NovelToon NovelToon
I Am Duchess

I Am Duchess

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Kelahiran kembali menjadi kuat / Spiritual / Diam-Diam Cinta / Time Travel / Chicklit
Popularitas:29.2k
Nilai: 5
Nama Author: Melsbay

dr. Lizza, seorang dokter muda yang terjebak dalam lingkaran gelap obat tidur, meninggal secara tragis karena overdosis. Namun, di dunia setelah kematian, ia terbangun dalam tubuh putri Duke Ashborn yang cantik dan berkuasa, bernama Lizra Ashborn, dalam Kerajaan Eldoria yang megah.

Terjebak dalam identitas baru yang jauh berbeda, dr. Lizza menyadari bahwa ia telah berada dalam jantung konspirasi dan intrik politik di kerajaan tersebut. Lizra, tubuh yang ia huni, merupakan sasaran perencanaan kejahatan yang meresahkan stabilitas kerajaan.

Dalam perjalanan yang penuh keputusan sulit dan pengorbanan, dr. Lizza harus menemukan keberanian dan kebijaksanaan untuk menghadapi musuh-musuhnya, sambil mengatasi konflik internalnya yang paling dalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melsbay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pembasmian Monster : Kembalinya Regu Pembasmian ke Duchy Winslow

Hutan Utara, Regu Rozen Light dan Lizra Ashborn

Regu Rozen tiba dengan hati-hati, membawa bongkahan permata yang memancarkan aura kegelapan yang menakutkan.

Namun, aura tersebut telah berhasil ditahan oleh Roh Tanah dari unsur tanah yang terdapat di dalam tubuh boneka Putri Gabriella.

"Kita telah berhasil, Liz. Roh Tanah dalam tubuh boneka Putri Gabriella benar-benar membantu menahan Aura kegelapan ini."

"Benar, Yang Mulia. Kita harus segera membawanya kembali ke Duchy Winslow untuk dihancurkan."

"Kita tidak boleh lengah. Kegelapan ini harus segera diatasi sebelum menciptakan lebih banyak masalah."

"Ayo kita bergerak untuk perjalanan kembali ke Duchy Winslow."

Dengan hati-hati, mereka membawa bongkahan permata itu menuju untuk kembali ke Duchy Winslow.

Hutan Barat, Regu Duke Theodore Winslow

Duke Winslow dan regunya berhasil menemukan media sihir yang sama di hutan barat, sebuah bongkahan permata yang dipenuhi aura kegelapan yang menyeramkan.

Dengan cepat, Duke Winslow menggunakan Roh Tanah yang terkandung dalam tubuh boneka Putri Gabriella untuk menahan kegelapan tersebut.

"Kita berhasil menemukannya, Media sihir ini. Roh Tanah dari boneka Putri Gabriella telah membantu kita dalam menahan kegelapan ini."

"HIDUP WINSLOW." Teriak kan kemenangan dari prajurit Winslow.

"Ayo Kita segera kembali ke Duchy dan membawa benda ini untuk segera di hancurkan. Sebelum itu, prajurit yang telah gugur tangani dengan baik, kita akan membawanya kembali dan kuburkan di makam pahlawan Duchy Winslow!" Seru Duke Winslow dengan lantang.

Dengan hati berat dan kehilangan, mereka membawa bongkahan permata dan mayat-mayat prajurit yang gugur menuju perjalanan kembali ke Duchy Winslow, siap untuk melaporkan hasil pencarian mereka dan memberikan penghormatan terakhir bagi rekan-rekan yang telah berkorban.

Hutan Selatan, Regu Ethan dan Sonia

Di Hutan Selatan, Regu Ethan dan Sonia telah berhasil menghadapi tantangan monster jenis baru dengan keberanian dan keterampilan bertempur mereka.

Akhirnya, mereka menemukan bongkahan permata yang sama dengan aura kegelapan yang mengancam.

"Kita berhasil menemukannya, Sonia. Tetapi kita harus bertindak cepat sebelum kegelapan ini mencapai siapa pun." Kata Ethan memegang Bongkahan permata yang di selimuti aura kegelapan, sementara Sonia berdiri di samping nya membersih kan pedang nya yang kotor oleh darah monster.

"Benar, Ethan. Putri Gabriella mengatakan bahwa kita harus menggunakan Roh Tanah untuk menahan kegelapan ini. Mari kita lakukan seperti yang diinstruksikan."

Dengan penuh kehati-hatian, Ethan dan Sonia mengaktifkan kekuatan Roh Tanah yang terkandung dalam boneka Putri Gabriella untuk menahan aura kegelapan di dalam permata.

Mereka mengamati dengan hati-hati saat kegelapan terkendali dan permata menjadi aman untuk diangkut.

"Kita telah berhasil. Sekarang, kita harus membawa permata ini kembali ke Duchy Winslow sebelum terlambat." seru Ethan.

"Tentu, Ethan. Dan kita juga harus membawa pulang para saudara kita yang telah gugur, agar mereka dapat diberikan penghormatan yang layak."

Mereka membawa permata dan jasad rekan-rekan mereka yang telah gugur kembali ke Duchy Winslow, siap untuk melaporkan hasil pencarian mereka dan memberikan penghormatan terakhir bagi rekan-rekan yang telah berkorban.

Hutan Timur. Regu Marquess Christopher Monfort dan Lucia Wing

Di hutan timur, setelah kembali dari pencarian mereka, Christ dan Lucia melangkah menuju Portal Sihir yang berada di gua dengan bongkahan permata yang dihiasi dengan aura kegelapan.

Saat mereka sampai di sana, mereka terkejut melihat bahwa sebagian portal telah kehilangan cahaya, mengisyaratkan bahwa regu lain mungkin telah berhasil menemukan media sihir lainnya.

