Zhu Xuan: Santai, acuh tak acuh terhadap konflik dunia (kecuali jika mengganggu keluarganya), dan sangat memanjakan anaknya (daughter-slave).
Zhu Xuan mendapatkan reward berupa Cincin Jiwa (Soul Rings) berusia jutaan tahun, Tulang Jiwa (Soul Bones) tingkat dewa, dan ramuan langka setiap kali ia menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan kesejahteraan putrinya.
Tidak seperti novel aslinya yang penuh ketegangan, novel ini lebih condong ke arah slice-of-life dengan bumbu aksi. Fokusnya adalah bagaimana Zhu Xuan membangun "Dinasti" atau wilayah kekuasaan yang aman dan mewah demi masa depan anaknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ule Lau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hadiah dari Danau Inti dan Kepulangan yang Penuh Tawa
Matahari siang memancarkan sinarnya yang cerah namun sejuk di atas Hutan Besar Star Dou, terbiaskan oleh kanopi pelindung perak biru yang diciptakan khusus untuk kenyamanan sang putri kecil. Setelah puas bermain dan mengusap lengan berbulu tebal milik Er Ming, Zhu Ling'er kini duduk kembali di atas pangkuan hangat Zhu Xuan. Wajah gembilnya tampak kemerahan karena terlalu banyak tertawa, dengan sisa-sisa remah kue nektar hutan yang menempel menggemaskan di sudut bibir merah mudanya.
Zhu Xuan mengeluarkan sapu tangan sutra putih bersihnya dari dalam saku jubah dengan gerakan yang sangat santai dan anggun. Ia menyeka sudut bibir putrinya dengan kelembutan yang luar biasa, memastikan tidak ada sebutir pun debu fana yang mengganggu kenyamanan kulit ari mungil sang anak.
"Putri Ayah senang bermain dengan Kakek Monyet tadi?" tanya Zhu Xuan lembut, suaranya mengalir bagai simfoni penenang yang menyejukkan seluruh jiwa makhluk hidup di sekeliling mereka.
"Senaaang sekali, Ayah! Kakek Monyet badannya besar tapi baik hati, tidak galak seperti monster berbulu hitam yang ada di buku cerita dongeng Ling'er," jawab Ling'er manja, menyandarkan punggung kecilnya dengan nyaman pada dada bidang sang ayah yang kokoh dan selalu menjadi tempat teraman baginya di seluruh jagat semesta.
Gu Yuena yang menyaksikan interaksi penuh kehangatan keluarga tersebut perlahan melangkah maju. Gaun perak panjangnya menyapu permukaan rumput perak biru dengan keanggunan seorang ratu purba. Di dalam genggaman kedua tangan indahnya, ia membawa sebuah kotak kecil yang terbuat dari kristal es kuno yang memancarkan pendaran cahaya ungu transparan yang sangat murni.
"Yang Mulia Tuan Agung Penguasa Kosmik Surgawi," Gu Yuena membungkuk hormat sembilan puluh derajat dengan ketulusan yang paling dalam. "Ini adalah sebutir Inti Kristal Es Air Mata Naga yang telah dikristalisasi selama jutaan tahun di dasar Danau Inti hutan kami. Benda ini tidak memiliki energi agresif fana dan sangat murni. Saya mohon kesediaan Anda untuk mengizinkan saya mempersembahkannya sebagai hadiah kecil untuk mainan Tuan Kecil."
Zhu Xuan melirik kotak kristal es tersebut. Melalui sapuan pandangan matanya yang sedalam samudra kosmos dan mampu menembus seluruh struktur materi kausalitas, ia mendeteksi bahwa inti kristal tersebut membawa esensi pemurni udara alami yang sangat kuat. Jika diletakkan di dalam kamar tidur anak-anak, benda itu bisa menyaring segala bentuk polusi spiritual fana dan menjaga kelembapan kulit anak agar tetap segar sepanjang musim.
"Ling'er, Kakak Cantik punya hadiah mainan baru untukmu. Apakah kau mau menerimanya?" Zhu Xuan beralih menatap wajah gembil putrinya dengan senyuman hangat seorang ayah super.
Zhu Ling'er miringkan kepala kecilnya, menatap kotak kristal ungu itu dengan sepasang mata bulat besarnya yang berkedip-kedip menggemaskan. "Wah... warnanya ungu seperti es moli warna-warni! Terima kasih, Kakak Cantik!"
Tangan mungil Ling'er terjulur dengan sopan untuk menerima kotak kristal tersebut dari genggaman Gu Yuena. Begitu jari-jari gembilnya menyentuh permukaan kristal es kuno, sebuah keajaiban sistem transendental langsung terpicu secara mandiri.
[Ding! Deteksi Penerimaan Hadiah Alami untuk Putri Anda: 'Inti Kristal Es Air Mata Naga' (Murni 100% Tanpa Efek Samping Fana).]
