NovelToon NovelToon
Madu Untuk Mawar

Madu Untuk Mawar

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:171.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: afrabaik

Dengan kasar Arga melepas manik-manik yang menghiasi kepala istrinya, melepas kasar jilbab beserta ikatan rambutnya. Banyak helaian rambut yang tercabut membuat Mawar meringis kesakitan.
“hentikan aku mohon!! Hiks hiks”
Allih-alih memperdulikan Mawar yang menangis ketakutan Arga lebih memilih meneruskan perbuatannya memaksa melepaskan kebaya putih yang menutupi tubuh mawar. Sekuat apapaun mawar melawan jelas tenaganya tak sebanding dengan Arga yang kini telah tersulut emosi. Perkataan mamahnya mengiang jelas difikirannya bukan pernikahan seperti ini yang mawar harapkan, memang dengan Arga ia ingin membangun rumah tangga tapi tidak seperti ini. Dirinya dipaksa melepas pakaian dengan kasar oleh suaminya sendiri hingga kini ia sudah pasrah karna kebaya yang menutupi tubuh atasnya telah terlepas menyisakan bra hitam yang dengan setia menutupi gunung kembarnya. Arga menghentikan aktivitasnya menatap manik mata sang istri yang segera menunduk ketakutan.
“ini pilihanmu Mawar, jangan salahkan aku”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon afrabaik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alif itu

“Hah?”

“Tidak apa-apa” senyumnya.

“Jadi boleh atau tidak mas?”

“Sebaiknya dia pergi setelah 3 hari”

“Terimakasih mas” Mawar memeluk Alif sangat erat.

“Jadi mau di manjain nya?”

“Hm? Hehe aku lagi halangan mas”

“Ya ampun” Alif menepuk jidatnya.

Jam sudah menunjukan pukul 2 dini hari tetapi Alif masih belum bisa tertidur, begitu banyak perdebatan antara hati dan fikiran yang membuat reaksi tubuhnya tak ingin dulu beristirahat. Alif lebih memilih untuk bersantai di balkon, memikirkan apa yang seharusnya ia lakukan.

“Apa sebaiknya aku beritahu Mawar? tapi aku takut dia menjadi cemas. Ya Allah apa yang harus aku lakukan. Aku harus bisa mengambil keputusan dengan tegas dan adil”

Alif menuruni tangga berniat untuk mengambil air minum. Selagi ia menuangkan Air, seseorang tengah memperhatikannya.

“Al”

“Ze? Ada apa?”

“Kapan akan kamu jelaskan semuanya?”

“Kemarilah”

Zehra mendekati Alif dan duduk di sampingnya, Alif sedikit menjauh karena ia rasa Zehra terlalu berdempetan dengannya.

“Aku minta maaf karena tidak memberitahumu mengenai kepergianku yang tiba-tiba”

“Apa alasan kamu pergi itu karena aku?”

“Iya, aku tau kamu menyukaiku semenjak aku menolongmu malam itu. Maaf telah mengasihani mu hingga aku tak tega mengatakan yang sebenarnya, bahwa aku tulus hanya ingin membantu mu dan tidak punya rasa lebih selain seperti sodara. Harusnya aku mengatakannya, tapi aku terlalu pengecut. Maaf Ze, kini aku memiliki wanita yang selalu bisa membuatku jatuh cinta setiap harinya”

Zehra menghela nafas tanpa berniat untuk menjawab.

“Ze? Lalu apa yang sebenarnya terjadi padamu?”

“Aku menunggu mu Al, aku paksakan untuk kuliah kedokteran agar bisa sepertimu, seperti orang yang aku kagumi. Aku dari keluarga broken, aku nakal, aku sama sekali tidak berprestasi, tapi saat dimana kamu menolongku, aku termotivasi untuk menjadi lebih baik, rajin belajar, sabar, selalu perhatian, dan hal positif lainnya, hingga tiba saat dimana kamu meninggalkanku ke Indonesia, aku sangat terpukul. Tapi walaupun begitu, aku berniat untuk terus menggapai mimpiku dan berharap suatu saat nanti kamu datang dan melamarku. Tapi, mimpi yah hanyalah mimpi, ayahku berjudi dan meninggalkan hutang dimana-mana”

“Dan ayahmu memintamu untuk membayarnya?”

