NovelToon NovelToon
Sistem Re : Antagonis

Sistem Re : Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Keluarga & Kasih Sayang / Fantasi Isekai / Sistem / Mafia / Mengubah Takdir
Popularitas:85.3k
Nilai: 5
Nama Author: Anyelir 02

Eva Calista, seorang siswa jenius berusia 17 tahun, terjebak dalam sebuah cerita novel yang membuatnya tertarik. Saat membaca tentang penindasan yang dilakukan protagonis terhadap antagonis, Eva merasa tidak tahan dan tertidur karena kelelahan.

Namun, saat terbangun, Eva menemukan dirinya berada di tubuh antagonis saat masih bayi. Ia tidak mengerti apa yang terjadi, tetapi ada sebuah sistem yang muncul dan menjelaskan bahwa Eva telah bereinkarnasi ke dalam cerita novel.

Sistem tersebut memberitahu Eva bahwa ia harus mengarungi peran sebagai antagonis dan mengubah jalannya cerita. Eva harus menggunakan kecerdasan dan kemampuan analitisnya untuk memahami sistem dan mengubah nasibnya sebagai antagonis.

Dengan sistem yang menemani dan membantu, Eva mulai menjelajahi dunia cerita novel dan menghadapi tantangan-tantangan yang ada. Apakah Eva bisa mengubah jalannya cerita dan menjadi antagonis sejati? Cerita ini akan membawa Anda ke dalam petualangan yang menarik dan penuh kejutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anyelir 02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 35

Toko Foursquare

Ruangan sejak tadi hening, hanya terdengar gesekan kertas dan suara ketikan keyboard. Reva yang sejak tadi berada di ruangan manager toko bersama dengan Aura dan Laila sibuk dengan urusan masing-masing.

"Gimana Ra, ada masalah dengan keuangan toko?" tanya Reva saat melihat wajah gelisah Aura

Laila yang sejak tadi memikirkan ide untuk pemasaran toko teralihkan ke arah Aura.

"Ada masalah di cabang toko kita yang di Bandung. Sepertinya ada yang main-main dengan kita," jelas Aura

"Wahh! Siapa?"

"Pegawai kita. Dia berani membocorkan rahasia toko dan mencuri uang."

Seketika Laila menyeringai

"Nama!"

"Mustika Rahayu, dia hanya pegawai toko magang tapi sudah berani,"

Tak selang lama, Laila menunjukkan data identitas pegawai itu di laptopnya.

"Ah, jadi dia anak adopsi yang dibuang karena ketahuan menyakiti anak kandung," ejek Aura saat mengetahui informasi orang yang membuatnya jengkel.

"Kalian tau kan harus apa?" ujar Reva tanpa menoleh ke arah teman-temannya

"Tentu, ini masalah kecil. Lo nggak perlu turun tangan. Pengawal keluarga gue yang bakal urus ini." Kemudian Aura pergi dan menelepon seseorang.

"Beres, dia bakal dapat hukuman dari kita bahkan dari pihak berwajib," lapor Aura setelah selesai menelepon

"La, tolong...."

"Beres, coba cek email lo," potong Laila

Aura segera mengecek emailnya. Dan benar saja, semua yang diinginkan Aura ada di sana tanpa kurang satu pun info.

"Lo emang yang terbaik, kawan," girang Aura

Dia segera mengirim kembali data yang diberikan Laila ke orang yang disuruhnya tadi. Dia ingin semuanya beres tanpa jejak apapun.

[Sistem Re] : "Nona, apakah saya boleh izin selama beberapa hari?"

PYAR!!

Reva yang terlonjak kaget mendengar suara Re tak sengaja menjatuhkan gelas yang dipegangnya.

"Reva, are you okay?" tanya Laila yang terkejut

"Santai, cuma tangan gue licin tadi," elak Reva

Laila dan Aura hanya mengangguk saja. Mereka tak ingin memperpanjang pembicaraan. Kemudian Aura meminta seseorang untuk membereskan pecahan gelas.

"Re?"

[Sistem Re] : "Iya nona, ini saya. Mengapa nona terkejut seperti itu?"

"Kau sudah lama tak berkomunikasi dengan cara ini, tentu saja aku terkejut!"

 [Sistem Re] : "Maaf nona, saya yang kurang berhati-hati,"

"Oh iya tadi kau minta apa tadi?"

[Sistem Re] : "Saya meminta izin nona. Tidak enak jika saya menghilang begitu saja. Saya harus ke sistem pusat nona,"

Reva yang tak mengerti hanya terdiam. Sistemnya ini sering sekali menghilang, lalu sekarang tiba-tiba izin kepadanya.

Aura yang memperhatikan Reva yang melamun, mulai khawatir. Dirinya khawatir jika Reva sedang sakit. Kemudian ia menghampiri Reva dan menepuk pundaknya.

"Va, lo beneran oke kan?"

Reva yang terkejut karena tepukan Aura, menengok ke arah samping. Dapat dilihatnya raut wajah khawatir Aura.

"Kalau lo sakit, lo pulang dulu aja Va," ujar Laila yang ikut khawatir

"Gue oke guys, tenang aja."

Aura yang masih tak yakin memandang lekat ke arah Reva. Melihat raut wajah Reva yang mulai membaik, Aura pun mengangguk dan memilih kembali ke tempatnya.

"Re, nggak biasanya lo izin dulu. Ada apa?"

[Sistem Re] : "Tidak nona, hanya bukankah nona yang meminta jika ingin pergi saya harus izin terlebih dahulu?"

"Sudahlah, kau bisa pergi. Tapi ingat, kalau ada apa-apa kabari!"

[Sistem Re] : "Siap nona!"

Reva duduk dan memandang laptop miliknya. Kemudian tak sengaja melihat ke arah kalender yang tersemat di laptopnya.