[Fitur Otomatis Toko Daddy Aktif: Sistem secara instan memurnikan kembali struktur kristal tersebut, mengubahnya menjadi 'Permata Aromaterapi Tidur Nyenyak Kosmik'.]
[Tingkat Kepuasan Mental Ling'er: Sangat Bahagia karena Menyukai Warna Ungu Transparan!]
[Hadiah Utama Dikirimkan: Poin Daddy +26.000 (Status: Tak Terbatas/Infinity).]
[Efek Tambahan Terbuka: Mulai sekarang, kamar tidur putri Anda akan selalu memiliki wangi alami buah persik keabadian yang dihasilkan secara mandiri oleh permata ini seumur hidupnya.]
Zhu Xuan tersenyum sangat tampan melihat panel biru transparan sistemnya. Modifikasi sistem ini benar-benar selalu mengutamakan kenyamanan terbaik bagi tumbuh kembang putrinya.
"Anak pintar, ucapkan selamat tinggal pada Kakak Cantik dan Kakek Monyet. Matahari sudah mulai bergeser ke barat, waktunya kita pulang ke lembah untuk bersiap makan malam," bimbing Zhu Xuan lembut, perlahan mengangkat tubuh mungil Ling'er berdiri di atas lantai rumput perak biru.
"Siap, Ayah!" Ling'er membalikkan tubuh kecilnya menghadap ke arah Gu Yuena, A'Yin, Da Ming, dan Er Ming yang masih berdiri tegak dengan posisi hormat khidmat. Gadis kecil itu melambai-lambaikan tangan mungilnya dengan gaya yang sangat menggemaskan. "Kakak Cantik, Bibi Anggun, Kakek Monyet Baik, Ling'er pulang dulu ya! Nanti kalau festival teh manisnya ada lagi, jangan lupa panggil Ling'er dan Ayah lewat surat daun perak lagi!"
Mendengar ucapan perpisahan yang begitu manis dan polos dari sang putri suci, seluruh ketakutan purba di dalam jiwa Da Ming dan Er Ming lenyap sepenuhnya, digantikan oleh rasa haru yang mendalam. Er Ming bahkan menurunkan kepala raksasanya kembali hingga menyentuh tanah, mendengus pelan penuh kepatuhan murni. "Kami akan selalu menunggu kedatangan Anda kembali dengan kerinduan tertinggi, Tuan Kecil yang suci."
"Selamat jalan, Yang Mulia Tuan Agung, dan Tuan Kecil yang penuh berkah. Semoga kedamaian abadi selalu menyertai langkah kaki Anda," ucap A'Yin bersama Gu Yuena serentak, membungkuk dalam-dalam mengiringi langkah keberangkatan mereka.
Zhu Xuan menggendong kembali putrinya dengan satu lengan kirinya yang tegap, melangkah santai menyusuri karpet rumput perak menuju pintu Kereta Kencana Bintang Kosmik yang terbuka secara otomatis tanpa suara. Dugu Bo sudah berdiri tegak di kursi kusir depan dengan tali kendali murni di tangannya, siap mengawal perjalanan pulang mereka kembali ke rumah.
TAP.
Zhu Xuan melangkah masuk ke dalam kabin kristal safir yang mewah dan sejuk. Begitu pintu kereta menutup senyap dengan suara KLIK yang halus, dua proyeksi naga kehidupan perak di depan kereta langsung mengepakkan sayap cahaya mereka secara masif.
WUSH————!!!
Kereta Kencana Bintang Kosmik melesat naik dengan kecepatan transendental menembus lapisan awan putih Benua Douluo, meninggalkan ekor cahaya pelangi raksasa yang sangat indah menghiasi langit siang hari yang bersih.
Di dalam kabin kereta yang meluncur mulus tanpa guncangan sedikit pun, Zhu Ling'er sudah bersandar nyaman di pelukan jubah putih ayahnya. Tangan mungilnya memeluk erat kotak kristal ungu barunya, sementara matanya mulai berkedip-kedip mengantuk karena lelah setelah seharian penuh mengumpulkan tawa ceria di dalam hutan.
Zhu Xuan mengusap punggung kecil putrinya dengan kelembutan yang mutlak, sepasang matanya menatap pemandangan hamparan awan di luar jendela dengan ketenangan seorang penguasa tertinggi yang tak terbatas. Tidak peduli seberapa luasnya jagat semesta raya ini, seberapa kuatnya intrik dewa di Ranah Ilahi, atau seberapa besarnya ketakutan para raja kegelapan di Ranah Asal; bagi seorang Super Daddy bernama Zhu Xuan, seluruh eksistensi dunia ini diciptakan dan digerakkan hanya demi satu tujuan abadi: memastikan bahwa anak perempuan tercintanya bisa selalu tertidur pulas dalam kebahagiaan sejati, kedamaian murni, dan tawa ceria yang takkan pernah bisa digoyang oleh badai makhluk fana mana pun di bawah kolong langit semesta seumur hidup mereka.
bukan nya udh di lv 95 segel pedang nya knpa ditambah mlah stuck di 95 ???