“Iya, seperti itulah hidupku. Hanya kamu harapan terakhirku tapi harapan itu pun sudah musnah”

“Maaf kan aku Ze”

“Hah, sudahlah. Tak apa Al, aku mengerti. Mawar memang lebih cocok bersamamu di bandingkan aku. aku turut bahagia melihatmu bahagia. terimakasih karena telah menolongku lagi”

Zehra memutus kalimatnya dengan senyuman kemudian berbalik memasuki kamarnya. Lega karena telah menceritakan semuanya pada Zehra, kini tinggal bagaimana Alif menjelaskan masa lalunya pada Mawar.

‘Semoga aku bisa’ batinnya.

Pagi menjelang, sapaan hangat dari mentari menyapa kulit mulus Mawar.

“Pagi humairah ku” ucapnya sembari mengecup kening Mawar.

“Hmmmm” Mawar menggeliat.

“Mas?”

“Iya sayang? Ayo bangun”

“Hm? Mas sudah rapih, mau kemana?”

“Aku akan mengajakmu ke suatu tempat”

“Kemana? Zehra ikut?”

“Tidak, perjalanan ini hanya kita berdua”

“Tapi kan dia masih sakit mas”

“Dia bukan anak kecil mawar, dia bisa mengurus dirinya sendiri. Lagipula, salah satu tujuan kita ke sini kan sekalian untuk bulan madu, sebelum aku sibuk mengurus klinik harusnya kita lebih sering menghabisakan waktu berdua kan sayang”

“Iya iya iya deh, aku mandi dulu”

“Mau di temenin?”

“Apaan sih mas” coleknya di hidung Alif.

Selagi menunggu mawar yang masih berdandan, Alif menghampiri Zehra yang tengah Asik memasak di dapur.

“Ze”

“Iya Al?”

“Aku akan pergi ke suatu tempat bersama istriku”

“Oh iya, aku akan menjaga rumahmu”

“Terimakasih”

“Sama-sama” balasnya tersenyum.

Beberapa menit kemudian Mawar pun selesai, menggunakan baju senada dengan kemeja yang Alif pakai. Berulang kali meminta maaf pada Zehra karena tidak bisa mengajaknya, dan akhirnya mereka berangkat, meninggalkan Zehra yang mengintip dari balik jendela sambil tersenyum misterius.

“Kita mau kemana sih mas?”

“Kita akan mengunjungi tempat-tempat yang akan menguatkan iman kita”

“Hnm? Sejarah islam?”

“Iya sayang. Aku akan berusaha menjadi imam yang baik untukmu” ucapnya kemudian mengelus pucuk kepala mawar, salah satu hal yang sangat ia sukai.

2 jam berlalu, seperti biasa mawar akan tertidur selama perjalanan.

“Sayang” panggil Alif sambil mengelus pipi Mawar.

“Sudah sampai yah mas?”

“Iya sayang”

Alif membukakan seatbelt untuk Mawar, memanjakannya seperti pengantin baru.

“Mas kenapa sih hari ini?”

“Aku akan menunjukan sesuatu” ucapnya.

Mawar dan Alif berjalan cukup jauh, melewati jalan berbatu yang cukup terjal. Sedikit pepohonan yang menghiasi jalanan nan gersang ini membuat sang pejalan yang melewatinya terbatuk karena debu. Alif memberikan saputangannya untuk dijadikan masker oleh Mawar. beberapa kali menawarinya untuk digendong tetapi Mawar terus menolaknya. Sesekali Alif memintanya untuk berhenti dan kembali turun tapi Mawar juga menolaknya. Hingga 3 jam setelahnya, mereka telah sampai di puncak gunung, menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan. Deretan rumah berbaris rapih di bawah sana, berteman dengan banyaknya pohon. Langit biru yang bersih menjadi latar penyejuk kala cahaya mentari mulai naik. Terbayar sudah, Lelah dan letih selama perjalanan.

“Bagaimana?”

“Ini sangat indah mas”

“Kamu suka?”

“Iya mas. Tapi, aku kira mas akan mengajakku ke tempat sejarah islam di Turki seperti Ayasofya, Masjid Sultan Ahmet, Musium Khora dan lain lagi”

“Kamu sudah mengetahui sejarah itu bukan?”

“Iya aku tahu tapi kan kalau kita…”

“Kamu tahu Sultan Muhammad al-fatih?”

“Tau, beliau adalah kesatria yang berhasil menaklukan konstantinopel”

“Tepat sekali. Sultan Muhammad al-fatih adalah pemimpin islam yang berhasil meruntuhkan tembok yang saat ini telah di nobatkan menjadi tembok pertahanan paling kompleks di dunia milik konstantinopel. Butuh perjuangan yang panjang bagi beliau untuk mewujudkan itu semua. Pada umurnya yang ke 12 beliau dia angkat menjadi sultan, beliau memiliki keahlian dalam bidang ketentaraan, sains, matematika dan juga menguasai 6 bahasa. Beliau memiliki julukan Al-fatih yang artinya penakluk setelah beliau berhasil merebut konstantinopel pada umurnya yang ke 21. Dan hebatnya lagi, keberadaan beliau pernah di sabdakan oleh Rasulullah SAW yang berbunyi ‘kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan’ Hadis Riwayat Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335. Beliau sangat hebat bukan?”