"Bulan depan... tahun 20xx... bukankah?" gumam Reva

Seketika dia mengingat bahwa bulan depan memasuki bulan kekacauan dalam keluarganya. Dalam novel, bulan itu adalah awal kehancuran bagi Reva asli serta keluarganya. Masuknya wanita tak tau diri yang ternyata suruhan wanita gila alias mantan istri papanya.

"Sebaiknya harus bersiap dengan baik!" batin Reva sambil menyeringai

Aura yang melihat seringai Reva seketika dia merinding. Seringai Reva tampak begitu jahat dan terlihat licik di matanya.

"La, lihat Reva,"

Laila menatap ke arah Reva yang duduk di kursinya sambil menatap laptopnya. Tak lupa Laila menyadari seringai yang selalu Reva tampilkan saat ada yang mengusiknya.

"La, menurut lo siapa yang berani membuat masalah sama Reva saat ini?" bisik Aura

"Ellie?" jawab Laila tak yakin. Laila tau bahwa Reva tak terlalu menggubris Ellie meskipun sudah membuat kekacauan hingga saat ini. Meskipun kekacauan yang dibuat Ellie tak cukup besar.

"Gue nggak yakin seringai itu buat dia. Pasti ada pengacau yang lebih besar." bisik Aura dan hal itu diangguki Laila.

...****************...

Malam Hari

Matahari telah tertidur dengan tenang, bulan pun datang sebagai pengganti waktu. Para anggota inti geng eagle bersiap ke tempat yang telah ditentukan. Lokasi tujuan mereka saat ini cukup jauh dari tempat mereka. Meskipun begitu, mereka tak takut dengan apa yang akan mereka hadapi nanti.

"Semuanya sudah siapkan?" tanya Theo

"Udah, semuanya sudah siap," lapor Brian.

Pertemuan hari ini Brian lah yang mengatur semuanya. Semua sistem yang dia punya alat canggih buatannya yang akan membantu. Beberapa anggota yang ikut untuk berjaga-jaga jika ternyata yang mereka temui hari ini adalah musuh.

"Ingat jangan gegabah. Kita belum tau yang kita temui itu beneran Kieran atau bukan," ujar Tristan

"Tapi gue berharapnya dia beneran Kieran," ujar Rudi

"Semoga saja," jawab dingin Tristan

Saat ini dia cukup khawatir. Apalagi dia meninggalkan adiknya sendirian di rumah Kassius juga belum pulang.

"Lo khawatir dengan dedek gemes?" tanya Jaka

"Ya, dia di rumah sendirian. Kassius dan orang tua gue belum pulang,"

"Oi, sendirian gimana. Di rumah lo ada bejibun pengawal," gemas Jaka yang melihat tingkah protektif berlebihan temannya mulai kambuh

"Lo!" kesal Tristan

Jaka seketika takut saat melihat pelototan dari Tristan.

"Sudahlah, lebih baik kita berangkat sekarang!" ujar Theo yang sudah menaiki motornya dan bersiap berangkat

Di sisi lain, Kieran yang sejak tadi memperhatikan tingkah waspada teman-temannya merasa senang. Dia senang bahwa teman-temannya tak mudah untuk ditipu.

"Tenang aja kawan, kita akan bertemu hari ini. Kita akan bertemu kembali kawan," ujarnya sambil melihat keberangkatan teman-temannya melalui kamera pengawas.

"Tuan muda, semuanya sudah siap. Hanya tinggal menunggu kedatangan mereka!" lapor anak buah Kieran

"Baguslah, sambut mereka dengan meriah. Aku ingin tau apakah kekuatan mereka masih sama atau sudah berkembang atau bahkan ternyata melemah karena mereka terlalu damai,"

"Baik, tuan muda!"

"Sorry kawan, sambutan kalian akan sedikit heboh." Kieran tersenyum membayangkan raut wajah kesal teman-temannya nanti.

1
HNP_FansSNSD/Army ᴛ⑅⃝ˢ🐈
ooh si kembar ini bawaan dari bapanya Eva gitu hmmm gitu, ya tiri dong jadinya.
HNP_FansSNSD/Army ᴛ⑅⃝ˢ🐈
klw nggak di tutup nanti Lo kebita🤣🤣
HNP_FansSNSD/Army ᴛ⑅⃝ˢ🐈
Oooh
HNP_FansSNSD/Army ᴛ⑅⃝ˢ🐈
tolong di jaga ya kakak² adiknya di sayang.
Sashimi Bee
bingung saya
cia
kak athor bagaimana kabarnya
Anyelir: alhamdulilah baik
total 1 replies
cia
baik kak athor 😄
Ai_Li
Saya mampir kak
Exolina Olivia-Chanzz🎧
lanjut Thor!! semangat update-nya 🙏♥️
Wahyuningsih
asli thor q ampe lupa jln critanya saking lmanya up ampe q nunggu lumutan
lexxa
up banyak² thorrr
Noona Rara
Aku mampir yah kak
Herna Yulita
lanjut
Anyelir: siap kak
makasih ya udah mampir
total 1 replies
Herna Yulita
bagus panjut
-Thiea-
dia masuk ke dalam novel, ceritanya ya.
Anyelir: iya kak
total 1 replies
safna
thor updet lagi kapan
Anyelir: hari ini update
total 1 replies
Icha Arsy
akhirnya up juga Thor
setelah sekian purnama
Anyelir: halo kak 👋
semoga suka dengan kelanjutan ceritanya ya 😊😊
total 1 replies
~♥~L(*OεV*)E~♥~
semangt up
Anyelir: aku udh up nih, mampir ya /Smile//Smile/
total 1 replies
zivara02
lanjuttt👍🏻👍🏻
zivara02
lnjut kk👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!