"Sepertinya regu lain telah berhasil menemukan media sihir lainnya sebelum kita, Tuan Marquess."

"Ya, kelihatannya begitu. Tapi yang penting, kita juga telah berhasil menemukan bagian ini. Ayo kita selesaikan."

Dengan cermat, Lucia mengambil Boneka Putri Gabriella dan mengeluarkan bagian Roh tanah dari dalamnya.

Dengan hati-hati, dia menanamkan bagian Roh tanah ke bongkahan permata yang dipenuhi aura kegelapan.

Mereka menatap dengan tegang saat aura kegelapan perlahan menghilang dari permata, meninggalkannya dalam keadaan normal.

"Berhasil. Aura kegelapan telah dihilangkan dari permata ini." Seru Lucia dengan semangat.

Christ dan Lucia merasa lega saat melihat portal sihir berubah dari cahaya biru yang diselimuti oleh aura kegelapan menjadi gambar biasa di atas dasar Goa.

Christ dan Lucia keluar dari Goa dan kembali ke kemah di mana prajurit Monfort menunggu mereka di sana.

"Kita akan kembali ke Duchy Winslow! Kita akan membawa prajurit yang telah gugur agar di kuburkan dengan layak dan mendapatkan penghormatan atas jasa mereka." Seru Christ dengan lantang di depan prajurit nya,

"Siap, Tuan!" Teriakan lantang Prajurit secara serentak.

Setelah mempersiapkan kepulangan ke Duchy Winslow, mereka pun bergerak menuju arah jalan pulang.

Setiap regu menuju Duchy Winslow dengan hasil yang memuaskan.

Monster jenis baru berhasil di atasi, dan media sihir hitam telah di kumpulkan untuk di hancurkan oleh Putri Gabriella yang memiliki kekuatan Elementalis.

Mereka membawa kemenangan dan harapan akan terhidar dari ancaman terhadap Wilayah Utara.

Duchy Winslow, Mansion Duke Winslow.

Rozen, Lizra, Duke Winslow, Ethan dan Sonia tiba di Duchy hampir bersamaan.

Mata mereka memancarkan rasa lega dan puas, tersirat dalam senyum yang mereka lemparkan satu sama lain. Meskipun wajah mereka lelah dan tergores oleh jejak pertempuran, kepuasan atas keberhasilan misi mereka terpancar jelas.

Di antara sorakan kemenangan, mereka tidak lupa meratap atas kehilangan beberapa prajurit yang gugur dalam pertempuran tersebut.

Putri Gabriella tiba di hadapan mereka dengan langkah yang anggun di dampingi oleh Marquess Clarke, senyum hangat terukir di wajah mereka.

Tidak lama setelah itu, Christopher Monfort dan Lucia tiba dengan wajah yang penuh dengan kepuasan.

Mereka di sambut dengan hangat oleh yang lainnya, terdengar sorakan kecil dari para prajurit yang bersyukur atas keberhasilan misi yang telah mereka raih. Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti pertemuan itu.

"Selamat datang kembali, para pahlawan. Kalian telah melakukan pekerjaan yang luar biasa." Seru Putri Gabriella dengan lantang, merentangkan tangan nya secara terbuka.

Mereka mengangguk dengan sopan, Putra mahkota, Rozen maju mendekati Putri Gabriela,

"Duchy Winslow adalah bagian dari Eldoria. Apa yang terjadi di sini juga merupakan masalah Eldoria. Aku mewakili kerajaan Eldoria, mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin di antara kita. Ini semua berkat Putri Ashborn yang telah bekerja keras dalam menyatukan kerjasama diplomatis antar wilayah." Rozen menunjuk pada Lizra yang tersenyum bangga.

"Saya, Duke Winslow mewakili Duchy Winslow, merasa sangat bersyukur. Ini adalah hutang besar bagi Winslow pada setiap keluarga besar yang telah hadir di sini. Harapan saya adalah segera menghancurkan sihir hitam ini dan mencari dalang di balik semua yang terjadi, karena hal ini mungkin akan terjadi lagi di wilayah lainnya."

"Itu benar, kita harus secepat mencari siapa pelaku sebenarnya. ini bukan hanya sekedar masalah monster, tapi bisa saja ini adalah sebuah konspirasi." seru Lizra dengan suara tenang.

suasana menjadi tegang, kekhawatiran kembali mengudara, Putri Gabriella dengan suara nya yang lembut menenangkan suasana.

"Itu benar, mari kita istirahat kan sejenak beban pikiran kita. Aku dan Lucia akan mengurus Media Sihir yang telah kalian dapatkan. Sementara itu, Marquess Clarke telah menyiapkan pesta kemenangan. Nikmati momen ini."

"YA!" sahut mereka serentak menyetujui perkataan Putri Gabriella.

Mereka saling memandang satu sama lain nya kemudian kembali ke tempat masing-masing untuk bersiap-siap dalam pesta kemenangan.

1
Hikam Sairi
baca
salwi
/Chuckle/
salwi
👍
salwi
🫰
Olive
up sering2 thor
Bird
👣👣👣👣
Keyzie
🦾🦾
Pembaca Setia
👣👣👣
sysyn
🤗🤗🤗
sysyn
🥲
ell
halo kak, izin koreksi. Lizza kan dokter yah. Do deskripsi novelnya penulisan dokter nya pakai "Dr" tapi yang bener itu "dr" kak. Soalnya kalau "Dr" itu gelar doktor bukan dokter
Melsbay: thankyou...
total 1 replies
IndraAsya
👣👣👣
Melsbay
😁
Rahmat Aljissri
Mantap
Keyzie
lanjutkan👍👍
sysyn
👍👍👍
Rinjani Putri
aku mampir juga ya tinggalkan jejak bintang
Melsbay: trims ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!