara telah selesai
Nara bangkit menghampiri angga yg sedang memainkan hpnya
"Angga beli es krim yuk di taman " ucap nara
"Loh, biasanya kamu gak terlalu suka yg manis manis" ucap angga
"Gak tau aku lagi pengen aja" ucap nara menarik tangan angga keluar kamar
Angga mengendarai mobilnya menuju taman
Sampai di taman nara langsung berlari ke pedagang es krim di pinggir taman
"Angga kamu mau gak" ucap nara kepada angga yg baru saja menyusulnya
"Engga, kamu aja yg makan" ucap angga sambil mengacak pelan rambut nara
Nara mengangguk lucu
"Mang es krimnya 2 rasa coklat" ucap nara
"Loh akukan gak mau" ucap angga pada nara
"Kata siapa buat kamu, ini buat aku, wlee-" ucap nara lau menjulurkan lidahnya
"Ini neng es krimnya" ucap pedagang tersebut sambil memberikan es krimnya
"Angga bayar" ucap nara
Nara menerima es krim itu dan langsung memakannya
"Berapa mang" tanya angga
"Rp 10.000 " ucap pedagang tersebut
Angga memberikan uang selembar Rp 50.000
"Ambil aja kembaliannya mang" ucap angga
"Terima kasih" ucap pedangan tersebut
"Makan nya sambil duduk dong" ucap angga pada nara
Nara mengangguk, mereka berjalan menuju bangku taman
Mereka duduk di bangku yg berhadapan langsung dengan anak anak yang sedang bermain
Nara fokus memakan 2 es krim di genggamannya
"Kamu sekarang makannya kok belepotan" ucap angga sambil mengelap sisa sisa es krim di pinggir mulut nara dengan tisu yg dibawanya
Nara menggedikan bahu tak peduli
"Angga liat anak itu lucu banget yah" ucap nara sambil menunjuk salah satu anak yg sedang bermain
Angga mengikuti arah pandang nara
"Iya, pasti anak kita jauh lebih lucu dari dia" ucap angga
Nara menoleh pada angga lalu mengangguk antusias
Brukk
Anak kecil yg tadi diperhatikan, terjatuh hingga lututnya berdarah
Anak tersebut menangis kencang, anak anak yg bermain di sekitarnya menertawakan anak lelaki itu
Nara dan angga menghampiri anak tersebut
"Ade kenapa nangis" ucap nara lembut
"Ak-aku hiks ja-jatuh kak cantik hiks" ucap anak itu di sertai tangis
"Tolong ambilin P3K di mobil ngga" tanya nara
Angga mengangguk dan pergi mengambil P3K tersebut
Nara menggendong anak tersebut ke bangku yg tadi ia duduki
"Nama ade siapa" tanya nara yg berjongkok di depan anak lelaki itu
"Maxim kak cantik, panggil aja max" ucap anak lelaki itu
"max jangan nangis yh, nanti kakak obatin lukanya" ucap nara
Tak lama angga datang membawa kotak P3K
Nara dengan telaten membersihkan dan mengobati luka anak itu
"Nah sudah selesai" ucap nara
"Max mau es krim gk, nanti kakak beliin" ucap nara
"Mau kak" ucap max dengan mata berbinar
Angga pergi membeli es krim pada penjual tadi
Tak lama angga datang dan memberikan es krim tersebut pada max
"Ini es krimnya" ucap angga
"Makasih kakak ganteng" ucap max sambil menerima es krim tersebut
Max memakan es krim tersebut dengan lahap
Tiba tiba seorang wanita paruh baya datang menghampiri mereka
"Max kamu kemana aja nak, mommy cariin" tanya wanita paruh baya tersebut
"Tadi ak main disana mom, terus aku jatuh sampe berdarah dan di tolongin sama kakak cantik sama kakak ganteng" ucap max
"Terima kasih nak, sudah menolong max" ucap mommy max
"Iya bu, sama sama" ucap nara
"Kalian sudah menikah" tanya mommy max
"Alhamdulillah sudah bu" ucap nara dengan senyumannya
"Muda sekali kalian menikah" ucap mommy max
"Iyah bu, soalnya ada urusan jadi cepet cepet nikah aja" ucap nara
"Wah, semoga cepet di kasih momongan yah" ucap mommy max
"Aamiin, gimana baiknya aja bu" ucap nara
"Yasudah ibu pamit dulu yah, daddy nya max sudah nunggu, marii" ucap mommy max meninggalkan nara dan angga
"Iya" ucap nara dan angga
"Sudah mau sore kita pulang yuk" ucap nara
Merekapun pulang kerumah dengan perasaan bahagia
Sesampainya di rumah nara langsung pergi ke kamar dan membersihkan diri nya
Nara keluar dari kamar mandi dengan wajah segar
"Angga mandi dulu sana" ucap nara pada angga
Angga mengangguk, bangkit dari kasur dan berjalan menuju kamar mandi
Setelah selesai dengan urusannya nara pergi ke dapur membuatkan makanan untuk mereka berdua
Selesai memasak
"Angga ayo makan" teriak nara
Angga menuruni tangga dan duduk di kursi makan
Mereka berdoa dan memakan makanannya masing masing
Selesai makan mereka berkumpul di ruang tamu
Nara menyandar pada bahu angga yg sedang menonton tv
"Angga kamu kangen gak sama el" tanya nara
"Yah kangen lah" jawab angga
"Anu, kita ke rumah lino yuk, aku kangen banget sama anak dan adik aku" ucap nara
"Loh tapikan bentar lagikan ada acara ulangtahun mafia rose black" ucap angga
"Aaahh sebentar aja yah, ya ya" ucap nara dengan puppy eyes nya
"Iyah deh, apasih yg enggak buat istriku yang cantik ini" ucap angga sambil mencubit pipi nara
"Yeayy" girang nara sambil memeluk angga
"Kita berangkat besok pagi yah" ucap angga
Nara mengangguk lucu
"Yaudah ayo kita tidur" ucap nara sambil menarik tangan angga menuju kamar
Angga menuruti istrinya itu dan pergi tidur bersama sama
Tp ini nikahannya anak2 sultan semuanya..... Pak penghulu dpt amplop tebel ini