“Iya mas, beliau luar biasa”

“Sayang, di bandingkan dengan beliau aku bukan apa-apa. Beliau berhasil memimpin ribuan pasukan dan mencapai keberhasilan, aku hanya salah satu pengagumnya yang sedang berusaha memimpin pasukan ku sendiri dengan baik”

“Maksud mas apa? Mas adalah pemimpin yang baik untukku”

“Tidak mawar, aku masih akan terus memperbaiki diri. Kadang kala kita selalu berprasangka buruk pada tuhan yang sedang merencanakan hal baik untuk kita. Allah belum memberikan kita keturunan karena kita belum sanggup, kita harus terus bisa meyakinkan Allah dengan do’a dan usaha. Kenapa saat naik tadi kamu masih bertahan bersamaku?”

“Karena mas adalah pemimpinku dan mas punya tujuan untuk di capai”

“Bagus, proses saat kita mendaki tadi memanglah tidak mudah tapi kita bisa melewatinya bersama, hingga mencapai tujuan dengan sangat memuaskan. pondasi yang baik dalam suatu hubungan adalah saling percaya dan komunikasi yang baik maka dari itu Aku ingin menceritakan suatu hal padamu”

“Apa itu mas?”

“Zehra, dia adalah masa lalu ku. Gadis yang pernah ku tolong saat hendak di lecehkan”

“Aku tau mas”

“Ka… kamu tau?”

“Aku mengetahuinya tadi malam mas, saat menyadari mas tidak berada di sampingku dan melihat mas sedang ngobrol dengan Zehra”

“Lalu kenapa kamu membiarkannya terus berada di rumah?”

“Aku berhusnudzan pada tuhan. Sebaik-baiknya rencana manusia, tetaplah Allah yang akan menentukan. Aku percaya jika mas memang harus pergi meninggalkanku, berarti itulah yang terbaik tetapi selagi itu bisa di cegah, aku akan mencegahnya mas dan aku percaya sama mas"

“Aku beruntung memiliki wanita sepertimu sayang” Alif memeluk Mawar erat.

“Mas?”

“Iya sayang?”

“Aku boleh minta sesuatu gak?”

“Apa? Katakanlah”

"Panggil aku de ajh yah mas”

“De?” Alif mengangkat sebelah alisnya.

“Iya” senyumnya.

“Hahaha baiklah de” tukas Alif kembali merangkul wanitanya.

1
Sarifah azzamalfatih
lanjut Thor
Uma Nyak
lanjutiiin doonk
Billal Ramadhon
lanjuuuuuttiin dooonk
Billal Ramadhon
jadi ceritanya ni d gantung yaa
Billal Ramadhon
SEDIIIH
Yanti Sanusi
novel ini selain bagus ceritanya, jg banyak ilmu dan hikmah yg bisa di petik dr cerita ini, tata kata dan bahasanya juga bagus dan enak di baca, sangat bisa di nikmati. tp kenapa likenya sedikit banget.
buat author, semangat ya, tetap lanjutkan donk ceritanya...
Yanti Sanusi
kog gak di lanju thor?
Yanti Sanusi
banyak ilmu di karyamu thor, terimakasih.
Yanti Sanusi
ceritanya bagus knp yg like dikit banget
Pertiwi Tiwi
yesel Lo entar arga
Pertiwi Tiwi
pergi aja dari rumah minta cerai.cerita sama org tuamu mawar.fari pada sakit hati
Pertiwi Tiwi
apakah laki laki misterius itu alif
Mawar Berduri
dasar manusia tiap detiknya bisa berubah... tapi apa penyebabnya ya
Mawar Berduri
aku mampir salam sejahtera
Sari
alurnya gak beraturan
Yani Risky Yani
msh ada lanjut gak thour.
Jungkook wife
"Istri yang Terabaikan" kembali lagi memberikan like nya. Ditunggu Feedback nya ya kak. Lanjut terus Up nya kak.
Awie
satukan Alif dan mawar kembali...
Arnijum
semoga mawar sadar kl ituarga
Jungkook wife
"Istri yang Terabaikan" telah datang membawa 2 like. Ditunggu Feedback nya ya kak. Terimakasih.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!